Connect with us

Muara Teweh

Tiga Penumpang Taksi Motor Terbalik di Sungai Barito Masih Ditelusuri Keberadaanya

Published

on

Muara Teweh, onlinekoranbarito.com – Tiga orang yang masuk dalam daftar manifes perahu motor atau taksi sungai “Black Cobra” mengalami kecelakaan di Sungai Barito wilayah Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, masih ditelusuri keberadaanya.

“Saat ini ada tiga orang yang masuk daftar penumpang namun belum diketahui keberadaannya, apakah ketiga penumpang masih berada di taksi motor atau sudah turun sebelum perahu terbalik dan hingga kini masih belum ada informasinya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simamoraturahman di Muara Teweh, Selasa.

Tiga orang penumpang itu, tujuan sejumlah desa di Kabupaten Murung Raya antara lain bernama Suriansyah tujuan Muara Tuhup, Rustam tujuan Makunjung dan teman Rustam tanpa diketahui namanya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi pukul 08.00 WIB, perahu motor milik Waldi berangkat dari pelabuhan kapal motor di Muara Teweh dengan tujuan Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.

Saat dalam perjalanan di sekitar wilayah Santuyun tepatnya di depan jetty (pelabuhan) PT. PADAIDI Desa Luwe Hulu perahu motor tersebut mengalami mati mesin dan hanyut di pinggiran Sungai Barito.

Namun, karena derasnya arus Sungai Barito, perahu motor tersebut perlahan terbawa arus hingga ke tengah. Dan di saat bersamaan sekitar pukul 11.00 WIB melintas perahu motor jenis tug boat milik PT. AKT Muara Tuhup yang menarik kapal tongkang bermuatan BBM jenis solar menabrak perahu motor yang hanyut dan masih berpenumpang lengkap sehingga menyebabkan perahu taksi motor tersebut terbalik ke bawah tongkang.

“Sampai saat ini belum ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan sebagian korban sudah dievakuasi oleh warga masyarakat, sedangkan tiga penumpang masih dicari keberadaanya,” kata Simamoraturahman.

Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara Mihrab Buanapati mengakui saat ini tiga penumpang masih belum diketahui dan masih ditelusuri keberadaan penumpang tersebut.

Kapal motor air itu dengan nahkoda bernama Waldi (32) dan kernet Saiful (40) berangkat dari UPT Dermaga Muara Teweh dengan penumpang dalam manifes sebanyak 28 orang dan tidak terdaftar dalam list ada 10 orang.

“Dalam perjalanan sebelum kejadian, empat penumpang turun di Kelurahan Lahei, kemudian empat orang turun di Desa Luwe,” katanya.

Menurut dia, penumpang yang selamat diketahui 27 orang selamat dan dua awak kapal, namun 3 orang masih belum diketahui.

Sebanyak 10 orang yang selamat meneruskan perjalanan dengan carteran speed boat dari Dishub ke Desa Makunjung sampai Muara Laung wilayah Kabupaten Murung Raya, empat orang penumpang kembali ke Muara Teweh dengan tim Dishub, dan 13 orang dijemput keluarganya.

“Saat ini nahkoda dan kernet diamankan ke Polres Barito Utara,” kata Mihrab Buanapati. (asd/kb).

Kalteng

Bupati Murung Raya Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara

Published

on

By

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin dan Penjabat Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya prosesi yang berlangsung tertib, lancar, serta penuh makna.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Barito Utara selama 76 tahun perjalanan daerah tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan di Kalimantan Tengah.

Kehadiran Bupati Heriyus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Barito Utara sekaligus mempererat hubungan antardaerah dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Momentum Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara ini diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antardaerah di Kalimantan Tengah, sekaligus mempererat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar Heriyus.

Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara berlangsung meriah dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi simbol semangat persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Plt Camat Minta Patroli Satpol PP dan Trantibum Ditingkatkan

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Di sela kegiatan penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak musibah kebakaran di Jalan Padat Karya Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah, Plt Camat Teweh Tengah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Kabupaten Barito Utara, Dudy Bagus Prasetyo, menyampaikan harapannya agar kegiatan patroli serta penegakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibum) oleh Satpol PP dapat lebih ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Bupati Barito Utara H Shalahuddin menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, Selasa (9/6/2026), di lokasi musibah Jalan Padat Karya dekat SDN 8 Lanjas Muara Teweh.

Menurut Dudy, kehadiran personel Satpol PP di lapangan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Selain memberikan rasa aman, patroli rutin juga dinilai mampu mencegah potensi gangguan ketertiban yang dapat mengganggu aktivitas warga.

“Kami berharap dukungan patroli dan Trantibum dari Satpol PP dapat lebih maksimal, karena kehadiran personel di lapangan sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” kata Dudy yang juga menjabat Plt Camat Teweh Tengah.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sejumlah persoalan sosial yang menjadi perhatian masyarakat, salah satunya keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di beberapa titik wilayah Kecamatan Teweh Tengah. Kondisi tersebut, menurutnya, kerap menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari warga.

“Selain itu, saat ini juga terdapat beberapa ODGJ yang berkeliaran dan dikeluhkan masyarakat, sehingga diperlukan penanganan dan koordinasi yang lebih intensif dari pihak terkait,” ujarnya.

Dudy juga menegaskan, penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, aparat keamanan, serta pihak keluarga agar penanganannya berjalan efektif dan sesuai prosedur.

Dirinya juga berharap melalui peningkatan patroli dan koordinasi lintas sektor, berbagai persoalan ketertiban umum dan sosial kemasyarakatan dapat ditangani dengan lebih cepat dan tepat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

“Pemerintah Kecamatan Teweh Tengah siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjaga ketertiban wilayah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Shalahuddin Tekankan Disiplin dan Kebersihan ASN di DLH

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pelayanan publik yang optimal. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Selasa (9/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati mengingatkan bahwa disiplin kerja merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Menurutnya, setiap ASN harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta melaksanakannya dengan penuh komitmen.

“Disiplin adalah modal dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh ASN dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, bekerja secara profesional, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata H. Shalahuddin.

Selain menekankan disiplin, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan dan penataan lingkungan. Ia menilai Dinas Lingkungan Hidup memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, DLH diharapkan terus meningkatkan berbagai program pengelolaan sampah, kebersihan kota, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

“Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Saya berharap DLH terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan di bidang kebersihan agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh jajaran DLH untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama internal guna memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target.

“Pahami setiap program dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Dengan koordinasi yang baik dan semangat kerja yang tinggi, saya yakin seluruh target yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan optimal,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Shalahuddin turut mengapresiasi dedikasi para petugas kebersihan dan seluruh jajaran DLH yang selama ini bekerja menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan di Kabupaten Barito Utara.

Melalui apel pagi tersebut, Bupati berharap semangat disiplin, kerja keras, dan kebersamaan terus terjaga sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi serta mendukung terwujudnya Barito Utara yang bersih, tertata, dan semakin maju (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Bupati Soroti Patroli Satpol PP dan Penanganan ODGJ di Barito Utara

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan pentingnya peningkatan patroli dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Barito Utara, terutama terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat. Selasa (9/6/2026).

Menurut Bupati, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyebut, apabila ditemukan adanya tindak gangguan di jalanan maupun situasi yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga, maka pihak kecamatan dan pemerintah daerah akan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Konsepnya, kalau ada gangguan di jalanan dan sebagainya, yang kita inginkan adalah segera dilaporkan dan ditangani. Untuk penanganannya tentu kita berkoordinasi dengan Polres. Kami juga melihat patroli dan pengawasan ketertiban umum perlu terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata H. Shalahuddin.

Terkait kasus ODGJ yang sempat menjadi perhatian masyarakat, Bupati meminta seluruh pihak untuk tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan ODGJ yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain harus mendapatkan pengawasan dan penanganan yang tepat.

“Kami khawatir apabila yang bersangkutan membawa benda berbahaya atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat, tetapi tetap memperhatikan sisi kemanusiaannya. Untuk sementara kita serahkan kepada pihak yang berwenang agar mendapat penanganan yang sesuai,” ujarnya.

Mengenai insiden yang terjadi dan masih dalam proses penyelidikan, Bupati meminta masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. Menurutnya, Polres saat ini sedang mendalami apakah terdapat unsur kesengajaan atau faktor lain yang menjadi penyebab kejadian tersebut.

“Kita ikuti saja proses penyelidikan dari Polres. Mereka yang menangani dan mendalami kasus ini. Nanti akan terlihat apakah ada unsur kesengajaan atau kemungkinan penyebab lainnya. Sementara ini informasinya yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa, tetapi kita tunggu hasil resmi dari pihak berwenang,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar ODGJ yang berpotensi menimbulkan keresahan tidak dilepas tanpa pengawasan. Ia menilai kondisi tersebut dapat memicu ketidaknyamanan bahkan konflik dengan masyarakat sekitar.

“Jangan sampai dilepas begitu saja tanpa pengawasan. Takutnya nanti terjadi benturan dengan warga lain. Masyarakat bisa merasa tidak nyaman, merasa terancam, dan itu justru berbahaya. Karena itu saya minta agar terus dikawal dan ditangani dengan baik demi keamanan bersama,” tegas H. Shalahuddin. (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Shalahuddin Dorong Disiplin dan Kekompakan ASN di Disdagrin

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan pentingnya kedisiplinan, kekompakan serta kecintaan terhadap pekerjaan sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kinerja aparatur pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, Kamis (4/6/2026), yang diikuti oleh Kepala Dinas Dagrin dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan dinas tersebut.

Bupati dalam arahannya menyampaikan bahwa disiplin harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh setiap pegawai. Menurutnya, kehadiran dalam apel pagi dan sore merupakan bentuk tanggung jawab dasar yang wajib dilaksanakan sebelum dan sesudah menjalankan tugas sehari-hari.

“Kehadiran pada apel pagi dan sore merupakan kewajiban yang harus dipatuhi oleh setiap pegawai. Dari hal sederhana seperti inilah kedisiplinan dibangun dan menjadi dasar keberhasilan dalam bekerja,” kata H. Shalahuddin.

Selain kehadiran, Bupati juga menekankan pentingnya disiplin dalam hal penampilan dan kesiapan kerja. Ia meminta seluruh ASN untuk menggunakan pakaian dinas secara lengkap dan rapi sesuai ketentuan serta memastikan sarana dan prasarana pendukung pekerjaan berada dalam kondisi baik.

Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab yang melekat pada setiap aparatur.

Pada kesempatan tersebut, H. Shalahuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, sinergi dan kekompakan di lingkungan kerja. Ia menilai keberhasilan pelayanan publik tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama yang solid antarpegawai.

“Pelayanan kepada masyarakat adalah kerja tim. Karena itu setiap pegawai harus memahami tugas dan fungsi masing-masing agar dapat saling mendukung dan bekerja secara optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa rasa cinta terhadap pekerjaan menjadi faktor penting dalam mencapai hasil kerja yang maksimal. Menurutnya, seseorang yang mencintai pekerjaannya akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat dan dedikasi.

“Mencintai dan menyukai pekerjaan adalah syarat mutlak untuk mendapatkan hasil kerja yang baik, di mana pun kita ditugaskan,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri dengan memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara mendalam. Dengan penguasaan tupoksi yang baik, pegawai akan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan solusi dalam melaksanakan program maupun tugas yang diberikan pimpinan.

“Ketika seluruh pegawai memahami tugasnya dengan baik dan mampu berinovasi, maka target yang ingin dicapai akan lebih mudah terwujud. Saya yakin keberhasilan akan berada di tangan kita apabila didukung oleh tim yang kuat, solid, dan saling mendukung,” tambahnya.

Di akhir arahannya, H. Shalahuddin menjelaskan bahwa kehadirannya memimpin apel pagi di Disdagrin merupakan bentuk motivasi dan dukungan langsung kepada seluruh pegawai agar terus meningkatkan semangat kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara dapat terus menjaga disiplin, memperkuat kerja sama, dan meningkatkan profesionalisme demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik serta mendukung kemajuan daerah.

“Melalui disiplin, kekompakan, dan semangat kerja yang tinggi, saya berharap Disdagrin dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Shalahuddin Tinjau Proyek Strategis Kota Muara Teweh

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik berjalan sesuai target, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati usai melaksanakan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek pembangunan strategis di dalam Kota Muara Teweh, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Peninjauan diawali dari kawasan Waterfront City (WFC) Perkimtan Lanjas dan Waterfront City Pendopo, kemudian dilanjutkan ke pembangunan turap di Karang Jawa, lokasi rencana pelaksanaan Batara Expo, Mall Pelayanan Publik (MPP), hingga progres pembangunan Jembatan Lemo.

Menurut Shalahuddin, kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan tidak mengalami keterlambatan. “Pembangunan yang kita lakukan hari ini adalah warisan untuk kesejahteraan masyarakat Barito Utara di masa depan. Karena itu saya meminta seluruh pihak yang terlibat bekerja dengan penuh komitmen dan tanggung jawab agar seluruh program dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata H. Shalahuddin.

Pada peninjauan Waterfront City (WFC) dan pembangunan turap Karang Jawa, Bupati menekankan pentingnya kualitas pekerjaan. Menurutnya, kedua proyek tersebut tidak hanya berfungsi mempercantik wajah kota, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat dan mengurangi risiko abrasi di kawasan bantaran sungai.

“Pengerjaan Waterfront City dan Turap Karang Jawa harus mengutamakan kualitas konstruksi yang baik dan kokoh. Selain memiliki nilai estetika, proyek ini juga memiliki fungsi perlindungan yang penting bagi kawasan sekitar,” ujarnya.

Selanjutnya, saat meninjau lokasi yang direncanakan menjadi pusat pelaksanaan Batara Expo, Bupati meminta seluruh persiapan dilakukan secara matang. Ia berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi sarana promosi pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

“Batara Expo harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari tata letak lokasi, akses pengunjung hingga fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini harus mampu menjadi wadah promosi dan penggerak ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Shalahuddin juga meninjau kesiapan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberadaan MPP diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara terpadu di satu lokasi.

“Mall Pelayanan Publik harus segera dirampungkan dengan memperhatikan kenyamanan masyarakat. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien sehingga masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus berbagai keperluan,” katanya.

Sementara itu, saat meninjau pembangunan Jembatan Lemo, Bupati menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan standar keselamatan kerja. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Jembatan Lemo merupakan infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu saya meminta pekerjaan dapat dipercepat dengan tetap mematuhi standar keselamatan dan kualitas konstruksi yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Diakhir peninjauan, H. Shalahuddin mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk aktif melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana.

“Jangan hanya menerima laporan dari balik meja. Lakukan pengawasan secara berkala di lapangan. Jika ada kendala teknis maupun administrasi, segera koordinasikan dan carikan solusi bersama agar pekerjaan tidak terhambat,” pungkasnya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh proyek pembangunan yang sedang berjalan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Utara. (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Disdik Dorong Lulusan SMPN 1 Muara Teweh Terus Berprestasi

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Muara Teweh menggelar acara pelepasan dan syukuran kelulusan siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan serta dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa, dan sejumlah tamu undangan.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara M Imam Topik, Kepala Seksi Kelembagaan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar, H. Ikhsanul Agus Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara pelepasan yang dinilai sederhana namun sarat makna bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sangat baik. Berbagai penampilan ditampilkan oleh siswa SMPN 1 Muara Teweh, mulai dari tari yang sebelumnya meraih prestasi pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) hingga pertunjukan musik tradisional. Acara ini sederhana, namun memiliki makna yang sangat mendalam,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas perjuangan para siswa selama menempuh pendidikan sekaligus memotivasi mereka agar terus melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Ia berharap seluruh lulusan SMPN 1 Muara Teweh dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA maupun sederajat serta mampu mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih.

“Mudah-mudahan ketika mereka melanjutkan ke SMA, prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Itu menjadi harapan kami,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di sekolah tersebut.

Ia berharap para lulusan dapat terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik yang dimiliki serta memanfaatkan pengalaman selama belajar di SMPN 1 Muara Teweh sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di jenjang berikutnya.

“Kami berharap siswa-siswi yang lulus pada hari ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Prestasi yang telah diraih selama di SMPN 1 Muara Teweh hendaknya terus dilanjutkan di sekolah masing-masing sehingga potensi mereka dapat berkembang secara optimal,” kata Maslan.

Selain menjadi ajang pelepasan siswa kelas IX, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik SMPN 1 Muara Teweh tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan bakat dan keterampilan di bidang seni dan budaya.

Acara pelepasan dan syukuran kelulusan ini menjadi momen berharga bagi para siswa untuk mengenang perjalanan pendidikan mereka di SMPN 1 Muara Teweh sekaligus menatap masa depan dengan semangat baru dalam meraih cita-cita dan prestasi yang lebih tinggi. (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Shalahuddin Serahkan Mobil Operasional KPU dan FKUB

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Arena Tiara Batara Muara Teweh, Selasa (2/6/2026) Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyerahkan bantuan hibah berupa kendaraan operasional dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Barito Utara.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga melakukan penyematan PIN Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Barito Utara sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada generasi muda yang telah mengemban tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Penyerahan bantuan hibah kendaraan operasional tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas lembaga-lembaga strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, penguatan demokrasi, serta menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.

Bupati Barito Utara H Shalahuddin mengatakan bahwa keberadaan kendaraan operasional diharapkan dapat menunjang efektivitas dan mobilitas KPU maupun FKUB dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga yang berkontribusi dalam menjaga demokrasi, persatuan, dan kerukunan di Kabupaten Barito Utara,” ujar Bupati H. Shalahuddin.

Menurutnya, KPU memiliki peran penting dalam menyelenggarakan proses demokrasi yang berkualitas, transparan, dan berintegritas. Sementara FKUB menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama serta memperkuat semangat toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para anggota Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Barito Utara yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat kebangsaan yang tinggi.

“Purna Paskibraka merupakan generasi muda pilihan yang telah membuktikan kemampuan, kedisiplinan, serta kecintaannya terhadap bangsa dan negara. Saya berharap mereka dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.

Momentum penyerahan bantuan hibah dan penyematan PIN Purna Paskibraka tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung semangat memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran KPU, FKUB, Purna Paskibraka Indonesia, serta undangan lainnya (adv/kb).

Continue Reading

Kalteng

Kesbangpol Barito Utara Dorong Pembumian Pancasila

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Meningkatnya berbagai fenomena dan anomali sosial seperti penyalahgunaan narkoba, tingginya angka perceraian termasuk pada pasangan usia muda, hingga sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di beberapa wilayah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa berbagai persoalan sosial tersebut harus disikapi dengan langkah cepat, tepat, dan aman melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.

“Fenomena dan anomali sosial yang terjadi saat ini, seperti tingginya penyalahgunaan narkoba, meningkatnya angka perceraian, hingga kasus-kasus kekerasan yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah, menjadi tantangan bersama yang harus segera ditangani dengan tindakan nyata dan terukur,” kata Rayadi, Selasa (2/6/2026)..

Menurutnya, posisi Kesbangpol dalam struktur pemerintahan daerah memiliki keterbatasan sebagai pelaksana langsung karena lebih banyak berada pada urusan pemerintahan umum yang merupakan kewenangan Presiden yang dilaksanakan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa dalam sistem pemerintahan terdapat pembagian kewenangan antara urusan absolut yang dilaksanakan pemerintah pusat melalui instansi vertikal, urusan konkuren yang dilimpahkan kepada daerah melalui otonomi daerah, serta urusan pemerintahan umum. Kesbangpol berada pada urusan pemerintahan umum yang secara kelembagaan masuk dalam fungsi penunjang pemerintahan daerah.

“Karena itu, kami mendorong perangkat daerah yang memiliki kewenangan langsung pada urusan wajib dan pilihan untuk melakukan langkah-langkah eksekusi di lapangan. Kesbangpol Barito Utara berperan memberikan dukungan, penguatan wawasan kebangsaan, serta memastikan setiap program tetap memperhatikan nilai-nilai keindonesiaan dan kearifan lokal,” ujarnya.

Rayadi juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan yang dihadapi Kesbangpol di berbagai daerah. Namun demikian, pihaknya memahami bahwa pemerintah daerah harus memprioritaskan anggaran untuk urusan wajib dan pilihan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kesbangpol Barito Utara tidak mempermasalahkan keterbatasan anggaran tersebut. Kami memahami bahwa APBD harus lebih dulu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui urusan wajib dan pilihan. Pada hakikatnya, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga merupakan bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Dalam upaya membumikan Pancasila, Kesbangpol Barito Utara terus melaksanakan berbagai program yang telah diamanatkan peraturan perundang-undangan, seperti pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), penyaluran bantuan keuangan partai politik, serta pemberian hibah kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Selain itu, Kesbangpol juga mendorong implementasi nilai-nilai Pancasila melalui praktik langsung dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat oleh seluruh perangkat daerah.

“Kami melihat pembumian Pancasila saat ini lebih efektif dilakukan melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar melalui pola penataran seperti masa lalu yang rentan dipersepsikan sebagai doktrinasi. Yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Rayadi juga menyambut positif rencana dilaksanakan SMA Negeri 4 Muara Teweh yang akan mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Kebangsaan dalam waktu dekat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan kemandirian dunia pendidikan dalam menanamkan karakter kebangsaan kepada generasi muda.

“Ini merupakan berkah bagi kita semua. SMAN 4 Muara Teweh berinisiatif mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Kebangsaan yang berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang berkarakter keindonesiaan, menjunjung kearifan lokal, dan berwawasan kebangsaan. Kami tentu sangat mendukung langkah positif tersebut,” pungkas Rayadi. (adv/kb).

Continue Reading

Populer