Kalteng
PUPR Barut Paparkan Pola Ruang, Dorong Penyelesaian Aset di Kawasan Hutan
MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, memaparkan perkembangan dan data terbaru terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta pola ruang kabupaten dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Barito Utara mengenai pelepasan kawasan hutan, Selasa (7/10/2025) di ruang rapat DPRD setempat.
Dalam paparannya, Iman Topik menjelaskan bahwa sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor 6627 Tahun 2021 tentang Peta Perkembangan Pengukuhan Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Tengah hingga tahun 2020, total luas wilayah Kabupaten Barito Utara tercatat mencapai 998.770,62 hektar.
Luasan tersebut terbagi ke dalam beberapa kawasan dengan proporsi berbeda, di antaranya hutan lindung 43.609,23 hektar (4,37%), hutan produksi tetap 347.139,75 hektar (34,76%), hutan produksi terbatas 257.003,35 hektar (25,73%), hutan produksi konversi 157.192,51 hektar (15,74%), cagar alam 5.938,02 hektar (0,59%), areal penggunaan lain (APL) 180.026,59 hektar (18,20%), dan badan air 7.861,17 hektar (0,79%).
“Berdasarkan revisi RTRW terbaru dari Perda Nomor 13 Tahun 2019, pembagian pola ruang Barito Utara sudah termuat jelas dalam peta yang kami tampilkan. Warna hijau menunjukkan hutan lindung, kuning untuk hutan produksi, merah hutan produksi konversi, ungu cagar alam, putih areal penggunaan lain, dan biru untuk badan air,” ujar Iman Topik di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, serta perwakilan dinas, camat, dan media yang hadir.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengusulkan luasan 53.780 hektar sebagai APL tidak produktif kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk diproses lebih lanjut.
“Kami masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat. Bila ada kekurangan dokumen atau data, tim teknis akan segera melengkapinya,” kata Kadis PUPR M Iman Topik.
Lebih lanjut, Iman Topik menyoroti persoalan sejumlah aset daerah seperti jalan dan bangunan yang berdasarkan hasil overlay peta diketahui berada dalam kawasan hutan.
“Ini menjadi tantangan yang harus kami tangani bersama, karena untuk pelaksanaan pembangunan ke depan perlu ada penyelesaian dokumen sesuai ketentuan. Kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Direktorat terkait di kementerian untuk mencari solusi, termasuk opsi pelepasan atau pemanfaatan kawasan,” tegasnya.
RDP tersebut diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menyinkronkan kebijakan tata ruang dengan kebutuhan pembangunan daerah, serta memastikan seluruh kegiatan pembangunan di Barito Utara berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (adv/kb).
Kalteng
Bupati Heriyus Sambut Kepulangan Jemaah Haji Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya tahun 2026 di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).
Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga jemaah, serta tamu undangan lainnya.
Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Murung Raya mencapai 74 orang, terdiri atas 27 laki-laki dan 47 perempuan. Salah satu jemaah laki-laki yang turut menunaikan ibadah haji adalah Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi.
Ketua Panitia Pemulangan Jemaah Haji Murung Raya, Pirman Prihatin, melalui Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan bahwa sebanyak 53 jemaah telah tiba dan disambut di Puruk Cahu. Sementara itu, 16 jemaah masih beristirahat di Banjarmasin dan lima jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mulia, dan lebih bermanfaat dalam kehidupan,” ujar Heriyus.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah haji tahun ini berjalan dengan lancar. Selain itu, Heriyus berharap kuota haji bagi masyarakat Murung Raya dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak warga yang berkesempatan menunaikan ibadah haji. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi Kepulangan Jemaah Haji, Usulkan Petugas Pendamping Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengapresiasi kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya yang tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepulangan jemaah haji disambut langsung oleh Bupati Murung Raya Heriyus didampingi Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo serta sejumlah unsur pemerintah daerah di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).
Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan 53 jemaah haji yang kembali ke Murung Raya. Mereka disambut hangat oleh keluarga masing-masing. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Ketua MUI Murung Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Rumiadi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sehingga berjalan lancar, mulai dari pemberangkatan hingga penyambutan kepulangan jemaah di Murung Raya,” ujar Rumiadi.
Menurutnya, kualitas pelayanan haji perlu terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, termasuk melalui penyediaan petugas pendamping haji daerah. “Kepada pemerintah daerah, kiranya dapat menyediakan anggaran untuk petugas pendamping haji daerah pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Rumiadi menilai keberadaan petugas pendamping sangat penting karena tidak seluruh jemaah memiliki pengalaman melaksanakan ibadah haji. Sebagian besar jemaah masih memerlukan pendampingan, terutama terkait pemahaman lokasi ibadah dan kendala komunikasi.
“Dengan adanya petugas pendamping haji daerah, para jemaah akan lebih mudah menjalankan ibadah dengan lancar. Pendamping dapat membantu dan memandu jemaah selama berada di Madinah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Makkah,” jelasnya.
Diketahui, jumlah jemaah haji asal Murung Raya yang diberangkatkan pada 26 April 2026 sebanyak 74 orang, terdiri atas 27 laki-laki dan 47 perempuan. Sebanyak 69 orang tergabung dalam Kloter Banjarmasin 4.
Sementara itu, Panitia Keberangkatan Haji Kabupaten Murung Raya, Pirman Prihatin, mengatakan sebanyak 53 jemaah telah tiba di Murung Raya. Adapun 16 jemaah lainnya masih berada di Banjarmasin, sedangkan lima jemaah masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung dalam Kloter 5, 6, dan 19.
“Sebanyak 53 jemaah sudah tiba di Murung Raya. Sementara 16 jemaah masih berada di Banjarmasin, dan lima jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi,” ujar Pirman. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Murung Raya Dukung Pemkab Perjuangkan Keberlangsungan PPPK
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya dalam memperjuangkan keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu, guna menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menanggapi pernyataan Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi dan Pembentukan Forum Kepatuhan untuk Optimalisasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 di Aula Bapperida Murung Raya, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya Herman Kondo Siriwa, S.H., M.H., Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Fajar Kunaefi, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Bebie menegaskan bahwa tenaga PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.
“Kami di DPRD tentu mendukung langkah pemerintah daerah untuk memperjuangkan keberadaan PPPK. Mereka selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Bebie.
Menurutnya, keberadaan tenaga PPPK sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik. Dengan kondisi geografis Kabupaten Murung Raya yang luas, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di desa-desa dan wilayah terpencil.
Ia menilai, apabila terjadi pengurangan tenaga PPPK dalam jumlah besar, hal tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan pemerintah, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
Karena itu, Bebie berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah dalam merumuskan kebijakan terkait tenaga PPPK agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kami berharap ada kebijakan yang memberikan kepastian bagi tenaga PPPK. Mereka telah banyak berkontribusi membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya siap mendukung berbagai langkah pemerintah daerah dalam mempertahankan kualitas pelayanan publik sekaligus memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja yang telah mengabdi di berbagai sektor pemerintahan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting agar pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya dapat terus berjalan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya. (asd/kb).
Kalteng
Pimpin Apel Gabungan, Pj Sekda Tekankan Kesiapan KKN, Sinode GKE dan Peningkatan Pelayanan Publik
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menggelar apel gabungan rutin di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Senin (8/6/2026). Apel dipimpin Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Murung Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Sarwo Mintarjo menyampaikan sejumlah arahan Bupati Heriyus terkait agenda prioritas pemerintah daerah yang perlu mendapat perhatian dan dukungan seluruh perangkat daerah.
Salah satu agenda yang menjadi fokus adalah persiapan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Palangka Raya dan UIN Palangka Raya yang akan ditempatkan di tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui PDAM Puruk Cahu, sehingga kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara optimal.
Menjelang pelaksanaan Sinode Umum ke-XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang, seluruh perangkat daerah diminta memastikan kesiapan penginapan, sarana pendukung, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya guna mendukung kelancaran kegiatan berskala besar tersebut.
Dalam arahannya, Pj. Sekda juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran permukiman yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ia meminta seluruh pihak untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran.
Perhatian lainnya turut diberikan terhadap penanganan kerusakan jalan dan jembatan di sejumlah titik yang dinilai penting untuk menjaga kelancaran transportasi, distribusi barang, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Seluruh ASN diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sarwo saat menyampaikan arahan Bupati.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban daerah serta menggunakan media sosial secara bijak, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan harmonis di tengah masyarakat.
Melalui apel gabungan tersebut, Pemkab Murung Raya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (asd/kb).
Kalteng
Pemkab Murung Raya Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual melalui zoom meeting, Senin (8/6/2026).
Bertempat di ruang zoom meeting Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Murung Raya, kegiatan strategis ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, K. Zen Wahyu Priyatna, yang hadir secara resmi mewakili Bupati Murung Raya Heriyus.
Rapat rutin skala nasional yang diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir.M.
Dalam rapat tersebut, dipaparkan data rilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Juni 2026 yang menunjukkan bahwa seluruh atau 38 provinsi di Indonesia saat ini tengah mengalami inflasi tahunan (year-on-year) per Mei 2026, di mana untuk wilayah Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Tengah tercatat menempati posisi angka inflasi tertinggi yang menyentuh 4,56 persen.
Guna meredam andil inflasi dari sektor pangan yang diprediksi akan terdampak oleh perubahan cuaca, pertemuan ini mengulas secara rinci Strategi Antisipasi Dampak Musim Kemarau melalui tiga pilar utama, yaitu langkah antisipasi prabencana melalui penguatan infrastruktur air, langkah adaptasi saat kemarau lewat penerapan pola tanam hemat air dan varietas padi tahan kering, serta langkah mitigasi risiko berupa optimalisasi pompa air darurat dan klaim asuransi tani.
Merespons dinamika data tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memberikan penegasan kuat dan menginstruksikan agar seluruh kepala daerah bersikap proaktif, turun langsung ke lapangan, serta tanggap melakukan intervensi pasar guna memantau pergerakan harga komoditas pokok secara berkala di wilayah masing-masing agar dampak kekeringan tidak memicu lonjakan harga yang tidak terkendali.
Selain berfokus pada agenda pengendalian inflasi daerah serta kesiapan logistik pertanian dalam menghadapi musim kemarau panjang, rangkaian kegiatan pertemuan virtual nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat kali ini juga turut dirangkaikan dengan agenda Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) bagi komoditas unggulan di daerah. (asd/kb).
Hukum dan Kriminal
Polres Bartim Gagalkan Peredaran Sabu 54 Gram
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Dua pria yang diduga terlibat jaringan pengedar sabu lintas provinsi berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 54,43 gram bruto.
Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan Jalan Ahmad Yani, Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, tepatnya di depan Markas Polres Bartim.
Dua terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AR (38) dan SA (36), warga Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
Keduanya diduga memiliki peran dalam aktivitas peredaran dan penyimpanan narkotika yang beroperasi di wilayah Kalteng dan Kalsel.
Kasihumas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, SH, MM, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di wilayah Tamiang Layang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan AR.
Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang disaksikan aparat setempat, petugas menemukan puluhan paket sabu yang tersimpan di dalam tas punggung milik tersangka.
Barang bukti yang ditemukan terdiri dari 10 paket besar, satu paket sedang, dan 13 paket kecil sabu. Selain itu, petugas juga menyita uang tunai Rp650 ribu, satu unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Yamaha NMAX.
Dari hasil interogasi awal terhadap AR, penyidik kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Desa Teluk Karya, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Sekitar pukul 13.00 WITA, petugas berhasil mengamankan SA di kediamannya.
Dalam penggeledahan lanjutan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, di antaranya satu unit timbangan digital, plastik klip bening, satu unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp13,2 juta.
Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu seberat 54,43 gram bruto, dua unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, plastik klip bening, satu unit sepeda motor, uang tunai Rp13,8 juta, dan satu tas punggung.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
Keduanya terancam hukuman berat, mulai dari pidana penjara minimal lima tahun hingga pidana seumur hidup atau hukuman mati.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Barito Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga melakukan tes urine, pemeriksaan laboratorium forensik terhadap barang bukti sabu, serta pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui AKP Eko Sutrisno menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bartim.
“Kami akan terus melakukan penindakan dan pengembangan hingga jaringan di atasnya dapat terungkap. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi melalui layanan Call Center 110 apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika,” tegasnya.
Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres Barito Timur dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan razia, patroli, penegakan hukum, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika. (isn/kb).
Kalteng
Gerakan Pangan Murah Hadir di Kelurahan Beriwit, Bantu Warga Dapatkan Sembako Bersubsidi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Ketahanan Pangan Murung Raya gelar Gerakan Pangan Murah di halaman kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Bupati Murung Raya, Heriyus melalui Sekretaris Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Rony Paska mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk meningkatnya biaya distribusi.
Gerakan Pangan Murah yang didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, kopi, teh dan mie instan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Johansyah Apresiasi Operasi Pasar Murah, Bantu Masyarakat Hadapi Inflasi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya H. Johansyah, S.E.,M.I.P, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Murung Raya bekerja sama dengan Perum Bulog, Senin (8/6/2026).
Menurut Johansyah, kegiatan pasar murah merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Ia menilai kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.
“Program pasar murah ini sangat membantu masyarakat karena kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akibat inflasi,” ujar Johansyah.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP) Murung Raya ini mengatakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Perum Bulog perlu terus diperkuat guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman serta menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat.
Menurutnya, selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, pelaksanaan pasar murah juga menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah serta upaya mempertahankan daya beli masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berperan menjaga kestabilan ekonomi daerah,” katanya.
Johansyah berharap program pasar murah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya, termasuk kecamatan dan desa-desa yang berada di daerah terpencil.
“Kami berharap program seperti ini terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke wilayah pedesaan dan pelosok,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program yang telah disediakan pemerintah dengan sebaik-baiknya serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurut Johansyah, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Perum Bulog, dan masyarakat menjadi kunci penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau serta ketersediaan pangan tetap terjaga. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sutrisno Apresiasi Operasi Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi
PURUK CAHU, onlinekorabarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, menyambut baik pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Murung Raya bekerja sama dengan Perum Bulog, Senin (8/6/2026).
Menurut Sutrisno, kegiatan tersebut merupakan langkah positif Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah tekanan inflasi.
Ia menilai pasar murah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama saat terjadi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi warga.
“Program pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Dengan adanya subsidi harga kebutuhan pokok, masyarakat tentu sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Sutrisno panggilan akrap Apen.
Politisi Gerindra mengatakan, pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Perum Bulog dalam menyediakan bahan pokok bersubsidi merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan serta mengendalikan gejolak harga di pasaran.
“Kerja sama seperti ini sangat penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. Ini juga menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” katanya.
Sutrisno berharap program pasar murah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah kecamatan hingga desa-desa terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok.
“Harapan kita kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di pusat kota, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang akses terhadap kebutuhan pokok masih terbatas. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Murung Raya,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program yang disediakan pemerintah secara bijak serta mendukung berbagai langkah pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Sutrisno optimistis sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat akan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional9 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel10 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng9 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau10 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau10 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel10 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
