Connect with us

Kalteng

Siapkan Kader Muda, DPD BKPRMI Barito Utara Gelar Pelatihan Khotib, Imam dan Bilal

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com –  Dalam rangka menyiapkan kader-kader muda para khatib pemula, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Dawah dan Sumber Daya Manusia (LPPDSDM), Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Barito Utara (DPD-BKPRMI Barut) menggelar kegiatan pelatihan khotib, imam dan bilal untuk kaum atau remaja masjid se Barito Utara, di aula Dinas Pendidikan setempat, Minggu (4/8/2024).

Dalam kegiatan pelatihan tersebut diikuti sedikitnya 65 orang peserta se Barito Utara dan dihadiri narasumber Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara, KH Rusmadi Darsani, LC yang memberikan materi tentang Tata Cara dan Adab Menjadi Imam, ustadz H Ali Rafsanjani LC, M.Pd dengan materi terkait Tata cara dan Adab Menjadi Imam dan ustadz Adharulhamsi, yang menyampaikan materi tentang Tata cara dan Adab menjadi Bilal.

Ketua DPD BKPRMI Barito Utara Akhmad Algifary mengatakan pelaksanaan kegiatan pelatihan Khatib, Imam dan Bilal ini merupakan program kerja LPPDSDM-DPD-BKPRMI Kabupaten Barito Utara tahun 2024.

Disamping itu pula kata Algifary, pelatihan ini untuk menyiapkan kader-kader para khatib pemula, karena kalau nantinya para khatib yang sudah tua uzur, maka khatib pemula ini yang menjadi penerusnya.

“Seseorang yang ingin menjadi khatib pada waktu shalat jum’at maupun shalat hari raya idul fitri dan idul adha maka harus mengetahui syarat-syarat dan rukun-rukun khutbah tersebut, apalagi menjadi imam dalam shalat, baik itu shalat jum’at maupun shalat shalat rawatib, karena seorang imam adalah bertanggung jawab atas sah atau tidaknya shalat berjamaah,” kata Algifary.

Ia juga mengatakan seorang imam hendaknya, selain seorang fakih (paling tidak mengetahui syarat, rukun dan sunat-sunat shalat) juga baik dan fasih bacaan ayat Al Qur’an nya (surah Al Fatihah) dan surah-surah serta bacaan lainnya dalam shalat.

Ketua panitia kegiatan, M Nurul Anwar mengatakan bahwa dalam kegiatan pelatihan ini diikuti 65 orang peserta yang berasal dari utusan atau perwakilan dari kaum/remaja masjid se Kabupaten Barito Utara, serta siswa dan pelajar SMA, SMK dan Aliyah serta dari mahasiswa.

“Diharapkan kegiatan pelatihan khotib, imam dan bilal ini dapat bermanfaat bagi kader-kader Barito Utara, para generasi muda, dan remaja masjid untuk dapat menimba ilmu, adab, etika dan tata cara yang benar dalam bertugas sebagai khotib, imam dan bilal di tempat masing-masing,” kata M Nurul Anwar.

 

Pada kesempatan tersebut juga dia menyampaian ucapan terima kasih kepada Ketua DPD BKPRMI Barito Utara yang telah mendukung penuh kegiatan pelatihan ini. “Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada semua ustadz dan ustadzah, panitia pelaksana yang dengan kompak dan ikhlas bahu membahu bergotong royong demi terlaksananya kegiatan pelatihan ini.(adv/kb).

 

 

 

 

 

DPRD Kabupaten Murung Raya

Susilo Ajak Pemuda Manfaatkan Teknologi untuk Berinovasi

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Murung Raya, Susilo mendorong generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk terus meningkatkan kreativitas dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif demi mendukung kemajuan daerah.

Menurutnya, era digital saat ini memberikan banyak peluang bagi anak muda untuk berkarya, berinovasi, hingga menciptakan peluang usaha baru yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Anak muda harus berani tampil dan berkontribusi. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi daerah,” ujar Susilo, Kamis (11/6/2026).

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide segar dalam berbagai sektor pembangunan daerah.

Karena itu, ia mengajak para pemuda agar tidak hanya menjadi penonton, melainkan ikut aktif mengambil bagian dalam pembangunan di Murung Raya.

Ia menjelaskan, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang seperti kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi secara kreatif dan inovatif.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital harus dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kemampuan diri, memperluas wawasan serta membuka peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Susilo juga berharap generasi muda Murung Raya terus mengasah kemampuan dan keberanian dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Ia meyakini, dengan semangat dan kreativitas yang dimiliki generasi muda, Murung Raya akan mampu berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak pembangunan. Dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki, saya yakin anak-anak muda Murung Raya mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tandasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Nisha Angraeni Tekankan Anggaran Tepat Sasaran untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Nisha Angraeni, menegaskan pentingnya penggunaan anggaran negara secara tepat sasaran guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, setiap dana publik harus dialokasikan sesuai regulasi dan skala prioritas yang telah ditetapkan, terutama pada sektor-sektor strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Nisha mengatakan, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus diawali dengan pembenahan infrastruktur dasar. Jalan penghubung antardesa, jembatan, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, hingga jaringan air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang perlu menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi menjadi fondasi untuk menggerakkan perekonomian, membuka akses pasar, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD Murung Raya berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program pemerintah berjalan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Menurut Nisha, perencanaan berbasis data, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang partisipatif, serta evaluasi berkala merupakan kunci agar penggunaan anggaran tetap berada pada jalur yang tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menghindari program yang tumpang tindih dan tidak memberikan dampak nyata. Efisiensi anggaran, lanjutnya, harus difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah kecamatan dan desa yang masih memerlukan perhatian pembangunan.

Nisha juga menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar dokumen perencanaan pembangunan selaras dengan pelaksanaan program di lapangan.

Ke depan, ia berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Murung Raya dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian, berkelanjutan, serta berpihak kepada masyarakat kecil.

“Melangkah perlahan ke depan bukan berarti lambat, tetapi memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar kokoh dan tepat sasaran. Anggaran negara adalah amanah yang wajib kita kawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Mahyono Ajak Generasi Muda Murung Raya Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua Komisi III DPRD Murung Raya, Mahyono, mengajak generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk lebih mencintai daerahnya serta memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

Menurut Mahyono, pemuda merupakan aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berpartisipasi aktif dalam berbagai sektor pembangunan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Murung Raya tersebut menegaskan bahwa kontribusi pemuda sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan daerah, khususnya di Kabupaten Murung Raya.

“Sebagai pemuda, harus mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan, baik di bidang sosial, olahraga, pendidikan, maupun sektor lainnya untuk kemajuan Murung Raya,” kata Mahyono, Kamis (11/6).

Ia menambahkan, pemikiran dan ide-ide kreatif dari generasi muda sangat diperlukan karena memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai generasi penerus bangsa, kata Mahyono, para pemuda tidak boleh hanya berdiam diri melihat proses pembangunan yang sedang berjalan. Sebaliknya, mereka harus mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan dengan terus berinovasi dan berkarya. Dengan semangat serta kreativitas yang dimiliki, saya yakin generasi muda dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb)

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Yoga Apresiasi Realisasi Pendapatan Murung Raya Capai 104,69 Persen, PAD Lampaui Target

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Murung Raya dari Fraksi PDI Perjuangan, Fredrich Dominggus Yoga, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang berhasil merealisasikan pendapatan daerah sebesar Rp2,777 triliun atau mencapai 104,69 persen dari target yang telah ditetapkan.

Menurut Yoga, capaian tersebut menunjukkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah yang baik, terutama pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi hingga 161,11 persen dari target.

“Pendapatan Asli Daerah menunjukkan tren positif dengan realisasi yang melampaui target,” ujar Yoga, Rabu (9/6).

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa Murung Raya memiliki potensi sumber pendapatan yang cukup besar dan masih dapat terus dioptimalkan guna mendukung pembangunan daerah.

Untuk itu, Yoga mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan dan evaluasi terhadap faktor-faktor yang menyebabkan realisasi PAD jauh melampaui target yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan target pendapatan yang lebih akurat pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan mengetahui faktor pendorong capaian tersebut, pemerintah daerah dapat menyusun perencanaan yang lebih tepat sehingga target pendapatan ke depan dapat terus ditingkatkan,” katanya.

Ia berharap peningkatan pendapatan daerah, khususnya PAD, dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

DPRD Apresiasi Sosialisasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan yang Digelar Pemkab Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Murung Raya mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya yang menggelar Sosialisasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (10/6/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan Anggota DPRD Murung Raya, Sutrisno. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta instrumen penilaian kapabilitas kelembagaan.

“Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh perangkat daerah mengenai kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta instrumen penilaian yang akan digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dan kapabilitas kelembagaan,” ujar Sutrisno.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penilaian Kapabilitas Kelembagaan pada Instansi Pemerintah.

Dalam sosialisasi itu, Bupati Murung Raya Heriyus melalui sambutan yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah, Rahmat K. Tambunan, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi di antara seluruh perangkat daerah agar proses penilaian dapat berlangsung objektif, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penilaian ini bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan instrumen evaluasi untuk mengetahui kondisi kelembagaan secara nyata. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan,” kata Rahmat.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Murung Raya, Dommy Joan Eka Dinata, menjelaskan bahwa objek penilaian meliputi 28 perangkat daerah, RSUD Puruk Cahu, 10 kecamatan, 9 kelurahan, serta 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Ia menambahkan, setelah tahapan sosialisasi selesai, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis, verifikasi data, dan pengumpulan dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses penilaian.

Sosialisasi tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Murung Raya berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami mekanisme penilaian kapabilitas kelembagaan secara menyeluruh sehingga pelaksanaannya berjalan optimal dan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Pemkab Murung Raya Sosialisasikan Penilaian Kapabilitas Kelembagaan Perangkat Daerah Tahun 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Sekretariat Daerah menggelar Sosialisasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penilaian Kapabilitas Kelembagaan pada Instansi Pemerintah.

Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh perangkat daerah mengenai kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta instrumen penilaian yang akan digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dan kapabilitas kelembagaan.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya Heriyus yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah, Rahmat K. Tambunan, ditegaskan pentingnya kesamaan persepsi di antara seluruh perangkat daerah agar proses penilaian dapat berlangsung objektif, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penilaian ini bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan instrumen evaluasi untuk mengetahui kondisi kelembagaan secara nyata. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan,” ujar Rahmat.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Murung Raya, Dommy Joan Eka Dinata, menjelaskan bahwa objek penilaian mencakup 28 perangkat daerah, RSUD Puruk Cahu, 10 kecamatan, 9 kelurahan, serta 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Ia menambahkan, setelah tahapan sosialisasi selesai, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis, verifikasi data, dan pengumpulan dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses penilaian.

Sosialisasi tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Murung Raya berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami secara menyeluruh mekanisme penilaian kapabilitas kelembagaan sehingga pelaksanaannya berjalan optimal dan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Bupati Heriyus Sambut Kepulangan Jemaah Haji Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya tahun 2026 di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga jemaah, serta tamu undangan lainnya.

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Murung Raya mencapai 74 orang, terdiri atas 27 laki-laki dan 47 perempuan. Salah satu jemaah laki-laki yang turut menunaikan ibadah haji adalah Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi.

Ketua Panitia Pemulangan Jemaah Haji Murung Raya, Pirman Prihatin, melalui Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan bahwa sebanyak 53 jemaah telah tiba dan disambut di Puruk Cahu. Sementara itu, 16 jemaah masih beristirahat di Banjarmasin dan lima jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

“Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mulia, dan lebih bermanfaat dalam kehidupan,” ujar Heriyus.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah haji tahun ini berjalan dengan lancar. Selain itu, Heriyus berharap kuota haji bagi masyarakat Murung Raya dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak warga yang berkesempatan menunaikan ibadah haji. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi Kepulangan Jemaah Haji, Usulkan Petugas Pendamping Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengapresiasi kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya yang tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Kepulangan jemaah haji disambut langsung oleh Bupati Murung Raya Heriyus didampingi Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo serta sejumlah unsur pemerintah daerah di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).

Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan 53 jemaah haji yang kembali ke Murung Raya. Mereka disambut hangat oleh keluarga masing-masing. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Ketua MUI Murung Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Rumiadi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sehingga berjalan lancar, mulai dari pemberangkatan hingga penyambutan kepulangan jemaah di Murung Raya,” ujar Rumiadi.

Menurutnya, kualitas pelayanan haji perlu terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, termasuk melalui penyediaan petugas pendamping haji daerah. “Kepada pemerintah daerah, kiranya dapat menyediakan anggaran untuk petugas pendamping haji daerah pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Rumiadi menilai keberadaan petugas pendamping sangat penting karena tidak seluruh jemaah memiliki pengalaman melaksanakan ibadah haji. Sebagian besar jemaah masih memerlukan pendampingan, terutama terkait pemahaman lokasi ibadah dan kendala komunikasi.

“Dengan adanya petugas pendamping haji daerah, para jemaah akan lebih mudah menjalankan ibadah dengan lancar. Pendamping dapat membantu dan memandu jemaah selama berada di Madinah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Makkah,” jelasnya.

Diketahui, jumlah jemaah haji asal Murung Raya yang diberangkatkan pada 26 April 2026 sebanyak 74 orang, terdiri atas 27 laki-laki dan 47 perempuan. Sebanyak 69 orang tergabung dalam Kloter Banjarmasin 4.

Sementara itu, Panitia Keberangkatan Haji Kabupaten Murung Raya, Pirman Prihatin, mengatakan sebanyak 53 jemaah telah tiba di Murung Raya. Adapun 16 jemaah lainnya masih berada di Banjarmasin, sedangkan lima jemaah masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung dalam Kloter 5, 6, dan 19.

“Sebanyak 53 jemaah sudah tiba di Murung Raya. Sementara 16 jemaah masih berada di Banjarmasin, dan lima jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi,” ujar Pirman. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dukung Pemkab Perjuangkan Keberlangsungan PPPK

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya dalam memperjuangkan keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu, guna menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menanggapi pernyataan Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi dan Pembentukan Forum Kepatuhan untuk Optimalisasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 di Aula Bapperida Murung Raya, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya Herman Kondo Siriwa, S.H., M.H., Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Fajar Kunaefi, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Bebie menegaskan bahwa tenaga PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.

“Kami di DPRD tentu mendukung langkah pemerintah daerah untuk memperjuangkan keberadaan PPPK. Mereka selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Bebie.

Menurutnya, keberadaan tenaga PPPK sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik. Dengan kondisi geografis Kabupaten Murung Raya yang luas, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di desa-desa dan wilayah terpencil.

Ia menilai, apabila terjadi pengurangan tenaga PPPK dalam jumlah besar, hal tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan pemerintah, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar.

Karena itu, Bebie berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah dalam merumuskan kebijakan terkait tenaga PPPK agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kami berharap ada kebijakan yang memberikan kepastian bagi tenaga PPPK. Mereka telah banyak berkontribusi membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya siap mendukung berbagai langkah pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas pelayanan publik sekaligus memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja yang telah mengabdi di berbagai sektor pemerintahan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting agar pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya dapat terus berjalan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya. (asd/kb).

Continue Reading

Populer