Connect with us

Marabahan

Bupati Batola Antusias Ikuti Materi Asta Cita dalam Retreat Kepala Daerah

Published

on

MAGELANG, onlinekoranbarito.com – Sehari setelah pelantikan kepala daerah serentak oleh presiden Prabowo di Istana Negara (20/2/2025), hampir seluruh kepala daerah langsung menuju ke Magelang untuk mengikuti retreat di Akademi Militer. Tak terkecuali Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi. Rangkaian demi rangkaian telah diikuti oleh beliau dengan antusias hingga hari kelima ini.

Banyak hal dipaparkan oleh narasumber yang terdiri dari menteri dan pimpinan lembaga. Untuk diketahui, materi retreat hari kelima sejak pagi dimulai dengan penyampaian materi Asta Cita keempat fokus pada memperkuat pembangunan SDM, Sains dan Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, Penguatan Perempuan, Pemuda dan penyandang Disabilitas.

Materi disampaikan secara maraton oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Selanjutnya pemaparan Asta Cita Kelima, Fokus pada hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Materi akan disampaikan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Penyampaian materi Asta Cita Keenam, Membahas strategi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan dengan membangun dari desa dan dari bawah.

Materi disampaikan oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

“Materi-materi selama ini sangat bermanfaat sebagai modal membangun Batola dan melayani masyarakat dengan lebih baik lagi”, ujar H. Bahrul penuh semangat. (adv/kb).

Kalsel

Batola Terapkan WFH Setiap Jumat

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bergerak cepat merespons kebijakan nasional terkait fleksibilitas kerja aparatur negara. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala H. Zulkipli Yadi Noor, memimpin rapat koordinasi terbatas bersama para Asisten, Inspektur, serta jajaran Kepala SKPD terkait di Ruang Rapat Sekda, Kamis (2/4/2026).

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ mengenai Transformasi Budaya Kerja ASN, yang menginstruksikan penerapan skema kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) mulai 1 April 2026.

Dalam arahannya, Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Kuala akan menerapkan pembagian kerja yang seimbang demi menjaga produktivitas.

“Keputusan rapat menetapkan komposisi 50:50, yakni 50 persen pegawai bekerja di kantor (WFO) dan 50 persen bekerja dari rumah (WFH). Meski bekerja dari rumah, ASN wajib mengisi daftar hadir elektronik, mengisi E-Kinerja, dan melaporkan aktivitas kerja secara berkala,” tegas Sekda.

Selain pengaturan pola kerja, Pemkab Batola juga mengambil langkah efisiensi ekstrem dengan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen, baik untuk perjalanan dalam maupun luar daerah. Bahkan, akan diterbitkan edaran khusus yang mendorong ASN menggunakan sepeda motor atau sepeda guna mengurangi penggunaan mobil dinas.

Guna memastikan pelayanan masyarakat tidak terganggu, pemerintah menetapkan sejumlah jabatan dan unit layanan strategis tidak diberlakukan WFH. Sektor-sektor ini wajib tetap menjalankan tugas di kantor atau lapangan (100% WFO), antara lain:
• Pejabat Struktural: Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Kepala Dinas), Camat, Lurah, dan Kepala Desa.
• Keamanan & Kedaruratan: BPBD dan Satpol PP.
• Layanan Kebersihan: Dinas Lingkungan Hidup (khusus bagian pengelolaan sampah).
• Layanan Publik & Perizinan: Disdukcapil, DPMPTSP, dan Mal Pelayanan Publik (MPP).
• Kesehatan & Pendidikan: Rumah Sakit, Unit Pelayanan Kesehatan, serta Unit Layanan Pendidikan.
• Pendapatan & Keuangan: Unit Layanan Pendapatan (BP2RD dan BPKAD).

Kebijakan WFH yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini bukan sekadar relaksasi, melainkan bagian dari percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan pola kerja ini, diharapkan seluruh ASN semakin terbiasa dengan digitalisasi layanan publik, sehingga birokrasi menjadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien.

Setiap Kepala SKPD kini diminta segera menyusun daftar pembagian tugas (shift) antara pegawai yang menjalankan WFO dan WFH untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Batola Finalisasi Raperbup Klinik Utama Setara

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Finalisasi Rancangan Peraturan Bupati tentang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pelayanan Kesehatan Klinik Utama Setara. Kegiatan berlangsung di Aula Bahalap, pada Kamis (2/4/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Kuala ini merupakan langkah krusial dalam penguatan kelembagaan dan tata kelola fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di daerah. Pembentukan UPTD ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas, manajemen, serta memberikan kepastian operasional bagi Klinik Utama Setara ke depannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan penekanan pentingnya kesepakatan mengenai status kelembagaan ini. Menurutnya, proses ini telah melalui perjalanan panjang hingga koordinasi ke tingkat kementerian di Jakarta demi memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Apapun bentuk lembaganya, tujuan utamanya adalah agar klinik ini bisa maksimal memberikan pelayanan di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Sekda

Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Netty Hartati, SKM., MPH, memaparkan materi terkait transformasi Klinik Utama Setara menjadi UPTD Balai Pelayanan Kesehatan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan penataan aspek kelembagaan perangkat daerah.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam finalisasi ini antara lain, pertama Status Fasilitas Kesehatan yakni meskipun secara kelembagaan berbentuk UPTD Balai, fungsi pelayanannya tetap beroperasi sebagai Klinik Utama sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Kedua, kerja sama BPJS meliputi Perubahan nomenklatur menjadi UPTD Balai secara redaksional aman dan tidak menghambat kerja sama dengan BPJS Kesehatan, selama izin operasional klinik dan syarat karedensial tetap terpenuhi.

Ketiga, Persyaratan Tenaga Medis, setiap tenaga medis wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang berlaku.
Terakhir, Tata Kelola Keuangan yakni Pembentukan UPTD ini juga menjadi syarat awal untuk mendorong penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) di masa depan agar pengelolaan pendapatan daerah dari sektor pelayanan ini lebih fleksibel.

FGD ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait untuk sinkronisasi regulasi, diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, Kepala Bagian Hukum dan Kepala Bagian Organisasi Setda Batola, Direktur RSUD H. Abdul Aziz Marabahan beserta jajaran, Direktur Klinik Utama Setara beserta jajaran. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Pacu Kinerja ASN

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Mengawali aktivitas pascalibur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar apel gabungan yang dirangkai dengan Halal Bihalal di halaman Kantor Bupati, Senin (30/03/2026).

Apel perdana tersebut dipimpin langsung Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, serta dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batola.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali menjalankan tugas dalam kondisi sehat setelah menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga nilai-nilai Ramadan dapat terus kita implementasikan dalam kehidupan dan pekerjaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum Idul Fitri harus dimaknai sebagai titik awal memperkuat etos kerja dan integritas aparatur. Bupati mengingatkan pentingnya membangun kembali ritme kerja dengan semangat baru, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antarpegawai menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Halal Bihalal diharapkan tidak sekadar menjadi tradisi seremonial, tetapi juga mempererat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja.

“Melalui momen ini, mari kita saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Dengan kekompakan, kita bisa memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang hadir tepat waktu dalam apel perdana pascacuti bersama sebagai bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab.

Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi bersalam-salaman antara pimpinan daerah dan seluruh peserta apel, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Batola Buka Musrenbang RKPD 2027

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2027. Mengusung tema “Penguatan SDM dan Peningkatan Investasi serta Infrastruktur Terintegrasi” Musrenbang berlangsung di Aula Selidah, Senin (30/3/2026).

Dalam sambutannya, H. Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat adalah wujud kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“Sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Musrenbang RKPD merupakan agenda tahunan untuk menjaring aspirasi dan masukan guna menyempurnakan rancangan pembangunan. Saya berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi formalitas seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan solusi nyata atas permasalahan masyarakat di berbagai bidang,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergitas dalam perencanaan pembangunan. Ia berharap program yang disusun nantinya dapat terlaksana secara efektif dan efisien melalui kolaborasi anggaran, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten.

“Mari kita bersinergi demi perencanaan pembangunan Barito Kuala yang lebih baik. Sinergitas ini bukan hanya antar-pelaksana pembangunan, tetapi juga menyangkut integrasi sumber pendanaan agar setiap program memberikan dampak maksimal,” tambahnya sebelum mengakhiri sambutan.

Musrenbang ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting, di antaranya: Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala,Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Pejabat Eselon II dan III di lingkup Pemkab Barito Kuala, Pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta akademisi dan insan pers.

Diakhiri dengan paparan dari Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan dan Bappenas, sambutan dari Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sesi diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Daerah sebagai moderator. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Kementan Monitoring Hilirisasi Nanas

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, yang juga ditunjuk sebagai Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Pangan Kalimantan Selatan, pada Kamis (26/3/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi bantuan sarana produksi pengolahan hasil komoditas nanas di Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama yang berlokasi di Desa Jelapat II, Kabupaten Barito Kuala.

Selain itu, dilakukan pula pemantauan terhadap capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah Barito Kuala yang pada bulan Maret ini ditargetkan mencapai 20.200 hektare.

KWT Karya Bunda Bersama diketahui aktif mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar nanas, antara lain manisan buah nanas, jelly nanas, sirup nanas, selai nanas, serta minuman sari buah nanas. Selain itu, kelompok ini juga memproduksi olahan dari komoditas lain seperti keripik singkong dan keripik pisang.

Dalam kegiatan produksinya, KWT tersebut mampu mengolah rata-rata sekitar 30 kilogram nanas dalam periode pengolahan 1–2 minggu setiap bulannya. Produk-produk yang dihasilkan dipasarkan seperti pasar tradisional, sentra oleh-oleh, minimarket, serta berbagai kegiatan pameran di tingkat kecamatan, hari jadi kabupaten, maupun kegiatan kedinasan lainnya.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, H. Wahyu Waguna, beserta jajaran staf.

Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan hilirisasi produk hortikultura serta mempercepat pencapaian target swasembada pangan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Barito Kuala. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Batola Sampaikan LKPJ 2025

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Barito Kuala Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai III pada Rabu (25/03/2026), rapat juga dibalut suasana hangat perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh hadirin. “Dalam suasana Lebaran ini, izinkan saya atas nama pemerintah daerah dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Dalam paparannya, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan APBD 2025 berjalan dinamis dengan penyesuaian pagu anggaran setelah perubahan sebesar Rp1,95 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi keuangan mencapai Rp1,71 triliun atau sekitar 87,64%. Sementara itu, realisasi fisik pembangunan menunjukkan angka yang sangat baik, yakni mencapai 97,97%.

“Capaian ini menunjukkan sebagian besar program kerja telah dilaksanakan sesuai target perencanaan. Fokus utama kami tetap pada pelayanan dasar, seperti peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur ekonomi, hingga penanganan isu strategis seperti penurunan stunting,” jelas H. Bahrul Ilmi.

Selain itu, Pemkab Barito Kuala juga berhasil merealisasikan tugas pembantuan dari pemerintah pusat, khususnya di bidang transmigrasi, dengan serapan anggaran mencapai 92,10% dari pagu Rp4,88 miliar.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Barito Kuala sukses memboyong 10 penghargaan, baik di tingkat nasional maupun tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat.

Ia juga menyatakan bahwa seluruh rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun sebelumnya telah ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya berterima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, insan media, serta seluruh masyarakat Barito Kuala atas dukungan penuh selama tahun 2025,” pungkasnya.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Barito Kuala dan dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua serta turut hadir unsur Forkopimda, staf ahli bupati, asisten, Kepala SKPD, Camat, hingga Lurah se-Kabupaten Barito Kuala. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Sholat Idul Fitri di Tatah Mesjid

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com — Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Tatah Mesjid pada Sabtu (21/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Di hari yang fitri ini, menjadi momentum bagi kita untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai agar semakin maju dan sejahtera. Semoga setiap langkah pengabdian kita senantiasa mendapat ridha Allah SWT,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Barito Kuala. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu menyertai kita semua,” tambahnya.

Pada momen tersebut, Bupati juga membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Dalam sambutannya, Gubernur turut mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

“Di Hari Raya Idul Fitri ini, mari kita saling bermaafan, mempererat tali silaturahmi, menebar kepedulian, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” pesan Gubernur. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Sekda Batola Sholat Id di Al-Anwar

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, sholat Idul Fitri di Mesjid Agung Al-Anwar, Sabtu (21/3/2026)

Mewakili Bupati, Sekda H. Zulkipli membacakan sambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin yang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Barito Kuala.

“Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tulis Gubernur.

Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya memaknai Idul Fitri sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai tonggak memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

“Mari kita saling bermaafan, mempererat tali silaturahmi, menebar kasih sayang, kepedulian, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ajak Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan harapan dan doa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, umur panjang, serta dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan yang akan datang. Sambutan ditutup dengan doa agar semua amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang bertakwa. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Wabup Sholat Id bersama Warga Handil Bakti

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raudhatul Jannah, Handil Bakti. Jamaah berkumpul untuk melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Hadir di tengah-tengah warga, Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Herman Susilo, yang turut menunaikan sholat berjamaah bersama masyarakat setempat pada Sabtu (21/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Herman Susilo turut membacakan sambutan tertulis dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Gubernur menyampaikan rasa syukur atas selesainya ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Alhamdulillahirabbil ’alamin, segala puji hanya bagi Allah yang telah memberikan kita kesempatan untuk menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriyah dengan penuh kesabaran, keimanan, dan keikhlasan,” pesan Gubernur.

Lebih lanjut, pesan yang disampaikan menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum bagi orang-orang yang beriman untuk merayakan kemenangan setelah berjuang melawan hawa nafsu. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan hari raya ini sebagai ajang memperkuat persatuan. (adv/kb).

Continue Reading

Populer