Kalsel
Sekda Batola Evaluasi Pelayanan Publik
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, memimpin langsung Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Berbasis Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang digelar pada Senin, (13/4/2026), di Aula Mufakat Marabahan.
Dalam rapat yang dihadiri para camat, lurah, serta UPTD puskesmas se-Kabupaten Barito Kuala tersebut, Sekda menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam keterangannya usai memimpin rapat, H. Zulkipli Yadi Noor menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk mengukur sejauh mana kinerja pelayanan publik yang telah dilaksanakan oleh perangkat daerah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Rapat ini kita laksanakan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan masyarakat berdasarkan hasil SKM, baik tahun 2024 maupun 2025. Kita ingin melihat apakah terjadi peningkatan atau penurunan Indeks Kepuasan Masyarakat, serta apa saja faktor yang memengaruhinya,” ujarnya.
Sekda menjelaskan bahwa terdapat dua fokus utama dalam evaluasi tersebut. Pertama, menganalisis tren Indeks Kepuasan Masyarakat dari berbagai unit pelayanan seperti kecamatan, puskesmas, rumah sakit, dan klinik. Kedua, mengkaji sembilan unsur penilaian dalam SKM guna mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, apabila terdapat penurunan pada indeks maupun unsur penilaian, maka perlu dilakukan penelusuran mendalam untuk mengetahui penyebabnya serta merumuskan langkah perbaikan yang tepat.
“Kita tidak hanya melihat angka, tetapi juga menggali apa yang menjadi penyebab turunnya nilai pada unsur tertentu. Dari situ kita tentukan langkah perbaikan agar ke depan pelayanan publik semakin baik dan memenuhi harapan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan bagian dari upaya menghadirkan peran negara secara nyata di tengah masyarakat.
“Pelayanan publik yang baik mencerminkan kehadiran negara. Oleh karena itu, kita harus terus berbenah agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan yang diberikan,” tambahnya.
Melalui evaluasi yang dipimpin langsung oleh Sekda ini, diharapkan seluruh penyelenggara layanan publik di Kabupaten Barito Kuala dapat semakin meningkatkan kinerja, inovasi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. (adv/kb).
Kalsel
Batola Percepat Perbaikan Infrastruktur Jalan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Kuala, Akhdiyat Sabari, bertindak sebagai Pembina Upacara di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala pada Senin (13/4/2026).
Dalam amanatnya, Akhdiyat Sabari menyampaikan bahwa infrastruktur merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka pelaksanaan konstruksi untuk pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada kualitas infrastruktur yang tersedia.
“Alhamdulillah, pada visi-misi Bupati, Bapak Bahrul Ilmi dan Pak Herman, infrastruktur tetap menjadi bagian utama. Kali ini infrastruktur yang ingin saya sampaikan adalah tentang jalan,” ujarnya.
Akhdiyat memaparkan bahwa jalan yang ditangani oleh Kabupaten Barito Kuala mencapai 750 km. Namun, saat ini masih terdapat 560 km jalan yang berstatus belum mantap. Standar layanan jalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi idealnya memiliki parameter kecepatan minimal 60 km per jam.
“Masih ada kurang lebih 560 km yang belum bisa kita tangani dengan baik. Untuk itu, saya selaku pimpinan Dinas PUPR memohon maaf. Mudah-mudahan ke depannya akan jauh lebih baik,” ucap Akhdiyat.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus menerima arahan dari Bupati mengenai pentingnya meningkatkan kualitas jalan di tengah tanggungan beban jalan yang belum mantap. Menurutnya, ketika target 560 km tersebut masuk dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah), hal itu menjadi hipotesis yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas sebagai antitesisnya.
“Jika dua parameter ini digabungkan, maka terjadilah yang disebut dengan intermati perbolik. Titik pertemuan antara kualitas dan panjang jalan yang bisa ditangani dengan dasar garis X berupa biaya, di situlah terbuka peluang untuk inovasi. Bapak Bupati juga memberikan pertimbangan untuk menggunakan galam kacapuri sebagai upaya menghubungkan garis tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Akhdiyat mengapresiasi arahan pimpinan dan membuka peluang diskusi bagi pihak-pihak yang memiliki kemampuan untuk menerjemahkan inovasi tersebut, termasuk kolaborasi dengan Bapperida.
Selain inovasi teknis, Dinas PUPR juga menyoroti kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, mulai dari alat, bahan, hingga manajemen. Salah satu kebutuhan mendesak saat ini adalah ahli hukum kontrak, oleh karena itu Ia menawarkan kepada ASN Pemkab Batola untuk bergabung di DPUPR.
“Dinas PU sampai saat ini belum memiliki ahli hukum kontrak. Untuk itu, kami membuka peluang kepada Bapak dan Ibu sekalian yang berminat bekerja di bidang infrastruktur untuk bisa kami rekrut dan latih. Lulusan Sarjana Hukum maupun Sarjana Ekonomi bisa bergabung jika berminat membuka cakrawala kerja yang lebih menantang,” tambahnya.
Mengakhiri amanatnya, Akhdiyat menegaskan bahwa Dinas PUPR masih memerlukan banyak tenaga ahli di bidang konstruksi sipil, khususnya spesialisasi jalan, jembatan dan bangunan.
“Kepada Bapak dan Ibu yang memiliki latar belakang Sarjana Teknik Sipil, baik itu Teknik Sipil Kering maupun Teknik Sipil Basah, mudah-mudahan bisa bergabung bersama kami di Dinas PUPR,” pungkasnya. (adv/kb).
Banjarbaru
Ketika Senja Menjadi Saksi, Ilmu Mengalir dari Sandi Firly
Penulis : Ikhsan wartawan / (onlinekoranbarito.com)
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Senja perlahan merayap di langit Kota Banjarbaru, Jum’at (10/04/2026) sore.
Angin berembus lembut, seakan mengiringi langkah para insan pers menuju sebuah sudut tenang tempat di mana cerita, pengalaman, dan ilmu bertemu dalam balutan kehangatan.
Bukan kunjungan biasa. Ia menjelma menjadi silaturahmi yang sarat makna, menuju kediaman seorang wartawan senior yang jejaknya telah lama terpatri dalam dunia jurnalistik.
Di sebuah rumah sederhana di Komplek Mekatamaraya 1 Guntung Manggis, Banjarbaru, sosok itu menyambut dengan senyum hangat.
Berbalut kaos putih oblong, tampil bersahaja. Namun dari sorot matanya, terpancar perjalanan panjang penuh warna.
Dialah Sandi Firly, seorang wartawan, penulis, sekaligus seniman, yang telah menorehkan jejak melalui karya jurnalistik, cerpen dan novel, kelahiran tanah Seruyan, Kalimantan Tengah.
Kami diajaknya ke rooftop rumahnya yang diteduhi kerindangan cabang-cabang berdaun lebat ketapang kencana dan sebatang pohon mangga. Di sana ada satu meja kecil dengan dua kursi. Ia segera mengambilkan sejumlah kursi lagi buat kami yang datang berlima.
Ditemani aroma kopi yang diseduhnya sendiri dari mokapot, seakan menghangatkan senja yang baru saja habis dibasuh hujan. Langit kian temaram.
Selayaknya kopi yang disesap pelan-pelan, perbincangan dan diskusi mengalir pelan saja, penuh inspirasi, serta menggugah semangat para pegiat jurnalistik muda seperti kami.
Sesekali gelak tawa memecah suasana. Pria yang menamatkan S1 Jurusan Komunikasi itu mulai membuka lembaran kisahnya tentang jatuh bangun di dunia jurnalistik dan kepenulisan kreatif, hingga akhirnya memilih lebih sering berbagi ilmu kepada generasi muda.
Tidak hanya di kota tempat tinggalnya di Banjarbaru, melainkan juga di kota-kota lain di Provinsi Kalsel, bahkan hingga nasional.
“Saya dulu memulai di media Barito Post. Alhamdulillah, perjalanan itu membawa saya sampai di titik sekarang. Saat ini, saya lebih fokus berbagi ilmu jurnalistik kepada para siswa,” tuturnya ringan.
Selanjutnya ia pun sekilas bercerita perjalanan jusrnaliktik di Radar Banjarmasin, Radar Bandung, Media Kalimantan, hingga sekarang mengelola media asyikasyik.com yang lebih banyak memuat tulisan sastra, seni, dan budaya.
Sementara perjalanan kepenulisannya di bidang sastra, ia telah melahirkan sejumlah novel, di antaranya Lampau, dan terakhir MAY yang berhasil masuk dalam nomine Sayambara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
Sejumlah cerpennya kerap menghiasi koran KOMPAS, dan masuk dalam Buku Cerpen Pilihan koran bergengsi ibukota itu.
Tidak ingin menyia-nyiakan momen pertemuan itu, sebagai wartawan pemula kami manfaatkan untuk menimba ilmu lebih dalam, terutama terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 nanti.
Keberanian pun muncul. Salah satunya dari Eka Sri Tanjung Jaya yang melontarkan pertanyaan tentang mekanisme dan persiapan menghadapi UKW.
Dengan gaya khasnya yang lugas, Sandi sebagai pemegang UKW Utama ini menjelaskan pengalamannya.
Dikatakan, bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan tempat pembuktian kapasitas diri seorang jurnalis.
“Dasarnya tetap 5W + 1H. Ada tiga jenjang UKW yakni Muda, Madya, dan Utama. Untuk lolos, kalian harus punya kemampuan menulis yang baik. Untuk jenjang Muda, harus memahami penulisan straight news, untuk Madya sudah harus bisa menulis feature, dan Utama mesti memiliki kemampuan managerial keredaksian. Dan yang tidak kalah penting membangun jaringan. Minimal punya kontak narasumber yang bisa diandalkan,” jelasnya tanpa terkesan menggurui.
Nasihat itu sederhana, namun seakan menghunjam. Menjadi wartawan, katanya, bukan saja soal kemampuan merangkai kata, tetapi juga melibatkan kepekaan, relasi, dan integritas.
Senja pun akhirnya luruh, digantikan temaram malam. Lampu-lampu gantung berwarna kuning di rootrof dinyalakan.
Suasana terasa semakin syahdu, seperti di kafe yang sadar estetika. Pertemuan memang telah berakhir, namun jejaknya tertinggal dalam ingatan.
Itulah momen serupa percikan kecil yang menyalakan kembali semangat menghidupkan idealisme yang mungkin sempat redup dalam perjalanan panjang dunia jurnalistik.
Sandi Firly menjadi satu sosok yang hingga kini terus bertahan dan bersetia dalam dunia kewartawanan dan kepenulisan, sekalipun zaman terus berubah, bahkan ketika era koran di mana ia cukup lama berkecimpung di sana, kini kian senyap dan banyak menghilang.
Perbicangan singkat di rooftop rumahnya itu takkan mudah terlupakan.
Senja boleh tenggelam, tetapi kenangannya selamanya kan tersimpan. (***)
Banjarbaru
H. Bahrul Ilmi Tandatangani Kerjasama PSEL Banjarmasin Raya
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menegaskan komitmennya dalam mendukung penanganan sampah berkelanjutan melalui proyek pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Aglomerasi Banjarmasin Raya, Kalimantan Selatan.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri penandatanganan kerja sama pembangunan PSEL yang digelar di Gedung Idham Khalid, Kamis (9/4/2026).
Menurut Bahrul Ilmi, proyek ini menjadi langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di daerah, khususnya di Kabupaten Barito Kuala.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kesepakatan penandatanganan terkait penanggulangan sampah. Mudah-mudahan program dari kementerian ini bisa terwujud dan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia juga menilai, pembangunan PSEL tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.
Proyek ini melibatkan tiga daerah utama, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala, sebagai bagian dari kerja sama regional dalam pengelolaan sampah terpadu.
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, yang hadir mewakili Menteri LHK, menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan proyek tersebut.
“Kita melihat komitmen daerah dalam penyediaan lahan, pasokan sampah, serta dukungan lainnya. Program ini dirancang untuk jangka panjang, sekitar 30 tahun, sehingga harus masuk dalam perencanaan daerah masing-masing,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi lintas daerah dan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Kalimantan Selatan. (adv/kb).
Banjarbaru
Musrenbang RKPD 2026 Dorong SDM Unggul dan Infrastruktur Berkualitas
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tahapan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026), ini mengangkat tema penguatan sumber daya manusia dan investasi pada sektor unggulan dengan dukungan infrastruktur yang berkualitas.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Sementara itu, arahan dari pemerintah pusat disampaikan secara virtual oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Akhmad Wiyagus, mewakili Menteri Dalam Negeri.
Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan bahwa capaian pembangunan Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Sejumlah indikator kinerja daerah bahkan disebut melampaui target nasional, sehingga menjadi pijakan penting dalam merancang arah pembangunan ke depan.
Ia menegaskan, perencanaan pembangunan daerah akan terus diselaraskan dengan kebijakan nasional, termasuk melalui sinkronisasi RKPD Tahun 2027.
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan program pembangunan berjalan terpadu, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi proyek-proyek strategis daerah. Menurutnya, keberadaan proyek tersebut tidak hanya mendorong masuknya investasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat infrastruktur serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Perencanaan melalui Musrenbang ini harus mampu menghasilkan kebijakan yang terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, turut menyampaikan sejumlah usulan prioritas daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pelebaran ruas jalan Marabahan–Gampa yang dinilai sangat vital sebagai akses penghubung hingga ke wilayah Kabupaten Tapin.
Ia menjelaskan, kondisi jalan saat ini sudah tidak lagi memadai untuk menampung tingginya mobilitas, terutama kendaraan bertonase besar. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan menghambat kelancaran distribusi.
Melalui Musrenbang ini, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat segera direalisasikan, khususnya dalam peningkatan infrastruktur jalan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.
Musrenbang RKPD 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, terarah, dan berkelanjutan bagi seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (adv/kb).
Kalsel
Batola Rampungkan Seleksi Paskibraka 2026
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Barito Kuala H. Zulkipli Yadi Noor, menutup secara resmi acara Penutupan Seleksi Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kab. Barito Kuala Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Selidah pada Jum’at (10/4/2026).
Dalam sambutannya, H. Zulkipli Yadi Noor menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para peserta. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan pribadi, saya memberikan apresiasi yang tinggi, dan merasa sangat bangga terutama kepada anak- anakku sekalian yang begitu antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan seleksi mulai hari pertama sampai pada hari ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berakhirnya tahapan seleksi ini diharapkan menjadi langkah awal pengabdian bagi para siswa. “Semoga dedikasi dan semangat perjuangan anak-anakku sekalian selama mengikuti seleksi ini, bisa menjadikan kalian pantas terpilih menjadi Anggota Pasukan Pengibar Bendera pada peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.”
Sekda meyakini bahwa seluruh peserta telah memberikan yang terbaik selama proses berlangsung. Beliau juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam membina para calon Paskibraka.
“Saya yakin, kalian semua yang saat ini berada disini, telah mengerahkan semua kemampuan, keterampilan dan kelebihan masing-masing sehingga mampu melewati berbagai tahapan dalam seleksi dengan memperoleh hasil yang maksimal. Selanjutnya, kepada panitia seleksi, pelatih dan pembimbing, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan berbagai ilmu yang diberikan kepada anak-anak kita calon anggota paskibraka selama menjalani tahap seleksi, saya yakin sepenuhnya para calon anggota paskibraka yang terpilih adalah mereka yang benar- benar berkualitas dan memenuhi kriteria.”
Zulkipli juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Kuala, pihak sekolah, guru pembimbing, serta orang tua atas dukungan penuh mereka. Kepada para peserta, ia memberikan pesan motivasi baik bagi yang berhasil melaju maupun yang belum beruntung.
“Kepada anak-anakku peserta seleksi, saya ucapkan selamat dan sukses untuk kalian yang berhasil lolos, semoga kalian benar-benar dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik- baiknya dan mampu menjadikannnya sebagai pengalaman berharga dalam memantapkan jati diri kalian sebagai putra-putri terbaik daerah di masa depan,” pesannya.
Sementara bagi yang belum berhasil, Sekda berpesan agar tidak berkecil hati. “Tetap semangat, anggap saja ini adalah keberhasilan yang tertunda, masa depan kalian masih panjang. Teruslah belajar dan meraih prestasi diberbagai bidang yang kalian tekuni.”
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol beserta jajaran, Para pelatih dari unsur Polisi (Polres Barito Kuala) dan TNI (Kodim 1005 Barito Kuala), Para pendamping Purna Paskibraka Tingkat Kab. Barito Kuala. (adv/kb).
Banjarbaru
Menyerap Inspirasi di Rooftop Kala Senja bersama Secangkir Kopi
Penulis : Ihsan, Aqmar, dan Eka
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Senja perlahan merayap di langit Kota Banjarbaru, Jumat (10/4/2026) sore.
Angin berembus lembut, seakan mengiringi langkah para insan pers menuju sebuah sudut tenang tempat di mana cerita, pengalaman, dan ilmu bertemu dalam balutan kehangatan.
Perjalanan yang dipimpin Sulaiman Alaihissalam atau yang kerap dipanggil Muhammad Jaya sebagai CEO dari empat perusahaan media onlinekoranbarito.com,onlinesinarbarito.com, suluhbanua.news, dan baritobersinar.news.
Ini bukan kunjungan biasa. QIa menjelma menjadi silaturahmi yang sarat makna, menuju kediaman seorang wartawan senior yang jejaknya telah lama terpatri dalam dunia jurnalistik.
Setelah terkendala macet dan hujan saat melewati kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, dan mobil kami sempat diarahkan google map ke jalan yang tidak layak dilalui, akhirnya kami berhasil juga menemukan rumah sosok yang hendak kami jumpai.
Di sebuah rumah sederhana di Komplek Mekatamaraya 1 Guntung Manggis, Banjarbaru, sosok itu menyambut dengan senyum hangat. Berbalut kaos putih oblong, tampil bersahaja. Namun dari sorot matanya, terpancar perjalanan panjang penuh warna.
Dialah Sandi Firly, seorang wartawan, penulis, sekaligus seniman, yang telah menorehkan jejak melalui karya jurnalistik, cerpen dan novel, kelahiran tanah Seruyan, Kalimantan Tengah.
Kami diajaknya ke rooftop rumahnya yang diteduhi kerindangan cabang-cabang berdaun lebat ketapang kencana dan sebatang pohon mangga.
Di sana ada satu meja kecil dengan dua kursi. Ia segera mengambilkan sejumlah kursi lagi buat kami yang datang berlima.
“Di sini saya lebih fokus bekerja, sekaligus tempat santai,” ujarnya.
Sebelumnya kami juga sempat melihat ruang kerjanya berupa loteng yang dipenuhi buku-buku serta lukisan. Loteng itu sejurus dengan rooftop tempat kami kemudian duduk-duduk santai berbincang.
Ditemani aroma kopi yang diseduhnya sendiri dari mokapot, seakan menghangatkan senja yang baru saja habis dibasuh hujan. Langit kian temaram.
Selayaknya kopi yang disesap perlahan, perbincangan dan diskusi mengalir pelan saja, penuh inspirasi, serta menggugah semangat para pegiat jurnalistik muda seperti kami.
Sesekali gelak tawa memecah suasana. Pria yang menamatkan S1 FISIP Komunikasi – Jurusan Komunikasi UNISKA Banjarmasin itu mulai membuka lembaran kisahnya tentang dunia jurnalistik dan kepenulisan kreatif, hingga akhirnya memilih lebih sering berbagi ilmu kepada generasi muda.
Tidak hanya di kota tempat tinggalnya di Banjarbaru, melainkan juga di kota-kota lain di Provinsi Kalsel, bahkan hingga nasional.
“Saya dulu memulai dimedia Barito Post. Alhamdulillah, perjalanan itu membawa saya sampai di titik sekarang. Saat ini, saya lebih fokus berbagi ilmu jurnalistik kepada para siswa,” tuturnya ringan.
Selanjutnya ia pun sekilas bercerita perjalanan jurnalistik di Radar Banjarmasin, Radar Bandung, Media Kalimantan, hingga sekarang mengelola media asyikasyik.com yang lebih banyak memuat tulisan sastra, seni, dan budaya.
Sementara perjalanan kepenulisannya di bidang sastra, ia telah melahirkan sejumlah novel, di antaranya Lampau, dan terakhir MAY yang berhasil masuk dalam nomine Sayambara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
Sejumlah cerpennya kerap menghiasi koran KOMPAS, dan masuk dalam Buku Cerpen Pilihan koran bergengsi ibukota itu.
Tidak ingin menyia-nyiakan momen pertemuan itu, sebagai wartawan pemula kami manfaatkan untuk menimba ilmu lebih dalam, terutama terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 nanti.
Keberanian pun muncul. Salah satunya dari Eka Sri Tanjung Jaya yang melontarkan pertanyaan tentang mekanisme dan persiapan menghadapi UKW.
Dengan gaya khasnya yang lugas, Sandi sebagai pemegang UKW Utama ini menjelaskan pengalamannya. Dikatakan, bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan tempat pembuktian kapasitas diri seorang jurnalis.
“Dasarnya tetap 5W + 1H. Ada tiga jenjang UKW yakni Muda, Madya, dan Utama. Untuk lolos, kalian harus punya kemampuan menulis yang baik. Untuk jenjang Muda, harus memahami penulisan straight news, untuk Madya sudah harus bisa menulis feature, dan Utama mesti memiliki kemampuan manajerial keredaksian. Dan yang tidak kalah penting membangun jaringan. Minimal punya kontak narasumber yang bisa diandalkan,” jelasnya tanpa terkesan menggurui.
Nasihat itu sederhana, namun seakan menghunjam. Menjadi wartawan, katanya, bukan saja soal kemampuan merangkai kata, tetapi juga melibatkan kepekaan, relasi, dan integritas.
Senja pun akhirnya luruh, digantikan temaram malam. Lampu-lampu gantung berwarna kuning di rootrof dinyalakan. Suasana terasa semakin syahdu, seperti di kafe yang sadar estetika. Pertemuan memang telah berakhir, namun jejaknya tertinggal dalam ingatan.
“Terima kasih atas ilmu yang dibagikan kepada wartawan muda kami, semoga mereka bisa mengikuti jejak Bang Sandi,” ucap Sulaiman, yang selalu berpeci dari bahan rotan ini, sembari mengulurkan tangan tanda pamitan.
Itulah momen serupa percikan kecil yang menyalakan kembali semangat menghidupkan idealisme yang mungkin sempat redup dalam perjalanan panjang dunia jurnalistik.
Sandi Firly menjadi satu sosok yang hingga kini terus bertahan dan bersetia dalam dunia kewartawanan dan kepenulisan, sekalipun zaman terus berubah, bahkan ketika era koran di mana ia cukup lama berkecimpung di sana, kini kian senyap dan banyak menghilang.
Perbicangan singkat di rooftop rumahnya itu takkan mudah terlupakan. Senja boleh tenggelam, tetapi kenangannya selamanya kan tersimpan. (***)
Kalsel
Bupati Batola Kembali Lantik Kepala Sekolah
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Bupati Kabupaten Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, kembali melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 25 Kepala Sekolah di lingkungan Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan pada Jumat (10/4/2026).
Sebelumnya, pada 26 Januari 2026, sebanyak 82 Kepala Sekolah telah lebih dahulu dilantik. Dengan pelantikan tahap kedua ini, total keseluruhan Kepala Sekolah yang telah resmi dilantik mencapai 107 orang.
Seluruh rangkaian pelantikan dilaksanakan secara langsung oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di sektor pendidikan.
Melalui pelantikan ini, diharapkan para Kepala Sekolah yang baru dilantik mampu menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Selain itu, mereka juga diharapkan memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Kuala. (adv/kb).
Kalsel
Batola Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, Persiapan Mulai Dimatangkan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mulai dimatangkan. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi antara LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan dan LPTQ Kabupaten Barito Kuala di Aula Mufakat, Rabu (8/4/2026).
Ketua Umum LPTQ Barito Kuala yang juga Sekretaris Daerah, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan pelaksanaan MTQ meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan situasi global yang dinamis.
Menurutnya, kegiatan MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bagian penting dalam memperkuat syiar Islam dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi daerah yang dirangkum dalam slogan SATU, yakni Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul.
Ia juga mengingatkan bahwa Barito Kuala sudah cukup lama tidak menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi, yakni sekitar 16 tahun.
Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan serta arahan dari LPTQ Provinsi agar pelaksanaan tahun ini berjalan optimal, baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun capaian prestasi.
“Target kami bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mencetak prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, LPTQ Barito Kuala secara resmi menerima Surat Keputusan rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Selatan terkait penetapan lokasi MTQ.
Dokumen tersebut diserahkan oleh Ketua LPTQ Provinsi Kalsel, H. Fahrurazi. Selain itu, juga disampaikan usulan jadwal pelaksanaan yang direncanakan berlangsung pada 16 hingga 26 Juni 2026.
H. Fahrurazi menjelaskan bahwa penunjukan Barito Kuala, khususnya Marabahan, sebagai tuan rumah telah melalui sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah pemilihan lokasi yang dekat dengan pemukiman warga agar dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan.
Ia menambahkan, MTQ memiliki peran strategis dalam membumikan Al-Qur’an, tidak hanya melalui perlombaan, tetapi juga dalam mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi qari dan qariah yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” tutupnya. (adv/kb).
Kalsel
Batola Percepat Sistem Talenta ASN
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mulai mempercepat penerapan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara melalui kegiatan yang digelar Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Barito Kuala di Aula Mufakat, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Herman Susilo. Dalam arahannya, ia menilai sistem manajemen talenta berbasis aplikasi menjadi langkah penting untuk menciptakan penilaian kinerja ASN yang lebih objektif dan terukur.
Menurutnya, sistem tersebut tidak hanya dipakai untuk kebutuhan pengisian jabatan, tetapi juga sebagai sarana membangun lingkungan kerja yang profesional, sehat, dan produktif.
“Manajemen talenta harus mampu menjadi dasar dalam melihat prestasi, kompetensi, dan potensi pegawai secara tepat,” ujar Herman Susilo.
Ia menegaskan, penerapan manajemen talenta memiliki sejumlah manfaat strategis, mulai dari menciptakan penilaian yang adil, mendorong ASN bekerja lebih optimal, hingga menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi.
Selain itu, penerapan sistem tersebut juga diyakini akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, transparan, dan profesional.
Herman Susilo berharap pendampingan dari Badan Kepegawaian Negara dapat mempercepat pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Barito Kuala sehingga selaras dengan kebijakan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Barito Kuala, H. Samson, perwakilan Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara, Kabag Hukum Setda, serta Tim Percepatan Manajemen Talenta. (adv/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional8 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel8 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng7 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel8 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
