Connect with us

Puruk Cahu

Dina Maulidah Serukan Penguatan Pemberdayaan Perempuan di Peringatan Hari Ibu ke-97

Published

on

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, S.H.I, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ibu ke-97 yang jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Peringatan tahun ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dina Maulidah menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga hingga pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan penggerak pembangunan.

“Ibu adalah cahaya pertama yang menerangi jalan hidup kita, dan sinarnya tak pernah padam,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesetaraan akses bagi perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Menurut Dina, pemberdayaan perempuan merupakan kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil, maju, dan berdaya saing.

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan perempuan memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh perempuan di Kabupaten Murung Raya atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka dalam pembangunan daerah. Ia menilai banyak perempuan di Murung Raya yang telah menunjukkan peran penting dan prestasi membanggakan di berbagai bidang.

“Semangat dan kerja keras perempuan Murung Raya patut menjadi inspirasi bagi kita semua,” kata Dina Maulidah.

Dina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan perempuan yang ada di Kabupaten Murung Raya. Ia berharap tercipta lingkungan yang kondusif agar perempuan dapat terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi secara optimal.

“Dengan dukungan bersama, saya yakin perempuan Murung Raya mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (asd/kb).

DPRD Kabupaten Murung Raya

Rumiadi Ajak Warga Murung Raya Tingkatkan Inisiatif dan Pola Pikir Positif Hadapi Persaingan Global

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan inisiatif serta membangun pola pikir positif.

“Teruslah mengejar karier dan bekerja secara profesional, sepanjang hal itu bermanfaat, tidak bertentangan dengan hukum dan aturan, serta tidak merugikan pihak lain. Jadikan hari esok lebih baik dari hari ini,” ujar Rumiadi kepada awak media, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, kebebasan dalam berkarya harus berjalan seiring dengan tanggung jawab. Setiap individu memiliki ruang untuk berprestasi dan berinovasi selama tetap berada dalam koridor yang wajar, terukur, serta menjunjung tinggi norma yang berlaku.

Di tengah arus kompetisi global, lanjutnya, dedikasi terhadap peningkatan kompetensi dan komitmen pada etika kerja menjadi fondasi penting agar individu maupun daerah mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri, khususnya di Kabupaten Murung Raya.

Kepada generasi muda, Rumiadi menyampaikan pesan tegas dan inspiratif. Ia menekankan bahwa saat ini bukan waktunya untuk berdiam diri, melainkan bertindak nyata demi masa depan.

“Bukan saatnya hanya merenung. Berbuatlah untuk masa depan dan raih keberhasilan,” tegasnya.

Ia menambahkan, era modern menuntut keberanian untuk mencoba, konsistensi dalam belajar, serta kesiapan menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan. Menurutnya, prestasi lahir dari kedisiplinan, sementara inovasi muncul dari kemampuan menyelesaikan persoalan, bukan sekadar mengeluh.

Untuk itu, ia mendorong tiga sikap utama, yakni berpikir maju dengan orientasi solusi, bekerja tuntas dengan standar profesional, serta membangun kolaborasi lintas sektor agar potensi individu dapat berkembang menjadi kekuatan bersama.

Selain itu, ia juga mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda, seperti program magang, pelatihan vokasi, dan inkubasi usaha, guna mendukung pengembangan talenta di Murung Raya.

Ia optimistis, dengan inisiatif yang produktif dan pola pikir yang konstruktif, masyarakat Murung Raya mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.

“Dari Murung Raya yang kita cintai bersama, mari kita buktikan bahwa hari esok akan lebih baik karena kita memilih untuk berbuat hari ini,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Pemkab Murung Raya Gelar Doa Bersama, 73 Calon Haji Siap Diberangkatkan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menggelar salat hajat, zikir, dan doa bersama dalam rangka pelepasan jamaah calon haji (JCH), Selasa malam (21/4), di rumah jabatan Wakil Bupati di Puruk Cahu.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Kegiatan ini untuk memohon pertolongan Allah SWT agar perjalanan 73 jamaah calon haji kita, sejak berangkat hingga pulang nanti, berjalan lancar,” ujar Rahmanto.

Ia menjelaskan, sesuai jadwal, jamaah calon haji asal Murung Raya akan diberangkatkan pada 26 April mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah daerah menanggung seluruh kebutuhan transportasi dan akomodasi.

Selain itu, Pemkab Murung Raya juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta kepada masing-masing jamaah untuk keperluan selama perjalanan.

“Bantuan itu merupakan kebijakan kami bersama Bapak Bupati sebagai bentuk perhatian kepada jamaah calon haji,” tambahnya.

Rahmanto menegaskan, dukungan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam peningkatan kualitas kehidupan beragama. Setiap tahun, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk mendukung keberangkatan jamaah hingga ke Embarkasi Banjarmasin.

Ia juga memastikan seluruh layanan kesehatan, termasuk vaksinasi, diberikan secara gratis melalui Dinas Kesehatan tanpa pungutan biaya. “Fasilitasi ini merupakan hasil sinergi semua tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Calon Haji Murung Raya 2026, Pirman Prihatin, menyampaikan kegiatan doa bersama tersebut juga bertujuan memberikan dukungan spiritual bagi jamaah.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Ia merinci, jumlah jamaah calon haji tahun ini sebanyak 73 orang, terdiri dari 26 laki-laki dan 47 perempuan. Seluruh jamaah telah menjalani dua tahap pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah daerah juga akan melakukan pengawalan hingga jamaah tiba di Embarkasi Banjarmasin.

“Alhamdulillah, tahun ini kita juga mendapatkan satu orang Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dari Dinas Kesehatan Murung Raya yang akan mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji,” pungkas Pirman. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Semangat Raden Ajeng Kartini Menggema di Murung Raya, Lomba Kebaya Lansia Meriahkan Peringatan Hari Kartini 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito. com – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya dimeriahkan dengan lomba baju kebaya lansia yang digelar di Aula Gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Senin (21/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, serta Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah.

Dalam kesempatan itu, Dina Maulidah menyampaikan pesan yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengapresiasi dan mendukung peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Ia menegaskan bahwa semangat yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia masa kini.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan Kartini menjadi fondasi penting bagi perempuan untuk berani bermimpi, meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan hingga tingkat nasional.

“Dengan penuh penghormatan, kami mengucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026 kepada seluruh perempuan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Murung Raya,” ujar Dina.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan perempuan yang berdaya dan mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Dina juga menekankan bahwa peran perempuan saat ini tidak lagi terbatas pada ranah domestik, melainkan telah berkembang di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan.

“Kita harus terus berkomitmen mendukung akses perempuan terhadap pendidikan berkualitas, kesempatan kerja yang adil dan setara, serta partisipasi penuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semoga semangat Kartini terus menerangi langkah kita menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Bupati Murung Raya Lantik Kepala Disdukcapil, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Murung Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di aula rumah jabatan bupati, Selasa (21/4/2026).

Pelantikan itu turut dihadiri Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Murung Raya, Andri Raya, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Adapun jabatan Kepala Disdukcapil Murung Raya kini diemban oleh Gema Topandas Tidja.
Prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang administrasi kependudukan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat. Kepada pejabat yang baru dilantik, Heriyus berharap agar mampu melanjutkan sekaligus meningkatkan kinerja organisasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya budaya kerja yang mengedepankan prinsip kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja berkualitas dalam pelaksanaan tugas.

“Kerja cerdas berarti mampu memanfaatkan waktu, sumber daya, dan teknologi secara optimal. Kerja tuntas artinya setiap tugas harus diselesaikan dengan baik, tidak setengah-setengah, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Tekankan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurutnya, pembangunan yang tidak menyentuh kebutuhan dasar akan kehilangan makna karena tidak selaras dengan kondisi nyata yang dihadapi warga sehari-hari.

Ia menjelaskan, kebutuhan dasar mencakup akses pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas, ketersediaan air bersih, pemerataan listrik desa, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antarwilayah, serta ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja.

“APBD harus terlebih dahulu menyasar hal-hal yang langsung dirasakan masyarakat. Jalan desa yang mantap, puskesmas yang siap melayani, sekolah yang representatif, serta harga pangan yang stabil merupakan indikator nyata keberhasilan pembangunan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Rumiadi juga meminta seluruh perangkat daerah menyusun program berbasis data riil dari desa dan kelurahan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran. Untuk memastikan hal tersebut, DPRD Murung Raya terus memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ia mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan indikator kinerja terukur, seperti persentase desa berlistrik, cakupan layanan air bersih, penurunan angka stunting, waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan, serta jumlah rumah tidak layak huni yang ditangani setiap tahun.

“Setiap rupiah belanja daerah harus memiliki target, output, dan dampak yang jelas bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia membuka ruang bagi pengawasan publik agar perencanaan pembangunan tetap berpihak pada kebutuhan di lapangan.

Rumiadi menambahkan, percepatan pemenuhan kebutuhan dasar hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas sektor. Ia mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama merumuskan skala prioritas berbasis kewilayahan.

Program padat karya, pemberdayaan UMKM, serta optimalisasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) diarahkan untuk mendukung layanan dasar sekaligus meningkatkan akses ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten sebagai ruang penyampaian aspirasi yang nyata, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Rumiadi menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Ia optimistis, pemenuhan kebutuhan dasar akan meningkatkan produktivitas masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta mempercepat terwujudnya Murung Raya yang maju dan sejahtera.

“Pembangunan harus dimulai dari fondasi paling mendasar. Dari sana kita melangkah dan tumbuh bersama menuju daerah yang berdaulat dan bermartabat,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Published

on

By

Puruk Cahu, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terus mengintensifkan upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Ketua TPPS Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa pada 2026 pelaksanaan program harus lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Untuk langkah awal di 2026 ini, saya ingin memastikan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya di Aula Setda Gedung A, Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Rahmanto yang juga Wakil Bupati Murung Raya mengapresiasi kontribusi seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan program penurunan stunting sepanjang 2025. Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah menunjukkan hasil, meski masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tahun sebelumnya, khususnya di 15 desa prioritas. “Perlu dilakukan identifikasi capaian 2025, termasuk kendala dan faktor penghambat, sebagai dasar perbaikan program di 2026,” jelasnya.

Selain itu, Rahmanto meminta agar perencanaan kegiatan tahun ini lebih tajam dan tepat sasaran dengan berbasis data, sehingga setiap intervensi dapat berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga desa, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Rahmanto mengharapkan program tersebut menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara luas.

“Keberhasilan penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Published

on

By

Magelang, onlinekoranbarito.com – Sebanyak 479 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan retret penguatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada 15–19 April 2026.

Dari total 557 undangan yang disebarkan kepada Ketua DPRD se-Indonesia, turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H.

Retret ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan serta menyinkronkan peran legislatif daerah dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk implementasi Asta Cita pemerintah.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta menerima pembekalan materi komprehensif dari para narasumber di lingkungan Lemhannas RI. Materi yang disampaikan mencakup pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait sejarah perjuangan bangsa, dinamika geopolitik global dan nasional, konsep ketahanan nasional, serta penguatan kepemimpinan nasional.

Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperdalam wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat koordinasi antar pimpinan DPRD di berbagai daerah.

“Kegiatan ini memberikan ruang yang sangat berharga untuk memperkuat perspektif kebangsaan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menciptakan sinergi yang lebih erat antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, peran DPRD tidak hanya terbatas pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga sebagai penghubung strategis antara kepentingan nasional dan aspirasi masyarakat di daerah.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara selaras di daerah tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat lokal,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperteguh komitmen bersama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang ketahanan nasional dan kepemimpinan, kami optimistis dapat berkontribusi lebih optimal dalam pembangunan daerah dan nasional,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Panja LKPJ DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Panitia Kerja (Panja) DPRD Kabupaten Murung Raya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur, dalam rangka studi banding terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Murung Raya Tahun Anggaran 2025, Rabu (15/4/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan menyerap masukan dan strategi dalam menyusun rekomendasi terhadap LKPJ 2025 yang sebelumnya telah disampaikan dalam rapat paripurna.

Anggota DPRD Murung Raya dari Partai Persatuan Pembangunan, H. Johansyah, S.E., M.I.P., mengatakan bahwa studi banding ini tidak sekadar mencari referensi, tetapi juga memastikan DPRD dapat menyikapi LKPJ kepala daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Studi banding ini menjadi dasar bagi kami untuk menghasilkan rekomendasi yang berkualitas dan kuat, serta memastikan pembahasan LKPJ dilakukan secara cermat dan teliti sebelum disampaikan dalam rapat paripurna,” ujarnya.

Ia menilai Surabaya sebagai daerah yang tepat untuk menjadi rujukan, khususnya dalam pengelolaan birokrasi yang efektif dan berbasis sistem terintegrasi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Panja mendapatkan paparan terkait penerapan sistem “satu peta, satu data” yang mengintegrasikan berbagai program pembangunan, baik yang telah berjalan maupun yang direncanakan.

“Melalui sistem ini, seluruh program dapat terpantau secara terintegrasi sehingga memudahkan perencanaan dan pengambilan kebijakan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil studi banding, terdapat tiga aspek utama yang perlu diperkuat di Kabupaten Murung Raya ke depan. Pertama, peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penguatan sistem dan kompetensi. Kedua, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Ketiga, penggalian potensi sektor perpajakan sebagai sumber pendapatan daerah.

Ia berharap hasil kunjungan ke DPRD Kota Surabaya dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Murung Raya.

Kunjungan studi banding tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinnor, didampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Murung Raya lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Rumiadi Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga budaya, lingkungan, serta melestarikan tradisi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Menurut Rumiadi, budaya dan lingkungan merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan daerah. Jika keduanya dijaga bersama, Murung Raya diyakini mampu tumbuh sebagai daerah yang berdaya saing dan berkeadilan lintas generasi.

Ia menegaskan, upaya pelestarian tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja. Pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, pendidik, pelaku usaha, hingga masyarakat desa perlu bersinergi dalam satu gerak langkah.

“Budaya hidup karena dipraktikkan, bukan sekadar disimpan dalam arsip. Alam lestari karena dirawat setiap hari, bukan diabaikan,” ujar Rumiadi, jumat (17/4/2026).

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak memastikan kebijakan berpihak pada pelestarian, anggaran dialokasikan secara tepat, serta partisipasi masyarakat terus diperkuat. Tanpa gotong royong, upaya pelestarian hanya akan menjadi wacana.

Rumiadi juga menawarkan tiga langkah konkret. Pertama, menghidupkan kembali sanggar budaya serta memperkuat muatan lokal di sekolah, agar nilai-nilai seperti tutur lisan, tari, musik, dan ritual adat dapat diwariskan kepada generasi muda.

Kedua, menetapkan kawasan lindung berbasis kearifan lokal dengan melibatkan damang, mantir adat, serta komunitas penjaga hutan, sungai, dan sumber mata air.

Ketiga, mengintegrasikan agenda budaya dengan ekowisata dalam kalender pariwisata daerah, sehingga pelestarian budaya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya seniman, pelaku UMKM, dan desa penyangga.

Dari sisi fungsi pengawasan dan penganggaran, Rumiadi menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada pelestarian budaya dan lingkungan.

Ia menekankan pentingnya indikator keberhasilan yang terukur, seperti peningkatan kegiatan budaya berbasis komunitas, luas tutupan hutan yang terjaga, serta penurunan titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan.

“Data menjadi kompas dalam setiap kebijakan. Dengan data yang akurat, setiap rupiah dari APBD dapat memberikan dampak nyata bagi kelestarian,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi yang dibangun harus berkelanjutan, terstruktur, dan terukur, bukan sekadar seremoni. Ketika pemerintah menghadirkan regulasi, legislatif mengawal anggaran, lembaga adat menjaga nilai-nilai budaya, dan masyarakat berperan aktif, maka Murung Raya akan tetap lestari secara ekologis dan kaya secara kultural.

“Pembangunan sejati adalah yang tumbuh dari akar tradisi dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

Populer