Connect with us

Kalteng

Pembangunan SMAN 3 Laung Tuhup Diduga Tidak Sesuai Perencanaan

Published

on

Salah satu warga yang memperlihatkan kondisi bangunan SMAN 3 Laung Tuhup tidak sesuai RAB atau perencanaan awal. (foto: asd/kb).

PURUK CAHU, koranbarito.com – Pembangunan Sekolah SMAN 3 Laung Tuhup yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2021 terletak di Kelurahan Batu Bua, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, yang dikerjakan oleh CV. Anugrah Alam Indo Raya, dengan nilai kontrak sebesar Rp3,.6 Miliar bersumber dari dana Dak Fisik dengan nomor kontrak 425.11/PSMA.02/325/DIKNAS/VIII/2021. Diduga kuat dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan acuan perencanaan awal yakni rencana anggaran belanja (RAB).

SMA Negeri 3 Laung Tuhup. (foto: asd/sb).

Menurut pantauan awak media koranbarito.com ketika melakukan investigasi dilapangan pada, Minggu (19/11/2022) akhir tahun tadi terlihat empat item bangunan sekolah menggunakan bahan material papan kayu meranti, baik itu dinding dan lantai dalam hingga lantai teras depan termasuk bangunan wc umum sekolah juga terpasang papan kayu meranti.

Salah satu warga yang memperlihatkan plang atau surat perjanjian kontrak pembangunan Sekolah SMAN 3 Laung Tuhup. (foto: asd/kb).

Dimana dalam petunjuk perencanaan awal yang diperlihatkan salah satu warga yang engan disebut namanya, pada saat itu dirinya sempat memperlihatkan poto bangunan yang harus menggunakan kayu kelas 1 ulin dan kelas II (Banuas) namun faktanya terpasang hanya kayu meranti.

Hal tersebut patut disoroti jikalau ada oknum yang diduga mempermainkan anggaran dan tidak mengikuti petunjuk perencanaan. Karena bangunan SMAN 3 tersebut dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah dengan anggaran cukup besar mencapai 3,6 Miliar Rupiah.

Tim koranbarito.com ketika melakukan kruscek lapangan gterkait pembangunan yang sudah selesai dan diduga tidak sesuai perencanaan awal pembangunan Sekolah SMAN 3 Laung Tuhup belum lama tadi. (foto: asd/kb).

Terkait dengan hal tersebut masyarakat banyak mempertayakan dengan bangunan sekolah SMAN 3 Laung Tuhup yang menggunakan bahan papan kayu jenis meranti. β€œBelum tau pasti kenapa bangunan yang dibiayai oleh pemerintah yang menelan anggaran cukup tinggi dari APBN/DAK pada 2021 menggunakan kayu meranti,” sebut warga.

Salah satu tukang bernama, Farid Hermadi, yang juga selaku Sekdes Batu Karang. Dirinya mengakui bahwa bangunan yang paling besar posisi berada ditengah sesuai dngan RAB gambar menggunakan kayu ulin dan kayu batu.

“Yang kami bangun posisi berada ditengah itu sesuai dengan RAB atau gambar menggunakan kayu ulin dan kayu batu. kita belum tau pasti kenapa bangunan yang lainya menggunakan meranti, karena pada saat itu barang datang masing-masing kami menarik sesuai kebutuhan,”ujarnyaΒ  saat di bincangi awak media, belum lama tadi.

Selain itu mantan Kepala Desa Batu Bua 1 sejak tahun 1974 sampai 2003 menjabat bahkan juga turut memperjuangkan membangun SMA pada tahun 2007 lalu. Ia juga mengatakan bahwa memang benar terpasang kayu meranti. “Ya meranti itu”, sebutnya singkat.

Bangunan tersebut untuk pertanggungjawabannya diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah. Namun sampai saat ini dipertayakan oleh masyarakat terkait dengan terpasangnya papan kayu meranti, dimana bangunan sekolah tersebut sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

Menanggapi bangunan SMAN 3 yang menggunakan bahan kayu meranti itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah, H. A. Syaifudi, S.Pd, M.Sm, saat di konfirmasi awak media koranbarito.com, dirinya hanya bisa memberikan jawaban.

“Nanti kami kabari ya. Saya minta PPTK untuk cek dulu,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsAap Kamis, (5/1/2023) malam sekitar pukul 18.51 WIB. Ditempat terpisah, Fahriadi, NF. ML, salah satu tokoh warga asal kelahiran Muara Tupuh, Kecamatan Laung Tuhup dan juga selaku aktifis dari lembaga swadaya masyarakat, LSM-LP2TRI-DPD Kalteng angkat bicara terkait dengan pembangunan Sekolah SMAN 3 yang mengunakan bahan papan kayu jenis meranti itu.

“Setahu saya semua bangunan sekolah baik itu SD-SMP hingga SMA semua materialnya kayu keras seperti dinding dan lantai dalam dan juga teras muka termasuk wc menggunakan kayu ulin atau kayu batu,” ungkap Fahriadi penuh kekecewan dengan pihak Disdik Provinsi Kalteng kepada koranbarito.com.

Dirinya berharap kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi sekaligus aparat penegak hukum agar segera melakukan pengecekan pembangunan Sekolah SMAN 3 Laung Tuhup. Karena ujarnya bangunan sekolah itu merupakan sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan oleh anak murid dengan sistem jangka panjang.

Akibat dari dugaan tidak sesuai dengan perencanaan pembangunan tersebut masyarakat sangat was-was anaknya belajar dibangunan baru itu. “Seharusnya dengan dibangun baru sekolah itu bisa menunjang mutu pendidikan yang selama ini kekurangan bangunan sekolah,” harapnya.

Bangunan Sekolah SMAN 3 Laung Tuhup itu dinantikan oleh semua masyarakat yang ada di Kelurahan Batu Bua I, Kecamatan Laung Tuhup agar sejumlah anak murid bisa belajar luas karena ada tambahan bangunan baru. Diketahui ada dua permasalahan yang dihadapi sejumlah anak murid yakni jauh dari perkotaan sehingga bangunan sekolah yang baru itu dinantikan warga. (tim/kb).

 

Kalteng

Operasi Narkoba Berujung Duka, Polisi Gugur di Katingan

Published

on

PALANGKA RAYA, onlinekoranbarito.com – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Kalimantan Tengah berlangsung dalam suasana yang berbeda. Di tengah syukuran yang menjadi momentum kebanggaan bagi Korps Bhayangkara, kabar duka justru menyelimuti keluarga besar Polda Kalteng setelah seorang personelnya gugur dan dua anggota lainnya masih dinyatakan hilang saat menjalankan operasi penindakan narkoba di Kabupaten Katingan.

Suasana haru begitu terasa ketika Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengawali sambutannya pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 dan Penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2026 di Mapolda Kalteng, Kamis (2/7/2026).

Sebelum menyampaikan sambutan, Kapolda meminta seluruh tamu undangan berdiri sejenak untuk mengheningkan cipta dan memanjatkan doa bagi personel yang menjadi korban dalam pelaksanaan tugas.

“Hari ini memang hari yang membahagiakan, namun hari ini juga hari yang kami jajaran kepolisian berduka. Saya ingin mengajak Bapak Ibu sekalian untuk sejenak berdoa buat anggota kami yang meninggal dunia,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Kapolda menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari (1/7/2026) saat personel Polda Kalteng melaksanakan operasi penindakan terhadap jaringan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan.

Dalam operasi tersebut, Aipda Yudi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia. Sementara dua personel lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini masih dinyatakan hilang dan terus dalam proses pencarian.

Kapolda berharap doa dari seluruh masyarakat dapat mengiringi almarhum sekaligus menjadi harapan agar dua personel yang masih hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Mudah-mudahan kita doakan Aipda Yudi yang meninggal bisa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan yang masih hilang kita doakan supaya selamat, bisa ketemu dengan selamat,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Kalimantan Tengah masih mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Upaya pencarian terhadap Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana terus dilakukan, sementara penyelidikan mengenai kronologi lengkap insiden saat operasi penindakan jaringan narkoba tersebut masih berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik peringatan Hari Bhayangkara, terdapat pengorbanan besar yang harus dihadapi anggota Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan memberantas peredaran narkotika. (kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Rumiadi Apresiasi Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Harapkan Polri Semakin Profesional dan Humanis

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengapresiasi pelaksanaan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Murung Raya di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Rabu (1/7/2026).

Menurut Rumiadi, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai Polres Murung Raya telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di daerah. Kondisi yang kondusif, katanya, menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran berbagai program pembangunan di Kabupaten Murung Raya.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” ujar Rumiadi.

Sekretaris PDI Perjuangan DPRD Murung Raya itu juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polri, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, TNI, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus menciptakan iklim yang aman bagi masyarakat dan dunia investasi.

“Kami di DPRD siap mendukung berbagai program Polres Murung Raya yang bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi yang sudah terjalin dengan baik harus terus dipertahankan agar Murung Raya tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Rumiadi juga berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

“Semoga di usia ke-80 ini Polri, khususnya Polres Murung Raya, semakin dicintai masyarakat dan terus memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Kabupaten Murung Raya yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

H. Barlin Serap Aspirasi Warga Dirung Sararong, Infrastruktur DAS Tuhup Jadi Prioritas

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Barlin, S.E., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Satu Atap Desa Dirung Sararong, Rabu (1/7/2026).

Legislator senior yang telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Murung Raya itu menegaskan bahwa reses merupakan agenda penting untuk menyerap sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II.

“Sebagai wakil rakyat, tugas utama saya adalah mendengar, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kehadiran saya di sini untuk memastikan berbagai kebutuhan warga Desa Dirung Sararong dapat terpetakan dengan baik sehingga bisa diperjuangkan dalam program pembangunan daerah,” ujar Barlin.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Dirung Sararong, Nopen Hartawan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta warga setempat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan.

Dalam sambutannya, Nopen Hartawan mengapresiasi kehadiran H. Barlin yang dinilai selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat. Ia berharap hasil reses dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya terhadap kebutuhan pembangunan yang selama ini belum terealisasi.

Menurut Nopen, sejumlah sektor yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat meliputi pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur dasar, terutama perbaikan jalan dan pembangunan jembatan penghubung di wilayah DAS Tuhup.

“Kami berharap Bapak H. Barlin dapat membantu mendorong percepatan pembangunan di desa kami, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, serta pembangunan jalan dan jembatan penghubung DAS Tuhup,” katanya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Dirung Sararong dengan Kecamatan Barito Tuhup Raya. Kondisi akses yang belum memadai berdampak pada mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas perekonomian warga.

Usai dialog dan penyerapan aspirasi, H. Barlin bersama rombongan meninjau langsung sejumlah titik yang menjadi usulan masyarakat. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

Barlin menegaskan seluruh aspirasi yang diterimanya akan dibawa ke DPRD Kabupaten Murung Raya untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah, sehingga dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan mendatang, khususnya peningkatan infrastruktur di wilayah DAS Tuhup. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Bupati Heriyus Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden untuk Polri

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, jajaran Polres Murung Raya, TNI, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas.

Presiden juga memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

β€œAtas nama negara, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polri atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Heriyus saat membacakan amanat Presiden.

Presiden menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema β€œ80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara profesional.

Menurut Presiden, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dinamika global yang semakin kompleks, seperti rivalitas geopolitik, ancaman siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi dunia, menjadi tantangan yang harus diantisipasi Polri. Karena itu, institusi kepolisian dituntut bekerja secara prediktif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai perubahan.

Presiden turut menyoroti kontribusi Polri dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dukungan terhadap swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online, serta pengamanan berbagai proyek strategis nasional guna mendorong investasi dan hilirisasi industri.

Menghadapi tantangan ke depan, Presiden memberikan lima arahan strategis kepada jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi ancaman multidimensi, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

β€œKepercayaan publik merupakan modal paling berharga yang harus dijaga melalui kinerja nyata, bukan sekadar retorika. Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, prediktif, dan berintegritas,” lanjut Heriyus membacakan amanat Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa pengesahan Undang-Undang Polri yang baru harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh, baik dalam aspek organisasi maupun pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga mampu menjawab perkembangan zaman dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan sekaligus panggilan mulia.

β€œJadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian amanat Presiden yang dibacakan Bupati Heriyus.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Murung Raya berlangsung tertib dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Syukuran Hari Bhayangkara Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Published

on

TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Aula Pratisarawirya Polres Barito Timur usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026).

Momen syukuran yang digelar menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri sekaligus penguatan komitmen untuk terus hadir melayani masyarakat.

Acara dipimpin langsung Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polres Barito Timur, personel Polri dan TNI, para purnawirawan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Nuansa kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Diawali sambutan Kapolres, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue Hari Bhayangkara ke-80 sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan atas dedikasi seluruh personel. Potongan kue pertama diserahkan kepada Kabagren Polres Barito Timur sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Kebersamaan juga tercermin saat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur bersama Ketua DPRD Barito Timur turut melakukan pemotongan kue. Momen tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Barito Timur.

Kemeriahan semakin terasa ketika satu per satu pemenang berbagai perlombaan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 menerima penghargaan. Di antaranya penghargaan bagi Bhabinkamtibmas Desa Dayu sebagai pemenang Lomba Bhabinkamtibmas Terbaik, pemenang Lomba Kebersihan Asrama, serta berbagai perlombaan lain yang melibatkan personel Polres Barito Timur.

Tak hanya itu, Kapolres Barito Timur juga memberikan piagam penghargaan kepada personel dan mitra Polri yang dinilai memiliki dedikasi dan prestasi luar biasa. Penghargaan diberikan kepada personel Polsek Dusun Tengah atas pelaksanaan program bedah rumah, personel yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika melalui operasi tangkap tangan, anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas, hingga penyuluh pertanian yang aktif mendukung Program Ketahanan Pangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Barito Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang selama ini terus bersinergi mendukung tugas kepolisian.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan.
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, jajaran Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, transparan, dan berkeadilan. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Barito Timur.

Rangkaian syukuran ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Doa dipanjatkan agar seluruh insan Bhayangkara senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri.

Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat soliditas internal, dan membangun kemitraan yang semakin erat dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta kondusif di Kabupaten Barito Timur. (isn/kb).

Continue Reading

Kalteng

Kapolres Bartim Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Derap langkah pasukan berpadu dengan lantunan lagu kebangsaan mengiringi suasana khidmat di halaman Mapolres Barito Timur saat Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar, Rabu (1/7/2026).

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Polri tidak hanya ditandai usia, tetapi juga komitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Kabag Ops Polres Barito Timur Kompol Volvi Apriana, S.Pd., M.A., dipercaya sebagai Perwira Upacara yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat.

Upacara diikuti pasukan gabungan yang terdiri dari personel TNI, Batalyon TP, Brimob, Samapta, Satlantas, gabungan staf Polres, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satpol PP, Dinas Perhubungan, satuan pengamanan (Satpam), relawan, Pramuka, hingga pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Barito Timur.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Barito Timur, Ketua DPRD Barito Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri Barito Timur, Sekretaris Daerah Barito Timur, Danyon Infanteri Yon TP, Danyon Brimob Lenggang, tokoh agama, pimpinan perusahaan, para purnawirawan Polri, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. yang menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menegakkan hukum secara profesional, modern, dan terpercaya.

Amanat tersebut juga memaparkan sejumlah capaian strategis Polda Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengawalan program swasembada jagung yang telah mencapai luas tanam sekitar 6.500 hektare dengan hasil panen lebih dari 5.000 ton. Di bidang kesejahteraan masyarakat, pembangunan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan mampu memberikan manfaat bagi lebih dari 77 ribu penerima.

Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli terpadu, edukasi masyarakat, deteksi dini, peningkatan kesiapsiagaan personel, hingga penegakan hukum secara tegas dengan melibatkan sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan terus berkembang, mulai dari kejahatan siber, peredaran narkoba, tindak pidana perdagangan orang hingga berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Karena itu, Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.

Kepercayaan publik terhadap Polri pun disebut terus mengalami peningkatan. Berdasarkan Survei Litbang Kompas yang dirilis pada akhir Juni 2026, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri mencapai 82,4 persen. Selain itu, sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, sementara 71,5 persen memberikan penilaian positif terhadap citra institusi Polri.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula apresiasi atas penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diterima Polda Kalimantan Tengah dari Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian seluruh personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Kalimantan Tengah menekankan empat hal kepada seluruh personel Polri, yakni menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis, dan berkeadilan memperkuat soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadkesiapsiagaan potensiΒ gangguan kamtibmas, terutama kebakaran hutan dan lahan, peredaran narkoba, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Upacara berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Timur. (isn/kb).Β 

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD Murung Raya Tekankan Pentingnya Perda CSR sebagai Landasan Tanggung Jawab Perusahaan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menegaskan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai landasan hukum dalam mengatur pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Murung Raya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rumiadi saat menghadiri sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Aula Bapperida Murung Raya, Senin (29/6/2026).

Kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan mengenai substansi Raperda sekaligus mendorong pelaksanaan program CSR perusahaan agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Melalui regulasi tersebut, program CSR diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Rumiadi menegaskan bahwa setiap perusahaan tidak hanya memiliki kewajiban kepada negara melalui pembayaran pajak, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

“Sosialisasi Rancangan Perda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan ini bertujuan agar terdapat panduan kerja sama yang jelas antara pemerintah daerah dan korporasi sebagai bentuk kontribusi dalam membangun Kabupaten Murung Raya,” ujar Rumiadi.

Menurutnya, Raperda tersebut mengatur kewajiban perusahaan untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan secara terarah, terukur, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan.

Ia menilai sosialisasi Raperda juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, tetapi juga memiliki fungsi legislasi melalui pembentukan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rumiadi berharap, setelah Perda CSR disahkan, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Ketua Bapemperda DPRD Murung Raya, Tuti Marheni, Asisten II Setda Murung Raya K. Zen Wahyu Priyatna, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Bupati Murung Raya Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara

Published

on

By

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin dan Penjabat Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya prosesi yang berlangsung tertib, lancar, serta penuh makna.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Barito Utara selama 76 tahun perjalanan daerah tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan di Kalimantan Tengah.

Kehadiran Bupati Heriyus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Barito Utara sekaligus mempererat hubungan antardaerah dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Momentum Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara ini diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antardaerah di Kalimantan Tengah, sekaligus mempererat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar Heriyus.

Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara berlangsung meriah dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi simbol semangat persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (asd/kb).

Continue Reading

Kalteng

Murung Raya Juara Umum MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Kabupaten Murung Raya berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena Murung Raya juga sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.

Penutupan MTQ VIII KORPRI berlangsung meriah di Arena Utama Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Sabtu (27/6/2026) malam. Acara dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Murung Raya Heriyus, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, unsur pimpinan dan anggota DPRD Murung Raya.

Turut hadir juga unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah serta Kabupaten, seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Hj. Sunarti mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI di Murung Raya. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyampaikan terima kasih kepada panitia, dewan hakim, official, peserta, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan semua pihak. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun selama MTQ terus terjaga dan membawa manfaat bagi daerah,” ujarnya.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Murung Raya keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan nilai 138. Posisi kedua diraih Kabupaten Kotawaringin Barat dengan nilai 125, sedangkan Kota Palangka Raya menempati peringkat ketiga dengan nilai 90.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan artis religi Hadad Alwi yang menghibur ribuan masyarakat yang memadati Alun-Alun Jorih Jerah.

Keberhasilan Murung Raya sebagai juara umum sekaligus tuan rumah menjadi catatan membanggakan, sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. (asd/kb).

Continue Reading

Populer