Connect with us

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Bahas Gerai Koperasi Desa Merah Putih Bersama Kades

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Komisi gabungan DPRD Barito Kuala, Kalimantan Selatan menggelar rapat bersama 24 kepala desa (Kades) terkait pelaksana Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Rapat tersebut dihadiri Ketua Satgas KDMP, Asisten Setdakab Batola, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Batola, Diskoperidag Batola, Kodim 1005 Marabahan terkait pembangunan gerai KDMP di wilayah Kabupaten Batola, Selasa (2/6/2026).

“Hari ini kita melaksanakan rapat bersama 24 kepala desa melaksanakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batola,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, selepas rapat pertemuan.

Menurut kader Partai Golkar ini, berdasarkan surat masuk tersebut, sebanyak 24 Kades itu menyampaikan keluhan terkait pembangunan KDMP ke DPRD Batola.

“Ada beberapa lintas sektor sudah hadir dan Insya Allah kami dari DPRD Batola dan pemerintah daerah akan menindaklanjuti terkait keluhan yang disampaikan itu. Insya Allah kita dalam waktu dekat akan ke PT Agrinas menyampaikan keluhan para Kades,” tegasnya.

Terpisah, Kepala DPMD Batola Muhammad Mujiburrahman mengatakan, DPMD Batola telah melakukan pertemuan dengan 24 Kades dan telah menghimpun apa saja kekurangan dari desa mereka.

“Setelah lengkap proposalnya kita akan sampaikan ke pimpinan melalui Asisten 2 Setda Batola. Sesuai arahan asisten kita akan membawa ke PT Agrinas dan besok kami minta dukungan DPMD Kalsel untuk kegiatan ini dan harapannya ada dukungan dari DPRD Batola,” terangnya.

Dijelaskan Kadis PMD Batola, permasalahan dibahas bersama 24 Kades tersebut berkaitan dengan kekurangan dana untuk pengurukan dan galam cerucuk pembangunan KDMP di desa mereka.

“Pada intinya desa mendukung sepenuhnya dari program bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Karena kondisi alam kita rawa, sehingga perlu perhatian pemerintah pusat untuk membantu dana pengurukan dan galam cerucuk,” demikian tutup Muhammad Mujiburrahman (adv/kb).

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Ketua DPRD Batola Ajak Warga Semarakkan MTQN Kalsel

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mengajak masyarakat untuk menyambut penuh suka cita dan semangat kebersamaan untuk menyemarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII tingkat provinsi di Marabahan, 18-26 Juni 2026 (15/6/2026).

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semarakan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, di Marabahan, Senin.

Menurut kader Partai Golkar Batola, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 26 Juni 2026, di Marabahan, Kabupaten Batola

“Semoga melalui momentum MTQN XXXVII ini, seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, sukses serta membawa keberkahan, kedamaian dan kemaslahatan bagi kita semua serta bagi bumi Ije Jela,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Batola Harmuni, Kabupaten Batola siap menjadi tuan rumah yang ramah, sehingga mendapatkan penuh keberkahan dari Allah SWT.

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan semarak MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ajak kader DPC PPP Batola.

Sementara, Wakil Ketua II DPRD Batola H Bahriannoor mengajak, masyarakat Batola menyambut MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Setwan Batola Gelar Aksi Bersih Sambut MTQN dan HLHS

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dan menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Marabahan, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Setwan Batola) melakukan aksi bersih -bersih di Taman Palangan Marabahan (15/6/2026).

“Aksi bersih-bersih kami ini laksanakan, Jum,at (12/06/2026) tersebut, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dan mensukseskan pelaksanaan MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Marabahan,” ujar Sekretaris DPRD Batola M Haris Isroyani, di Marabahan, Senin.

Menurut dia, dalam kegiatan bersih-bersih tersebut pihaknya juga mengundang warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan kurve (aksi bersih-bersih) di area Taman Palagan Marabahan.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak Bupati H Bahrul Ilmi ikut serta pada kegiatan aksi bersih-bersih tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat dan nyaman sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesiapan daerah dalam menyambut para tamu dan peserta MTQN.

“Partisipasi aktif dari seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan,” demikian tutup pria ramah ini (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Ketua DPRD Batola Pantau Pilkades dan PAW Desa 2026

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola), Kalimantan Selatan Ayu Dyan Liliana mengikuti monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tahun 2026, di Kabupaten Batola bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) (9/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana tergabung dalam Tim 1 dipimpin Bupati Batola H Bahrul Ilmi. Tim tersebut juga terdiri dari Kepala Satpol PP, Kepala Kesbangpolinmas serta jajaran intelijen dan operasi dari TNI, Polri dan Kejaksaan.

Adapun rute monitoring Tim 1 dimulai dari Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh, kemudian dilanjutkan ke Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Desa Beringin, Kecamatan Alalak, Desa Tinggiran Tengah, Kecamatan Mekarsari dan berakhir di Desa Purwosari, Kecamatan Tamban.

Tim 2 dimulai dari Desa Karya Maju, Kecamatan Marabahan, Desa Sidomakmur, Kecamatan Marabahan, Desa Kolam Kiri Kecamatan Wanaraya dan Desa Anjir Muara dipimpin Oleh Wakil Bupati (Wabup) Batola H Herman Susilo, Sekda dan Danyon.

Tim 2 juga di dampingi oleh koordinator lapangan diantaranya, Kadis PMD, Kadis Dukcapil, Kasar Satpol PP, Kabag Hukum, Kabid e-Gov Diskominfo serta Kabid Pembinaan Pendidikan

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dan PAW Kepala Desa berjalan dengan aman, tertib, lancar serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain meninjau proses pemungutan suara, rombongan juga berdialog dengan panitia penyelenggara, aparat keamanan dan masyarakat guna memantau situasi di setiap lokasi pemilihan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Batola bersama Forkopimda menunjukkan komitmen dalam menjaga pelaksanaan demokrasi di tingkat desa agar berlangsung secara jujur, adil, transparan dan kondusif.

Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana mengharapkan, Pilkades dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa di Kabupaten Batola berjalan aman dan lancar.

“Semoga kepala desa terpilih nanti bisa membangun desanya dan memimpin warga dengan baik,” demikian harap kader Partai Golkar Batola.

Monitoring pelaksanaan Pilkades dan PAW Kepala Desa di Kabupaten Batola bersama jajaran Forkopimda tersebut dilaksanakan, Minggu (07/06/2026) (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Ajukan Tiga Raperda Inisiatif

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola), Kalimantan Selatan menyampaikan tiga Rancangan peraturan daerah (Raperda) Inisiatif pada rapat paripurna di Gedung DPRD setempat, Selasa (2/6/2026).

“Pada kesempatan berbahagia ini, saya atas nama salah satu pengusul Raperda inisiatif menyampaikan terimakasih kepada pimpinan telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyampaikan penjelasan tiga buah Raperda tersebut,” ujar Perwakilan pengusul Raperda dari Gabungan Komisi DPRD Batola Hendri Dyah Estiningrum.

Politisi PAN ini mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya pihaknya sampaikan kepada Pemkab Batola dan jajarannya serta pimpinan dan anggota DPRD Batola atas kehadirannya pada rapat paripurna tersebut.

Dia berharap, tiga buah Raperda Inisiatif disampaikan pada rapat paripurna tersebut bisa memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tiga buah Raperda Inisiatif tersebut adalah, Raperda tentang infrastruktur pasif telekomunikasi, Raperda tentang penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat dan Raperda tentang penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah,” terangnya.

Sementara, Bupati Batola H Bahrul Ilmi mengatakan, atas nama Pemkab Batola mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada anggota dan pimpinan DPRD atas prakarsa, dedikasi dan perhatian besar terhadap pembangunan daerah melalui pengajuan tiga Raperda Inisiatif tersebut.

“Pemkab Batola pada prinsifnya menyambut baik dan mendukung penuh penyampaikan ketiga Raperda Inisiatif DPRD Batola tersebut,” ujar H Bahrul Ilmi.

Dia berharap, pembahasannya nanti dapat dilakukan secara cermat, mendalam dan melibatkan berbagai pihak terkait, agar substansi peraturan daerah benar-benar berkualitas serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD dan Pemkab Batola Finalisasi Raperda Perseroda Air Minum

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan bersama pemerintah setempat rapat finalisasi Raperda tentang perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Air Minum Danum Ije Jela di Gedung DPRD setempat, Selasa (2/6/2026).

“Pada pertemuan hari ini kita Alhamdullillah untuk perubahan badan hukum PDAM itu sudah disepakati dan disetujui oleh anggota DPRD Batola,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batola Muhammad Wahyu Adibowomo, selepas Rapat Kerja Gabungan.

Menurut dia, walaupun dengan catatan karena masih melakukan perhitungan terhadap kerugian negara yang ditimbulkan karena masih ada pemeriksaan dari kejaksaan dan mengambil dari hasil perhitungan BPK-RI.

“Untuk menjadi Perseroda kita sudah sama-sama sepakat dan sambil jalan agar bisa di-Perda-kan,” terang Muhammad Wahyu Adibowomo.

Ditambahkan Kabag Hukum Setda Batola Mahardhika Prima Wijaya Rosadi, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada anggota legislatif sangat mendukung dan sudah memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah daerah, sehingga dalam hal ini PDAM akan berubah bentuk menjadi Perseroda.

“Dengan demikian apa yang menjadi hal-hal yang harus diperbaiki akan kita perbaiki dengan baik, sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, pihaknya selaku pemerintah daerah dari bagian hukum selalu mendampingi pemerintah daerah sampai selesai terbentuknya Perseroda.

Terpisah, Ketua Komisi Gabungan DPRD Batola Hasimudin mengungkapkan, DPRD Batola sepakat perubahan PDAM menjadi Perseroda, namun pelaksanaannya masih menunggu proses hukum PDAM.

“Nanti juga kita akan tahu berapa utang, berapa asetnya setelah ada perhitungan finis dari BPK-RI. Yang jelas seluruh anggota dewan sepakat finalisasi perubahan PDAM menjadi Perseroda, cuma proses pelaksanaannya ada tertunda,” demikian tutup kader Partai Persatuan Pembangunan DPC Batola (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Dukung Pelestarian Kerbau Rawa Kuripan

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan Ayu Dyan Liliana Sari mengaku mendukung sepenuhnya keberadaan peternakan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan agar tak punah (8/5/2026).

“Kelompok peternakan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan menyampaikan aspirasi ke Dewan, mereka ingin mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Batola dan ini sangat kami dukung,” kata dia di Marabahan, Jumat.

Ayu mengungkapkan, dari penyampaian aspirasi perwakilan peternak apabila keberadaan mereka tidak diperhatikan maka dikhawatirkan kerbau rawa di Kuripan akan punah.

“Kami berharap hal itu tidak terjadi, Insya Allah usulan-usulan para peternak segera kami sampaikan ke Dinas Perkebunan dan Peternakan,” ujarnya.

Menurut dia, peternakan kerbau rawa di Batola hanya satu-satunya di Kecamatan Kuripan, sehingga pembudidayaan ternak tersebut harus menjadi perhatian Pemkab Batola agar tidak sampai punah.

Sementara Camat Kuripan Zulfikar mengatakan, kerbau rawa di Kecamatan Kuripan merupakan potensi spesifik lokal, sehingga diupayakan harus dipertahankan keberadaannya.

“Kita selalu mendukung ke arah sana dan sudah beberapa kali kita bersama warga, pemilik kerbau rawa dan PT TAL menggelar rapat koordinasi dengan beberapa keputusan-keputusan yang harus ditindaklanjuti,” ucapnya.

Dia berharap, keberadaan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan bisa menjadi salah satu destinasi wisata spesifik dan merupakan ikonnya Kecamatan Kuripan.

Zulfikar mengungkapkan saat ini keberadaan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan sekitar 500 ekor dan populasinya masih berkembang (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Bahas Perubahan PDAM Menjadi Perseroda

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola), Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja gabungan komisi dengan Tim Raperda Pemerintah Daerah membahas Raperda Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batola menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Air Minum Ije Jela, di ruang rapat DPRD setempat, Rabu (6/5/2026).

“Hari ini kita membahas bentuk badan hukum PDAM menjadi Perseroda. Alhamdulillah kita bisa menyamakan persepsi dan Insya Allah bisa berjalan sesuai apa yang kita inginkan,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batola M Wahyu Adibawono, selepas rapat kerja gabungan.

Menurut dia, perubahan PDAM menjadi Perseroda, hal itu berdasarkan perundang-undangan yang mengisyaratkan untuk berubah.

“Perubahan ini kita agak terlambat, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Yang jelas kita mentaati perundang-undangan,” ucap M Wahyu Adibawono.

Dijelaskannya, di peraturan pemerintah itu sudah mengamanatkan daerah memiliki 51 persen saham mayoritas di Perseroda dan dengan perubahan tersebut pihaknya akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap ke depannya dengan perubahan tersebut layanan akan ditingkatkan karena masih banyak masyarakat kita belum menikmati air bersih. Mudah-mudahan dengan perubahan menjadi Perseroda cakupannya akan lebih luas lagi,” ucapnya.

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Batola Hendri Dyah Estinigrum mengungkapkan, pembahasaan perubahan PDAM menjadi Perseroda bisa berjalan lebih lancar dan cepat selesai.

“Karena persepsi itu sudah sama, sehingga harapan kami tentunya dengan perubahan status ini layanan akan lebih ditingkatkan dan transparansi dalam pengelolaan akan lebih baik lagi,” tegas kader PAN DPD Batola.

Selain itu, tegasnya, pengawasan tetap ada melalui pemerintah daerah dan juga diupayakan kalau ada kenaikan tarif tentu melalui kajian dan diusahakan agar tidak menaikkan tarif, tapi meningkatkan pelayanan serta kontribusi bagi pendapatan bagi daerah.

Ditambahkan Dirut PDAM Batola Hj Novi, karena persepsi sudah sama, maka pihaknya mengikuti aturan yang ada (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Kaji Perubahan PD PBKM Menjadi Perseroda

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola), Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja gabungan komisi dalam rangka pembahasan Raperda tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Pelabuhan Barito Kuala Mandiri (PD PBKM) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PBKM, di ruang rapat DPRD setempat, Rabu (6/5/2026).

“Alhamdulillah pembahasan tentang PD PBKM kita satu persepsi dan satu pemikiran,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batola M Wahyu Adibawono, selepas rapat kerja gabungan.

Menurut dia, pihaknya bersyukur DPRD Batola mendukung terhadap perubahan tersebut karena kalau bentuk PD, maka usahanya akan stagnan di situ saja.

“Kawan-kawan dari DPRD mendorong supaya kita berkembang lebih baik lagi dari perubahan status ini,” ucapnya.

Dijelaskannya, perubahan status perusahaan daerah menjadi Perseroda akan lebih leluasa di dalam menjalankan bisnisnya.

“Kita juga bersyukur didukung DPRD untuk menindaklanjuti ke tahap berikutnya difasilitasi ke provinsi,” terangnya.

Sementara, Ketua Raperda PD PBKM DPRD Batola Ahmad Bani mengungkapkan, Raperda tersebut sudah dua kali pembahasan artinya itu merupakan tahapan-tahapan yang sudah pihaknya lalui.

“Alhamdulillah tahapan itu sudah kami lakukan dan hari ini kami sudah mengambil keputusan bersama, bahwa pembahasan ini dilanjutkan dan difasilitasi ke pemerintah provinsi untuk dibahas lebih lanjut,” terangnya.

Setelah itu, jelas dia, ada evaluasi dari Gubernur Kalsel dan setelah itu tahapan selanjutnya disahkan perdanya (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Peternak Kerbau Rawa Kuripan Sampaikan Aspirasi ke DPRD

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Peternak kerbau rawa Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, menyampaikan aspirasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat agar peternakan milik mereka mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola (6/5/2026).

“Tadi dari perkumpulan atau kelompok peternakan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan ada menyampaikan beberapa usulan ke DPRD Batola. Insya Allah usulan-usulan tersebut akan kita sampaikan ke Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Batola,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari, selepas RDP di DPRD setempat, Rabu.

Diutarakan kader Partai Golkar Batola itu, dari penyampaian aspirasi perwakilan Peternak Kerbau Rawa, apabila keberadaan mereka tidak diperhatikan, maka dikhawatirkan akan punah, namun pihaknya berharap hal itu tidak terjadi.

Menurut dia, peternakan kerbau rawa di Batola hanya satu-satunya berada di Kecamatan Kuripan, sehingga pembudidayaan ternak tersebut harus menjadi perhatian Pemkab Batola agar tidak sampai punah. Terpisah, Camat Kuripan Zulfikar mengatakan, kerbau rawa di Kecamatan Kuripan merupakan potensi spesifik lokal, sehingga diupayakan harus dipertahankan keberadaannya.

“Kita selalu mendukung ke arah sana dan sudah beberapa kali kita bersama warga, pemilik kerbau rawa dan PT TAL menggelar rapat koordinasi dengan beberapa keputusan-keputusan yang harus ditindaklanjuti,” ucapnya.

Dia berharap, keberadaan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan bisa menjadi salah satu destinasi wisata spesifik dan merupakan ikonnya Kecamatan Kuripan.

“Tanpa adanya dukungan dari Pemkab Batola, karena untuk membuat kawasan peternakan kerbau rawa itu perlu dana yang cukup, sehingga seperti apa komitmen dari pemerintah dalam rangka mendukung apa yang menjadi harapan masyarakat Kecamatan Kuripan,” harap Camat Kuripan.

Lebih lanjut dia mengemukakan, untuk saat ini keberadaan kerbau rawa di Kecamatan Kuripan sekitar 500 ekor dan populasinya masih berkembang.

“Tanpa ada sentuhan dari Pemkab dan provinsi pengembangan peternakan kerbau rawa mungkin agak lambat,” demikian tutupnya (adv/kb).

Continue Reading

Populer