Kalsel
Batola Siapkan Layanan Darurat 112
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Layanan 112 (Call Center) Program Batola Respon Cepat, pada Senin, (25/8/2025).
Kepala Dinas Kominfo Barito Kuala, Hery Sasmita, menyampaikan bahwa masyarakat cukup menekan nomor 112 untuk mendapatkan bantuan darurat. “Pada prinsipnya, dalam keadaan tertentu ketika masyarakat tidak bisa berbicara, sistem akan melacak posisi melalui GPS. Program Batola Respon Cepat ini nantinya akan memiliki sekretariat, bisa di BPBD atau di Kominfo, yang akan kita sepakati bersama. Di sana akan tersedia peralatan pendukung untuk memastikan layanan berjalan optimal,” jelasnya.
Hery menegaskan, layanan ini merupakan salah satu program prioritas yang selaras dengan visi misi Bupati Barito Kuala, khususnya dalam mewujudkan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat. “Tujuan kita memberikan pelayanan terbaik. Selain layanan ‘Lapor Pak Bupati’ yang bersifat non-darurat melalui website dan WhatsApp, kini ada layanan 112 yang bersifat darurat dan harus segera ditangani,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, antara lain Kodim 1005/Barito Kuala, Polres Barito Kuala. Turut hadir pula sejumlah perwakilan kepala SKPD.
Asisten Administrasi Umum, Fuad Syekh, S.Sos., M.AP, yang mewakili Bupati Barito Kuala, menegaskan bahwa layanan 112 hadir untuk memperkuat sistem pelayanan darurat. “Batola Respon Cepat tidak menghilangkan fungsi nomor darurat lain, melainkan mengintegrasikan tanpa mengurangi peran yang sudah ada,” ujarnya.
Selain itu, rapat juga mendengarkan paparan dari PT Jasnita Telekomindo terkait skema teknis penanganan laporan menggunakan layanan 112.
Sebagai informasi, Layanan 112 (Call Center) merupakan sarana komunikasi darurat terpadu yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Masyarakat Barito Kuala nantinya dapat memanfaatkannya untuk melaporkan kejadian darurat seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, bencana alam, maupun kondisi gawat darurat lainnya. Di Kabupaten Barito Kuala, layanan ini akan diintegrasikan dalam Program Batola Respon Cepat sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan kecepatan respon pemerintah daerah terhadap kondisi darurat. (adv/kb).
Banjarmasin
Polisi Kembali Siaga Amankan Rumah Banjar dari Demo Mahasiswa
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Polisi jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali mengamankan “Rumah Banjar” (gedung DPRD provinsi setempat) dari rencana aksi demo mahasiswa, Jumat. (13/03/2026)
Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Jumat, aparat kepolisian sudah siaga mengamankan Rumah Banjar sejak pukul 09.00 Wita, walaupun rencana aksi unjuk rasa pukul 13.30 Wita atau sesudah Shalat Jumat.
Sebagaimana surat pemberitahuan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan, aksi unjuk rasa mereka terkait berbagai masalah di “Bumi Perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Antasari” atau “Bumi Lambung Mangkurat” Kalsel antara lain persoalan pertambangan di Kabupaten Kotabaru.
Selain itu, masalah terkini di Kalsel, yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota, antara lain terkait penegakan hukum yang terkesan tidak sebagaimana mestinya.
Sekretaris DPRD atau. Sekwan Kalsel Muhammad Jaini ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya menyatakan terima kasih dan mengapresiasi sikap siap siaga aparat kepolisian Polda setempat guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan bersama.
“Pada prinsipnya wakil-wakil rakyat di Rumah Banjar menampung aspirasi serta menyalurkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” katanya seraya menambahkan bahwa yang menerima pengunjukrasa tersebut Ketua DPRD Kalsel H Supian HK. (adv/kb)
Kalsel
Bupati Hadiri RUPS PT PBKM 2025
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pelabuhan Barito Kuala Mandiri (PBKM) Tahun Buku 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Selidah pada Kamis (12/3/2026).
Turut hadir dalam acara ini Direktur Utama PT PBKM, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala, jajaran Direksi PT PBKM, serta para pemegang saham perusahaan.
Dalam pernyataannya, Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya RUPS tersebut. Ia menilai agenda ini merupakan wujud nyata transparansi pengelolaan perusahaan daerah (BUMD) di Kabupaten Barito Kuala, khususnya dalam sektor kepelabuhanan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya RUPS ini. Ini adalah bukti nyata kinerja perusahaan daerah kita. Kedepan, saya ingin tata kelola administrasi semakin baik agar pengembangan PT PBKM dapat tumbuh dan menghasilkan deviden sesuai harapan kita bersama,” ujar Bahrul.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, keberhasilan perusahaan bukan hanya dinilai dari operasional, tetapi juga manfaat ekonomi bagi pemerintah dan para pemegang saham.
“Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar PT PBKM mampu menyumbang pendapatan daerah. Di sisi lain, para pemegang saham juga mengharapkan pembagian keuntungan yang optimal. Oleh karena itu, saya meminta seluruh jajaran direksi dan pengurus untuk bekerja keras menyusun strategi yang tepat,” tambahnya.
Bahrul juga mengingatkan pentingnya efisiensi dalam manajemen keuangan. Ia berharap perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran guna menghindari kekeliruan kebijakan yang pernah terjadi sebelumnya.
“Kita harus memastikan keseimbangan arus kas agar tidak ada lagi kekeliruan dalam pengambilan kebijakan. PT PBKM harus mampu memberikan hasil nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Kegiatan RUPS ini ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran direksi, dan seluruh pemegang saham. (adv/kb).
Kalsel
Gerakan Tanam Serempak Digelar di Batola
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana pada Kamis (12/3/2026) ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional untuk memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, jajaran Forkopimcam Mandastana, Kepala Dinas Pertanian, serta para penyuluh dan tokoh masyarakat setempat.
Kabupaten Barito Kuala menargetkan optimalisasi lahan sawah seluas 1.696 hektare pada tahun 2025/2026. Melalui program Optimasi Lahan (Oplah) Rawa, Desa Puntik Dalam menjadi salah satu titik krusial dalam pencapaian target tersebut.
Sebelumnya, lahan di wilayah ini telah melalui tahap uji coba model Demfarm (demonstrasi farming) dengan hasil yang menjanjikan. Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan diharapkan mampu mencapai 6 ton per hektare.
Dalam arahannya secara nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Cetak Sawah Rakyat adalah kunci menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Senada dengan hal tersebut, Bupati Barito Kuala menekankan pentingnya kolaborasi.
“Kalimantan Selatan, khususnya Barito Kuala, memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berdiskusi dan membantu demi kemajuan pertanian di daerah kita agar menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Dr. H. Bahrul Ilmi.
Dukungan penuh juga datang dari TNI. Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, menyatakan kesiapan personelnya untuk mendampingi petani. Menurutnya, keterlibatan TNI adalah bentuk nyata komitmen menjaga stabilitas pangan daerah melalui pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) secara optimal.
Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementan terus mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Gerakan tanam serempak ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan visi Presiden RI terkait ketahanan pangan nasional.
Dengan langkah masif ini, Barito Kuala optimis dapat berkontribusi besar dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan di masa depan. (adv/kb).
Banjarmasin
Anggota DPRD Kalsel Berbagi Jelang Lebaran 1447 H
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali berbagi menghadapi Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. (12/03/2026)
Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Kamis, dalam berbagi menghadapi Lebaran 1447 H itu, anggota DPRD provinsi tersebut ada melalui fraksi, atau komisi, juga secara pribadi.
Sebagai contoh berbagi melalui fraksi dilakukan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), NasDem, Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, sementara Ketua DPRD Kalsel H Supian HK melakukannya secara pribadi.
Sekretaris Fraksi PKS Firman Yusi ketika dikonfirmasi menyatakan, berbagi paket lebaran kepada insan pers misalnya sudah sejak lama menjadi tradisi partai politiknya.
“Apalagi berbagi dengan insan pers seperti anggota Press Room DPRD Kalsel, tidak salah kan. Karena mereka itu sebagai mitra, baik dalam publikasi/pemberitaan maupun kritik membangun ataupun koreksi konstruktif,” ujar Firman Yusi.
Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode itu, secara materi paket lebaran tersebut tak berarti, apalagi kalau dibandingkan dengan karya tulis insan pers, tapi setidaknya mengandung nilai kebersamaan dalam menghadapi lebaran Idul Fitri mendatang.
“Pemberian paket lebaran kepada kawan-kawan insan pers tak ada maksud atau tujuan tertentu, kecuali untuk sebuah kebersamaan. Dengan harapan semoga bisa menerimanya dengan ikhlas pula,” demikian Firman Yusi.
Sementara Koordinator Press. Room DPRD Kalsel Ipik Gandamana berterima kasih serta menyambut positif atas kebersamaan anggota legislatif dengan insan pers.
“Semoga kebersamaan atau kerja sama antara anggota DPRD Kalsel dengan wartawan, khususnya anggota press room setempat tetap berlangsung dengan baik, serta bisa ditingkatkan, ” pungkas Ipik Gandamana. (adv/kb)
Banjarmasin
Air Tanah Dinilai Potensial Dongkrak Pendapatan Daerah
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membahas perubahan Peraturan daerah atau Perda tentang Pengelolaan Air Tanah di provinsinya di provinsinya menilai potensial untuk pendapatan daerah setempat. (11/03/2026)
“Guna mendatangkan pendapatan daerah dari sumberdaya air yang cukup potensial tersebut, kami sedang membahas perubahan Perda pengelolaan air tanah,” ujar Ketua Pansus III H. Husnul Fathahillah usai memimpin rapat di Banjarmasin, Selasa.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VII/Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut (Tala) tersebut mengaku, pemerintah provinsi (Pemprov) sampai saat ini tidak menikmati atau hanya pemerintah kabupaten (Pemkab).
Selain itu, Pansus perubahan perda pengelolaan air tanah akan konsultasi dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), lanjut mantan Anggota DPRD “Bumi Tuntung Pandang” Tala tersebut.
Ia berharap, dengan perubahan Perda pengelolaan air tanah bisa masuk dalam pengaturan pengolahan air kemasan.”Di Kalsel sekarang ada 70 air mineral kemasan,” ungkapnya.
Sebelumnya saat mengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan Perda 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Air Tanah tersebut, Gubernur Kalsel H Muhidin menerangkan antara lain bertujuan untuk menjaga sumbernya air berkelanjutan. (adv/kb)
Banjarmasin
Komisi II DPRD Kalsel Dorong Optimalisasi PAD
BANDUNG, onlinekoranbarito.com – Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) terus berupaya mendorong optimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi setempat. (11/03/2026)
“Dalam rangka mengoptimalkan PAD tersebut, kami lakukan studi komparasi ke Jawa Barat (Jabar) untuk mempelajari pajak daerah di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi setempat,” ujar Ketia Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi ketika dikonfirmasi, Rabu.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu itu mengatakan, studi komparasi ke “Bumi Siliwangi” Jabar untuk mempelajari terkait kebijakan serta mekanisme pengelolaan pajak dan retribusi daerah pada Pemprov tersebut.
Menerima rombongan wakil rakyat Kalsel tersebut Bela Negara, Analis Kebijakan Ahli Muda Bapenda Jabar memaparkan berbagai kebijakan serta strategi yang mereka terapkan dalam pengelolaan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak dan retribusi.
Dalam pertemuan, di Bandung, ibukota Jabar, Senin (9/3/2026) membahas berbagai hal terkait implementasi regulasi pajak daerah, sistem pelayanan kepada wajib pajak, serta inovasi pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa memberatkan masyarakat.
”Di Kalsel memang belum optimal apa yang kita lakukan, ini menjadi awal untuk kita optimalkan, nanti ada kaitannya dengan Panitia Khusus (Pansus) dan yang ada kaitannya dengan pajak dan retribusi daerah,” ujar Adrizal.
Menurut dia, memang banyak yang harus dioptimalkan contohnya pajak air permukaan untuk daerah daerah tambang yang selama ini mereka yang lapor inisiatif dan kita tidak melakukan cek apakah yang mereka laporkan sesuai dengan di lapangan.
“Kita juga akan mensinkronkan dengan Perda kabupaten/ kota sehingga semuanya lebih optimal,” jelas Afrizal.
Melalui studi komparasi ini, Komisi II DPRD Kalsel berharap revisi Perda Pajak dan Retribusi yang nantinya dihasilkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan daerah, sekaligus tetap memperhatikan aspek keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Kalsel untuk terus melakukan penguatan regulasi daerah guna mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di daerah.
Studi komparasi ke Bapenda Jabar tersebut di Bandung saat Komisi II DPRD Kalsel kunjungan kerja ke luar daerah sebagaimana terjadwal, 8-10 Maret 2026. (adv/kb)
Kalsel
Bupati Bahrul Ilmi Hadiri Safari Ramadan Kecamatan Marabahan dan Wanaraya
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah bersama Kecamatan Marabahan dan Kecamatan Wanaraya yang dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026) bertempat di Aula Selidah Marabahan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tabuhan dan syair-syair Islami yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya sambutan camat yang diwakili oleh Camat Marabahan, penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala serta bantuan CSR dari Bank Kalsel kepada Kecamatan Marabahan dan Kecamatan Wanaraya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Barito Kuala, ceramah agama, pembacaan doa, buka puasa bersama, dan ditutup dengan pelaksanaan Sholat Magrib berjamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini memiliki konsep yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini beberapa kecamatan dikumpulkan di Marabahan untuk melaksanakan kegiatan bersama, sedangkan pada tahun sebelumnya pemerintah daerah yang berkunjung langsung ke kecamatan-kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Menurutnya, pola tersebut dilakukan secara bergantian agar seluruh masyarakat dapat merasakan kebersamaan serta melihat langsung kegiatan yang dilaksanakan di ibu kota kabupaten.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Barito Kuala senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan bencana. Selain itu, ia juga berharap agar bangsa Indonesia selalu diberikan kedamaian, ketentraman, dan kesejahteraan.
“Semoga negara kita Indonesia selalu damai dan sejahtera. Kita juga mendoakan agar para pemimpin bangsa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah untuk memimpin negara,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati H. Bahrul Ilmi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila dalam pelaksanaan kegiatan maupun pelayanan pemerintah daerah masih terdapat kekurangan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini turut dihadiri perwakilan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Kuala, yakni Dandim 1005/Batola, Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, perwakilan Kepala Bank Kalsel Cabang Marabahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para tamu undangan. (adv/kb).
Banjarmasin
Ketua DPRD Kalsel Dukung Operasi Ketupat Intan 2026
Banjarbaru KALSEL, onlinekoranbarito.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) H. Supian HK menyatakan mendukung “Operasi Ketupat Intan” Tahun 2026 oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel). (10/03/2026)
Pernyataan Supian HK itu, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Intan” 2026 di Ruang Rupatama Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Selasa.
Ketika membuka Rakor, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalsel Irjen. Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan rapat tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara instansi terkait dalam pengamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah provinsi setempat.
Supian HK atau Ketua DPRD Kalsel dua periode itu mengapresiasi langkah Polda setempat dalam mempersiapkan perhelatan keagamaan rutin tahunan seperti Hari Raya Fitrah atau Idul Fitri 1447 H.
Menurut Supian HK,Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) harus bersinergi dalam perencanaan penanganan Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H
Kehadiran Supian HK pada Rakor tersebut menunjukkan komitmen DPRD Kalsel dalam mendukung koordinasi lintas sektor demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama Idul Fitri di provinsi yang kini berpenduduk empat juta jiwa lebih dan tersebar pada 13 kabupaten/kota.
Pada Rakor tersebut hadir jajaran Forkopimda Kalsel, termasuk Gubernur setempat yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) H M. Syaripuddin, Kepala BIN provinsi dan perwakilan Korem 101 Antasari, Lanud Syamsudin Noor dan Lanal Banjarmasin.
Fokus pembahasan mencakup ketersediaan bahan pangan, pengamanan, dan ketertiban masyarakat selama Idul Fitri. (adv/kb)
Banjarmasin
DPRD Kalsel Pelajari PKH dan Pemberdayaan Sosial di Jatim
SURABAYA, onlinekoranbarito.com – Komisi IV Bidang Kesra DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempelajari Program Keluarga Harapan atau PKH dan Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PSE) di Jawa Timur. (10/03/2026)
“Studi komparasi ke Jatim sebagai upaya memperkuat berbagai program penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di provinsi kita,” ujar Wakil Ketua Komisi IV, Haji Gusti Iskandar Sukma Alamsyah ketika dikonfirmasi, Selasa.
Ia menerangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengoptimalkan program bantuan PSE agar lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat penerima manfaat.
Politikus senior Partai Golkar itu mengaku kunjungan ke Dinsos Jatim memberikan banyak informasi dan pengayaan materi terkait implementasi program bantuan sosial yang telah berjalan di Jatim.
“Alhamdulillah pada pertemuan. Senin (9/3/2026? kita mendapatkan banyak informasi serta masukan yang sangat bermanfaat. Ini tentu menjadi referensi bagi kami di Kalsel untuk melihat bagaimana upaya pengurangan angka kemiskinan, termasuk pengelolaan berbagai program bantuan sosial yang ada,” ujarnya.
Menerima rombongan Komisi IV itu, Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiana dan menyambut baik kunjungan serta mengapresiasi upaya dalam memperkuat kebijakan sosial bagi masyarakat.
Menurut dia, kegiatan studi komparasi tersebut juga menjadi sarana saling berbagi pengalaman dan informasi antardaerah terkait pengelolaan program kesejahteraan sosial.
“Melalui pertemuan, kita bisa saling bertukar informasi mengenai berbagai program yang dijalankan di masing-masing daerah, sehingga dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan program kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” tutur mantan anggota DPR RI itu.
Ia berharap pula melalui studi komparasi, berbagai praktik baik yang Jatim terapkan dapat menjadi referensi bagi Pemprov Kalsel dalam memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Studi komparasi ke Dinsos Jatim tersebut saat Komisi IV DPRD Kalsel kunjungan kerja ke luar daerah sebagaimana terjadwal, 8-10 Maret 2026. (adv/kb)
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional7 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Kalsel7 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng6 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel7 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
