Umum
Mujiyat Terima Penghargaan Proklim Utama dan Lestari
MARABAHAN, koranbarito.com – Mujiyat, S.Sn.,M.Pd selaku Penjabat (Pj) Bupati Barito Kuala (Batola) menerima penghargaan Proklim utama dan lestari serta apresiasi pembinaan Proklim dan pendukung Proklim dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Selasa (24/10/2023), di Jakarta.
Proklim merupakan program yang memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi, sehingga dapat mendukung target penurunan emisi GRK nasional dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Tiba yang dinantikan Kabupaten Barito Kuala memiliki Desa Proklim Lestari yang berada di Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh. “Katagori Lestari adalah tingkat tertinggi yang mana Desa Danda Jaya membina 10 desa binaan, kemudian desa-desa itu diharapkan dapat membina kembali desa lainnya sehingga di Barito Kuala semua desa akan menjadi Desa Proklim,” ucap Kepala DLH Fahriana saat verifikasi lapangan di Danda Jaya lalu.
Kepala Desa Danda Jaya Diyono saat verifikasi lapangan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan KehutananΒ (September) di desanya menyampaikan upaya Danda Jaya dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yaitu dengan pengelolaan sampah limbah padat dan cair, pemanfaatan sisa limbah pertanian, budidaya pertanian yang rendah emisi termasuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. (adv/kb).
Kalteng
Pembukaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng Berlangsung Meriah di Puruk Cahu
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 berlangsung meriah dan sukses di Arena Utama Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Rabu (24/6/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah” ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, didampingi Bupati Murung Raya, Heriyus. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah, pejabat pemerintah, kafilah dari kabupaten/kota se-Kalteng, serta ribuan masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, disampaikan bahwa MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir ASN yang unggul secara intelektual, berintegritas, memiliki moral dan spiritual yang kuat, serta mampu mempererat persaudaraan dan semangat Huma Betang di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk memberikan pelayanan terbaik dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan.
MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung pada 23β28 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah serta satu kontingen tingkat provinsi. Sebanyak 491 peserta akan berkompetisi pada belasan cabang lomba.
Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan MTQ juga sangat tinggi. Prosesi pembukaan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Diskominfo Murung Raya dan disaksikan ribuan penonton secara daring. (asd/kb).
Kalteng
14 Makam Dibongkar Misterius, Warga Desa Lebo Geger
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com β Suasana tenang di area Pemakaman Kristen Protestan dan Advent di Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, mendadak berubah menjadi kegelisahan.
Sejumlah warga dibuat geger setelah terungkap dugaan pembongkaran belasan makam yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.
Kasus ini mencuat setelah seorang ahli waris menemukan lubang bekas galian pada makam anggota keluarganya berinisial S, Selasa (23/6/2026).
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat dan memicu penyelidikan gabungan yang melibatkan Polsek Pematang Karau bersama unsur Forkopimcam.
Saat petugas melakukan pemeriksaan di lokasi pada Rabu (24/6/2026), fakta yang ditemukan cukup mengejutkan. Dari hasil pengecekan awal, sedikitnya 14 makam diduga pernah mengalami pembongkaran. Mayoritas makam yang menjadi sasaran diketahui merupakan makam perempuan.
Barisan nisan yang selama ini berdiri sunyi kini menjadi pusat perhatian. Bekas galian yang ditemukan di sejumlah titik memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai motif di balik aksi tersebut.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bartim AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., membenarkan adanya laporan dugaan pembongkaran makam tersebut.
“Kapolres telah memerintahkan Polsek Pematang Karau untuk melakukan penyelidikan secara mendalam serta berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
“Ini masih dugaan. Kami meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak kepolisian,” tegas AKP Eko.
Dalam olah tempat kejadian perkara, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas di lokasi, yakni sepasang sarung tangan, sebilah kayu, serta dua botol bekas obat batuk. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, motif di balik dugaan pembongkaran makam tersebut masih menjadi misteri. Unit Reskrim Polsek Pematang Karau terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri berbagai kemungkinan untuk mengungkap siapa pelaku dan apa tujuan aksinya.
Meski kasus ini sempat mengundang keresahan warga, situasi keamanan di Desa Lebo dilaporkan tetap kondusif. Polisi memastikan perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka setelah diperoleh fakta dan bukti yang cukup.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat setempat. Di tengah keheningan kompleks pemakaman yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir, muncul jejak-jejak misterius yang kini sedang diurai aparat kepolisian. (isn/kb).
Kalteng
Bupati Murung Raya Hadiri Gunung Mas Bermazmur
Gunung Mas, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus bersama sejumlah Kepala Dinas di Pemkab Murung Raya menghadiri kegiatan βGunung Mas Bermazmurβ yang digelar di Stadion Gunung Mas, Minggu malam (21/6/2026).
Kehadiran Bupati Heriyus beserta jajaran merupakan bentuk dukungan Pemkab Murung Raya terhadap rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 sekaligus mempererat sinergi dan silaturahmi antardaerah di Kalimantan Tengah.
Sebelum menghadiri kegiatan tersebut, Heriyus bersama rombongan mengikuti acara ramah tamah di rumah jabatan Bupati Gunung Mas, disambut langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, bersama Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing.
Gunung Mas Bermazmur yang merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas dihadiri ribuan jemaat dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat melalui pujian dan penyembahan, doa bersama, serta penyampaian firman Tuhan.
Dalam kesempatan itu, Heriyus mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
βMelalui kegiatan Gunung Mas Bermazmur ini, kita diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan sebagai modal penting dalam membangun daerah dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, rukun dan sejahtera,β ujar Heriyus.
Usai mengikuti kegiatan, Heriyus meninjau sejumlah stan dalam Festival Budaya Mihing Manasa dan Pesta Pasar Rakyat yang berada di sekitar Stadion Mini Kabupaten Gunung Mas. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Mahyono Apresiasi Kesiapan Venue MTQ KORPRI VIII Kalteng
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengapresiasi kesiapan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, pada 23β28 Juni 2026.
Menurut Mahyono, kesiapan sebagai tuan rumah harus dipastikan secara optimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses. Ia menekankan pentingnya penyelesaian seluruh sarana dan prasarana pendukung sebelum pelaksanaan MTQ dimulai.
“Kesiapan lokasi dan seluruh fasilitas pendukung harus diselesaikan tepat waktu sebelum kegiatan dimulai,” ujar Mahyono, Jumat (19/6/2026).
Politisi PKB tersebut menilai MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antaranggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI VIII.
“Kesiapan infrastruktur, fasilitas, dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Murung Raya,” katanya.
Mahyono berharap pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan antar daerah.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap MTQ KORPRI VIII berlangsung sukses, berkesan, dan memberikan dampak positif bagi Murung Raya, baik dari aspek keagamaan, sosial, maupun promosi daerah,” tambahnya.
Pelaksanaan MTQ KORPRI VIII juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menyukseskan agenda tingkat provinsi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, official, dan tamu yang hadir dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Selain sebagai ajang syiar Islam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah antardaerah serta menjadi sarana memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Murung Raya kepada masyarakat Kalimantan Tengah secara lebih luas. (adv/aswadi/kb).
Kalsel
MTQ Tingkat Provinsi Kalsel Resmi Bergulir di Marabahan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com β Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.
MTQ yang mengusung tema βMembumikan Nilai-Nilai Al-Qurβan dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola Satu (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul)β itu berlangsung pada 18β26 Juni 2026 dan diikuti 1.391 kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, H Muhidin mengapresiasi penyelenggaraan MTQ dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai serta membiasakan membaca Al-Qurβan di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan hiburan digital.
βMTQ harus menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qurβan dalam kehidupan sehari-hari,β ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua membiasakan anak-anak membaca Al-Qurβan sejak dini, terutama setelah salat Magrib, agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak dan berkarakter.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi berharap MTQ tidak hanya melahirkan peserta terbaik, tetapi juga mendorong masyarakat mengamalkan nilai-nilai Al-Qurβan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama pelaksanaan, peserta akan berkompetisi pada sembilan cabang lomba yang terbagi dalam 27 golongan, meliputi Tilawah, Hifzh, Qiraβat, Tafsir, Syarhil Qurβan, Fahmil Qurβan, Khat Al-Qurβan, Karya Tulis Ilmiah Al-Qurβan (KTIQ), serta Barzanji dan Hadis Nabi sebagai cabang ekshibisi.
Pembukaan MTQ turut dimeriahkan defile kafilah dari 13 kabupaten/kota serta penampilan Drum Band Corps Bahana Ije Jela Marabahan. Kegiatan ditutup dengan pengibaran bendera MTQ dan doa bersama sebagai tanda dimulainya rangkaian perlombaan. (adv/ikhsan/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Tinjau Kesiapan Lokasi MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalteng di Puruk Cahu
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, meninjau kesiapan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 23β28 Juni 2026 telah siap digunakan dan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi.
Dina Maulidah mengatakan, kesiapan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII yang akan diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
βPeninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik maupun fasilitas pendukung dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai,β ujarnya, Rabu (17/6).
Menurutnya, MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan sukses.
βKesiapan infrastruktur dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Murung Raya,β katanya.
Dina berharap MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qurβan serta memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan.
βDengan dukungan semua pihak, kami berharap MTQ KORPRI VIII berlangsung sukses, berkesan, dan memberikan dampak positif bagi Murung Raya, baik dari aspek keagamaan, sosial, maupun promosi daerah,β tambahnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir. (adv/aswadi/kb).
Banjarmasin
DPRD Kalsel Setujui Delapan Tuntutan Badko HMI
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyepakati delapan tuntutan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) provinsi setempat dan siap meneruskan ke pusat (19/6/2026).
Ketika dikonfirmasi, Jum’at, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menegaskan, bahwa pada prinsipnya, lembaga legislatif provinsi menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari proses demokrasi yang dijamin peraturan perundang-undangan.
βKami menerima dan menyepakati substansi delapan tuntutan yang disampaikan Badko HMI Kalsel. Aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada DPR RI maupun kementerian dan lembaga terkait sesuai kewenangannya agar dapat menjadi perhatian dan bahan tindak lanjut di tingkat pusat,β ujar Supian HK.
Menurut politikus senior Partai Golkar itu,, sebagian besar tuntutan yang Badko HMI sampaikan berkaitan dengan kebijakan nasional yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat dan DPR RI.
Oleh karena itu, DPRD Kalsel selaku wakil rakyat di daerah akan menjalankan fungsi representasi dengan menjembatani dan mengawal aspirasi tersebut melalui jalur kelembagaan yang berlaku.
Selain menerima dokumen tuntutan, DPRD Kalsel juga membuka ruang dialog dalam audiensi untuk membahas berbagai isu yang menjadi perhatian mahasiswa.
Pertemuan berlangsung konstruktif dengan semangat mencari solusi dan memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan lembaga legislatif.
Melalui audiensi tersebut, DPRD Kalsel menegaskan komitmennya untuk menerima, mengawal, dan meneruskan setiap aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwenang, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah maupun kepentingan masyarakat secara luas.
Sementara delapan tuntutan Badko HMI Kalsel antara lain meliputi evaluasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, pengawasan distribusi BBM, penguatan nilai rupiah dan stabilitas ekonomi nasional.
Selain itu, evaluasi implementasi Undang-Undang Polri, pengurangan ketergantungan terhadap utang negara, evaluasi kebijakan PPh Pasal 22, serta kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.
Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan berlanjut dengan audiensi bersama pimpinan DPRD Kalsel diterima Ketua didampingi Wakil Ketua HM Alpiya Rakhman serta sejumlah pimpinan Komisi dan fraksi untuk mendengarkan berbagai aspirasi dari perwakilan mahasiswa.
Namun Kepolisian dan aparat keamanan lainnya tetap mengawal aksi mahasiswa pada Kamis (18/6/2026) tersebut guna menghindari hal-hal yang bukan keinginan bersama (adv/eka/kb).
Kalteng
MTQ KORPRI VIII Jadi Ajang Pembuktian Kesiapan dan Pelayanan Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar pada 23β28 Juni 2026 di Kabupaten Murung Raya bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesiapan Murung Raya sebagai tuan rumah agenda besar tingkat provinsi.
Komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan tersebut terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Murung Raya Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin ke sejumlah lokasi persiapan, termasuk Alun-Alun Jorih Jerah Puruk Cahu yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan.
Berbagai aspek terus dimatangkan, mulai dari kesiapan arena utama, akomodasi dan transportasi peserta, fasilitas pendukung, hingga sistem keamanan dan kenyamanan bagi para tamu yang akan datang dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Lebih dari sekadar persiapan teknis, MTQ KORPRI VIII juga mengemban misi memperkuat nilai-nilai integritas, amanah, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) yang sejalan dengan ajaran Al-Qur’an.
Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI se-Kalimantan Tengah sekaligus memperkenalkan potensi daerah, budaya lokal, serta keramahan masyarakat Murung Raya kepada para peserta dan tamu undangan.
Keberhasilan penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII nantinya tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan lomba, tetapi juga dari kemampuan Murung Raya memberikan pelayanan terbaik serta menampilkan citra daerah yang religius, tertib, aman, dan ramah.
Melalui ajang ini, Murung Raya memiliki kesempatan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang terus berkembang dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar di tingkat provinsi. Keberhasilan tersebut sekaligus akan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Murung Raya. (adv/anita/kb).
Kalteng
Bupati Heriyus Pimpin Rapat Finalisasi Persiapan MTQ KORPRI VIII Kalteng di Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, memimpin rapat finalisasi persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut secara hybrid di Aula A Kantor Bupati Murung Raya dan melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin selaku Ketua Harian Panitia MTQ KORPRI Kalteng 2026, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Murung Raya Sarwo Mintarjo, serta sejumlah kepala perangkat daerah yang terlibat dalam kepanitiaan.
Berbagai aspek teknis pelaksanaan menjadi fokus pembahasan, mulai dari susunan acara, pelaksanaan defile peserta, kesiapan masing-masing seksi, hingga pengaturan kedatangan, kepulangan, dan akomodasi peserta selama berada di Kabupaten Murung Raya.
Sebanyak 342 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah dijadwalkan mengikuti MTQ KORPRI VIII Tahun 2026. Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga merencanakan penyediaan door prize bagi peserta dan tamu yang hadir.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mengikuti rapat melalui Zoom Meeting, terdiri dari unsur Biro Kesejahteraan Rakyat dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ KORPRI tingkat provinsi.
Dalam arahannya, Bupati Heriyus menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh panitia agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan sukses.
“Saya berharap seluruh panitia terus memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga setiap bidang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Keberhasilan kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama,” kata Heriyus.
Selain kesiapan teknis, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama panitia. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan akan mendapat dukungan dari pihak kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.
Melalui rapat pematangan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat berjalan sukses serta memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir. (adv/anita/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional10 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel11 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng10 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau10 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau10 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Kalsel11 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
