Umum
Pulau Sewangi Menjadi Desa Percontohan Tingkat Nasional
MARABAHAN, koranbarito.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB Kalsel) Adi Santoso mengatakan, Desa Pulau Sewangi di Kabupaten Barito Kuala (Batola) merupakan desa ramah perempuan dan peduli anak, bahkan menjadi desa percontohan tidak hanya di Kalsel, namun tingkat nasional.
“Saya berharap kualitas keluarga di Desa Pulau Sewangi sudah terealisasi. Dengan harapan meningkat kesejahteraan masyarakat,” ujar Adi Santoso, Sabtu (21/10/2023). Penilaian kualitas keluarga, ujarnya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga itu sendiri dan meningkatkan kesetaraan gender serta pemenuhan hak anak.

Dampak lainnya, sebut dia, meningkatkan pengetahuan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi produktif, meningkatkan derajat kesehatan, taraf pendidikan dan meningkatkan partisispipasi masyarakat desa. “Paling penting adalah meningkatkan kemampuan desa untuk mengenali dan menetapkan apa yang diperlukan oleh keluarga dalam permasalahan,“ pungkas Adi.
Kepala DPPKBP3A Batola Hj Harliani menerangkan kepada Tim Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Kalsel terhadap upaya intervensi terhadap 29 indikator penilaian Indeks Kualitas Keluarga.
Sebelumnya, ujar dia, pada Juni lalu telah disampaikan hasil IKK tahap pertama dan saran masukan dari tim provinsi langsung ditindaklanjuti TPK2D Batola dengan melakukan intervensi dan inovasi melibatkan berbagai instansi pemkab.
“Apa yang menjadi rekomendasi sudah kita laksanakan, sudah diikuti SKPD terkait untuk menindaklanjuti apa saja yang menjadi kewenangan dan tanggung jawab dalam memberikan intervensi di Desa Pulau Sewangi,” tegasnya. Dia berharapkan, kolaborasi menciptakan desa berkualitas sangat diperlukan, sehingga pada tahun 2024 pihaknya akan launching lagi desa ramah perempuan dan perduli anak di Batola.
Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batola Suharyanti Mujiyat terkesan dengan penampilan tarian dari anak-anak dibawah binaan Kades Syarifah Saufiah. Menurutnya, kreativitas tersebut menggambarkan kegiatan desa yang positif, bahan Desa Pulau Sewangi didapuk menjadi desa percontohan di Kalsel.
“Saya sangat bersyukur salah satu desa di Batola memiliki desa ramah perempuan dan perlindungan anak. Semoga desa ini bisa berkembang dengan berbagai kreativitas kegiatannya dan apa yang kita laksanakan pada hari ini dapat membawa prestasi lainnya,” tegas Suharyanti.
Pada kunjungan Tim Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) dari DP3AKB Kalsel di Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Jum’at (20/10/2023), disambut dengan Tari Saman dan lantunan Shalawat Nabi dipersembahkan siswa kelas 5 SD Desa Pulau Sewangi.
Penilaian Indeks Kualitas Keluarga (IKK) di Desa Pulau Sewangi dimulai dengan mendata kondisi sumber daya alam, sarana prasarana dan kondisi masing-masing tiap keluarga. Hal itu dilakukan, guna mengetahui kondisi dan mempermudah intervensi kelemahan di desa dengan melibatakan seluruh dinas instansi, lembaga organisasi, peran partisipasi dunia usaha dan masyarakat.
Desa Pulau Sewangi berpenduduk 2.753 jiwa telah menjadi lokus penilaian TPK2D Kalsel sepanjang tahun 2023. Tolak ukur penilaian kualitas keluarga dari Indeks Kualitas Keluarga (IKK) terdiri dari lima dimensi dan 29 indikator. (adv/kb).
Banjarbaru
H. Bahrul Ilmi Tandatangani Kerjasama PSEL Banjarmasin Raya
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menegaskan komitmennya dalam mendukung penanganan sampah berkelanjutan melalui proyek pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Aglomerasi Banjarmasin Raya, Kalimantan Selatan.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri penandatanganan kerja sama pembangunan PSEL yang digelar di Gedung Idham Khalid, Kamis (9/4/2026).
Menurut Bahrul Ilmi, proyek ini menjadi langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di daerah, khususnya di Kabupaten Barito Kuala.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kesepakatan penandatanganan terkait penanggulangan sampah. Mudah-mudahan program dari kementerian ini bisa terwujud dan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia juga menilai, pembangunan PSEL tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.
Proyek ini melibatkan tiga daerah utama, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala, sebagai bagian dari kerja sama regional dalam pengelolaan sampah terpadu.
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, yang hadir mewakili Menteri LHK, menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan proyek tersebut.
“Kita melihat komitmen daerah dalam penyediaan lahan, pasokan sampah, serta dukungan lainnya. Program ini dirancang untuk jangka panjang, sekitar 30 tahun, sehingga harus masuk dalam perencanaan daerah masing-masing,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi lintas daerah dan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Kalimantan Selatan. (adv/kb).
Banjarbaru
Musrenbang RKPD 2026 Dorong SDM Unggul dan Infrastruktur Berkualitas
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tahapan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026), ini mengangkat tema penguatan sumber daya manusia dan investasi pada sektor unggulan dengan dukungan infrastruktur yang berkualitas.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Sementara itu, arahan dari pemerintah pusat disampaikan secara virtual oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Akhmad Wiyagus, mewakili Menteri Dalam Negeri.
Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan bahwa capaian pembangunan Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Sejumlah indikator kinerja daerah bahkan disebut melampaui target nasional, sehingga menjadi pijakan penting dalam merancang arah pembangunan ke depan.
Ia menegaskan, perencanaan pembangunan daerah akan terus diselaraskan dengan kebijakan nasional, termasuk melalui sinkronisasi RKPD Tahun 2027.
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan program pembangunan berjalan terpadu, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi proyek-proyek strategis daerah. Menurutnya, keberadaan proyek tersebut tidak hanya mendorong masuknya investasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat infrastruktur serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Perencanaan melalui Musrenbang ini harus mampu menghasilkan kebijakan yang terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, turut menyampaikan sejumlah usulan prioritas daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pelebaran ruas jalan Marabahan–Gampa yang dinilai sangat vital sebagai akses penghubung hingga ke wilayah Kabupaten Tapin.
Ia menjelaskan, kondisi jalan saat ini sudah tidak lagi memadai untuk menampung tingginya mobilitas, terutama kendaraan bertonase besar. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan menghambat kelancaran distribusi.
Melalui Musrenbang ini, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat segera direalisasikan, khususnya dalam peningkatan infrastruktur jalan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.
Musrenbang RKPD 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, terarah, dan berkelanjutan bagi seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (adv/kb).
Puruk Cahu
Rahmanto Muhidin Resmi Pimpin KORMI Murung Raya 2024-2028
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Rahmanto Muhidin resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Murung Raya masa bakti 2024-2028.
Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdan, disaksikan Bupati Murung Raya, Heriyus, di Aula Dewan Adat Dayak (DAD) Puruk Cahu, Kamis (9/4/2026).
Rahmanto yang juga menjabat Wakil Bupati Murung Raya menegaskan komitmennya untuk memajukan olahraga masyarakat. Menurutnya, olahraga tidak hanya sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui KORMI, kita ingin menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar aktif berolahraga. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi bagaimana olahraga menjadi budaya dan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pengurus serta dukungan berbagai pihak agar program kerja KORMI dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Murung Raya.
Sementara itu, Sekretaris KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdan, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan KORMI Murung Raya yang dinilai lengkap dan representatif.
Menurutnya, KORMI memiliki peran strategis dalam membina olahraga rekreasi berbasis masyarakat, mulai dari olahraga tradisional, kebugaran, hingga olahraga petualangan.
“Kami berharap KORMI Murung Raya dapat menjadi salah satu yang aktif di tingkat provinsi serta mampu menghadirkan berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan,” katanya.
Bupati Murung Raya, Heriyus, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap KORMI sebagai mitra dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ia menilai olahraga masyarakat berperan penting dalam menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, serta melestarikan budaya lokal melalui olahraga tradisional.
“KORMI diharapkan menjadi motor penggerak dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan,” tuturnya.
Adapun susunan pengurus inti KORMI Kabupaten Murung Raya periode 2024–2028 terdiri dari Ketua Umum Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I Johansyah, Wakil Ketua II Mardiana, Wakil Ketua III Andry Irawan, Sekretaris Umum Fakhrul Rozi, Wakil Sekretaris Umum I Darmi Mahlupi, Wakil Sekretaris Umum II Seniadinor, Bendahara Umum Tasmi Rudianor, serta Wakil Bendahara Umum Putu Ayu Agustin Sagitarini.
Kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang dan komisi, di antaranya organisasi, pemberdayaan, perencanaan dan anggaran, hubungan antar daerah, pengembangan usaha, media dan promosi, serta komisi olahraga tradisional dan kreasi budaya, kesehatan dan kebugaran, serta petualangan dan tantangan.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan tersebut, KORMI Murung Raya diharapkan segera menjalankan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. (asd/kb).
Puruk Cahu
Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya Sambut Kunker Menhan di Lokasi PT AKT
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menyambut kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di wilayah operasional PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), Desa Tumbang Bauh, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penggantian plang penguasaan menjadi plang penyitaan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia terhadap aset PT AKT yang diduga terkait pelanggaran hukum di sektor pertambangan dan kehutanan.
Rombongan tiba di bandara PT AKT menggunakan dua unit helikopter TNI. Turut hadir dalam rombongan, Jaksa Agung RI, Panglima TNI, Kapolri, serta sejumlah pejabat tinggi dari kementerian dan lembaga terkait.
Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas pemerintah pusat melalui Satgas PKH dan Kejaksaan Agung dalam menindak dugaan pelanggaran hukum di sektor sumber daya alam.
“Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendukung penuh langkah penegakan hukum oleh Satgas PKH dan Kejaksaan Agung. Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam mengawasi dan menertibkan aktivitas pertambangan agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Satgas PKH juga mengimbau seluruh perusahaan agar menjalankan kegiatan usaha secara legal dan mematuhi regulasi yang berlaku. Pemerintah, lanjutnya, tidak akan mentolerir pengelolaan sumber daya alam secara ilegal.
Kehadiran rombongan Satgas PKH turut disambut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Murung Raya serta para pemangku kepentingan terkait lainnya. (asd/kb).
Hukum dan Kriminal
66,7 Gram Sabu Dimusnahkan, Polres Bartim Bongkar Tiga Kasus Narkotika
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Polres Barito Timur menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan narkotika dengan memusnahkan barang bukti sabu seberat 66,7 gram, Rabu (8/4/2026). Pemusnahan dilakukan di Aula Pratisara Wirya Mapolres setempat dan disaksikan sejumlah pihak terkait.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Barito Timur, KOMPOL Alexander F. Sitepu, mewakili Kapolres AKBP Eddy Santoso. Hadir pula perwakilan Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Kejaksaan Negeri Barito Timur, Dinas Kesehatan, penasihat hukum, serta tiga tersangka yang perkaranya telah memasuki tahap proses hukum.
Dalam keterangannya, Wakapolres menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan tiga kasus narkotika oleh Satuan Reserse Narkoba. Ketiga tersangka masing-masing berinisial AB (40), A (47), dan MAF (32).
Dari total barang bukti yang diamankan seberat 97,8 gram (bruto), sebagian disisihkan untuk kepentingan pembuktian di persidangan.
Sementara sisanya, yakni 66,7 gram, dimusnahkan setelah memperoleh persetujuan dari Kejaksaan Negeri dan penetapan Pengadilan Negeri.
Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu ke dalam campuran air dan cairan pembersih hingga tidak dapat digunakan kembali. Kegiatan tersebut berlangsung terbuka sebagai bentuk transparansi dalam penanganan barang bukti.
“Seluruh barang bukti telah melalui uji laboratorium guna memastikan keaslian dan kandungannya. Ini bagian dari akuntabilitas penegakan hukum,” ujar Alexander.
Pengungkapan kasus pertama dilakukan pada 24 Februari 2026 di wilayah Dusun Timur. Tersangka AB diamankan di area parkir minimarket di Jalan Ahmad Yani dengan barang bukti tujuh paket sabu seberat 74,32 gram (bruto). Penelusuran kasus ini juga berkaitan dengan jaringan di wilayah Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kasus kedua terjadi pada 8 Maret 2026 di Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, dengan tersangka A yang diamankan bersama delapan paket sabu seberat 2,48 gram (bruto).
Sementara itu, tersangka MAF ditangkap pada 7 April 2026 di kawasan Jalan Negara Ampah–Buntok, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, dengan barang bukti lima paket sabu seberat 21 gram (bruto).
Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga terkait aktivitas peredaran, antara lain tiga unit sepeda motor, dua timbangan digital, lima telepon genggam, plastik klip bening, serta uang tunai Rp8,5 juta.
Berdasarkan hasil penyelidikan, para tersangka diketahui memiliki peran dalam jaringan peredaran, baik sebagai penjual, perantara, maupun penyimpan narkotika.
Polres Barito Timur menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap peredaran narkoba.
Ketiga tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana terbaru, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. (Red).
Puruk Cahu
Wabup Barito Utara Sebut Program Prioritas Daerah Berasal dari Gagasan Kader PKB
MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menyebut 11 program unggulan dan 12 program prioritas yang saat ini dijalankan pemerintah daerah merupakan hasil gagasan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Hal itu disampaikan Felix saat memberikan sambutan pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Zona I yang digelar di Muara Teweh, Rabu (8/4/2026).
Menurut Felix, arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk lima tahun ke depan tersebut awalnya digagas oleh Ketua DPC PKB Barito Utara, Gogo Purman Jaya, saat mengikuti Pilkada 2024.
“Arah kebijakan Pemkab Barito Utara, yakni 11 program unggulan dan 12 program prioritas, awalnya digagas oleh Gogo Purman Jaya saat Pilkada lalu,” ujarnya.
Felix menegaskan, setelah Pilkada Barito Utara 2025, pihaknya tetap mempertahankan seluruh program prioritas tersebut tanpa pengurangan. Program itu mencakup kebijakan pendidikan gratis, pembagian bibit sawit, serta pemberian insentif kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menambahkan 12 program unggulan yang berfokus pada peningkatan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan jembatan.
“Kami pastikan seluruh program tersebut dijalankan dalam lima tahun ke depan, terutama untuk menjawab kondisi infrastruktur yang saat ini masih perlu perhatian,” jelasnya.
Pada tahun ini, lanjut Felix, Pemkab Barito Utara merencanakan pembangunan tiga jembatan, yakni di Kecamatan Lahei, Desa Lemo yang menghubungkan ke ibu kota provinsi, serta jembatan Sikan–Tumpung Laung.
Dalam kesempatan tersebut, Felix juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKB atas dukungan dan kebersamaan yang terjalin selama Pilkada Barito Utara 2025.
Ia mengakui, posisinya sebagai wakil kepala daerah tidak terlepas dari peran besar PKB. “Kebersamaan ini bukan sekadar hubungan politik, tetapi juga ikatan emosional, kekeluargaan, dan keikhlasan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Barito Utara,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan Muscab, Felix berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum konsolidasi, evaluasi, dan penguatan struktur organisasi, tetapi juga mampu merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (asd/kb).
Puruk Cahu
PKB Kalteng Gelar Muscab Zona I di Muara Teweh, Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2029
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Sebanyak empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Provinsi Kalimantan Tengah menggelar musyawarah cabang (Muscab) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Rabu (8/4/2026).
Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, melalui rilis yang diterima di Puruk Cahu, menyampaikan bahwa keempat DPC tersebut merupakan bagian dari zona satu, yakni Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, dan Murung Raya.
“Kami membagi DPC di Kalteng ke dalam tiga zona. Muscab zona satu ini menjadi yang pertama dilaksanakan,” ujarnya.
Rahmanto menambahkan, pelaksanaan Muscab PKB se-Kalimantan Tengah akan berlangsung secara maraton hingga 14 April 2026. Untuk zona dua, kegiatan akan digelar di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, sedangkan zona tiga dijadwalkan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menurutnya, Muscab merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, sekaligus forum untuk merumuskan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
Ia juga menjelaskan, terdapat perbedaan mekanisme pada Muscab periode kali ini dibandingkan sebelumnya. Musyawarah tidak lagi melalui pemilihan langsung oleh pengurus anak cabang (PAC), melainkan menggunakan mekanisme musyawarah mufakat dengan kewenangan mengusulkan bakal calon ketua DPC.
“Tidak lagi dipilih langsung oleh PAC di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar, melalui Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada sinergi kader dari tingkat pusat hingga akar rumput di desa.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa dan harus terus dijaga serta diperkuat.
“Perjuangan politik PKB bukan semata-mata untuk kekuasaan, tetapi sebagai sarana pengabdian kepada umat dan negara,” ujar Nihayatul.
Ia juga mendorong seluruh kader untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, serta menghadirkan solusi nyata, sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan partai dan memperkuat solidaritas internal.
Kegiatan Muscab tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Barito Utara, antara lain Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, anggota DPRD dari Fraksi PKB, perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (asd/kb).
Kalsel
Batola Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, Persiapan Mulai Dimatangkan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mulai dimatangkan. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi antara LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan dan LPTQ Kabupaten Barito Kuala di Aula Mufakat, Rabu (8/4/2026).
Ketua Umum LPTQ Barito Kuala yang juga Sekretaris Daerah, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan pelaksanaan MTQ meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan situasi global yang dinamis.
Menurutnya, kegiatan MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bagian penting dalam memperkuat syiar Islam dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi daerah yang dirangkum dalam slogan SATU, yakni Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul.
Ia juga mengingatkan bahwa Barito Kuala sudah cukup lama tidak menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi, yakni sekitar 16 tahun.
Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan serta arahan dari LPTQ Provinsi agar pelaksanaan tahun ini berjalan optimal, baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun capaian prestasi.
“Target kami bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mencetak prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, LPTQ Barito Kuala secara resmi menerima Surat Keputusan rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Selatan terkait penetapan lokasi MTQ.
Dokumen tersebut diserahkan oleh Ketua LPTQ Provinsi Kalsel, H. Fahrurazi. Selain itu, juga disampaikan usulan jadwal pelaksanaan yang direncanakan berlangsung pada 16 hingga 26 Juni 2026.
H. Fahrurazi menjelaskan bahwa penunjukan Barito Kuala, khususnya Marabahan, sebagai tuan rumah telah melalui sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah pemilihan lokasi yang dekat dengan pemukiman warga agar dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan.
Ia menambahkan, MTQ memiliki peran strategis dalam membumikan Al-Qur’an, tidak hanya melalui perlombaan, tetapi juga dalam mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi qari dan qariah yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” tutupnya. (adv/kb).
Puruk Cahu
Pemkab Murung Raya Sosialisasikan Penerapan BLUD di 17 Puskesmas
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi puskesmas, di Aula Dinas Kesehatan, Rabu (8/4/2026).
Sosialisasi ini direncanakan akan diterapkan pada 17 puskesmas di Kabupaten Murung Raya sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, APT. Cory Nika, S.E., M.Sc., yang juga bertindak sebagai ketua kegiatan, menyampaikan bahwa penerapan BLUD di puskesmas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan pelayanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung, M.S., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh puskesmas dalam menghadapi perubahan sistem pengelolaan tersebut.
“Penerapan BLUD diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan, mempercepat pelayanan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, membacakan sambutan Bupati Murung Raya, Heriyus.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan dukungan penuh terhadap penerapan BLUD di puskesmas sebagai bentuk reformasi layanan publik di bidang kesehatan.
Ia berharap seluruh puskesmas dapat mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi manajemen, sumber daya manusia, maupun administrasi, sehingga implementasi BLUD dapat berjalan optimal.
Dalam sosialisasi tersebut turut hadir Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, serta seluruh pegawai puskesmas dan jajaran terkait.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami mekanisme dan manfaat BLUD serta mampu mengimplementasikannya secara efektif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional7 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel8 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng7 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel8 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
