Connect with us

Kalsel

731 Sekolah di Barito Kuala Terima Dana BOSP 2026

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pendidikan menggelar sosialisasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026, Senin (20/4/2026), di Gedung Serbaguna Universitas Islam Kalimantan (UNISKA).

Kegiatan ini diikuti seluruh satuan pendidikan penerima dana BOSP dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan.

Tercatat sebanyak 731 satuan pendidikan menerima BOSP tahun ini, terdiri dari 383 PAUD, 275 SD, 62 SMP, dan 11 satuan pendidikan masyarakat.

Sebanyak 1.462 peserta hadir, terdiri dari kepala satuan pendidikan dan bendahara sekolah yang menjadi ujung tombak dalam pengelolaan anggaran di tingkat sekolah.

Sosialisasi diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan penyampaian materi terkait kebijakan, regulasi, serta teknis pengelolaan dana BOSP.

Narasumber berasal dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala dan Tim Pengelola BOSP Dinas Pendidikan yang memberikan pemahaman menyeluruh, termasuk aspek pengawasan dan akuntabilitas.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo menegaskan pentingnya pemahaman regulasi agar pengelolaan dana berjalan tepat sasaran.

“Dana BOSP harus benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan dan fasilitas belajar mengajar. Pengelolaannya juga harus rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan dana BOSP semakin transparan dan akuntabel sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Selain itu, kendala administratif yang selama ini menghambat penyaluran dan pemanfaatan dana diharapkan dapat diminimalisir. (adv/kb).

Kalsel

Sekda Batola Buka Turnamen Bulutangkis SKPD

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Batola yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar-SKPD dan Instansi Vertikal di Gedung Ije Jela, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digagas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan program “Barito Kuala Bersinar” (Bersih Narkoba) Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Zulkipli menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membangun fisik yang sehat, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarpegawai. Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin sekaligus melahirkan atlet berprestasi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Kepala BNNK Barito Kuala, Iskandar Adam, selaku ketua pelaksana melaporkan bahwa kejuaraan yang digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, diikuti sebanyak 105 peserta. Rinciannya, 27 pasangan ganda putri dan 78 pasangan ganda putra.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pengadilan Negeri dan PBSI Batola, serta didukung secara swadaya oleh sejumlah instansi dan sektor perbankan.

“Kejuaraan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam semangat Batola Bersinar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Batola, di antaranya Kepala Kementerian Agama, Sekretaris DPRD, serta para kepala dinas dari berbagai SKPD, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Kominfo, serta undangan lainnya. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Barito Kuala Jadi Tuan Rumah Hari Kartini ke-147

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Barito Kuala berlangsung meriah dan sarat makna. Kegiatan yang digelar pada Selasa (21/4/2026) itu dirangkai dengan pertemuan rutin empat bulanan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, menghadirkan semangat baru bagi para kader perempuan.

Marabahan yang dikenal sebagai “Bumi Ije Jela” dipercaya menjadi tuan rumah, sekaligus ajang silaturahmi dan penguatan peran PKK dalam pembangunan daerah.

Rombongan TP PKK Provinsi Kalsel bersama para ketua dan pengurus kabupaten/kota disambut hangat melalui penampilan Tari Bakantan dan Tari Mahelat Lebo yang memikat.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan tersebut.

Ia menilai momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi program.

“Melalui kegiatan ini, kita diharapkan semakin bersemangat dalam memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh kader untuk terus bergerak aktif dan adaptif dalam menjalankan program kerja, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya peran perempuan dalam berbagai lini kehidupan.

“Semangat Kartini harus diwujudkan melalui aksi nyata. Perempuan memiliki peran sentral sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia pun berpesan agar perempuan Kalsel terus mengembangkan diri menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan kreatif, tanpa meninggalkan nilai budaya dan keagamaan.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan sejarah singkat R.A. Kartini, serta sejumlah aksi sosial seperti penyaluran bantuan sembako, santunan bagi ibu hamil dan menyusui, hingga penayangan video ucapan Hari Kartini dari seluruh ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian doorprize yang menambah keakraban antar pengurus PKK, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Batola Perkuat Sinergi Tata Kelola Keuangan

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menegaskan komitmennya terhadap penguatan tata kelola keuangan daerah dengan menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan untuk Membangun Banua” yang berlangsung di Hotel Galaxy Banjarmasin, Senin (20/4/2026) malam.

Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, hadir langsung dalam forum tersebut sebagai representasi dukungan pemerintah daerah terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik.

Seminar dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, dan diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur legislatif, perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kepala daerah se-Kalimantan Selatan, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, Herman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pengawasan, termasuk BPK dan BPKP, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan kredibel.

“Sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai prinsip good governance,” ujarnya.

Sementara itu, Hasnuryadi Sulaiman dalam sambutannya berharap forum tersebut mampu melahirkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat pelaksanaan pembangunan di daerah.

Seminar ini turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, antara lain anggota BPK RI Fathan Subchi, Wakil Ketua MUI Kalimantan Selatan Prof Hafizh Ansyari, serta Direktur Utama Bank Kalsel Fahruddin.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan pengurus wilayah dan cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) periode 2025–2030, serta penyerahan penghargaan kepada Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.

Partisipasi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam forum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pembangunan daerah. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Barito Kuala Targetkan KLA Naik Peringkat ke Nindya

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dirangkai dengan workshop finalisasi pengisian evaluasi mandiri KLA Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bahalap, Senin (20/04/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Barito Kuala yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Wahyu Adibawono, S.Hut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian daerah yang dinilai menunjukkan tren positif.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2025, Kabupaten Barito Kuala berhasil meraih predikat Kategori Madya dengan nilai 668,17. Pencapaian tersebut ditopang peningkatan signifikan di sejumlah klaster, terutama pada Klaster Kelembagaan yang naik dari 56 persen menjadi 69,5 persen, serta Klaster I terkait hak sipil dan kebebasan yang melonjak dari 45 persen menjadi 73,91 persen.

Menurutnya, capaian itu bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak di daerah. Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam memenuhi indikator pada masing-masing klaster.

“Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita optimistis predikat Madya dapat ditingkatkan menjadi Nindya pada penilaian berikutnya,” ujarnya. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Empat Desa Pecah Rekor Lawan Stunting

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala mulai menunjukkan hasil konkret. Empat desa berhasil mencatatkan capaian membanggakan dengan status nol stunting selama tiga bulan berturut-turut, sekaligus mengantarkan mereka menerima apresiasi dari pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Apresiasi Desa Peduli Stunting yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Barito Kuala, di Balai Desa Panca Karya, Kecamatan Alalak, Kamis (16/04/2026).

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, ditegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar program seremonial, melainkan tanggung jawab kolektif lintas sektor.

“Ini bukan hanya soal capaian atau penghargaan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan generasi. Mulai dari keluarga, desa, hingga pemerintah pusat harus bergerak bersama,” tegasnya.

Kepala DP2KBP3A Batola, dr. Hj. Azizah Sri Widari, M.P.H., menyebut penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen nyata desa dalam menurunkan stunting secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa indikator tiga bulan tanpa kasus stunting bukan sekadar angka, tetapi cerminan kerja serius di lapangan.

“Empat desa ini mampu mempertahankan nol stunting selama Oktober hingga Desember 2025. Ini bukan kebetulan, tetapi hasil dari kolaborasi kuat antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujarnya.

Secara khusus, Desa Panca Karya disebut menjadi contoh menonjol. Desa ini bahkan mampu menjaga angka nol stunting lebih dari satu tahun, menunjukkan konsistensi dan keseriusan dalam upaya pencegahan.

“Ini luar biasa. Artinya ada kesadaran kolektif yang terbangun. Peran kepala desa, kader, hingga masyarakat sangat menentukan,” tambahnya.

Empat desa yang menerima apresiasi tersebut yakni Desa Panca Karya (Kecamatan Alalak), Desa Karang Buah dan Desa Karang Dukuh (Kecamatan Belawang), serta Desa Bandar Karya (Kecamatan Tabukan).

Masing-masing desa memperoleh penghargaan berupa sertifikat dan insentif sebesar Rp5 juta sebagai bentuk dukungan sekaligus motivasi untuk mempertahankan capaian tersebut.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu bagi desa-desa lain untuk memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting. Dukungan kebijakan dan pendanaan, menurut Wakil Bupati, akan terus diupayakan demi mewujudkan target desa bebas stunting secara menyeluruh.

“Kalau semangatnya sudah ada, pemerintah tinggal memperkuat. Ini bukan kerja singkat, tapi investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Napas Tersenggal Bayi Usia 4 Bulan Operasi Jantung

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Di usia yang baru menginjak 4 bulan, Bayi M. Nazhan Qamil sudah harus menghadapi ujian berat yang bahkan tak sanggup dibayangkan banyak orang dewasa. Bayi asal Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala ini kini berpacu dengan waktu demi menyelamatkan jantung kecilnya yang bermasalah sejak lahir.

Perjalanan panjang penuh harap telah dilalui. Dari Puskesmas Bakumpai, Nazhan dirujuk ke RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Namun keterbatasan fasilitas membuat harapan kembali diuji. Ia kemudian dibawa ke RS Ulin Banjarmasin, hingga akhirnya dokter memastikan satu hal yang tak bisa ditunda: operasi jantung harus segera dilakukan di Jakarta.

Harapan pun tertuju ke Rumah Sakit Harapan Kita. Di sanalah satu-satunya peluang besar bagi Nazhan untuk bertahan hidup.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, secercah cahaya datang. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Baznas mengulurkan bantuan, memastikan perjuangan kecil ini tidak berjalan sendiri.

Namun jalan menuju kesembuhan ternyata tak semulus harapan. Saat hendak diberangkatkan ke Jakarta pada 16 April 2026, detik-detik menegangkan terjadi di bandara. Napas Nazhan tiba-tiba tersengal, sesak datang dan pergi, membuat semua yang mendampingi diliputi kecemasan.

Keberangkatan pun terpaksa ditunda.

Rekomendasi dari pihak KKP Bandara mengharuskan adanya pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis serta penggunaan oksigen berstandar medis selama penerbangan. Tanpa itu, perjalanan bisa menjadi sangat berisiko bagi nyawa kecilnya.

Tak ingin mengambil risiko, Dinas Kesehatan Batola bergerak cepat. Pada sore harinya, Nazhan langsung dibawa ke RS Siloam Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Rencana pun disusun ulang, termasuk mencari maskapai yang mampu menyediakan oksigen sesuai kebutuhan medis.

Di balik semua ini, doa dan harapan terus mengalir. Seluruh tim medis, pemerintah daerah, hingga keluarga, kini menaruh satu harapan yang sama—agar Nazhan bisa segera menjalani operasi dan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih panjang.

Karena bagi bayi sekecil Nazhan, setiap detik adalah perjuangan. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Batola Kejar Target Imunisasi

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Upaya mendorong peningkatan cakupan imunisasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Melalui Dinas Kesehatan, digelar Rapat Koordinasi dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2026 yang berlangsung pada 15–16 April di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat capaian imunisasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kesehatan sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, Sugimin, menegaskan bahwa imunisasi memiliki peran vital dalam mencegah penyebaran penyakit menular.

Menurutnya, anak yang tidak mendapatkan imunisasi lebih rentan terserang penyakit sekaligus berpotensi menularkan kepada anak lainnya.

“Anak yang tidak diimunisasi lebih mudah sakit dan bisa menjadi sumber penularan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari berbagai organisasi perempuan. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala, Hj. Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, menyatakan komitmennya untuk ikut berperan aktif dalam menyukseskan program imunisasi di daerah.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan imunisasi diberikan secara lengkap sesuai tahapan usia.

“Imunisasi adalah bentuk perlindungan bagi anak, keluarga, hingga masyarakat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menyoroti pentingnya inovasi dalam pelaksanaan program. Ia menilai, pendekatan yang berbeda perlu dilakukan agar target yang diharapkan dapat tercapai secara maksimal.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan Dharma Wanita Persatuan menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan cakupan imunisasi di wilayah Barito Kuala.

Dalam kegiatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada lima puskesmas dengan capaian Imunisasi Dasar Lengkap tertinggi. Puskesmas Tabunganen menempati posisi pertama dengan capaian 95 persen, disusul Berangas (83 persen), Tabukan (80 persen), Barambai (79 persen), dan Anjir Pasar (69 persen).

Rapat koordinasi ini turut dihadiri seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Barito Kuala. Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa imunisasi merupakan hak dasar setiap anak untuk terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah, seperti campak, polio, dan difteri. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Penyaluran Bantuan Pangan di Pelambuan Berjalan Tertib dan Tepat Sasaran

Published

on

By

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Kelurahan Pelambuan melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) kepada masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, termasuk keluarga miskin dan penyandang disabilitas.

Bantuan pangan yang disalurkan bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog. Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026.

Lurah Pelambuan, Junaidi, S.Hut., turun langsung mendampingi Wakil Pimpinan Bulog Wilayah Kalimantan Selatan beserta jajaran Bulog Kota Banjarmasin guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran.

Pihak kelurahan juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, RT/RW, serta seluruh pihak yang turut mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Proses penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dengan tetap mengacu pada mekanisme yang telah ditetapkan.
Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata serta meringankan beban ekonomi masyarakat di Kelurahan Pelambuan. (Rachmad).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Batola Sosialisasikan Perda RTRW

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi buka acara sosialisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Kuala di Aula Mufakat, Rabu (15/4/2026).

Turut memberikan sambutan dalam acara tersebut adalah Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertahanan Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Tim FPRD Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Kuala.

Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, dalam sambutannya menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi RTRW. “Raperda ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk mewujudkan penataan ruang wilayah yang tertib, terencana, terpadu, dan berkelanjutan.”

Beliau juga menekankan pentingnya regulasi ini bagi daerah. “Tata ruang ini sangat penting buat kita, khususnya Kabupaten Barito Kuala. Kita juga merasa bersyukur, Alhamdulillah, bahwa di Kalimantan Selatan, Pemerintah juga sangat mengapresiasi terbitnya Peraturan Daerah ini,” tuturnya.

Menurut Bupati, keberadaan Perda RTRW ini sangat krusial bagi pemerintah dan masyarakat, terutama dalam upaya mewujudkan kepastian hukum pemanfaatan ruang, memperkuat pengawasan, mencegah terjadinya masalah, serta menjamin pembangunan yang berwawasan lingkungan. “Peraturan daerah ini akan menjadi dasar hukum untuk perencanaan dan pengelolaan tata ruang wilayah di Kabupaten Barito Kuala, terutama dalam pembangunan, perizinan, dan pengendalian lahan,” tambah beliau.

Kepala Dinas PUPR Barito Kuala menjelaskan bahwa penetapan RTRW ini mencakup pengaturan tata ruang daerah dengan luasan kurang lebih 242.672 hektar. Materi pokok yang diatur meliputi Struktur Ruang yang terdiri dari sistem pusat pemukiman dan sistem jaringan sarana prasarana. Kemudian, Pola Ruang yang terbagi menjadi kawasan lindung dan kawasan budidaya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan Perda RTRW secara simbolis oleh Bupati Barito Kuala kepada Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Wakil Bupati Batola, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sekda Batola, Dinas PUPR Kabupaten Batola, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Kuala. (adv/kb).

Continue Reading

Populer