Kalteng
Pemkab Barut Bentuk Satgas Terpadu Tangani Premanisme dan Ormas Bermasalah
MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Terpadu Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah di Aula Setda Lantai I, Rabu (28/5/2025).
Rapat ini dipimpin oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, serta dihadiri oleh perwakilan Polres Barito Utara, Kodim 1013 Muara Teweh, para kepala perangkat daerah, camat se-Barito Utara, DAD Barito Utara, serta undangan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Eveready Noor menyampaikan bahwa kasus premanisme dan penyalahgunaan status organisasi masyarakat (ormas) bukan hanya menjadi perhatian nasional, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi ketertiban dan iklim investasi di daerah.
“Kita belajar dari kasus-kasus di Jakarta yang ditangani Polda Metro Jaya, di mana hampir tiga ribu orang ditindak karena berkedok ormas. Ini menjadi pembelajaran penting, karena bagaimana kita mau bicara investasi lokal, nasional, dan internasional jika situasi di lapangan tidak aman dan kondusif,” tegas Eveready.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ormas memang banyak yang terdaftar secara resmi di pemerintah, tetapi tindakan mereka di lapangan kerap meresahkan masyarakat dan pemerintah.
Sebagai langkah nyata, rapat tersebut menjadi forum pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah. Eveready Noor mengungkapkan bahwa draf Surat Keputusan (SK) Satgas telah disusun, dengan susunan tim berdasarkan jabatan bukan nama individu dengan mengacu pada kaji banding dari Provinsi Jawa Barat dan Bali.
“SK sudah disiapkan, tinggal ditandatangani oleh Pj Bupati. Kami juga minta masukan dari perangkat daerah terkait komposisi tim ini, agar benar-benar efektif dan melibatkan pihak yang punya wewenang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa pembentukan satgas ini merupakan bentuk antisipasi dan respon cepat terhadap potensi gangguan keamanan oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan ormas.
“Kita ingin penanganan tegas dan terstruktur, bukan hanya reaktif. Premanisme yang berkedok ormas bisa menjadi benih konflik sosial dan menghambat pembangunan,” ujar Rayadi.
Rayadi juga menambahkan bahwa tugas Satgas nantinya mencakup pengawasan, pembinaan, dan penindakan sesuai kewenangan masing-masing lembaga yang terlibat.
Rapat ini menandai komitmen serius Pemkab Barito Utara dalam menjaga stabilitas sosial dan ketertiban umum, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan para pelaku usaha. (adv/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Anggota DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Fasilitas Publik
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat berbagai fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.
Menurut Bebie, fasilitas publik seperti taman, tempat ibadah, sarana pendidikan, hingga fasilitas olahraga merupakan aset penting daerah yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Fasilitas publik dibangun menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari masyarakat. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap dalam kondisi baik serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, rasa memiliki terhadap aset daerah perlu diperkuat agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan manfaatnya.
Bebie juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam menjaga fasilitas umum. Ia menilai, keterlibatan anak muda sangat penting dalam membangun kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, kita bisa memastikan fasilitas publik tetap terawat, nyaman digunakan, dan mampu menunjang berbagai aktivitas masyarakat,” tandasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Tingkatkan Keterampilan dan Inovasi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi agar mampu bersaing di era modern.
Menurut Rumiadi, perkembangan zaman yang kian pesat menuntut generasi muda tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Generasi muda harus terus mengasah keterampilan dan kreativitas. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai peluang pelatihan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta, sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.
Selain itu, Rumiadi juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak takut mencoba hal-hal baru, termasuk di bidang kewirausahaan.
“Kreativitas dan inovasi menjadi kunci penting. Anak muda harus berani menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan,” tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui program-program yang berkelanjutan.
Ia berharap, dengan peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi, generasi muda di Murung Raya dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (asd/kb).
Puruk Cahu
Pemkab Murung Raya Siap Terapkan WFH ASN, Soroti Efektivitas di Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi memberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut mengatur ASN bekerja dari rumah satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat.
Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang mengedepankan efisiensi dan modernisasi. Aturan tersebut juga telah dituangkan secara rinci dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Langkah ini diambil sebagai upaya penghematan energi, menyusul tingginya harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan siap melaksanakan dan menyesuaikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pihaknya akan mengikuti skema yang telah ditentukan.
“Pada prinsipnya, pemerintah daerah akan mengikuti apa yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat. Terkait teknis pelaksanaannya, tentu akan kami sesuaikan dengan kondisi di daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).
Namun demikian, Rahmanto menilai penerapan WFH di Murung Raya memiliki tantangan tersendiri. Ia menyoroti kondisi geografis dan sosial masyarakat yang berbeda dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Menurutnya, jarak tempuh ASN dari rumah ke kantor di wilayah Murung Raya, khususnya di Kota Puruk Cahu, relatif dekat, hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Kondisi ini berbeda dengan kota besar yang waktu tempuhnya bisa mencapai lebih dari satu jam.
“Sehingga, penerapan WFH di Murung Raya tidak terlalu berdampak signifikan terhadap efisiensi bahan bakar. Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan menyesuaikan kebijakan tersebut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa efisiensi tidak hanya terbatas pada penggunaan bahan bakar, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain dalam pelaksanaan pekerjaan yang dinilai masih boros.
Lebih lanjut, Rahmanto memastikan bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik, terutama layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sektor-sektor seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta dinas teknis lainnya dipastikan tetap berjalan normal.
Terkait tantangan pelaksanaan, Rahmanto menyebut tidak ada kendala berarti, kecuali untuk wilayah kecamatan yang cukup jauh seperti Uut Murung dan Seribu Riam. Di wilayah tersebut, tidak semua pegawai setiap hari berada di ibu kota kabupaten.
“Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan dalam menentukan persentase kegiatan, sehingga efisiensi penggunaan BBM di tingkat kecamatan tetap dapat dilakukan,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kemajuan Pembangunan Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat.
“Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Semua pihak harus memiliki peran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, jumat (3/4/2026).
Sutrisno menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas, katanya.
Selain itu, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan agar situasi daerah tetap aman dan nyaman, sehingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas pembangunan.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat daerah dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Pemuda Diminta Aktif Berkontribusi Majukan Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengajak generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide segar dan inovatif dalam pembangunan. Karena itu, ia menekankan agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam berbagai sektor.
“Anak muda harus berani tampil dan berkontribusi. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi daerah,” ujar Mahyono, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.
Selain itu, Mahyono juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan. Hal itu, dinilai penting agar generasi muda memiliki daya saing yang kuat di tengah tantangan zaman.
“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan, anak muda akan lebih siap menghadapi tantangan serta mampu menciptakan peluang,” tambahnya.
Mahyono mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berkreasi.
Ia berharap, dengan semangat dan partisipasi aktif generasi muda, Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.
“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).
Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.
Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.
Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.
“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.
Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.
Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).
Puruk Cahu
Bupati Murung Raya Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng sebagai Bukti Akuntabilitas
Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya Heriyus menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di kantor BPK Palangka Raya, Rabu (01/04/2026)
Penyerahan dilakukan langsung kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono, mewakili Kepala BPK Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar.
Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo bersama jajaran Pemkab Mura dan beberapa stakeholder terkait. Proses berlangsung tertib sebagai bagian siklus pemeriksaan reguler.
Heriyus menyatakan LKPD disusun mengacu pada peraturan perundang- undangan demi transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar pengelolaan keuangan memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Murung Raya.
Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas fiskal daerah terus dijaga melalui tata kelola yang terbuka serta pengawasan internal yang ketat.
Bupati menyebut pemeriksaan BPK sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Pemkab siap menindaklanjuti rekomendasi untuk menyempurnakan sistem keuangan.
Ia mengapresiasi jajaran BPK Kalteng yang menerima dokumen, menegaskan bahwa akuntabilitas publik adalah fondasi kepercayaan masyarakat.
Dengan penyerahan ini, Pemkab Murung Raya berharap LKPD 2025 menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. (asd/kb).
Puruk Cahu
Pemkab Murung Raya Tuai Apresiasi Kementerian atas Upaya Tekan Pengangguran
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka pengangguran. Hal ini tercermin dalam kegiatan Zoom Penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang digelar, Rabu (1/4/2026), di Aula Setda A Kantor Bupati.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta Bapperida. Acara dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo.
Dalam pemaparannya, Rahmanto menegaskan bahwa penanganan pengangguran tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbanyak program padat karya dengan dukungan APBD sebesar Rp466 miliar guna membuka lapangan kerja langsung bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Murung Raya menghadirkan inovasi melalui program Kartu Hebat Pra Kerja yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
Pemerintah daerah juga memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya pada bidang keterampilan menjahit dan tata boga. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memiliki keahlian praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.
Lebih lanjut, Pemkab Murung Raya tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan alat berat seperti Hitachi dan Komatsu untuk membuka pelatihan operator alat berat. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi sektor pertambangan dan konstruksi di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.
Upaya tersebut mendapat penilaian positif dari pihak kementerian. Program dan strategi yang dijalankan dinilai tepat sasaran serta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.
Dengan berbagai langkah ini, Pemkab Murung Raya tidak hanya mengidentifikasi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian masyarakat. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional7 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel8 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng7 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel8 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
