Umum
52 Peserta Ikuti Kegiatan Membangun Komitmen Bersama dalam P4GN-NP
MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Utara (Kaban KesbangPol Barut), Rayadi mengatakan dalam kegiatan membangun komitmen bersama dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyelahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusrsor narkotika (P4GN-NP) tingkat Kabupaten Barito Utara, di aula Setda lantai I diikuti sekitar 52 peserta, Rabu (4/9/2024).
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini akan membawa kebaikan untuk kita semua dan masyarakat di kabupaten Barito Utara dalam penanganan penyelahgunaan narkoba di daerah ini,” kata Kaban Kesbang Rayadi.
Dikatakan Rayadi, dengan adanya rapat ini diharapkan terjadi sinergitas bersama dalam menganggulangi permasalahan narkoba antara Pemkab barito Utara, Timdu P4GN-PN, masyarakat, Pemuda, Ormas, dan dunia usaha dalam pelaksanaan progran P4GN-PN di Kabupaten Barito Utara.
“Kegiatan rapat ini juga bertujuan agar terlaksananya program P4GN-NP disertiap instansi, kecamatan dan kelurahan/desa secara baik, serasi, terpadu sehingga bisa diimplementasikan dengan tepat di masyarakat secara luas, baik dilingkungan Pemkab barito Utara, masyarakat desa, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi dan lainnya sebagai upaya pembinaan, sosialisasi, penanganan, pemberantasan dan pemberdayaan atas penyahgunaan narkoba,” kata Rayadi.
Dirinya juga berharap dengan adanya kegiatan rapat ini para peserta dapat memberikan pemikiran dan kontribusi terbaik serta komitmen bersama untuk P4GN-PN di wilayah kabupaten Barito Utara.
“Dalam kegiatan ini diikuti peserta berasal dari unsur pemerintah daerah, BNNP, Timdu P4GN, instansi vertikal terkait, camat se Barito Utara, RSUD dan Ormas yang ada di kabupaten Barito Utara,” kata dia.
Sedangkan untuk pemateri dalam kegiatan ini yaitu Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat BNNP kalimantan Tengah, Abdul Kadir, Asisten II dan Kasat Narkoba Polres Barito Utara yang diwakili oleh KBO Satnarkoba Polres Barito Utara Iptu Agus Susilo.(adv/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Waket I DPRD Apresiasi Pemkab Murung Raya Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyalurkan sebanyak 111 ekor sapi kurban untuk masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Bantuan hewan kurban tersebut terdiri dari 80 ekor sapi dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya, 30 ekor bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta 1 ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.
Penyerahan sapi kurban dilakukan secara simbolis oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, kepada Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu yang juga Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin. Selanjutnya, hewan kurban tersebut akan disalurkan kepada masyarakat melalui panitia kurban di berbagai wilayah di Kabupaten Murung Raya.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, turut menghadiri kegiatan penyerahan sapi kurban tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya atas komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat melalui penyaluran hewan kurban menjelang Iduladha.
Menurut Dina, penyaluran hewan kurban tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah keagamaan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Momentum Iduladha dinilai menjadi sarana mempererat ukhuwah serta meningkatkan rasa solidaritas antarwarga.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui bantuan sapi kurban ini. Semoga dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” ujar Dina Maulidah.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, sehingga pelaksanaan Iduladha tahun ini berlangsung lebih merata dan penuh kebersamaan. (asd/kb).
Kalteng
Pemkab Murung Raya Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban Jelang Iduladha 1447 H
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyalurkan sebanyak 111 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Senin (25/5/2026). Bantuan hewan kurban tersebut terdiri atas 80 ekor sapi dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya, 30 ekor bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan 1 ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph kepada Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al-Istiqlal yang juga Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui panitia kurban di berbagai wilayah. Saat penyerahan Sapi Kurban ini, turut hadir Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah.
Kegiatan penyaluran dilaksanakan dalam dua sesi. Pada pagi hari, penyerahan 40 ekor sapi kurban dilaksanakan di Pondok Nailur Autar, Desa Danau Usung. Bantuan tersebut diterima pengurus masjid dan musala di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Laung Tuhup, Sungai Babuat, dan Kecamatan Murung.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Rahmanto Muhidin selaku Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al-Istiqlal kepada 40 pengurus masjid dan musala penerima bantuan.
Sementara itu, pada sore hari dilaksanakan penyerahan simbolis hewan kurban dari Bupati Heriyus kepada Badan Pengelola Masjid Agung Al-Istiqlal untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di berbagai kecamatan melalui panitia kurban di masing-masing wilayah.
Bupati Heriyus mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat berbagi kepada masyarakat menjelang Iduladha.
“Momentum Iduladha menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial antar sesama masyarakat,” ujarnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Bangga Kontingen Murung Raya Raih Juara Umum III di FBIM 2026
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan kontingen Kabupaten Murung Raya meraih Juara Umum III pada ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 yang digelar di Palangka Raya.
Menurut Dina, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh peserta, pelatih, pembina, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini turut membina dan mendukung pengembangan seni budaya daerah. Ia menilai prestasi itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Murung Raya karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya mengapresiasi keberhasilan kontingen Murung Raya yang berhasil meraih Juara Umum III. Kami bangga karena mereka mampu membawa nama baik daerah di ajang budaya tingkat provinsi,” kata Dina Maulidah saat dihubungi awak media, Minggu (24/5/2026).
Tidak hanya meraih Juara Umum III, kontingen Murung Raya juga mencatat sejumlah prestasi pada berbagai cabang perlombaan. Di antaranya, lomba besei kambe berhasil meraih Juara II, keterampilan tradisional menjewet uwei meraih Juara I, serta cabang sepak bola sewut yang juga sukses meraih Juara I, dan juara I balogo.
Selain itu, peserta dari Murung Raya pada kategori jagau nyanyi Favorit. Ananda Alviano berhasil meraih gelar Jagau Berbakat. Sementara itu, Cladira Sasmita sukses memperoleh predikat Nyai Intelegensia sekaligus Jagau Nyai Favorit Tahun 2026. Berbagai pencapaian itu menunjukkan potensi dan kekayaan budaya lokal Murung Raya mampu bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Tengah.
Dina berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya daerah serta meningkatkan prestasi pada ajang-ajang budaya berikutnya. Ia juga menegaskan DPRD Murung Raya akan terus mendukung upaya pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. (asd/kb).
Kalteng
Lansia Hilang Sembilan Hari Ditemukan Meninggal di Semak Belukar
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Upaya pencarian seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Mei 2026 berakhir duka. Seorang perempuan berinisial RS (73), warga Desa Wuran RT 02, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan semak belukar, Minggu (24/5/2026) siang.
Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, personel gabungan dari Polres Barito Timur, Polsek Dusun Tengah, Koramil setempat, serta aparat desa segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Korban diketahui berprofesi sebagai petani dan sebelumnya dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026. Selama sembilan hari terakhir, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan berbagai upaya pencarian di sejumlah titik yang biasa didatangi korban, namun belum membuahkan hasil.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Albertus C. Dwi M., S.E., mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan langkah-langkah awal begitu menerima laporan penemuan tersebut.
“Setelah mendapat informasi dari warga, petugas segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area penemuan dan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis melalui visum et repertum. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Menurut Iptu Albertus, pihak keluarga yang berada di lokasi telah mengenali dan memastikan identitas korban. Proses identifikasi berlangsung lancar dengan disaksikan aparat serta warga setempat.
Saat ini, penanganan perkara telah dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Timur.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dan sejumlah data pendukung guna memastikan tidak ada unsur lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan melakukan pendalaman lebih lanjut. Setiap informasi yang berkaitan dengan kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Desa Wuran yang selama beberapa hari terakhir turut terlibat dalam pencarian. Warga berharap hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab meninggalnya korban. (adv/kb).
Kalteng
Murung Raya Raih Juara I Stand Terbaik Kalteng Expo 2026
Palangka Raya, onlinekoranbarito.com -Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kalteng Expo 2026. Stand pameran Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara I Stand Terbaik dalam gelaran Kalteng Expo yang berlangsung di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari produk UMKM, kerajinan khas daerah, budaya lokal hingga potensi wisata yang dimiliki Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Murung Raya, Roy Cahyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyiapkan stand Murung Raya hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi pada expo tersebut.
“Prestasi ini adalah hasil kerja sama dan semangat seluruh tim, pelaku UMKM, pengrajin serta masyarakat Murung Raya yang ikut mendukung dan memperkenalkan potensi daerah kita kepada masyarakat luas. Kami ingin menampilkan identitas Murung Raya yang kaya budaya, kreatif dan memiliki produk unggulan yang mampu bersaing,” ujar Roy Cahyadi, sabtu (23/5/2026).
Ia menambahkan, keikutsertaan Murung Raya pada Kalteng Expo tidak hanya sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah untuk menarik perhatian investor serta memperluas pemasaran produk lokal.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan mengaku bangga atas kerja keras seluruh pihak yang telah membawa nama Murung Raya kembali bersinar di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Penghargaan Juara I Stand Terbaik ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menggali dan mempromosikan potensi daerah. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah, pelaku UMKM, seniman dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Murung Raya,” tutur Heriyus.(asd/kb)
Banjarmasin
Sosrev Suripno Ajak Jaga Persatuan dan Pancasila
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev kembali menekankan arti penting kerukunan umat beragama dan antarumat beragama (24/5/2026).
“Kerukunan umat beragama dan antarumat beragama itu guna tetap utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa untuk mewujudkan kebersamaan dalam membangun negeri dan Banua yang sama-sama kita cintai,” ujar Suripno di sela-sela Sosrev di Jalan Meratus Banjarmasin, Ahad.
Ia berharap, dengan Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Wasbang) persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tak akan goyah kendati bertapa dahsyatnya arus globalisasi yang seakan tanpa batas.
“Pasalnya dengan begitu pesat arus globalisasi digitalisasi berita-berita hoax (bohong) serta paham-paham yang bertentangan nilai-nilai Ideologi Pancasila tidak bisa terbendung lagi,” ujar mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Kalsel tersebut.
Menurut anggota DPRD Kalsel tiga periode yang sudah berusia 78 tahun tersebut, arus globalisasi digitalisasi bisa merupakan tantangan, tapi juga peluang untuk lebih maju. “Jadi yang terpenting bagaimana kita menyikapi,” ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat itu.
Pada kesempatan Sosrev atau Wasbang kali ini menghadirkan Ustadz H. Muhari, pendiri/pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Banjarbaru sebagai narasumber. Sedangkan peserta Sosrev warga serta kader/fungsionaris PKB Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Muhari yang mantan wartawan/penyiar Radio Abdi Persada FM, milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel memaparkan satu persatu butir-butir Pancasila dalam kaitan kerukunan umat beragama dan antarumat beragama.
Sebagai contoh terkait Sila Pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa, Ustadz Muhari menunjuk Al Qur’an Surah Al Kafirun ayat terakhir yang maknanya “Untukmu agamamu, dan untukku agamaku” mekankan toleransi atau saling menghormati, bukan sebaliknya saling mengejek/menghina.
Kemudian Sila Kelima; Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam konteks kerukunan beragama, Ustadz Muhari menganjurkan untuk saling membantu, terutama kepada yang membutuhkan atau bersedekah kepada fakir miskin.
Ketika memaparkan Pancasila dalam konteks kerukunan umat beragama dan antarumat beragama tersebut, Ustadz Muhari dengan gaya kocaknya sehingga peserta Sosrev banyak terpingkal-pingkal ketawa, bahkan ada yang mengeluarkan air mata.
Di penghujung Sosrev, Wakil Ketua II Tim Penggerak PKK Kalsel Hj Anni Hanisyah membagi-bagikan paket titipan Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fathul Jannah Muhidin guna membantu warga menghadapi lebaran Idul Adha 1447 Hijriyah (adv/kb).
Kalteng
Bupati Heriyus Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dilaksanakan di halaman kantor Gubernur setempat, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Prov.Kalteng, Bupati/Walikota se-Kalteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ribuan peserta upacara dari berbagai elemen.
Mengawali pidatonya, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta memberikan penghormatan kepada para pendahulu, tokoh pendiri dan pejuang yang telah meletakkan dasar pembangunan Kalimantan Tengah.
“Enam puluh sembilan tahun merupakan perjalanan panjang yang mengajarkan arti perjuangan dan harapan. Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang untuk bertahan dan bangkit dari keterbatasan infrastruktur, tantangan geografis, hingga dinamika perubahan zaman,” tutur Gubernur.
Menurutnya, Kalimantan Tengah harus terus membuktikan diri sebagai daerah yang kuat. Namun, membangun daerah memerlukan proses yang meliputi tahapan perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus usai mengikuti upacara menyampaikan secara pribadi maupun mewakili masyarakat Murung Raya dan Pemkab Murung Raya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
“Semoga Kalimantan Tengah semakin berkah, semakin maju. Betang Huma Itah,” pungkas Heriyus. (asd/kb).
Kalsel
Memaknai Pengenalan Diri Bukan Sekadar Nama
Penulis : Al-Faqir Ihsan (Sambialaw)
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Sirene azan Asar berkumandang dari berbagai penjuru kampung, memecah keheningan sore dengan lantunan yang menyejukkan hati. Suara panggilan suci itu seakan mengiringi langkah sebuah perjalanan yang bukan sekadar menempuh jarak, melainkan meniti jalan pencarian makna kehidupan yang sesungguhnya.
Perjalanan dimulai dari Markas Sulaiman Komplek Batola Residence Blok H Site III Nomor 17, Handil Pinang II, RT 12, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (24/5/2026) sore.
Di bawah komando CEO PT Barito Media Jaya Group, Sulaiman A.S., yang akrab disapa M. Jaya, rombongan bergerak menuju sebuah majelis ilmu Mahabbaturrasul atau yang lebih dikenal dengan “Allam Larut” yang berada di Desa Samuda, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala.
Bagi sebagian orang, perjalanan hanyalah perpindahan dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun bagi para pencari hikmah, setiap kilometer yang dilalui menyimpan pelajaran. Hamparan sawah yang membentang, pepohonan rindang yang berdiri kokoh di sepanjang jalan, hingga langit senja yang perlahan berubah warna, seolah menjadi saksi bisu perjalanan para musafir yang tengah mencari cahaya pengetahuan rohani.
Di tengah perjalanan, rombongan sempat berhenti sejenak untuk membeli jengkol yang nantinya akan disantap bersama jamaah. Kesederhanaan itu justru menghadirkan kehangatan tersendiri, memperlihatkan bahwa kebersamaan sering kali lahir dari hal-hal yang sederhana.
Deru mesin mobil kembali mengalun membelah jalanan desa. Semakin jauh perjalanan ditempuh, semakin kuat pula tekad rombongan untuk sampai ke tujuan. Tak ada rasa lelah yang berarti, karena tujuan utama perjalanan ini adalah menimba ilmu dan memperdalam pemahaman tentang hakikat pengenalan diri kepada Sang Pencipta.
Sesampainya di Majelis Mahabbaturrasul (Zikir dan Sholawat), suasana terlihat begitu hidup. Puluhan jamaah laki-laki dan perempuan tampak memadati kawasan majelis. Sebagian baru datang, sebagian lainnya bersiap meninggalkan lokasi setelah mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.
Di pintu masuk, rombongan disambut hangat oleh H. Sidik, yang lebih dikenal dengan panggilan Kancil. Sosok yang merupakan anak angkat dari Sohibul Majelis, TG. KH. Syarwani, itu menyambut para tamu dengan penuh keramahan, seakan kedatangan rombongan memang telah lama dinantikan.
Kehadiran Sulaiman, sapaan akrab M. Jaya, bukan sekadar untuk bersilaturahmi. Ia juga membawa buah tangan berupa keripik singkong yang dibagikan kepada jamaah sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan kepada para pencinta majelis ilmu.
Sebagai bentuk penghormatan dan kedekatan batin yang telah terjalin, Sohibul Majelis TG. KH. Syarwani atau yang akrab disapa Abah Isar menyerahkan tiga lembar sarung kepada Sulaiman A.S. Sarung tersebut kemudian dibagikan kembali oleh M. Jaya kepada anggota rombongan, di antaranya Jamhari dan Ihsan yang turut mendampingi perjalanan silaturahmi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Abah Isar juga menyampaikan bahwa Sulaiman merupakan sosok yang telah dikenal oleh Sohibul Bait. Menurut beliau, kedekatan tersebut bukan sekadar ungkapan basa-basi atau pemanis dalam pergaulan. Abah Isar menggambarkan hubungan batin yang terjalin itu sebagai bentuk pengenalan yang lahir dari keberkahan majelis dan kecintaan kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW.
Bahkan beliau menyebutkan, apa yang diminta Sulaiman insya Allah akan dikabulkan selama berada dalam perkara kebaikan.
Penyampaian itu disampaikan bukan untuk mengagungkan seseorang, melainkan sebagai bentuk kesaksian yang jujur atas kedekatan yang telah terjalin.
Menurut Abah Isar, seseorang yang telah mengenal Tuhannya dan mendapatkan kemuliaan dari Sohibul Bait akan memperoleh pertolongan dan keberkahan yang tidak dapat diukur dengan pandangan lahiriah semata.
Di dalam ruangan, tampak TG KH Sofwan yang turut mengisi kegiatan keagamaan malam itu. Wajah-wajah jamaah terlihat khusyuk mengikuti setiap rangkaian majelis, sementara lantunan zikir dan sholawat menggema lembut memenuhi ruangan.
Malam pun semakin larut. Hening perlahan menyelimuti suasana, menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk kehidupan dunia. Dalam suasana penuh kekhusyukan itulah, Sohibul Majelis TG KH Syarwani, yang akrab disapa Abah Isar, menyampaikan nasihat yang menggugah hati para jamaah.
Menurut beliau, kebanyakan manusia terlalu sibuk memikirkan kebutuhan jasad, tetapi sering melupakan kebutuhan rohani yang justru menjadi bekal utama dalam perjalanan menuju Allah SWT.
“Kita cuma memikirkan sarana kebutuhan jasad. Satu bulan atau dua bulan tidak bekerja saja sudah dipikirkan. Sedangkan makanan rohani sering dilalaikan. Padahal sarana untuk makanan rohani itu sangat penting, salah satunya melalui majelis ilmu,” ujar Abah Isar di hadapan jamaah.
Nasihat itu menggema dalam ruang kesadaran para hadirin. Bahwa manusia bukan hanya terdiri dari tubuh yang membutuhkan makan dan minum, tetapi juga ruh yang memerlukan santapan berupa ilmu, zikir, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Lebih jauh, Abah Isar menjelaskan bahwa hakikat pengenalan diri tidak berhenti pada mengenal nama, jabatan, atau identitas lahiriah semata. Menurutnya, seseorang harus mengenal siapa yang menciptakan dirinya.
“Kenali diri jangan cuma nama. Apalah sebuah nama. Yang paling penting adalah mengenal Yang Maha Memberi nama,” tutur beliau.
Menjelang kepulangan rombongan, suasana kekeluargaan kembali terasa begitu hangat. Istri H. Sidik memberikan satu set perlengkapan dapur berupa belati dan beberapa pisau kepada Sulaiman A.S. sebagai buah tangan. Pemberian tersebut disampaikan dengan harapan agar peralatan itu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga serta membantu berbagai aktivitas dapur, termasuk mengiris singkong yang selama ini kerap menjadi sajian kebersamaan dalam berbagai kegiatan silaturahmi dan majelis.
Pada kesempatan yang sama, suasana akrab juga terlihat ketika istri H. Sidik bersama istri Sambialaw, sapaan akrab Ihsan, membantu melakukan pemasangan kuku hias kepada putri Sulaiman. Momen sederhana itu menambah kesan hangat dalam pertemuan tersebut, sekaligus menunjukkan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin antara keluarga majelis dan rombongan tamu.
Bagi rombongan, perhatian yang diberikan tuan rumah menjadi kenangan yang berkesan. Sebab, di balik kesederhanaannya tersimpan nilai-nilai persaudaraan, penghormatan kepada tamu, serta ketulusan yang menjadi ciri khas masyarakat Banjar dalam menjaga tali silaturahmi.
Kalimat sederhana itu seolah menjadi puncak dari perjalanan malam tersebut. Sebuah pengingat bahwa di balik segala aktivitas dunia, manusia pada akhirnya sedang menempuh perjalanan pulang menuju Tuhannya.
Perjalanan menuju Majelis Mahabbaturrasul malam itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia menjelma menjadi perjalanan batin yang mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya ditemukan dalam terpenuhinya kebutuhan jasmani, tetapi juga dalam hadirnya cahaya ilmu yang menerangi hati. Di tengah gelapnya malam Desa Samuda, para musafir pulang membawa sesuatu yang jauh lebih berharga daripada sekadar oleh-oleh perjalanan, yakni hikmah tentang pentingnya mengenal diri untuk mengenal Sang Pencipta. (***)
Kalteng
Tim Balogo Murung Raya Raih Juara I Beregu 3 di FBIM Kalteng 2026
PALANGKA RAYA, onlinekoranbarito.com – Tim balogo Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara I kategori Beregu 3 pada ajang Eksibisi Balogo Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah 2026. Pertandingan berlangsung di halaman Museum Balanga, Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Murung Raya, mengingat balogo merupakan olahraga tradisional khas Kalimantan yang sarat nilai budaya, sportivitas, dan kebersamaan masyarakat.
Dalam pertandingan eksibisi tersebut, tim GOBI Murung Raya tampil solid dan konsisten sejak babak awal hingga final. Kekompakan tim serta strategi permainan yang matang menjadi kunci keberhasilan mereka menundukkan lawan-lawan dan keluar sebagai juara pada kategori Beregu 3.
Ketua GOBI Kabupaten Murung Raya, Seniadinoor, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah hingga meraih prestasi terbaik pada ajang budaya tingkat provinsi itu.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet dan dukungan semua pihak. Kami bangga karena olahraga tradisional balogo masih mampu menunjukkan eksistensinya dan mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Seniadinoor.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus melestarikan olahraga tradisional balogo sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas melalui berbagai event budaya dan olahraga tradisional.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan tim GOBI Murung Raya yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang FBIM 2026.
“Prestasi ini membuktikan bahwa Murung Raya tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki putra-putri daerah yang mampu berprestasi dalam olahraga tradisional. Saya berharap keberhasilan ini menjadi semangat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah,” kata Heriyus. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional9 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel9 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng9 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel10 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
