Umum
BRI Cabang Buntok Gelar Pengundian Hadiah Simpedes

Saat Pengundian Hadiah di ruang terbuka hijau, Bartim, 23 September 2023.
TAMIANG LAYANG, koranbarito.com- BRI Cabang Kabupaten Barito Selatan (Buntok) menggelar pesta rakyat dengan pengundian hadiah Simpedes periode pertama tahun 2023.
Acara yang digelar itu di ruang terbuka hijau Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Sabtu 23 September 2023.
Kepala BRI Cabang Buntok, Abdullah Safi’i mengatakan, hadiah utama undian panen hadiah Simpedes oleh BRI Cabang Buntok adalah satu buah unit mobil Suzuki Ertiga.
Selain mobil, hadiah undian juga ada satu buah sepeda motor Honda CB dan 10 buah hadiah sepeda motor Genio.
“Total semua hadiah dengan nominal Rp 539 juta,” kata Abdullah kepada awak media.
Ia juga mengatakan, selama satu tahun pihaknya menggelar kegiatan seperti ini sebanyak dua kali.
“Semester pertama kita laksanakan di sini (Tamiang Layang Barito Timur), sedangkan semester kedua nanti dilaksanakan pada awal tahun 2024 di wilayah Barito Selatan,” ujarnya.
Abdullah menerangkan, pengundian tersebut digelar dengan tujuan untuk memberi penghargaan kepada nasabah BRI yang setia menabung, khususnya tabungan Simpedes.
“Acara ini sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang dengan setia menabung di BRI,” kata dia.
Karena itu, dirinya menyampaikan, bagi nasabah yang belum beruntung pada pengundian kali ini, masih punya kesempatan mendapatkan hadiah pada periode kedua tahun 2024 mendatang.
Abdullah menambahkan, mekanisme undian ini semua nasabah berpeluang mendapatkan hadiah dengan mengikuti program, cukup dengan membuka tabungan Simpedes BRI dengan setoran awal Rp 100.000.
”Saldo minimal di rekening adalah Rp 100.000, otomatis mendapatkan satu kupon. Jadi semua nasabah BRI Simpedes berpeluang mendapatkan hadiah,” ujarnya.
Dengan adanya pesta rakyat Simpedes ini, Abdullah berharap masyarakat bisa semakin meningkatkan rekeningnya di BRI.
“Selain mengajak masyarakat membuat rekening BRI. Acara ini juga kita lakukan untuk memberi semangat kepada nasabah BRI,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, selain menggelar musik, kegiatan itu juga di isi dengan bazar UMKM, dihadiri oleh Kapolsek Dusun Timur Iptu Kuslan, Para nasabah BRI dan undangan lainya. (mnz/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Bangga Kontingen Murung Raya Raih Juara Umum III di FBIM 2026
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan kontingen Kabupaten Murung Raya meraih Juara Umum III pada ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 yang digelar di Palangka Raya.
Menurut Dina, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh peserta, pelatih, pembina, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini turut membina dan mendukung pengembangan seni budaya daerah. Ia menilai prestasi itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Murung Raya karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya mengapresiasi keberhasilan kontingen Murung Raya yang berhasil meraih Juara Umum III. Kami bangga karena mereka mampu membawa nama baik daerah di ajang budaya tingkat provinsi,” kata Dina Maulidah saat dihubungi awak media, Minggu (24/5/2026).
Tidak hanya meraih Juara Umum III, kontingen Murung Raya juga mencatat sejumlah prestasi pada berbagai cabang perlombaan. Di antaranya, lomba besei kambe berhasil meraih Juara II, keterampilan tradisional menjewet uwei meraih Juara I, serta cabang sepak bola sewut yang juga sukses meraih Juara I, dan juara I balogo.
Selain itu, peserta dari Murung Raya pada kategori jagau nyanyi Favorit. Ananda Alviano berhasil meraih gelar Jagau Berbakat. Sementara itu, Cladira Sasmita sukses memperoleh predikat Nyai Intelegensia sekaligus Jagau Nyai Favorit Tahun 2026. Berbagai pencapaian itu menunjukkan potensi dan kekayaan budaya lokal Murung Raya mampu bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Tengah.
Dina berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya daerah serta meningkatkan prestasi pada ajang-ajang budaya berikutnya. Ia juga menegaskan DPRD Murung Raya akan terus mendukung upaya pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. (asd/kb).
Kalteng
Lansia Hilang Sembilan Hari Ditemukan Meninggal di Semak Belukar
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Upaya pencarian seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Mei 2026 berakhir duka. Seorang perempuan berinisial RS (73), warga Desa Wuran RT 02, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan semak belukar, Minggu (24/5/2026) siang.
Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, personel gabungan dari Polres Barito Timur, Polsek Dusun Tengah, Koramil setempat, serta aparat desa segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Korban diketahui berprofesi sebagai petani dan sebelumnya dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026. Selama sembilan hari terakhir, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan berbagai upaya pencarian di sejumlah titik yang biasa didatangi korban, namun belum membuahkan hasil.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Albertus C. Dwi M., S.E., mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan langkah-langkah awal begitu menerima laporan penemuan tersebut.
“Setelah mendapat informasi dari warga, petugas segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area penemuan dan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis melalui visum et repertum. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Menurut Iptu Albertus, pihak keluarga yang berada di lokasi telah mengenali dan memastikan identitas korban. Proses identifikasi berlangsung lancar dengan disaksikan aparat serta warga setempat.
Saat ini, penanganan perkara telah dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Timur.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dan sejumlah data pendukung guna memastikan tidak ada unsur lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan melakukan pendalaman lebih lanjut. Setiap informasi yang berkaitan dengan kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Desa Wuran yang selama beberapa hari terakhir turut terlibat dalam pencarian. Warga berharap hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab meninggalnya korban. (adv/kb).
Kalteng
Murung Raya Raih Juara I Stand Terbaik Kalteng Expo 2026
Palangka Raya, onlinekoranbarito.com -Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kalteng Expo 2026. Stand pameran Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara I Stand Terbaik dalam gelaran Kalteng Expo yang berlangsung di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari produk UMKM, kerajinan khas daerah, budaya lokal hingga potensi wisata yang dimiliki Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Murung Raya, Roy Cahyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyiapkan stand Murung Raya hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi pada expo tersebut.
“Prestasi ini adalah hasil kerja sama dan semangat seluruh tim, pelaku UMKM, pengrajin serta masyarakat Murung Raya yang ikut mendukung dan memperkenalkan potensi daerah kita kepada masyarakat luas. Kami ingin menampilkan identitas Murung Raya yang kaya budaya, kreatif dan memiliki produk unggulan yang mampu bersaing,” ujar Roy Cahyadi, sabtu (23/5/2026).
Ia menambahkan, keikutsertaan Murung Raya pada Kalteng Expo tidak hanya sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah untuk menarik perhatian investor serta memperluas pemasaran produk lokal.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan mengaku bangga atas kerja keras seluruh pihak yang telah membawa nama Murung Raya kembali bersinar di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Penghargaan Juara I Stand Terbaik ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menggali dan mempromosikan potensi daerah. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah, pelaku UMKM, seniman dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Murung Raya,” tutur Heriyus.(asd/kb)
Kalteng
Bupati Heriyus Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dilaksanakan di halaman kantor Gubernur setempat, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Prov.Kalteng, Bupati/Walikota se-Kalteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ribuan peserta upacara dari berbagai elemen.
Mengawali pidatonya, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta memberikan penghormatan kepada para pendahulu, tokoh pendiri dan pejuang yang telah meletakkan dasar pembangunan Kalimantan Tengah.
“Enam puluh sembilan tahun merupakan perjalanan panjang yang mengajarkan arti perjuangan dan harapan. Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang untuk bertahan dan bangkit dari keterbatasan infrastruktur, tantangan geografis, hingga dinamika perubahan zaman,” tutur Gubernur.
Menurutnya, Kalimantan Tengah harus terus membuktikan diri sebagai daerah yang kuat. Namun, membangun daerah memerlukan proses yang meliputi tahapan perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus usai mengikuti upacara menyampaikan secara pribadi maupun mewakili masyarakat Murung Raya dan Pemkab Murung Raya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
“Semoga Kalimantan Tengah semakin berkah, semakin maju. Betang Huma Itah,” pungkas Heriyus. (asd/kb).
Kalsel
Memaknai Pengenalan Diri Bukan Sekadar Nama
Penulis : Al-Faqir Ihsan (Sambialaw)
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Sirene azan Asar berkumandang dari berbagai penjuru kampung, memecah keheningan sore dengan lantunan yang menyejukkan hati. Suara panggilan suci itu seakan mengiringi langkah sebuah perjalanan yang bukan sekadar menempuh jarak, melainkan meniti jalan pencarian makna kehidupan yang sesungguhnya.
Perjalanan dimulai dari Markas Sulaiman Komplek Batola Residence Blok H Site III Nomor 17, Handil Pinang II, RT 12, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (24/5/2026) sore.
Di bawah komando CEO PT Barito Media Jaya Group, Sulaiman A.S., yang akrab disapa M. Jaya, rombongan bergerak menuju sebuah majelis ilmu Mahabbaturrasul atau yang lebih dikenal dengan “Allam Larut” yang berada di Desa Samuda, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala.
Bagi sebagian orang, perjalanan hanyalah perpindahan dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun bagi para pencari hikmah, setiap kilometer yang dilalui menyimpan pelajaran. Hamparan sawah yang membentang, pepohonan rindang yang berdiri kokoh di sepanjang jalan, hingga langit senja yang perlahan berubah warna, seolah menjadi saksi bisu perjalanan para musafir yang tengah mencari cahaya pengetahuan rohani.
Di tengah perjalanan, rombongan sempat berhenti sejenak untuk membeli jengkol yang nantinya akan disantap bersama jamaah. Kesederhanaan itu justru menghadirkan kehangatan tersendiri, memperlihatkan bahwa kebersamaan sering kali lahir dari hal-hal yang sederhana.
Deru mesin mobil kembali mengalun membelah jalanan desa. Semakin jauh perjalanan ditempuh, semakin kuat pula tekad rombongan untuk sampai ke tujuan. Tak ada rasa lelah yang berarti, karena tujuan utama perjalanan ini adalah menimba ilmu dan memperdalam pemahaman tentang hakikat pengenalan diri kepada Sang Pencipta.
Sesampainya di Majelis Mahabbaturrasul (Zikir dan Sholawat), suasana terlihat begitu hidup. Puluhan jamaah laki-laki dan perempuan tampak memadati kawasan majelis. Sebagian baru datang, sebagian lainnya bersiap meninggalkan lokasi setelah mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.
Di pintu masuk, rombongan disambut hangat oleh H. Sidik, yang lebih dikenal dengan panggilan Kancil. Sosok yang merupakan anak angkat dari Sohibul Majelis, TG. KH. Syarwani, itu menyambut para tamu dengan penuh keramahan, seakan kedatangan rombongan memang telah lama dinantikan.
Kehadiran Sulaiman, sapaan akrab M. Jaya, bukan sekadar untuk bersilaturahmi. Ia juga membawa buah tangan berupa keripik singkong yang dibagikan kepada jamaah sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan kepada para pencinta majelis ilmu.
Sebagai bentuk penghormatan dan kedekatan batin yang telah terjalin, Sohibul Majelis TG. KH. Syarwani atau yang akrab disapa Abah Isar menyerahkan tiga lembar sarung kepada Sulaiman A.S. Sarung tersebut kemudian dibagikan kembali oleh M. Jaya kepada anggota rombongan, di antaranya Jamhari dan Ihsan yang turut mendampingi perjalanan silaturahmi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Abah Isar juga menyampaikan bahwa Sulaiman merupakan sosok yang telah dikenal oleh Sohibul Bait. Menurut beliau, kedekatan tersebut bukan sekadar ungkapan basa-basi atau pemanis dalam pergaulan. Abah Isar menggambarkan hubungan batin yang terjalin itu sebagai bentuk pengenalan yang lahir dari keberkahan majelis dan kecintaan kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW.
Bahkan beliau menyebutkan, apa yang diminta Sulaiman insya Allah akan dikabulkan selama berada dalam perkara kebaikan.
Penyampaian itu disampaikan bukan untuk mengagungkan seseorang, melainkan sebagai bentuk kesaksian yang jujur atas kedekatan yang telah terjalin.
Menurut Abah Isar, seseorang yang telah mengenal Tuhannya dan mendapatkan kemuliaan dari Sohibul Bait akan memperoleh pertolongan dan keberkahan yang tidak dapat diukur dengan pandangan lahiriah semata.
Di dalam ruangan, tampak TG KH Sofwan yang turut mengisi kegiatan keagamaan malam itu. Wajah-wajah jamaah terlihat khusyuk mengikuti setiap rangkaian majelis, sementara lantunan zikir dan sholawat menggema lembut memenuhi ruangan.
Malam pun semakin larut. Hening perlahan menyelimuti suasana, menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk kehidupan dunia. Dalam suasana penuh kekhusyukan itulah, Sohibul Majelis TG KH Syarwani, yang akrab disapa Abah Isar, menyampaikan nasihat yang menggugah hati para jamaah.
Menurut beliau, kebanyakan manusia terlalu sibuk memikirkan kebutuhan jasad, tetapi sering melupakan kebutuhan rohani yang justru menjadi bekal utama dalam perjalanan menuju Allah SWT.
“Kita cuma memikirkan sarana kebutuhan jasad. Satu bulan atau dua bulan tidak bekerja saja sudah dipikirkan. Sedangkan makanan rohani sering dilalaikan. Padahal sarana untuk makanan rohani itu sangat penting, salah satunya melalui majelis ilmu,” ujar Abah Isar di hadapan jamaah.
Nasihat itu menggema dalam ruang kesadaran para hadirin. Bahwa manusia bukan hanya terdiri dari tubuh yang membutuhkan makan dan minum, tetapi juga ruh yang memerlukan santapan berupa ilmu, zikir, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Lebih jauh, Abah Isar menjelaskan bahwa hakikat pengenalan diri tidak berhenti pada mengenal nama, jabatan, atau identitas lahiriah semata. Menurutnya, seseorang harus mengenal siapa yang menciptakan dirinya.
“Kenali diri jangan cuma nama. Apalah sebuah nama. Yang paling penting adalah mengenal Yang Maha Memberi nama,” tutur beliau.
Menjelang kepulangan rombongan, suasana kekeluargaan kembali terasa begitu hangat. Istri H. Sidik memberikan satu set perlengkapan dapur berupa belati dan beberapa pisau kepada Sulaiman A.S. sebagai buah tangan. Pemberian tersebut disampaikan dengan harapan agar peralatan itu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga serta membantu berbagai aktivitas dapur, termasuk mengiris singkong yang selama ini kerap menjadi sajian kebersamaan dalam berbagai kegiatan silaturahmi dan majelis.
Pada kesempatan yang sama, suasana akrab juga terlihat ketika istri H. Sidik bersama istri Sambialaw, sapaan akrab Ihsan, membantu melakukan pemasangan kuku hias kepada putri Sulaiman. Momen sederhana itu menambah kesan hangat dalam pertemuan tersebut, sekaligus menunjukkan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin antara keluarga majelis dan rombongan tamu.
Bagi rombongan, perhatian yang diberikan tuan rumah menjadi kenangan yang berkesan. Sebab, di balik kesederhanaannya tersimpan nilai-nilai persaudaraan, penghormatan kepada tamu, serta ketulusan yang menjadi ciri khas masyarakat Banjar dalam menjaga tali silaturahmi.
Kalimat sederhana itu seolah menjadi puncak dari perjalanan malam tersebut. Sebuah pengingat bahwa di balik segala aktivitas dunia, manusia pada akhirnya sedang menempuh perjalanan pulang menuju Tuhannya.
Perjalanan menuju Majelis Mahabbaturrasul malam itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia menjelma menjadi perjalanan batin yang mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya ditemukan dalam terpenuhinya kebutuhan jasmani, tetapi juga dalam hadirnya cahaya ilmu yang menerangi hati. Di tengah gelapnya malam Desa Samuda, para musafir pulang membawa sesuatu yang jauh lebih berharga daripada sekadar oleh-oleh perjalanan, yakni hikmah tentang pentingnya mengenal diri untuk mengenal Sang Pencipta. (***)
Kalteng
Tim Balogo Murung Raya Raih Juara I Beregu 3 di FBIM Kalteng 2026
PALANGKA RAYA, onlinekoranbarito.com – Tim balogo Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara I kategori Beregu 3 pada ajang Eksibisi Balogo Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah 2026. Pertandingan berlangsung di halaman Museum Balanga, Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Murung Raya, mengingat balogo merupakan olahraga tradisional khas Kalimantan yang sarat nilai budaya, sportivitas, dan kebersamaan masyarakat.
Dalam pertandingan eksibisi tersebut, tim GOBI Murung Raya tampil solid dan konsisten sejak babak awal hingga final. Kekompakan tim serta strategi permainan yang matang menjadi kunci keberhasilan mereka menundukkan lawan-lawan dan keluar sebagai juara pada kategori Beregu 3.
Ketua GOBI Kabupaten Murung Raya, Seniadinoor, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah hingga meraih prestasi terbaik pada ajang budaya tingkat provinsi itu.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet dan dukungan semua pihak. Kami bangga karena olahraga tradisional balogo masih mampu menunjukkan eksistensinya dan mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Seniadinoor.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus melestarikan olahraga tradisional balogo sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas melalui berbagai event budaya dan olahraga tradisional.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan tim GOBI Murung Raya yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang FBIM 2026.
“Prestasi ini membuktikan bahwa Murung Raya tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki putra-putri daerah yang mampu berprestasi dalam olahraga tradisional. Saya berharap keberhasilan ini menjadi semangat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah,” kata Heriyus. (asd/kb).
Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Lantik DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten
PALANGKA RAYA, onlinekoranbarito.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah serta Lembaga Bantuan Hukum DAD, Jumat (22/5/2026) di Aula Jayang Tingang, Lt. II Kantor Gubernur Kalteng.
Pelantikan struktur kepengurusan DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten Se-Kalteng serta LBH DAD Kalteng berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak d Kalimantan Tengah yang dibacakan Sekretaris Umum DAD Yulindra Dedy.
Presiden MADN Nasional Marthin Billa dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh DAD dan BATAMAD Kabupaten/Kota yang dilantik.
“Atas nama Presiden MADN, saya mengucapkan selamat kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang dilantik. Semoga dalam mengemban amanat ini, kita melaksanakan tugas demi pembangunan bangsa ini, khususnya pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah yang berbahagia,” tuturnya.
Sementara itu Gubernur Agustiar Sabran yang juga Ketua Umum DAD Kalteng dalam sambutannya menyampaikan, “Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, ekonomi di Kalimantan Tengah.”
Provinsi Kalimantan Tengah adalah wilayah yang kaya, tidak hanya sumber daya alamnya saja, tetapi juga keberagaman suku, budaya, dan agama. Di tengah arus modernisasi dan investasi yang masuk ke daerah, tantangan sosial yang dihadapi semakin kompleks. Oleh karena itu sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ada sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni ini agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri.
Gubernur Agustiar dalam sambutannya menekankan ada 3 (tiga) fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan, yaitu fokus pada penanganan dan pencegahan konflik, penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral, dan pendidikan serta berperan sebagai mitra strategis dari Pemerintah Daerah dan aparat keamanan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD Kota/Kabupaten yang dilantik agar terus solid, berintegritas, dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum,” ujar Gubernur.
Acara pelantikan turut dihadiri Kapolda Kalteng, Kabinda, Wakil Ketua III DPRD, Pj. Sekda Kalteng, Bupati dan Wakil Bupati dan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Periode 2021-2026 Marhin Billa serta Pengurus Inti DAD Kalteng, anggota DAD dan BATAMAD se-Kalteng, Kepala Biro Adpim Johni Sonder dan sejumlah Kepala OPD lainnya. (asd/kb).
Kalteng
Pemkab Murung Raya Peringati Harkitnas ke-118, Tekankan Penguatan SDM dan Persatuan Bangsa
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (20/5/2026).
Upacara dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, yang bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, pejabat daerah, instansi vertikal, organisasi kepemudaan, pelajar, serta peserta upacara lainnya.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut mengandung makna pentingnya menjaga dan membina generasi muda sebagai penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, semangat patriotisme, serta kemampuan menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Dalam amanat Bupati Murung Raya yang dibacakan Pj Sekda Sarwo Mintarjo, disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Momentum tersebut menjadi pengingat lahirnya kesadaran nasional untuk bersatu, bangkit, dan memperjuangkan kemerdekaan serta martabat bangsa di tengah arus globalisasi.
“Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kepemudaan, olahraga, serta pemberdayaan masyarakat. Investasi terbesar dalam pembangunan bangsa adalah investasi terhadap kualitas generasi muda,” ujar Sarwo saat membacakan sambutan Bupati.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, gotong royong, dan semangat kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (asd/kb).
Kalsel
Meniti Perjalanan Wali Mastur di Kampung Tinggiran Baru
Penulis : Al-Faqir Ihsan (Sambialaw)
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Senja perlahan turun ketika rombongan yang dipimpin CEO PT Barito Media Jaya Group, Sulaiman A.S. sapaan akrab M. Jaya , memulai perjalanan menuju Desa Tinggiran, Kecamatan Mekarsari , Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Rabu (20/5/2026).

Perjalanan itu bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan silaturahmi kepada seorang ulama yang dikenal hidup dalam kesederhanaan dan diyakini sebagian masyarakat sebagai wali mastur atau wali yang menyembunyikan kemuliaannya, yakni TG. KH. Basman.
Berangkat dari Komplek Batola Residence Blok H Site III, Handil Pinang II, RT 12, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, rombongan menempuh perjalanan menuju kediaman TG. KH. Basman yang kini menetap di Desa Tinggiran. Meski berasal dari Amuntai, sosok beliau lebih dikenal sebagai pribadi yang memilih hidup jauh dari sorotan publik.
Nama TG. KH. Basman mungkin tidak begitu populer di kalangan masyarakat luas. Namun, bagi sebagian kalangan, rumah sederhana beliau kerap menjadi tujuan silaturahmi untuk meminta nasihat, doa, serta mengambil keberkahan.
Sesampainya di lokasi, azan Magrib berkumandang mengiringi langkah rombongan yang tiba di kediaman sang ulama. Pintu rumah kemudian dibuka oleh seorang perempuan paruh baya yang mengenakan mukena putih. Ia adalah istri TG. KH. Basman.
Dengan nada lembut, perempuan tersebut menanyakan asal dan maksud kedatangan rombongan.
“Ada apa, dari mana buhan pian?” tanyanya.
Salah seorang rombongan M. Ridho Tanjung Jaya yang merupakan putera Sulaiman kemudian menjelaskan tujuan kedatangan mereka untuk bersilaturahmi dan berkunjung kepada TG. KH. Basman.
Tak lama berselang, sosok yang ditunggu pun muncul. Dengan peci putih dan surban yang membalut tubuhnya, TG. KH. Basman berjalan menghampiri para tamu.
Penampilannya tampak sederhana seperti kebanyakan masyarakat pada umumnya. Namun, kesederhanaan itulah yang justru menjadi ciri khas kehidupannya.
Dalam pandangan para murid dan orang-orang yang mengenalnya, ia dikenal sebagai sosok yang tidak terpaut oleh gemerlap kehidupan dunia. Ia memilih menjalani hidup dengan penuh kesahajaan dan menjauh dari berbagai bentuk kemewahan.
Menurut sejumlah riwayat yang berkembang di kalangan masyarakat, silsilah TG. KH. Basman disebut-sebut masih memiliki keterkaitan dengan ulama besar Banjar, yakni Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang lebih dikenal sebagai Datu Kalampayan.
Berbagai kisah karamah juga sering diceritakan oleh masyarakat yang mengenalnya. Salah satunya terjadi saat pelaksanaan haul KH Muhammad Zaini Abdul Ghani di Sekumpul, Martapura.
Kala itu, TG. KH. Basman dikisahkan menolak ajakan menumpang kendaraan dan memilih mengayuh sepeda ontel sembari mengenakan topi purun. Namun, menurut cerita yang beredar, beliau justru tiba lebih dahulu dibanding rombongan yang menggunakan mobil.
Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman A.S. atau yang akrab disapa M Jaya kembali mengenang pesan yang pernah disampaikan KH Basman saat kunjungan sebelumnya.
Menurut Sulaiman, kala itu TG. KH. Basman memintanya untuk tidak memotong rambut dan bahkan memberikan julukan “Wali Bagalong”.
“Pian menyuruh ulun jangan memotong rambut,” ujar Sulaiman sambil mengingat pesan sang guru.
Meski terdengar sederhana, pesan tersebut diyakini memiliki makna yang mendalam bagi dirinya. Sebab dalam tradisi hubungan murid dan guru spiritual, setiap nasihat sering kali mengandung pelajaran batin yang tidak selalu dapat dipahami secara langsung.
Pada kesempatan itu, Sulaiman juga memohon doa kepada TG. KH. Basman. Dengan penuh takzim, ia menatap sang murabbi yang dihormatinya. Dalam tradisi yang diyakininya sebagai bentuk tabarruk atau mengambil keberkahan, Sulaiman mengungkapkan bahwa dirinya terbiasa meminta doa dan keberkahan dari para guru yang dikunjunginya.
Bagi sebagian kalangan, perjalanan menuju rumah seorang ulama bukan sekadar perjalanan fisik. Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi ikhtiar untuk mempererat silaturahmi, menimba hikmah, serta mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak selalu tampak dari penampilan ataupun kedudukan duniawi, melainkan dari ketulusan dalam mengabdi kepada Allah SWT dan sesama manusia. (***)
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional9 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel9 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng9 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel10 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
