Connect with us

Kalteng

Shalahuddin, Dari Birokrat Teknis Menuju Pemimpin Visioner Barut

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – H Shalahuddin, secara resmi menorehkan sejarah baru dengan dilantiknya sebagai Bupati ke-13 Kabupaten Barito Utara. Pelantikan ini menjadi penanda perjalanan panjang seorang putra daerah yang memulai kariernya dari bawah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kini memimpin daerah kelahirannya, Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Pria kelahiran Muara Teweh, 21 Juli 1971 ini dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak birokrasi yang solid dan berintegritas tinggi. Berbekal latar belakang teknik sipil, Shalahuddin meniti kariernya di lingkup Dinas PUPR Barito Utara, mulai dari Kepala Seksi, Kepala Bidang Bina Marga, hingga Sekretaris Dinas di berbagai OPD.
Kemampuannya mengelola infrastruktur dan tata kelola pemerintahan membuatnya dipercaya menempati posisi strategis di tingkat provinsi. Pada tahun 2017, ia diangkat oleh Gubernur Kalimantan Tengah saat itu, H. Sugianto Sabran, sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalteng, dan hanya dalam setahun dipercaya menjadi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng.
Jabatan yang ia emban selama lebih dari tujuh tahun tersebut menjadi bukti konsistensi dan profesionalismenya di dunia birokrasi. Tak berhenti di sana, pada tahun 2024, Shalahuddin dipercaya sebagai Penjabat Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), kemudian menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng sebelum akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari birokrasi dan maju dalam kontestasi Pilkada Barito Utara 2024.
Latar belakang pendidikannya pun menjadi fondasi kuat dalam setiap langkahnya. Setelah menyelesaikan D3 Teknik Sipil di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), ia melanjutkan pendidikan S1 di Institut Teknologi Nasional Malang dan kembali menempuh Magister Teknik Sipil di ULM. Dengan bekal akademik dan pengalaman praktis yang mumpuni, Shalahuddin kini membawa visi baru dalam memimpin Barito Utara.
Selain berkarier di pemerintahan, Shalahuddin juga dikenal aktif di berbagai organisasi seperti PERGATSI Kalteng dan Asprov PSSI Kalteng, yang menunjukkan komitmennya membangun jejaring sosial dan kepemimpinan kolaboratif.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa jabatan yang kini diembannya merupakan amanah besar yang harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata untuk masyarakat.
“Saya bukan lagi pelaksana kebijakan, melainkan pembuat kebijakan. Ini berarti tanggung jawab saya semakin besar untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat Barito Utara. Dengan pengalaman yang saya bawa dari birokrasi, saya ingin memastikan pemerintahan berjalan efektif, transparan, dan berpihak pada rakyat,” ujar Shalahuddin, Sabtu (11/10/2025).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa prioritas utamanya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Barito Utara memiliki potensi besar, baik sumber daya alam maupun manusia. Tugas kita adalah mengelolanya dengan bijak dan berkeadilan agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata. Saya ingin lima tahun ke depan menjadi periode percepatan dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.
Dengan rekam jejak panjang di bidang teknis dan manajerial, Shalahuddin optimis bahwa sinergi dan kerja keras seluruh elemen akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Barito Utara yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Felix Sonadie Y. Tingan Resmi Jabat Wabup Barut, Siap Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Inklusif
Felix Sonadie Y. Tingan resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Barito Utara definitif oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat malam (10/10/2025).
Felix dilantik bersama pasangannya, Shalahuddin, sebagai Bupati Barito Utara setelah keduanya dinyatakan sebagai pemenang dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu Bupati Barito Utara 2024, pasca putusan Mahkamah Konstitusi RI No. 313/PHPU.BUP-XXIII/2025. Pasangan ini meraih dukungan sebanyak 40.400 suara atau 52,20 persen suara sah.
Pasangan Shalahuddin–Felix diusung oleh koalisi lima partai politik: PKB, PPP, PAN, Partai Hanura, dan PKS, setelah pasangan sebelumnya, Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo (Gogo-Helo), didiskualifikasi.
Profil Singkat Felix Sonadie Y. Tingan
Felix Sonadie Y. Tingan lahir di Muara Teweh, Kalimantan Tengah, pada 2 April 1980. Ia dikenal luas sebagai seorang pengusaha muda sukses yang bergerak di berbagai sektor, seperti pertambangan, energi, otomotif, serta food & beverage (F&B).
Ia merupakan pendiri sekaligus komisaris di beberapa perusahaan, di antaranya:
PT Fernando Niaga Kolotosa, PT Mantikey Lumbung Energy, PT Oriana Niaga Prima, Maynd Auto Service.
Setelah lebih dari satu dekade berkiprah di dunia bisnis, Felix terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia juga aktif dalam kegiatan organisasi partai dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Barito Utara periode 2019–2024.
Dari sisi pendidikan, Felix menyelesaikan studi dari SD hingga SMA di Muara Teweh, kemudian melanjutkan ke jenjang Diploma 3 (D3) di Universitas Gunadarma Jakarta (1999–2004).
Harta Kekayaan dan Transparansi
Dalam laporan LHKPN KPK terakhir yang disampaikan pada 4 Juni 2025, Felix tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp7,37 miliar. Kekayaan terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,7 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp1,5 miliar.
Felix menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati dengan integritas dan inklusivitas.
“Pelantikan ini bukan akhir, tapi awal perjuangan kami untuk membangun Barito Utara yang lebih baik. Saya dan Pak Shalahuddin berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan merangkul semua lapisan masyarakat tanpa kecuali. Kami ingin membuka ruang dialog, mendengar langsung kebutuhan rakyat, dan menghadirkan solusi nyata,” ujar Felix.
Felix juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta generasi muda untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Sebagai mantan pengusaha, saya percaya kekuatan pembangunan ada pada sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kita akan dorong inovasi dan investasi yang membawa manfaat langsung bagi warga Barito Utara,” tambahnya.
Felix Sonadie Y. Tingan kini mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Barito Utara dalam periode yang penuh harapan sekaligus tantangan. Dengan latar belakang pengusaha dan semangat muda, ia diharapkan mampu menghadirkan terobosan serta mempercepat pembangunan di daerah. 
Visi Misi dan Program Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Periode 2024 – 2030
VISI
 ” TERWUJUDNYA KABUPATEN BARITO UTARA YANG MAJU, TUMBUH PESAT, SEJAHTERA DAN BERKEADILAN “
MISI
 Mewujudkan sumber daya manusia yang religius, berakhlak, sehat, cerdas, produktif, berwawasan maju, terampil, mampu bersaing, kreatif serta memanfaatkan kemajuan dan globalisasi teknologi informasi.
Meningkatkan pembangunan Infrastruktur secara adil dan merata dalam rangka menunjang peningkatan kualitas pembangunan perekonomian, kesehatan, pendidikan, pelayanan masyarakat, pemerintahan, kebudayaan, pemuda dan olah raga.
Mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan dan pemberdayaan pertanian rakyat secara terpadu, terarah dan berkelanjutan melalui usaha Pertanian Pangan, Perikanan, Peternakan, Perkebunan dan Hortikultura untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan Peningkatan Produksi Daerah.
Meningkatkan produktifitas perekonomian melalui optimalisasi sektor-sektor potensial : kehutanan, perkebunan, pertambangan dan energi dalam memanfaatkan sumber daya alam secara berkeadilan bagi masyarakat dan dunia usaha serta seimbang dengan pelestariannya.
Menciptakan pelayanan pemerintahan yang baik, mengayomi, bertanggung jawab, berkeadilan dengan didukung oleh aparatur pemerintah yang bersih, jujur, profesional dan sejahtera.
Meningkatkan peran serta lembaga adat dalam pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal, budaya, kesenian daerah dan nasional.
Meningkatkan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, fakir miskin, disabilitas, orang terlantar dan lansia.
12 PROGRAM (Kegiatan Unggulan)
Pendidikan Gratis 16 Tahun berupa pemberian beasiswa jenjang pendidikan Diploma, S-1 Bantuan pendidikan/beasiswa jenjang S-2, S-3, Dokter, Dokter Spesialis, Akademi TNI & Polri.
Peningkatan pembangunan kesehatan masyarakat (BPJS Gratis).
Peningkatan keterampilan tenaga kerja (Pembangunan Balai Latihan Kerja).
Peningkatan, pemeliharaan infrastruktur pedesaan dan pembukaan lahan masyarakat untuk pertanian dan perkebunan yang bersifat kelompok berupa pengadaan satu paket alat berat (Grader, Buldozer, Excavator, dan Vibro) untuk tiap dua kecamatan.
Pemberian bantuan uang duka dan bantuan melahirkan.
Pemberian bantuan tetap untuk anak/orang cacat fisik dan mental.
Pemberian insentif yang memadai kepada damang, mantir adat, penghulu adat, marbot (kaum/penjaga rumah ibadah), guru-guru swasta (TK/TPA, PAUD sampai SLTA), RT/RW, guru ngaji dan guru SHA.
Peningkatan Insentif untuk Aparat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan RT/RW. Peningkatan kesejahteraan ASN (PNS dan PPPK) dan tenaga kontrak Pemda.
Penguatan peran lembaga adat dalam pembangunan dan pembinaan masyarakat. (adv/kb).

DPRD Kabupaten Murung Raya

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kemajuan Pembangunan Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat.

“Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Semua pihak harus memiliki peran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, jumat (3/4/2026).

Sutrisno menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas, katanya.

Selain itu, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan agar situasi daerah tetap aman dan nyaman, sehingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas pembangunan.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat daerah dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Pemuda Diminta Aktif Berkontribusi Majukan Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengajak generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide segar dan inovatif dalam pembangunan. Karena itu, ia menekankan agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam berbagai sektor.

“Anak muda harus berani tampil dan berkontribusi. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi daerah,” ujar Mahyono, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.

Selain itu, Mahyono juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan. Hal itu, dinilai penting agar generasi muda memiliki daya saing yang kuat di tengah tantangan zaman.

“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan, anak muda akan lebih siap menghadapi tantangan serta mampu menciptakan peluang,” tambahnya.

Mahyono mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berkreasi.

Ia berharap, dengan semangat dan partisipasi aktif generasi muda, Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.

“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.

Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.

“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.

Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Bupati Murung Raya Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng sebagai Bukti Akuntabilitas

Published

on

By

Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya Heriyus menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di kantor BPK Palangka Raya, Rabu (01/04/2026)

Penyerahan dilakukan langsung kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono, mewakili Kepala BPK Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar.

Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo bersama jajaran Pemkab Mura dan beberapa stakeholder terkait. Proses berlangsung tertib sebagai bagian siklus pemeriksaan reguler.

Heriyus menyatakan LKPD disusun mengacu pada peraturan perundang- undangan demi transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar pengelolaan keuangan memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Murung Raya.

Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas fiskal daerah terus dijaga melalui tata kelola yang terbuka serta pengawasan internal yang ketat.

Bupati menyebut pemeriksaan BPK sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Pemkab siap menindaklanjuti rekomendasi untuk menyempurnakan sistem keuangan.

Ia mengapresiasi jajaran BPK Kalteng yang menerima dokumen, menegaskan bahwa akuntabilitas publik adalah fondasi kepercayaan masyarakat.

Dengan penyerahan ini, Pemkab Murung Raya berharap LKPD 2025 menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Tuai Apresiasi Kementerian atas Upaya Tekan Pengangguran

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka pengangguran. Hal ini tercermin dalam kegiatan Zoom Penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang digelar, Rabu (1/4/2026), di Aula Setda A Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta Bapperida. Acara dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo.

Dalam pemaparannya, Rahmanto menegaskan bahwa penanganan pengangguran tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbanyak program padat karya dengan dukungan APBD sebesar Rp466 miliar guna membuka lapangan kerja langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Murung Raya menghadirkan inovasi melalui program Kartu Hebat Pra Kerja yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Pemerintah daerah juga memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya pada bidang keterampilan menjahit dan tata boga. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memiliki keahlian praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.

Lebih lanjut, Pemkab Murung Raya tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan alat berat seperti Hitachi dan Komatsu untuk membuka pelatihan operator alat berat. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi sektor pertambangan dan konstruksi di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Upaya tersebut mendapat penilaian positif dari pihak kementerian. Program dan strategi yang dijalankan dinilai tepat sasaran serta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkab Murung Raya tidak hanya mengidentifikasi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Murung Raya Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Korpri VIII Kalteng, Digelar 23–28 Juni 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Puruk Cahu pada 23–28 Juni 2026.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengatakan jadwal pelaksanaan telah ditetapkan usai audiensi dan koordinasi antara Pemkab Murung Raya bersama panitia pelaksana dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (31/3/2026).

“Waktu pelaksanaan sudah ditentukan setelah dilakukan audiensi dan koordinasi dengan Pemprov Kalteng,” ujar Dina.

Ia menjelaskan, rombongan Pemkab Murung Raya dan panitia yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, di kantor Setda Provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak provinsi memberikan arahan sekaligus meminta agar dalam waktu maksimal dua minggu segera dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan antara panitia provinsi dan kabupaten guna mematangkan persiapan teknis kegiatan.

“Selain itu, kami juga telah melaporkan kesiapan sebagai tuan rumah. Meski di tengah efisiensi anggaran, kegiatan tetap akan dilaksanakan secara maksimal, khidmat, serta menyambut seluruh kafilah dari kabupaten/kota dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sementara itu, Sarwo Mintarjo menegaskan bahwa persiapan MTQ Korpri tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, MTQ Korpri bukan sekadar ajang lomba keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia serta kuatnya nilai-nilai religius di Kabupaten Murung Raya.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana promosi daerah, baik dari sisi pariwisata maupun peningkatan ekonomi melalui bazar UMKM selama pelaksanaan,” jelas Sarwo.

Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, Murung Raya ingin menampilkan penyelenggaraan yang profesional dengan pelayanan yang ramah serta berstandar baik.

“MTQ Korpri tingkat provinsi ini bukan hanya soal mencari yang terbaik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagaimana kita mampu menunjukkan tata kelola yang baik, keramahan, dan standar penyelenggaraan yang berkelas,” tandasnya.

Audiensi dan koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala BKD Provinsi Kalteng Lisda Ariani, Karo Kesra Husaini, Kepala Kantor Kemenag Murung Raya H. Marzuki Rahman, Kepala Dinas P3ADalduk KB Murung Raya Firman Prihatin, serta panitia pelaksana lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Infrastruktur pada Musrenbang RKPD 2027

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meminta agar pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam perencanaan tahun 2027.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Aula Bapperida, Puruk Cahu, Selasa (31/3/2026).

Menurut Rumiadi, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat yang harus segera ditangani secara serius oleh pemerintah daerah.

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Laung Tuhup yang meski jalannya mengalami kerusakan, masih dapat dilalui. Namun, di daerah pemilihan (Dapil) III, terdapat wilayah yang hingga kini belum memiliki akses jalan penghubung.

“Contohnya dari Kelurahan Tumbang Lahung menuju Kelurahan Tumbang Kunyi, sampai saat ini belum ada akses jalan,” ujarnya.

Selain itu, Rumiadi juga menyoroti masih adanya warga di Dapil III yang belum menikmati layanan listrik. Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Rumiadi menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam Musrenbang RKPD sudah memahami tugas dan fungsi masing-masing, sehingga tinggal melakukan penajaman program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Ia juga mendorong para pengambil kebijakan untuk aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan dukungan anggaran. Menurutnya, langkah tersebut telah terbukti berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

“Awalnya APBD 2026 mereka hanya Rp1,4 triliun, namun setelah melakukan komunikasi, anggarannya meningkat,” jelasnya.

Rumiadi juga mengingatkan agar setiap usulan dalam Musrenbang benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, bukan sekadar keinginan.

“Jika usulan itu merupakan kebutuhan, maka harus diprioritaskan. Namun jika hanya keinginan, harus dijelaskan maksud dan tujuan program tersebut,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 ini di buka Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, di hadiri sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Peran Orang Tua Penting, DPRD Murung Raya Ajak Perketat Pengawasan Pergaulan Anak

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito com – Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, mengajak para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurut Lita, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi membawa dampak positif sekaligus negatif bagi generasi muda. Tanpa pengawasan yang optimal, anak berisiko terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat.

“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, baik di lingkungan nyata maupun di dunia digital,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama dalam mencegah perilaku menyimpang. Orang tua tidak hanya dituntut memberi batasan, tetapi juga perlu memahami kondisi serta kebutuhan anak.

Selain itu, Lita mengingatkan pentingnya penanaman nilai moral dan agama sejak dini sebagai benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Dengan bekal nilai-nilai yang kuat, anak akan lebih mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif dan menghindari hal-hal yang merugikan,” tambahnya.

Ia berharap adanya sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat agar generasi muda di Kabupaten Murung Raya dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, cerdas, dan bertanggung jawab. (asd/kb).

Continue Reading

Populer