Merangkul Semua di Usia 66 Tahun: Semangat Batola Menatap Pembangunan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com -Pagi itu, Lapangan 5 Desember Marabahan dipenuhi wajah-wajah ceria. Masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Barito Kuala (Batola) berkumpul, menyatu dalam suasana perayaan Hari Jadi ke-66 daerah mereka, Minggu (4/01/2026). Bendera dan dekorasi warna-warni menghiasi area lapangan, menambah semarak momentum yang bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang Batola dalam membangun daerah.
Di tengah kemeriahan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Hasnuryadi Sulaiman hadir membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Muhidin. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan.
Menurut Hasnuryadi, meskipun setiap daerah memiliki visi dan misi masing-masing, tujuan besar yang ingin dicapai tetap sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal tersebut juga sejalan dengan misi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
Ia menilai Kabupaten Barito Kuala memiliki posisi yang sangat strategis. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah serta menjadi bagian dari kawasan Banjarbakula menjadikan Batola memiliki peluang besar untuk berkembang lebih cepat.
“Posisi strategis Batola ini akan semakin memperkuat peran Kalimantan Selatan sebagai pusat pertumbuhan di Pulau Kalimantan,” ujarnya.
Dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan di Batola juga diwujudkan melalui berbagai program, terutama di bidang infrastruktur. Di antaranya peningkatan Jalan Anjir Pasar–Wanaraya serta perbaikan Jalan Wanaraya–Marabahan yang diharapkan dapat memperlancar konektivitas masyarakat dan distribusi ekonomi.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan pada penanganan kawasan permukiman kumuh serta bantuan rumah tidak layak huni bagi masyarakat. Di sektor pertanian, pemerintah provinsi turut mendorong pengembangan budidaya kelapa genjah yang direncanakan mencapai ribuan hektare.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan daerahnya. Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman, Ketua TP-PKK Kalsel Hj Fathul Jannah, Ketua GOW Kalsel, serta seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir memeriahkan peringatan hari jadi tersebut.
Bagi Bahrul Ilmi, peringatan hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui bersama.
“Ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT atas berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat berkat kerja sama semua pihak,” ungkapnya.
Pada usia ke-66 tahun ini, Kabupaten Barito Kuala mengusung tema “Merangkul Semua, Membangun Batola.” Tema tersebut menggambarkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun dengan semangat keterbukaan, kebersamaan, dan persatuan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Bahrul Ilmi, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak agar Batola mampu berkembang dan bersaing dengan daerah lain.
“Tema ini adalah seruan gotong royong. Semua pihak harus bahu-membahu membangun Barito Kuala agar semakin maju,” tegasnya.
Di tengah tantangan pembangunan, termasuk adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD), pemerintah daerah tetap berupaya mencari berbagai solusi agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
Di bawah langit Marabahan yang cerah pagi itu, semangat kebersamaan terasa begitu kuat. Usia ke-66 menjadi penanda bahwa Batola terus melangkah, merangkul semua pihak, dan menatap masa depan dengan harapan baru. (adv/kb).
