Connect with us

Kalteng

Dinas KPP Barut Gelar B2SA Goes to School di SDN 8 Lanjas untuk Edukasi Pola Makan Sehat

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Goes to School Tahun 2025 di SDN 8 Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (17/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang pentingnya konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Kegiatan edukatif yang diikuti oleh 75 siswa-siswi ini diawali dengan penyampaian materi oleh narasumber dari tenaga pendidik TK Istana Ceria, Eka Zuraida Zulkifli Rahkman. Selain sesi edukasi, juga dilaksanakan berbagai kegiatan menarik seperti games B2SA, pembagian pangan sehat, dan souvenir B2SA bagi peserta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara, H Siswandoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan membangun kesadaran anak sejak dini mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi.

“Kami berharap melalui B2SA Goes to School ini, anak-anak bisa memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat dan aman. Kita juga mendorong pemanfaatan pangan lokal yang mudah dijangkau serta kaya akan nilai gizi. Ini adalah upaya konkret dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas dan produktif,” ujar H. Siswandoyo.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Erni Herawati menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara Nomor: 188/547/DKPPN/2025.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi juga bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam penurunan angka stunting di daerah kita. Kami sangat mengapresiasi antusias siswa-siswi serta dukungan dari pihak sekolah,” ungkap Erni Herawati.

Kepala SDN 8 Lanjas, Sumilah, juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang telah memilih SDN 8 Lanjas sebagai tempat kegiatan. Ini sangat selaras dengan program Kementerian Pendidikan yaitu 7 kebiasaan anak Indonesia, salah satunya adalah makan sehat dan bergizi,” ucap Sumilah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SDN 8 Lanjas dapat mengaplikasikan prinsip B2SA dalam kehidupan sehari-hari demi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas. (adv/kb).

 

DPRD Kabupaten Murung Raya

Dina Maulidah Dorong Peserta UPPKA Naik Kelas Ikuti Pelatihan dengan Serius

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), menyampaikan motivasi kepada para peserta pelatihan UPPKA Naik Kelas agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan komitmen.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelatihan bersama anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, di Aula Baperidda, Senin (6/4/2026).

Dina menilai program UPPKA Naik Kelas merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan kapasitas perempuan, khususnya dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga.

Menurutnya, pelatihan yang disertai pendampingan selama tiga bulan menjadi peluang besar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kepercayaan diri peserta.

“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga dilengkapi pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Ini kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia mengajak peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan secara serius, mulai dari pelatihan, penugasan, hingga evaluasi bersama mentor. Ia menegaskan, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga kesungguhan menjalani proses.

“Seluruh proses selama tiga bulan ini penting untuk membentuk keterampilan dan pola pikir kewirausahaan. Peserta harus aktif, terbuka untuk belajar, serta tidak ragu bertanya dan mencoba hal baru,” katanya.

Dina juga menyoroti besarnya potensi perempuan sebagai pelaku usaha. Namun, menurutnya, potensi tersebut kerap terkendala keterbatasan pengetahuan, akses, dan rasa percaya diri.

“Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari yang ada, lalu kembangkan secara bertahap. Yang penting adalah kemauan untuk terus belajar,” tuturnya.

Selain itu, ia mendorong peserta untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk.

“Digital marketing sangat penting saat ini. Dengan strategi yang tepat, produk bisa menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan nilai jual,” jelasnya.

Sebagai Ketua GOW, Dina menegaskan komitmennya mendukung program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Murung Raya. Ia meyakini perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, keluarga menjadi lebih kuat dan sejahtera. Dampaknya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia pun berpesan agar peserta tetap konsisten, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan usaha.

“Saya berharap setelah mengikuti program ini, peserta tidak hanya berkembang dalam usaha, tetapi juga semakin mandiri dan percaya diri dalam membangun ekonomi keluarga,” tandasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Dewan Norfiana Dukung Program UPPKA Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Program UPPKA Naik Kelas terus mengalir. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan tersebut selama tiga bulan ke depan.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri bersama Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah dalam pelatihan dan mentoring peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha pemula di Kantor BAPERINDA, Senin (6/4/2026).

Dalam keterangannya, Lita mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta. Ia menilai kehadiran peserta yang membawa produk UMKM masing-masing menjadi bukti keseriusan dalam mengembangkan usaha.

“Antusiasme peserta hari ini luar biasa. Kami mendukung penuh kegiatan ini, termasuk pendampingan selama tiga bulan ke depan. Mereka juga sudah membawa produk masing-masing, dan ini sangat membanggakan,” ujarnya.

Ia juga mengaku telah membeli sejumlah produk yang dipamerkan karena dinilai memiliki harga terjangkau serta cita rasa khas daerah.

“Saya membeli cukup banyak produk karena harganya terjangkau dan rasanya khas. Ini perlu terus didorong agar penjualannya meningkat dan mampu bersaing dengan produk luar,” tambahnya.

Menurut Lita Norfiana, produk UMKM Murung Raya memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi oleh-oleh khas daerah yang diminati para pendatang.

“Kita berharap produk-produk ini bisa menjadi incaran para pengunjung. Jadi, setiap orang yang datang ke Murung Raya wajib membawa oleh-oleh dari UMKM lokal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan, termasuk melakukan monitoring terhadap perkembangan peserta selama masa pelatihan.

“Selama tiga bulan ke depan, kami akan ikut memantau. Evaluasi bisa dilakukan setiap minggu, serta pertemuan bulanan untuk melihat perkembangan usaha mereka,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta dari tiga kecamatan, dengan mayoritas peserta merupakan pelaku usaha perempuan.
Lita juga mengaku terkesan dengan ragam produk yang ditampilkan, mulai dari berbagai jenis keripik hingga olahan lainnya yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Ke depan, kita akan melihat peningkatan mereka, baik dari segi kualitas pengolahan maupun kemasan, sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Anggota DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Fasilitas Publik

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat berbagai fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.

Menurut Bebie, fasilitas publik seperti taman, tempat ibadah, sarana pendidikan, hingga fasilitas olahraga merupakan aset penting daerah yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Fasilitas publik dibangun menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari masyarakat. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap dalam kondisi baik serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, rasa memiliki terhadap aset daerah perlu diperkuat agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan manfaatnya.

Bebie juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam menjaga fasilitas umum. Ia menilai, keterlibatan anak muda sangat penting dalam membangun kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah.

“Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, kita bisa memastikan fasilitas publik tetap terawat, nyaman digunakan, dan mampu menunjang berbagai aktivitas masyarakat,” tandasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Tingkatkan Keterampilan dan Inovasi

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi agar mampu bersaing di era modern.

Menurut Rumiadi, perkembangan zaman yang kian pesat menuntut generasi muda tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Generasi muda harus terus mengasah keterampilan dan kreativitas. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai peluang pelatihan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta, sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.

Selain itu, Rumiadi juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak takut mencoba hal-hal baru, termasuk di bidang kewirausahaan.

“Kreativitas dan inovasi menjadi kunci penting. Anak muda harus berani menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui program-program yang berkelanjutan.

Ia berharap, dengan peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi, generasi muda di Murung Raya dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Siap Terapkan WFH ASN, Soroti Efektivitas di Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi memberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut mengatur ASN bekerja dari rumah satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang mengedepankan efisiensi dan modernisasi. Aturan tersebut juga telah dituangkan secara rinci dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Langkah ini diambil sebagai upaya penghematan energi, menyusul tingginya harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan siap melaksanakan dan menyesuaikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pihaknya akan mengikuti skema yang telah ditentukan.

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah akan mengikuti apa yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat. Terkait teknis pelaksanaannya, tentu akan kami sesuaikan dengan kondisi di daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).

Namun demikian, Rahmanto menilai penerapan WFH di Murung Raya memiliki tantangan tersendiri. Ia menyoroti kondisi geografis dan sosial masyarakat yang berbeda dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Menurutnya, jarak tempuh ASN dari rumah ke kantor di wilayah Murung Raya, khususnya di Kota Puruk Cahu, relatif dekat, hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Kondisi ini berbeda dengan kota besar yang waktu tempuhnya bisa mencapai lebih dari satu jam.

“Sehingga, penerapan WFH di Murung Raya tidak terlalu berdampak signifikan terhadap efisiensi bahan bakar. Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan menyesuaikan kebijakan tersebut,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa efisiensi tidak hanya terbatas pada penggunaan bahan bakar, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain dalam pelaksanaan pekerjaan yang dinilai masih boros.

Lebih lanjut, Rahmanto memastikan bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik, terutama layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sektor-sektor seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta dinas teknis lainnya dipastikan tetap berjalan normal.

Terkait tantangan pelaksanaan, Rahmanto menyebut tidak ada kendala berarti, kecuali untuk wilayah kecamatan yang cukup jauh seperti Uut Murung dan Seribu Riam. Di wilayah tersebut, tidak semua pegawai setiap hari berada di ibu kota kabupaten.

“Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan dalam menentukan persentase kegiatan, sehingga efisiensi penggunaan BBM di tingkat kecamatan tetap dapat dilakukan,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kemajuan Pembangunan Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat.

“Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Semua pihak harus memiliki peran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, jumat (3/4/2026).

Sutrisno menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas, katanya.

Selain itu, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan agar situasi daerah tetap aman dan nyaman, sehingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas pembangunan.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat daerah dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Pemuda Diminta Aktif Berkontribusi Majukan Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengajak generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide segar dan inovatif dalam pembangunan. Karena itu, ia menekankan agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam berbagai sektor.

“Anak muda harus berani tampil dan berkontribusi. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi daerah,” ujar Mahyono, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.

Selain itu, Mahyono juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan. Hal itu, dinilai penting agar generasi muda memiliki daya saing yang kuat di tengah tantangan zaman.

“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan, anak muda akan lebih siap menghadapi tantangan serta mampu menciptakan peluang,” tambahnya.

Mahyono mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berkreasi.

Ia berharap, dengan semangat dan partisipasi aktif generasi muda, Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.

“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.

Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.

“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.

Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).

Continue Reading

Populer