Connect with us

Kalsel

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Kalsel Dukung Kampanye Zero Plastik

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan mendukung kampanye zero plastik, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin Apel Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kamis (5/6/2025).

Gubernur H. Muhidin, menegaskan bahwa kampanye pengurangan penggunaan plastik sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.

“Pemprov Kalsel mendukung penuh pesan Menteri Lingkungan Hidup untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga bumi, salah satunya dengan gerakan zero plastik,” ujar Gubernur H. Muhidin sebagaimana disampaikan oleh Adi Santoso.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya dengan memilah sampah dari rumah tangga secara disiplin. Menurutnya, kebiasaan kecil tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan volume sampah yang mencemari lingkungan.

Selain itu, Gubernur turut menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang digagas Dinas Lingkungan Hidup, yakni program penukaran sampah dengan sembako dan bingkisan menarik. Program ini dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara kreatif dan bertanggung jawab.

“Kami sangat mendukung trobosan ini. Selain mengurangi sampah, program ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada Kesempatan yang sama, Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Fathimatuzzahra, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, diawali dengan aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon.

Fathimatuzzahra menjelaskan Aksi tersebut melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi vertikal di wilayah masing-masing.

“Seluruh instansi berpartisipasi aktif dalam aksi bersih sampah yang dilakukan secara serentak. Hari ini menjadi puncaknya, dengan pelaksanaan apel yang merupakan bagian dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup RI,” ujar Fathimatuzzahra.

Selain apel, puncak peringatan juga dirangkai dengan kegiatan tukar sampah plastik menjadi sembako. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena selain bernilai edukatif, juga memberikan manfaat langsung.

“Kegiatan ini bertujuan mengubah mindset masyarakat bahwa sampah di sekitar kita, jika dikelola dengan baik, bisa memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, juga menggandeng sejumlah mitra pengelola sampah seperti Bank Sampah Induk (BSI) Baiman dan BSI Sekumpul untuk mendukung kelancaran program ini.

Melalui kampanye berkelanjutan ini, Pemerintah Provinsi Kalsel berharap mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam mengelola sampah, mulai dari rumah tangga, dan secara perlahan mampu mengurangi timbunan sampah di wilayah Kalsel.

“Diharapkan kegiatan ini tidak berhenti di momentum peringatan saja, tetapi bisa dilakukan secara terus-menerus agar pengurangan sampah dapat terlaksana secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Dalam apel peringatan yang digelar secara khidmat, sambutan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dibacakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso.

Dalam pesannya, Menteri Hanif menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan kolektif untuk mengambil tindakan nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan global.

“Tema tahun ini, Hentikan Polusi Plastik, bukan hanya slogan, tapi seruan moral yang menuntut aksi konkret. Kita menghadapi bom waktu ekologis yang nyata,” tegas Hanif.

Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, produksi plastik global saat ini telah menembus 400 juta ton per tahun, namun ironisnya, kurang dari 10% yang berhasil didaur ulang. Di Indonesia, situasinya juga mengkhawatirkan. Data tahun 2023 menunjukkan timbunan sampah nasional mencapai 56,6 juta ton, dengan hampir 20% berupa sampah plastik. Jika tidak ditangani serius, seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diprediksi akan penuh pada 2028.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah telah menetapkan target ambisius: 100% pengelolaan sampah pada 2029. Upaya ini akan ditempuh melalui pendekatan hulu-hilir, seperti pelarangan impor scrap plastik, pembatasan plastik sekali pakai, pembangunan infrastruktur pengolahan sampah, hingga penguatan tanggung jawab produsen melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR).

“Ini saatnya kita bergeser dari retorika menuju tindakan. Setiap individu, komunitas, dan pelaku industri harus terlibat aktif,” tutup Hanif.

Dalam acara tersebut juga dilakukan serah terima secara simbolis bantuan CSR dari PT Adaro Indonesia berupa kendaraan roda tiga pengangkut sampah kepada PD Pasar Bauntung Banjarbaru oleh Gubernur Kalsel didampingi prreakilan PT. Adaro Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur, para Asisten, Kepala SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan BUMN, BUMD, serta tamu undangan lainnya. (adv/kmf/kb).

 

Banjarmasin

DPRD Kalsel Setujui Delapan Tuntutan Badko HMI

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyepakati delapan tuntutan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) provinsi setempat dan siap meneruskan ke pusat (19/6/2026).

Ketika dikonfirmasi, Jum’at, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menegaskan, bahwa pada prinsipnya, lembaga legislatif provinsi menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari proses demokrasi yang dijamin peraturan perundang-undangan.

“Kami menerima dan menyepakati substansi delapan tuntutan yang disampaikan Badko HMI Kalsel. Aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada DPR RI maupun kementerian dan lembaga terkait sesuai kewenangannya agar dapat menjadi perhatian dan bahan tindak lanjut di tingkat pusat,” ujar Supian HK.

Menurut politikus senior Partai Golkar itu,, sebagian besar tuntutan yang Badko HMI sampaikan berkaitan dengan kebijakan nasional yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat dan DPR RI.

Oleh karena itu, DPRD Kalsel selaku wakil rakyat di daerah akan menjalankan fungsi representasi dengan menjembatani dan mengawal aspirasi tersebut melalui jalur kelembagaan yang berlaku.

Selain menerima dokumen tuntutan, DPRD Kalsel juga membuka ruang dialog dalam audiensi untuk membahas berbagai isu yang menjadi perhatian mahasiswa.

Pertemuan berlangsung konstruktif dengan semangat mencari solusi dan memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan lembaga legislatif.

Melalui audiensi tersebut, DPRD Kalsel menegaskan komitmennya untuk menerima, mengawal, dan meneruskan setiap aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwenang, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah maupun kepentingan masyarakat secara luas.

Sementara delapan tuntutan Badko HMI Kalsel antara lain meliputi evaluasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, pengawasan distribusi BBM, penguatan nilai rupiah dan stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, evaluasi implementasi Undang-Undang Polri, pengurangan ketergantungan terhadap utang negara, evaluasi kebijakan PPh Pasal 22, serta kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan berlanjut dengan audiensi bersama pimpinan DPRD Kalsel diterima Ketua didampingi Wakil Ketua HM Alpiya Rakhman serta sejumlah pimpinan Komisi dan fraksi untuk mendengarkan berbagai aspirasi dari perwakilan mahasiswa.

Namun Kepolisian dan aparat keamanan lainnya tetap mengawal aksi mahasiswa pada Kamis (18/6/2026) tersebut guna menghindari hal-hal yang bukan keinginan bersama (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Supian HK Apresiasi Gagalkan Peredaran 128 Kg Sabu

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK mengapresiasi Polda Kalsel yang berhasil menggagalkan lebih kurang 128 kilogram (kg) sabu-sabu (18/6/2026).

“Keberhasilan menggagalkan lebih 128 kg sabu-sabu berarti pula menyelamatkan generasi Banua dari barang haram atau membahayakan,” ujar Supian HK, usai menghadiri jumpa pers Polda Kalsel di Banjarbaru, Kamis.

Politikus senior Partai Golkar tersebut menyatakan, bahwa DPRD Kalsel berdiri paling depan mendukung perang total terhadap narkoba atau barang haram yang dapat merusak generasi bangsa.

Menurut dia, penindakan tegas merupakan langkah krusial guna menyelamatkan generasi muda Kalsel dari bahaya narkoba, dan dengan jumlah sebanyak itu, potensi korban penyalahgunaan bisa mencapai ratusan ribu jiwa.

“Kami di DPRD Kalsel memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Kalsel beserta jajaran Ditresnarkoba atas kerja keras, dedikasi, dan keberaniannya memberantas peredaran narkotika,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa DPRD Kalsel berkomitmen mendukung penuh terhadap upaya Polda setempat Sinergi antara legislatif, aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dinilai kunci memutus mata rantai peredaran.

“Narkoba adalah musuh bersama. DPRD Kalsel siap menjadi garda terdepan bersama Polda Kalsel dalam melindungi masyarakat, terutama anak-anak kita. Kami juga mengajak seluruh warga Banua aktif melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” pungkas Supian HK.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Kalsel dipimpin Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono dan Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Ade Harri Sistriawan mengungkap dan berhasil menangkap jaringan narkotika dengan barang bukti 128.705,17 gram atau setara dengan 128 kg sabu-sabu.

Keberhasilan menggagalkan peredaran sebanyak 128 kg lebih sebagai bagian dari pencapaian Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal Jadi Perda

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal di provinsi setempat menjadi Peraturan Daerah atau Perda pada rapat paripurna yang dipimpin Ketuanya H Supian HK di Banjarmasin, Rabu (17/6/2026).

Sementara Gubernur Kalsel H Muhidin dalam sambutannya berharap, dengan persetujuan Raperda penyelenggaraan penanaman modal tersebut menjadi Perda perkembangan investasi makin meningkat.

“Dengan peningkatan investasi pembangunan perekonomian daerah dan masyarakat setempat makin meningkat pula,” ujar orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (pemprov) Kalsel yang dibacakan Pelaksana harian (Plh) Sekdaprov setempat, H Subhan Nor Yaumil.

Gubernur Muhidin menambahkan, bahwa minat investasi atau investor bisa meningkat manakala iklim mendukung seperti kepastian hukum serta kemudahan menanamkan modal.

“Oleh karena itu, kita akan berusaha maksimal menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberi kepastian hukum serta kemudahan mendapatkan izin berusaha,” demikian Muhidin.

Sementara, laporan Panitia khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Penanam Modal yang dibacakan Ketuanya H Jahrian berharap, keberadaan Perda itu nanti dapat mendorong percepatan penambahan investasi guna memacu laju pertumbuhan ekonomi Kalsel.

Selain itu, mendorong ekonomi kerakyatan menuju ekonomi riil, ujar Jahrian, wakil rakyat dari Partai Nasdem tersebut.

Pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang sama di penghujung agenda penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 oleh Plh Sekdaprov setempat yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi mewakili Gubernurnya (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Siswa SMKN 1 Muara Uya Diajak Tanam Pohon dan Amalkan Pancasila

Published

on

TABALONG, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi mengajak siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Muara Uya (sekitar 300 km utara Banjarmasin), Kabupaten Tabalong menanam pohon dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengusung semangat menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu ketika dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu menambahkan, bahwa sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, pada Sosrev tersebut ditandai dengan penanaman sejumlah pohon buah di lingkungan sekolah melibatkan siswa, guru, dan para peserta sosialisasi.

Dalam pemaparan Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada Senin (15/6/2026) itu, Firman Yusi menegaskan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu, Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Menanam pohon adalah salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila. Pohon yang kita tanam hari ini tidak hanya memberikan manfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga kepada orang lain, bahkan generasi akan datang. Ini mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap sesama,” ujar Firman Yusi.

Anggota DPRD Kalsel dua periode kelahiran “kota minyak” Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Tabalong itu juga mengajak seluruh warga sekolah menjadikan gerakan menanam dan merawat pohon sebagai budaya bersama.

Selain membantu menjaga kualitas lingkungan, pohon buah yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga sekolah di masa depan.

Firman menambahkan, bahwa tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, berkurangnya ruang hijau, hingga persoalan sampah.

Oleh karena itu, generasi muda perlu mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan, lanjut pegiat Putra Putri Sarana Kawa PUSAKA) Tabalong, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati kehidupan dan menjaga keseimbangan alam. Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan bangsa,” kata Firman Yusi.

Pihak SMKN 1 Muara Uya menyambut baik kegiatan Sosrev tersebut dan berharap sosialisasi yang dipadukan dengan aksi nyata penanaman pohon dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa tentang pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.s

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan generasi muda bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari karakter warga negara yang berlandaskan Pancasila serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan keberlanjutan kehidupan (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Ardiansyah Sosialisasikan Pancasila di Momentum 1 Muharram

Published

on

KANDANGAN, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Ardiansyah memanfaatkan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev (16/6/2026).

“Kita harapkan 1 Muharram 1448 H jadikan momentum perubahan ke arah yang lebih baik pada masa-masa mendatang,” ujar Ardiansyah saat Sosrev di Majelis Raudhatus Salaf Kandangan, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu juga berharap, dengan momentum 1 Muharram 1448 H atau Tahun Baru Islam semua elemen masyarakat, teruma kaum Muslim dan lebih khusus lagi peserta Sosrev mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pasalnya nilai-nilai luhur Pancasila bisa menjadi penopang kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menjalankan kehidupan beragama,” lanjut alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin yang juga mantan Ketua DPRD dan Wakil Bupati HSS tersebut.

Dalam acara Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di “kota dodol” Kandangan (sekitar 135 km utara Banjarmasin) itu, menghadirkan dua narasumber masing-masing Ustadz Taufiqurrahman dan Ustadz Hasmiadi.

Kedua narasumber tersebut juga menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya.

“Kita harapkan tahun depan lebih baik lagi dari tahun-tahun yang telah lalu. Untuk perbaikan itu semua terpulang kepada diri kita masing-masing,” ujar narasumber.

Oleh karena itu, narasumber juga mengajak peserta Sosrev atau Wasbang menjadikan 1 Muharram 1448 H sebagai momentum untuk sama-sama berhijrah kepada yang lebih baik pada masa-masa mendatang (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Muhidin Ajak Pemerintah dan Ulama Harus Bersinergi Jaga Persatuan Bangsa

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I dan Dialog Kebangsaan Masa Khidmat 2026–2031 di Hotel Grand Qin Banjarbaru, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta tersebut menjadi forum strategis bagi MUI Kalsel untuk merumuskan program kerja, melakukan evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, serta menyusun langkah-langkah organisasi ke depan. Mukerda mengusung tema “Memperkuat Soliditas Kebangsaan di Era Ketidakpastian”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, Kepala Staf Korem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fahrur Rozi, Wakil Ketua Umum MUI Pusat KH Marsudi Syuhud, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kalsel KH Hafiz Anshary, serta jajaran pengurus MUI provinsi dan kabupaten/kota se-Kalsel.

Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mukerda I dan Dialog Kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan peran aktif MUI dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan kehidupan berbangsa.

“MUI memiliki posisi strategis sebagai wadah pemersatu umat, menjaga toleransi, membangun harmoni kehidupan beragama, serta memberikan nasihat dan fatwa yang menjadi pedoman masyarakat,” ujar Muhidin dalam sambutan tertulisnya.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan ulama dalam menghadapi berbagai tantangan di era keterbukaan informasi, termasuk maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga paham yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui ruang-ruang dialog yang konstruktif dan inklusif.

“Pemerintah dan ulama kiranya saling merangkul untuk memperkuat soliditas kebangsaan, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama,” pesannya.

Sementara itu, Ketua MUI Kalsel KH Ahmad Syairazi menegaskan bahwa MUI harus menjadi rumah besar umat Islam yang mampu merangkul seluruh komponen masyarakat tanpa memandang perbedaan pandangan.

Ia menilai keberagaman yang ada harus dijadikan kekuatan untuk membangun sinergi dan kolaborasi demi kemaslahatan umat yang lebih luas.

KH Ahmad Syairazi berharap Mukerda I mampu menghasilkan program kerja yang realistis, implementatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kerja sama antara MUI, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan Islam, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Tantangan umat saat ini tidak dapat dihadapi sendiri-sendiri. Karena itu, kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam menjalankan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Mukerda dan Dialog Kebangsaan MUI Kalsel juga dihadiri para pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, akademisi, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. (rls/aqmar/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Ketua DPRD Batola Ajak Warga Semarakkan MTQN Kalsel

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mengajak masyarakat untuk menyambut penuh suka cita dan semangat kebersamaan untuk menyemarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII tingkat provinsi di Marabahan, 18-26 Juni 2026 (15/6/2026).

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semarakan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, di Marabahan, Senin.

Menurut kader Partai Golkar Batola, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 26 Juni 2026, di Marabahan, Kabupaten Batola

“Semoga melalui momentum MTQN XXXVII ini, seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, sukses serta membawa keberkahan, kedamaian dan kemaslahatan bagi kita semua serta bagi bumi Ije Jela,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Batola Harmuni, Kabupaten Batola siap menjadi tuan rumah yang ramah, sehingga mendapatkan penuh keberkahan dari Allah SWT.

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan semarak MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ajak kader DPC PPP Batola.

Sementara, Wakil Ketua II DPRD Batola H Bahriannoor mengajak, masyarakat Batola menyambut MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK mengapresiasi aksi damai massa mahasiswa saat menyampaikan aspirasi hari ini di depan gedung wakil rakyat provinsi di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin (15/6/2026).

“Kami apresiasi dan berterima kasih atas sikap adik-adik mahasiswa yang tertib dan damai saat berunjuk rasa,” kata dia di Banjarmasin, Senin.

Menurut dia, sikap yang ditunjukkan mahasiswa di Kalsel jadi cerminan bagaimana masyarakat di daerah itu cinta damai.

Supian pun dengan penuh rasa hormat menemui mahasiswa dan ikut duduk bersama di atas trotoar depan gedung DPRD selama orasi berlangsung.

Bahkan dia menyampaikan jika pihaknya telah mengirimkan surat undangan kepada anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan untuk hadir dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Namun demikian, kehadiran anggota DPR RI tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan dan kebijakan masing-masing yang disesuaikan dengan pertimbangan serta agenda kedinasan yang dimiliki.

Supian menegaskan apa yang menjadi tuntutan dari massa aksi akan disampaikan dan dikawal ke DPR RI, serta diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan pemerintah.

“Sebagai wakil rakyat tentu kami ingin terus berjuang membela kepentingan rakyat demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Diketahui ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banjarmasin menggelar demo menyampaikan sejumlah tuntutan.

Antara lain meminta pemerintah untuk membatalkan kenaikan BBM dan kebutuhan pokok. Selain itu, menolak revisi UU Polri dan mendesak pemerintah memprioritaskan pendidikan khususnya wilayah terpencil (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Setwan Batola Gelar Aksi Bersih Sambut MTQN dan HLHS

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dan menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Marabahan, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Setwan Batola) melakukan aksi bersih -bersih di Taman Palangan Marabahan (15/6/2026).

“Aksi bersih-bersih kami ini laksanakan, Jum,at (12/06/2026) tersebut, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dan mensukseskan pelaksanaan MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Marabahan,” ujar Sekretaris DPRD Batola M Haris Isroyani, di Marabahan, Senin.

Menurut dia, dalam kegiatan bersih-bersih tersebut pihaknya juga mengundang warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan kurve (aksi bersih-bersih) di area Taman Palagan Marabahan.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak Bupati H Bahrul Ilmi ikut serta pada kegiatan aksi bersih-bersih tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesiapan daerah dalam menyambut para tamu dan peserta MTQN.

“Partisipasi aktif dari seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan,” demikian tutup pria ramah ini (adv/kb).

Continue Reading

Populer