Umum
Pemprov Kalsel dan BLU PIP Bekerja sama Salurkan UMi
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) melakukan penandatanganan kerja sama terkait dengan kredit program pemerintah untuk penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi) guna pengembangan tiga sektor ekonomi.
“Kerja sama tiga sektor ekonomi ini, yakni pengembangan koperasi simpan pinjam, Badan Usaha Milik Desa (BUMdes), dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” kata Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar, Jumat (13/9/2024).
Dia menyebutkan dalam kerja sama ini nantinya tidak hanya mendorong akselerasi pembiayaan UMi, tetapi juga akan berdampak peningkatan penyaluran pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR). “Kerja sama ini untuk memberdayakan ekonomi masyarakat agar semakin meningkat melalui pengembangan kerja sama sektor BUMDes, UMKM, dan koperasi simpan pinjam,” ucapnya.
Menurut Roy, kerja sama pemerintah daerah dengan pusat investasi pemerintah ini merupakan langkah maju untuk pembangunan ekonomi secara berkelanjutan, utamanya mendorong pertumbuhan UMKM.
Dia meminta lembaga keuangan yang diberikan kepercayaan sebagai mitra untuk penyaluran pembiayaan UMi dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin dan profesional, guna menjangkau lebih banyak debitur, utamanya pelaku usaha mikro, agar ekonomi masyarakat semakin bangkit.
Roy menjelaskan pelaku usaha mikro memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi bangsa karena berkontribusi menunjukkan tren positif di tengah dinamika dan perkembangan ekonomi global.
Oleh karena itu, ia berharap, kerja sama ini dapat berkelanjutan karena menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dalam mengembangkan dan memperluas bisnis. “Sebab di tengah tantangan ekonomi global, usaha mikro ini merupakan sektor yang mampu bertahan dan konsisten, bahkan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia,” ujar Roy. (adv/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Rumiadi Apresiasi Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Harapkan Polri Semakin Profesional dan Humanis
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengapresiasi pelaksanaan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Murung Raya di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Rabu (1/7/2026).
Menurut Rumiadi, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai Polres Murung Raya telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di daerah. Kondisi yang kondusif, katanya, menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran berbagai program pembangunan di Kabupaten Murung Raya.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” ujar Rumiadi.
Sekretaris PDI Perjuangan DPRD Murung Raya itu juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polri, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, TNI, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus menciptakan iklim yang aman bagi masyarakat dan dunia investasi.
“Kami di DPRD siap mendukung berbagai program Polres Murung Raya yang bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi yang sudah terjalin dengan baik harus terus dipertahankan agar Murung Raya tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Rumiadi juga berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
“Semoga di usia ke-80 ini Polri, khususnya Polres Murung Raya, semakin dicintai masyarakat dan terus memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Kabupaten Murung Raya yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
H. Barlin Serap Aspirasi Warga Dirung Sararong, Infrastruktur DAS Tuhup Jadi Prioritas
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Barlin, S.E., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Satu Atap Desa Dirung Sararong, Rabu (1/7/2026).
Legislator senior yang telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Murung Raya itu menegaskan bahwa reses merupakan agenda penting untuk menyerap sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II.
“Sebagai wakil rakyat, tugas utama saya adalah mendengar, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kehadiran saya di sini untuk memastikan berbagai kebutuhan warga Desa Dirung Sararong dapat terpetakan dengan baik sehingga bisa diperjuangkan dalam program pembangunan daerah,” ujar Barlin.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Dirung Sararong, Nopen Hartawan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta warga setempat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan.
Dalam sambutannya, Nopen Hartawan mengapresiasi kehadiran H. Barlin yang dinilai selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat. Ia berharap hasil reses dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya terhadap kebutuhan pembangunan yang selama ini belum terealisasi.
Menurut Nopen, sejumlah sektor yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat meliputi pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur dasar, terutama perbaikan jalan dan pembangunan jembatan penghubung di wilayah DAS Tuhup.
“Kami berharap Bapak H. Barlin dapat membantu mendorong percepatan pembangunan di desa kami, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, serta pembangunan jalan dan jembatan penghubung DAS Tuhup,” katanya.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Dirung Sararong dengan Kecamatan Barito Tuhup Raya. Kondisi akses yang belum memadai berdampak pada mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas perekonomian warga.
Usai dialog dan penyerapan aspirasi, H. Barlin bersama rombongan meninjau langsung sejumlah titik yang menjadi usulan masyarakat. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.
Barlin menegaskan seluruh aspirasi yang diterimanya akan dibawa ke DPRD Kabupaten Murung Raya untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah, sehingga dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan mendatang, khususnya peningkatan infrastruktur di wilayah DAS Tuhup. (asd/kb).
Kalteng
Bupati Heriyus Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden untuk Polri
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, jajaran Polres Murung Raya, TNI, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas.
Presiden juga memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Atas nama negara, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polri atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Heriyus saat membacakan amanat Presiden.
Presiden menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara profesional.
Menurut Presiden, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dinamika global yang semakin kompleks, seperti rivalitas geopolitik, ancaman siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi dunia, menjadi tantangan yang harus diantisipasi Polri. Karena itu, institusi kepolisian dituntut bekerja secara prediktif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai perubahan.
Presiden turut menyoroti kontribusi Polri dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dukungan terhadap swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online, serta pengamanan berbagai proyek strategis nasional guna mendorong investasi dan hilirisasi industri.
Menghadapi tantangan ke depan, Presiden memberikan lima arahan strategis kepada jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi ancaman multidimensi, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan publik merupakan modal paling berharga yang harus dijaga melalui kinerja nyata, bukan sekadar retorika. Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, prediktif, dan berintegritas,” lanjut Heriyus membacakan amanat Presiden.
Presiden juga menyampaikan bahwa pengesahan Undang-Undang Polri yang baru harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh, baik dalam aspek organisasi maupun pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga mampu menjawab perkembangan zaman dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan sekaligus panggilan mulia.
“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian amanat Presiden yang dibacakan Bupati Heriyus.
Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Murung Raya berlangsung tertib dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. (asd/kb).
Kalteng
Syukuran Hari Bhayangkara Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Aula Pratisarawirya Polres Barito Timur usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026).
Momen syukuran yang digelar menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri sekaligus penguatan komitmen untuk terus hadir melayani masyarakat.
Acara dipimpin langsung Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polres Barito Timur, personel Polri dan TNI, para purnawirawan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Nuansa kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Diawali sambutan Kapolres, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue Hari Bhayangkara ke-80 sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan atas dedikasi seluruh personel. Potongan kue pertama diserahkan kepada Kabagren Polres Barito Timur sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Kebersamaan juga tercermin saat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur bersama Ketua DPRD Barito Timur turut melakukan pemotongan kue. Momen tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Barito Timur.
Kemeriahan semakin terasa ketika satu per satu pemenang berbagai perlombaan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 menerima penghargaan. Di antaranya penghargaan bagi Bhabinkamtibmas Desa Dayu sebagai pemenang Lomba Bhabinkamtibmas Terbaik, pemenang Lomba Kebersihan Asrama, serta berbagai perlombaan lain yang melibatkan personel Polres Barito Timur.
Tak hanya itu, Kapolres Barito Timur juga memberikan piagam penghargaan kepada personel dan mitra Polri yang dinilai memiliki dedikasi dan prestasi luar biasa. Penghargaan diberikan kepada personel Polsek Dusun Tengah atas pelaksanaan program bedah rumah, personel yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika melalui operasi tangkap tangan, anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas, hingga penyuluh pertanian yang aktif mendukung Program Ketahanan Pangan.
Dalam sambutannya, Kapolres Barito Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang selama ini terus bersinergi mendukung tugas kepolisian.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan.
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, jajaran Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, transparan, dan berkeadilan. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Barito Timur.
Rangkaian syukuran ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Doa dipanjatkan agar seluruh insan Bhayangkara senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri.
Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat soliditas internal, dan membangun kemitraan yang semakin erat dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta kondusif di Kabupaten Barito Timur. (isn/kb).
Kalteng
Kapolres Bartim Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Derap langkah pasukan berpadu dengan lantunan lagu kebangsaan mengiringi suasana khidmat di halaman Mapolres Barito Timur saat Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar, Rabu (1/7/2026).
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Polri tidak hanya ditandai usia, tetapi juga komitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Kabag Ops Polres Barito Timur Kompol Volvi Apriana, S.Pd., M.A., dipercaya sebagai Perwira Upacara yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat.
Upacara diikuti pasukan gabungan yang terdiri dari personel TNI, Batalyon TP, Brimob, Samapta, Satlantas, gabungan staf Polres, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satpol PP, Dinas Perhubungan, satuan pengamanan (Satpam), relawan, Pramuka, hingga pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Barito Timur.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Barito Timur, Ketua DPRD Barito Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri Barito Timur, Sekretaris Daerah Barito Timur, Danyon Infanteri Yon TP, Danyon Brimob Lenggang, tokoh agama, pimpinan perusahaan, para purnawirawan Polri, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. yang menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menegakkan hukum secara profesional, modern, dan terpercaya.
Amanat tersebut juga memaparkan sejumlah capaian strategis Polda Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengawalan program swasembada jagung yang telah mencapai luas tanam sekitar 6.500 hektare dengan hasil panen lebih dari 5.000 ton. Di bidang kesejahteraan masyarakat, pembangunan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan mampu memberikan manfaat bagi lebih dari 77 ribu penerima.
Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli terpadu, edukasi masyarakat, deteksi dini, peningkatan kesiapsiagaan personel, hingga penegakan hukum secara tegas dengan melibatkan sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan terus berkembang, mulai dari kejahatan siber, peredaran narkoba, tindak pidana perdagangan orang hingga berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
Karena itu, Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap Polri pun disebut terus mengalami peningkatan. Berdasarkan Survei Litbang Kompas yang dirilis pada akhir Juni 2026, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri mencapai 82,4 persen. Selain itu, sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, sementara 71,5 persen memberikan penilaian positif terhadap citra institusi Polri.
Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula apresiasi atas penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diterima Polda Kalimantan Tengah dari Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian seluruh personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda Kalimantan Tengah menekankan empat hal kepada seluruh personel Polri, yakni menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis, dan berkeadilan memperkuat soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadkesiapsiagaan potensi gangguan kamtibmas, terutama kebakaran hutan dan lahan, peredaran narkoba, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya.
Upacara berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Timur. (isn/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Tekankan Pentingnya Perda CSR sebagai Landasan Tanggung Jawab Perusahaan
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menegaskan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai landasan hukum dalam mengatur pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Murung Raya.
Pernyataan tersebut disampaikan Rumiadi saat menghadiri sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Aula Bapperida Murung Raya, Senin (29/6/2026).
Kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan mengenai substansi Raperda sekaligus mendorong pelaksanaan program CSR perusahaan agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Melalui regulasi tersebut, program CSR diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.
Rumiadi menegaskan bahwa setiap perusahaan tidak hanya memiliki kewajiban kepada negara melalui pembayaran pajak, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.
“Sosialisasi Rancangan Perda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan ini bertujuan agar terdapat panduan kerja sama yang jelas antara pemerintah daerah dan korporasi sebagai bentuk kontribusi dalam membangun Kabupaten Murung Raya,” ujar Rumiadi.
Menurutnya, Raperda tersebut mengatur kewajiban perusahaan untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan secara terarah, terukur, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan.
Ia menilai sosialisasi Raperda juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, tetapi juga memiliki fungsi legislasi melalui pembentukan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Rumiadi berharap, setelah Perda CSR disahkan, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.
Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Ketua Bapemperda DPRD Murung Raya, Tuti Marheni, Asisten II Setda Murung Raya K. Zen Wahyu Priyatna, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya. (asd/kb).
Kalteng
Bupati Murung Raya Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara
MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin dan Penjabat Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya prosesi yang berlangsung tertib, lancar, serta penuh makna.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Barito Utara selama 76 tahun perjalanan daerah tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan di Kalimantan Tengah.
Kehadiran Bupati Heriyus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Barito Utara sekaligus mempererat hubungan antardaerah dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.
“Momentum Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara ini diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antardaerah di Kalimantan Tengah, sekaligus mempererat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar Heriyus.
Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara berlangsung meriah dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi simbol semangat persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (asd/kb).
Kalteng
Murung Raya Juara Umum MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Kabupaten Murung Raya berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena Murung Raya juga sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Penutupan MTQ VIII KORPRI berlangsung meriah di Arena Utama Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Sabtu (27/6/2026) malam. Acara dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Murung Raya Heriyus, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, unsur pimpinan dan anggota DPRD Murung Raya.
Turut hadir juga unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah serta Kabupaten, seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Hj. Sunarti mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI di Murung Raya. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyampaikan terima kasih kepada panitia, dewan hakim, official, peserta, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan semua pihak. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun selama MTQ terus terjaga dan membawa manfaat bagi daerah,” ujarnya.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Murung Raya keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan nilai 138. Posisi kedua diraih Kabupaten Kotawaringin Barat dengan nilai 125, sedangkan Kota Palangka Raya menempati peringkat ketiga dengan nilai 90.
Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan artis religi Hadad Alwi yang menghibur ribuan masyarakat yang memadati Alun-Alun Jorih Jerah.
Keberhasilan Murung Raya sebagai juara umum sekaligus tuan rumah menjadi catatan membanggakan, sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. (asd/kb).
Kalteng
Sijago Merah Lahap Rumah Makan Bakul Daun
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Kesibukan makan siang di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api yang muncul dari Rumah Makan Bakul Daun dengan cepat membesar, menghanguskan bangunan berbahan bambu dan merembet ke sebuah toko kue di sampingnya, Selasa (30/6/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.50 WIB itu membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, sementara sejumlah relawan dan petugas pemadam segera berdatangan ke lokasi guna menjinakkan api yang terus berkobar.
Berdasarkan penyelidikan awal, bangunan rumah makan berukuran sekitar 20 x 4 meter tersebut merupakan milik Ajat Sudrajat (45), warga Tamiang Layang. Kebakaran diduga bermula saat seorang karyawan, Ilyas Muhammad Ramdani (27), mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram ketika kompor masih dalam keadaan menyala.
Regulator gas diduga terlepas sehingga gas menyembur keluar dan langsung tersambar api dari kompor. Dalam kepanikan, tabung gas sempat diangkat untuk menyelamatkannya.
Namun api justru dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan menggunakan material bambu dan beratapkan daun rumbia yang mudah terbakar.
Kobaran api kemudian merembet ke sebuah toko kue berukuran sekitar 10 x 4 meter yang berada hanya sekitar satu meter dari dinding Rumah Makan Bakul Daun.
Upaya pemadaman melibatkan gabungan Relawan Sulung Rescue, Remuk, Matabu Jaya, BPBD, serta dua unit mobil pemadam dari Yon-TP. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Insiden tersebut juga mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan di IGD RSUD Tamiang Layang. Ajat Sudrajat mengalami luka bakar pada kedua kaki serta siku kanan, sedangkan Ilyas Muhammad Ramdani mengalami luka bakar di tangan kanan serta tangan dan kaki kiri.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Bartim AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Kapolres juga memerintahkan personel untuk melakukan pendataan, mengamankan lokasi kejadian, membantu para korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian saat penggantian tabung gas dalam kondisi kompor masih menyala. Meski demikian, penyebab pasti maupun besaran kerugian material masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan kepolisian.
Saat ini Sat Intelkam Polres Barito Timur masih melakukan pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi-saksi dan pihak terkait. Polisi juga memantau situasi keamanan serta aktivitas di media sosial guna mengantisipasi penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Polres Barito Timur turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan maupun mengganti tabung gas elpiji, serta mengingatkan pemilik bangunan untuk segera berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terdampak dalam penanganan pascakebakaran. (isn/kb).
-
Nasional4 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional10 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel11 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng10 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau11 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau10 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Kalsel11 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
