Connect with us

Kalsel

Gubernur H. Muhidin Resmikan Gedung Rektorat Uniska, Simbol Kemajuan dan Mencerdaskan Masyarakat kalsel

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Gubernur Kalsel H Muhidin meresmikan sekaligus menandatangi prasasti Gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska MAB) Banjarmasin, pada Jumat (13/6/2025), di Kampus III Jalan Trans Kalimantan – Handil Bhakti  Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Menurut Gubernur H Muhidin,  keberadaan gedung rektorat baru ini sebagai simbol kemajuan dan komitmen yang kuat seluruh jajaran Uniska MAB  yang saat ini  memiliki sekitar 18.000 mahasiswa dan 450 dosen.

“Ini menandakan Universitas Islam Kalimantan MAB maju, dan mudah mudahan bisa mencerdaskan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Gubernur H Muhidin kepada wartawan usai peresmian.

Gubenrur atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalsel, Gubernur H Muhidin menyampaikan selamat  atas terbangunnya gedung ini disertai harapan, bisa dimanfaatkan segala sarana yang ada dan difungsikan sebagai mana mestinya.

Gubernur H Muhidin pun menyatakan  dukungan atas upaya Uniska MAB untuk  memperkuat fasilitas dan menyelanggarakan pendidikan dalam menghadapi tantangan global kedepannya.

Diingatkan juga agar gedung ini dijaga dan memanfaatkannya sebagai rumah ilmu dan  rumah pembinaan karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Gubernur H Muhidin menyampaikan harapan agar pihak  Uniska MAB ini menjalankan segala kegiatan akademik sesuai prosedur atau aturan yang berlaku, termasuk menjalani proses mendapat gelar guru besar bagi para dosen.

“Jadi harus selektif, jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari,” pesan Gubernur H Muhidin.

Rektor Uniska MAB Banjarmasin.

Pada kesempatan itu, Rektor Uniska MAB, Prof Mohammad Zainul mengatakan, kehadiran Gubernur H Muhidin untuk meresmikan gedung empat lantai ini, wujud apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap pihaknya dan menjadi  spirit jajarannya untuk terus berbuat yang terbaik lagi dalam rangka memacu kemajuan Uniska kedepan.

“Dengan gedung rektorat yang baru ini, mudah mudahan kami mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Zainul.

Turut hadir dalam kegiatan, para ulama dan tokoh agama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel H Muhammad Tambrin, Bupati Batola H Bahrul Ilmi, Forkopimda Kabupaten Batola, Direktur Bank Kalsel Fahrudin, dan jajaran Uniska MAB Banjarmasin.

Peresmian gedung rektorat ditandai dengan pemotongan pita untaian melati dan penandatanganan prasasti didampingi Rektor dan Ketua Yayasan Uniska MAB Banjarmasin. (adv/kmf/kb).

 

Kalsel

DPRD Batola Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Barito Kuala, Rabu (1/7/2026).

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala sebagai tahapan akhir pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025.

Ketua DPRD Barito Kuala, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, mengatakan rapat paripurna tersebut merupakan bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam mengambil keputusan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat itu, Ketua Gabungan Komisi DPRD Barito Kuala, Hasimudin, menyampaikan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Ia menjelaskan, sebelum diajukan ke DPRD, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD terlebih dahulu telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Berdasarkan hasil audit tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Raihan itu sekaligus memperpanjang catatan positif Pemkab Barito Kuala dengan mempertahankan opini WTP selama 11 tahun berturut-turut.

“Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Kami berharap capaian WTP ini dapat terus dipertahankan sebagai wujud pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar politisi Partai Persatuan pembangun.

Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah rekomendasi dari BPK RI yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Kami meminta seluruh rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik,” tambahnya.

Hasimudin juga mengungkapkan, dalam Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 tercatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp242.348.398.218,51. Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dalam penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Barito Kuala Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, Badan Anggaran DPRD menyerahkan kewenangan pengalokasian dana SiLPA kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Namun, DPRD berharap penggunaannya diprioritaskan untuk program dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Atas capaian tersebut, Badan Anggaran DPRD turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala serta berharap prestasi mempertahankan opini WTP dapat terus dijaga melalui pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Kuala, H. Herman Susilo, menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas persetujuan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Menurutnya, persetujuan tersebut mencerminkan sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan bertanggung jawab.

“APBD 2025 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terima kasih kepada DPRD atas kerja sama yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan dan realisasi penggunaan APBD selama Tahun Anggaran 2025 telah memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Ke depan, pemerintah daerah berharap berbagai program yang dibiayai melalui APBD dapat terus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Kuala. (eka/kb).

Continue Reading

Kalsel

Kalsel Siapkan Lima Kabupaten Jadi Sentra Jagung

Published

on

PELAIHARI, onlinekoranbarito.com — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Tanah Laut guna mendukung pengembangan kawasan sentra jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Polda Kalimantan Selatan dalam rangkaian pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung yang digelar di lahan panen jagung Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6/2026).

Bantuan yang disalurkan meliputi empat unit combine harvester, lima unit traktor, 2.250 kilogram benih jagung super hibrida, 7.500 kilogram pupuk NPK, serta 150 liter pupuk hayati.

Gubernur H. Muhidin berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan masyarakat petani dalam meningkatkan produksi jagung di daerah ini,” ujarnya.

Muhidin juga meminta jajaran Polda Kalsel untuk terus mengidentifikasi lahan-lahan tidur yang masih berpotensi dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif.

“Silakan berkoordinasi dengan Pemprov agar kita bersama-sama memanfaatkan lahan-lahan tidur tersebut,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengajak para petani memanfaatkan kebijakan tabel rafaksi yang telah diterapkan agar harga jual jagung lebih menguntungkan dan mampu meningkatkan pendapatan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mengatakan Kabupaten Tanah Laut menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan tabel rafaksi untuk komoditas jagung.

“Dengan adanya tabel rafaksi ini, kami berharap pemerintah kabupaten segera menetapkan kecamatan-kecamatan prioritas karena Tanah Laut menjadi daerah percontohan di Kalimantan Selatan,” jelas Syamsir.

Ia menambahkan, selain Tanah Laut, terdapat empat kabupaten lain di Kalimantan Selatan yang dipersiapkan menjadi sentra jagung, yakni Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin, dan Kabupaten Banjar.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap produksi jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. (rls/aqmar/kb).

Continue Reading

Kalsel

MTQ Tingkat Provinsi Kalsel Resmi Bergulir di Marabahan

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.

MTQ yang mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola Satu (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul)” itu berlangsung pada 18–26 Juni 2026 dan diikuti 1.391 kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, H Muhidin mengapresiasi penyelenggaraan MTQ dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai serta membiasakan membaca Al-Qur’an di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan hiburan digital.

“MTQ harus menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua membiasakan anak-anak membaca Al-Qur’an sejak dini, terutama setelah salat Magrib, agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak dan berkarakter.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi berharap MTQ tidak hanya melahirkan peserta terbaik, tetapi juga mendorong masyarakat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selama pelaksanaan, peserta akan berkompetisi pada sembilan cabang lomba yang terbagi dalam 27 golongan, meliputi Tilawah, Hifzh, Qira’at, Tafsir, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khat Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta Barzanji dan Hadis Nabi sebagai cabang ekshibisi.

Pembukaan MTQ turut dimeriahkan defile kafilah dari 13 kabupaten/kota serta penampilan Drum Band Corps Bahana Ije Jela Marabahan. Kegiatan ditutup dengan pengibaran bendera MTQ dan doa bersama sebagai tanda dimulainya rangkaian perlombaan. (adv/ikhsan/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

DPRD Kalsel Setujui Delapan Tuntutan Badko HMI

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyepakati delapan tuntutan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) provinsi setempat dan siap meneruskan ke pusat (19/6/2026).

Ketika dikonfirmasi, Jum’at, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menegaskan, bahwa pada prinsipnya, lembaga legislatif provinsi menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari proses demokrasi yang dijamin peraturan perundang-undangan.

“Kami menerima dan menyepakati substansi delapan tuntutan yang disampaikan Badko HMI Kalsel. Aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada DPR RI maupun kementerian dan lembaga terkait sesuai kewenangannya agar dapat menjadi perhatian dan bahan tindak lanjut di tingkat pusat,” ujar Supian HK.

Menurut politikus senior Partai Golkar itu,, sebagian besar tuntutan yang Badko HMI sampaikan berkaitan dengan kebijakan nasional yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat dan DPR RI.

Oleh karena itu, DPRD Kalsel selaku wakil rakyat di daerah akan menjalankan fungsi representasi dengan menjembatani dan mengawal aspirasi tersebut melalui jalur kelembagaan yang berlaku.

Selain menerima dokumen tuntutan, DPRD Kalsel juga membuka ruang dialog dalam audiensi untuk membahas berbagai isu yang menjadi perhatian mahasiswa.

Pertemuan berlangsung konstruktif dengan semangat mencari solusi dan memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan lembaga legislatif.

Melalui audiensi tersebut, DPRD Kalsel menegaskan komitmennya untuk menerima, mengawal, dan meneruskan setiap aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwenang, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah maupun kepentingan masyarakat secara luas.

Sementara delapan tuntutan Badko HMI Kalsel antara lain meliputi evaluasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, pengawasan distribusi BBM, penguatan nilai rupiah dan stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, evaluasi implementasi Undang-Undang Polri, pengurangan ketergantungan terhadap utang negara, evaluasi kebijakan PPh Pasal 22, serta kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan berlanjut dengan audiensi bersama pimpinan DPRD Kalsel diterima Ketua didampingi Wakil Ketua HM Alpiya Rakhman serta sejumlah pimpinan Komisi dan fraksi untuk mendengarkan berbagai aspirasi dari perwakilan mahasiswa.

Namun Kepolisian dan aparat keamanan lainnya tetap mengawal aksi mahasiswa pada Kamis (18/6/2026) tersebut guna menghindari hal-hal yang bukan keinginan bersama (adv/eka/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Supian HK Apresiasi Gagalkan Peredaran 128 Kg Sabu

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK mengapresiasi Polda Kalsel yang berhasil menggagalkan lebih kurang 128 kilogram (kg) sabu-sabu (18/6/2026).

“Keberhasilan menggagalkan lebih 128 kg sabu-sabu berarti pula menyelamatkan generasi Banua dari barang haram atau membahayakan,” ujar Supian HK, usai menghadiri jumpa pers Polda Kalsel di Banjarbaru, Kamis.

Politikus senior Partai Golkar tersebut menyatakan, bahwa DPRD Kalsel berdiri paling depan mendukung perang total terhadap narkoba atau barang haram yang dapat merusak generasi bangsa.

Menurut dia, penindakan tegas merupakan langkah krusial guna menyelamatkan generasi muda Kalsel dari bahaya narkoba, dan dengan jumlah sebanyak itu, potensi korban penyalahgunaan bisa mencapai ratusan ribu jiwa.

“Kami di DPRD Kalsel memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Kalsel beserta jajaran Ditresnarkoba atas kerja keras, dedikasi, dan keberaniannya memberantas peredaran narkotika,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa DPRD Kalsel berkomitmen mendukung penuh terhadap upaya Polda setempat Sinergi antara legislatif, aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dinilai kunci memutus mata rantai peredaran.

“Narkoba adalah musuh bersama. DPRD Kalsel siap menjadi garda terdepan bersama Polda Kalsel dalam melindungi masyarakat, terutama anak-anak kita. Kami juga mengajak seluruh warga Banua aktif melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” pungkas Supian HK.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Kalsel dipimpin Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono dan Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Ade Harri Sistriawan mengungkap dan berhasil menangkap jaringan narkotika dengan barang bukti 128.705,17 gram atau setara dengan 128 kg sabu-sabu.

Keberhasilan menggagalkan peredaran sebanyak 128 kg lebih sebagai bagian dari pencapaian Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal Jadi Perda

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal di provinsi setempat menjadi Peraturan Daerah atau Perda pada rapat paripurna yang dipimpin Ketuanya H Supian HK di Banjarmasin, Rabu (17/6/2026).

Sementara Gubernur Kalsel H Muhidin dalam sambutannya berharap, dengan persetujuan Raperda penyelenggaraan penanaman modal tersebut menjadi Perda perkembangan investasi makin meningkat.

“Dengan peningkatan investasi pembangunan perekonomian daerah dan masyarakat setempat makin meningkat pula,” ujar orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (pemprov) Kalsel yang dibacakan Pelaksana harian (Plh) Sekdaprov setempat, H Subhan Nor Yaumil.

Gubernur Muhidin menambahkan, bahwa minat investasi atau investor bisa meningkat manakala iklim mendukung seperti kepastian hukum serta kemudahan menanamkan modal.

“Oleh karena itu, kita akan berusaha maksimal menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberi kepastian hukum serta kemudahan mendapatkan izin berusaha,” demikian Muhidin.

Sementara, laporan Panitia khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Penanam Modal yang dibacakan Ketuanya H Jahrian berharap, keberadaan Perda itu nanti dapat mendorong percepatan penambahan investasi guna memacu laju pertumbuhan ekonomi Kalsel.

Selain itu, mendorong ekonomi kerakyatan menuju ekonomi riil, ujar Jahrian, wakil rakyat dari Partai Nasdem tersebut.

Pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang sama di penghujung agenda penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 oleh Plh Sekdaprov setempat yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi mewakili Gubernurnya (adv/eka/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Ardiansyah Sosialisasikan Pancasila di Momentum 1 Muharram

Published

on

KANDANGAN, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Ardiansyah memanfaatkan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev (16/6/2026).

“Kita harapkan 1 Muharram 1448 H jadikan momentum perubahan ke arah yang lebih baik pada masa-masa mendatang,” ujar Ardiansyah saat Sosrev di Majelis Raudhatus Salaf Kandangan, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu juga berharap, dengan momentum 1 Muharram 1448 H atau Tahun Baru Islam semua elemen masyarakat, teruma kaum Muslim dan lebih khusus lagi peserta Sosrev mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pasalnya nilai-nilai luhur Pancasila bisa menjadi penopang kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menjalankan kehidupan beragama,” lanjut alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin yang juga mantan Ketua DPRD dan Wakil Bupati HSS tersebut.

Dalam acara Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di “kota dodol” Kandangan (sekitar 135 km utara Banjarmasin) itu, menghadirkan dua narasumber masing-masing Ustadz Taufiqurrahman dan Ustadz Hasmiadi.

Kedua narasumber tersebut juga menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya.

“Kita harapkan tahun depan lebih baik lagi dari tahun-tahun yang telah lalu. Untuk perbaikan itu semua terpulang kepada diri kita masing-masing,” ujar narasumber.

Oleh karena itu, narasumber juga mengajak peserta Sosrev atau Wasbang menjadikan 1 Muharram 1448 H sebagai momentum untuk sama-sama berhijrah kepada yang lebih baik pada masa-masa mendatang (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Siswa SMKN 1 Muara Uya Diajak Tanam Pohon dan Amalkan Pancasila

Published

on

TABALONG, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi mengajak siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Muara Uya (sekitar 300 km utara Banjarmasin), Kabupaten Tabalong menanam pohon dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengusung semangat menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu ketika dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu menambahkan, bahwa sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, pada Sosrev tersebut ditandai dengan penanaman sejumlah pohon buah di lingkungan sekolah melibatkan siswa, guru, dan para peserta sosialisasi.

Dalam pemaparan Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada Senin (15/6/2026) itu, Firman Yusi menegaskan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu, Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Menanam pohon adalah salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila. Pohon yang kita tanam hari ini tidak hanya memberikan manfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga kepada orang lain, bahkan generasi akan datang. Ini mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap sesama,” ujar Firman Yusi.

Anggota DPRD Kalsel dua periode kelahiran “kota minyak” Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Tabalong itu juga mengajak seluruh warga sekolah menjadikan gerakan menanam dan merawat pohon sebagai budaya bersama.

Selain membantu menjaga kualitas lingkungan, pohon buah yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga sekolah di masa depan.

Firman menambahkan, bahwa tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, berkurangnya ruang hijau, hingga persoalan sampah.

Oleh karena itu, generasi muda perlu mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan, lanjut pegiat Putra Putri Sarana Kawa PUSAKA) Tabalong, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati kehidupan dan menjaga keseimbangan alam. Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan bangsa,” kata Firman Yusi.

Pihak SMKN 1 Muara Uya menyambut baik kegiatan Sosrev tersebut dan berharap sosialisasi yang dipadukan dengan aksi nyata penanaman pohon dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa tentang pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.s

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan generasi muda bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari karakter warga negara yang berlandaskan Pancasila serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan keberlanjutan kehidupan (adv/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Ketua DPRD Batola Ajak Warga Semarakkan MTQN Kalsel

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mengajak masyarakat untuk menyambut penuh suka cita dan semangat kebersamaan untuk menyemarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII tingkat provinsi di Marabahan, 18-26 Juni 2026 (15/6/2026).

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semarakan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, di Marabahan, Senin.

Menurut kader Partai Golkar Batola, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 26 Juni 2026, di Marabahan, Kabupaten Batola

“Semoga melalui momentum MTQN XXXVII ini, seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, sukses serta membawa keberkahan, kedamaian dan kemaslahatan bagi kita semua serta bagi bumi Ije Jela,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Batola Harmuni, Kabupaten Batola siap menjadi tuan rumah yang ramah, sehingga mendapatkan penuh keberkahan dari Allah SWT.

“Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan semarak MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026,” ajak kader DPC PPP Batola.

Sementara, Wakil Ketua II DPRD Batola H Bahriannoor mengajak, masyarakat Batola menyambut MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan (adv/ikhsan/kb).

Continue Reading

Populer