Kalteng
Pemdes Tampa Tahun 2023 Lakukan Pungutan Parkir
TAMIYANGLAYANG, koranbarito.com – Pemerintah Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Bsrito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), pada tahun 2023 ini menganggarkan untuk penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) sebanyak 22 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
“Tahun 2022 kemarin penerima BLTDD Tampa sebanyak 72 orang. Untuk tahun 2023 ini kita anggarkan sebanyak 22 KPM saja. Jadi berkurang dibandingkan tahun kemarin,” ungkap, Kepala Desa Tampa, Dubinata, Kamis (11/2/2023).
Dubinata menyebutkan, Pemerintah Desa Tampa pada tahun 2023 ini juga menganggarkan DD untuk pembuatan jalan dan jembatan baru. “Pembuatan jalan dan jembatan baru tersebut dimaksudkan untuk peningkatan usaha tani warga,” ujarnya.
Di sisi lain, Dubinata mengungkapkan, pihaknya pada tahun 2023 ini melakukan pungutan biaya parkir di kawasan Pasar Tampa, bekerjasama dengan pihak Dinas Perhubungan Bartim. “Tiap kendaraan yang parkir di sekitar areal pasar tersebut kita pungut biaya sebesar Rp2.000. Pengelolaan parkir ini kita serahkan kepada Bumdes Tampa,” ucapnya.
Berdasarkan kontrak kesepakatan, papar Dubinata, pihak Dishub mendapatkan setoran Rp400.000 dalam satu bulan. Sedangkan untuk Bumdes 10% dari hasil parkir. Sisanya untuk juru parkir. (mnz-kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sutrisno Berharap Kontingen FBIM 2026 Harus Tampilkan Budaya Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Kontingen Kabupaten Murung Raya resmi diberangkatkan untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.
Keberangkatan kontingen disampaikan dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya, Putu Suranta, sebanyak 225 peserta dan pelatih turut ambil bagian dalam ajang budaya terbesar tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026.
Anggota DPRD Murung Raya, Sutrisno, mengatakan Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang untuk memperkenalkan identitas, seni, serta kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Ia berharap seluruh kontingen Murung Raya dapat tampil percaya diri, menjaga kekompakan, dan membawa semangat kehormatan daerah selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Harapan kami, mereka tampil dan menunjukkan bahwa Murung Raya hadir dengan budaya yang kuat, bermartabat, dan membanggakan,” kata Sutrisno kepada awak media, Jumat (15/5/2026).
Pelepasan kontingen, dilepas langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, didampingi Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, di halaman Kantor Bupati, Rabu (13/5/2026). Turut hadir pelepasan keberangkatan itu, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah.
Pelepasan kontingen itu menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah kepada para duta budaya Murung Raya yang akan membawa nama daerah pada ajang budaya tingkat provinsi tersebut. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sutrisno Tekankan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Percepat Pembangunan Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Partai Gerindra, Sutrisno, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan. Pembangunan tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga harus menjangkau daerah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian,” ujar Sutrisno kepada awak media, Jumat (15/5/2026).
Ia mengatakan DPRD terus mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, sehingga aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik dan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan.
Selain itu, Sutrisno juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Ia menilai, di bawah kepemimpinan Bupati Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan program-program yang dijanjikan kepada masyarakat.
“Hal itu tentu tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak. Dengan adanya kerja sama yang baik, pembangunan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” katanya.
Sutrisno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Murung Raya di masa mendatang. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Mahyono Dorong Promosi Wisata Murung Raya Tetap Maksimal
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, mendorong agar potensi wisata yang dimiliki Murung Raya, baik destinasi yang berada dekat pusat kota maupun objek wisata alam di wilayah kecamatan agar lebih gencar dipromosikan.
Hal tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan daya tarik pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, Murung Raya memiliki banyak destinasi wisata yang indah dan berpotensi besar dan harus dikenal luas oleh masyarakat luar daerah.
Maka dari itu, ia meminta terkhusus Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Murung Raya sebagai leading sektor yang membidangi itu, dan masyarakat Murung Raya untuk objek wisata yang dekat dengan kota seperti Air Terjun Liang Pandan dan Wisata Pasir Putih telah dibangun gazebo harus terus dipromosikan secara maksimal
Selain itu, air terjun dan wisata alam lain yang tersebar di berbagai kecamatan juga perlu mendapat perhatian serius.
Ia menilai promosi wisata tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai media, termasuk media sosial dan platform digital lainnya.
“Dengan strategi promosi yang tepat, diyakini kunjungan wisatawan ke Murung Raya akan meningkat,” ujar Mahyono, Kamis (14/5).
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Disparpora, pemerintah desa, kelurahan dan Kecamatan serta masyarakat dalam mengembangkan destinasi wisata yang ada di Murung Raya ini.
“Jika wisata kita promosinya optimal, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM dan warga di sekitar lokasi wisata,” tambahnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Johansyah Apresiasi Rakerda TP-PKK Murung Raya Perkuat Pemberdayaan Keluarga
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Murung Raya yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat hingga tingkat desa.
Menurutnya, TP-PKK merupakan mitra penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, kesehatan, hingga penguatan ekonomi rumah tangga.
“Rakerda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh jajaran TP-PKK, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, agar program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Johansyah, Selasa (12/5/2026).
Ia menilai tema yang diusung dalam Rakerda sangat relevan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus sejalan dengan upaya mewujudkan Murung Raya Hebat yang semakin maju dan sejahtera.
Johansyah berharap seluruh pengurus TP-PKK yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, aktif turun ke masyarakat, serta mampu menjadi motor penggerak dalam membangun keluarga yang mandiri, sehat, dan berdaya saing.
“DPRD Murung Raya tentu mendukung setiap program TP-PKK yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, saya optimistis TP-PKK dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah,” tambahnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Gelari Pelangi Dorong Peningkatan Pendidikan dan Ekonomi Keluarga di Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 selama dua hari, 11–12 Mei 2026, di Gedung Tira Tangka Balang, Puruk Cahu.
Salah satu rangkaian kegiatan dalam Rakerda tersebut adalah pameran Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) serta produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah mengatakan, Gelari Pelangi merupakan salah satu program unggulan TP PKK yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi keluarga.
“Program ini merupakan gerakan terpadu TP PKK dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan yang selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia keluarga, baik dari sisi pendidikan maupun ekonomi,” ujar Dina, Rabu (13/5/2026).
Dina yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Murung Raya menjelaskan, program tersebut bertujuan membekali keluarga dengan pendidikan dan keterampilan sebagai modal untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan hidup.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan keluarga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
“Fokus utamanya adalah membekali keluarga dengan pendidikan dan keterampilan yang dapat menjadi modal dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan taraf hidup,” katanya.
Ia menambahkan, Gelari Pelangi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mempertegas peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan keterampilan, keluarga akan memiliki daya saing yang lebih baik di bidang ekonomi. Ini menjadi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah: FBIM Momentum Lestarikan Budaya Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Dina Maulidah menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah arus perkembangan zaman. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan kontingen Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kabupaten Murung Raya di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (13/5/2026).
Menurut Dina, kebudayaan merupakan warisan berharga yang harus dijaga agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang. Ia menilai budaya lokal tidak boleh tergeser oleh pengaruh budaya luar yang terus berkembang.
“Kebudayaan adalah warisan berharga yang harus tetap lestari dan tidak tergeser oleh budaya luar,” ujarnya.
Dina menekankan, pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, legislatif, masyarakat, maupun generasi muda. Sinergi seluruh elemen dinilai penting untuk memastikan budaya khas Kalimantan Tengah, khususnya Murung Raya, tetap terjaga dan berkembang.
“Semua pihak harus bersama-sama menjaga dan memperhatikan kebudayaan daerah agar tetap lestari,” tegasnya.
Selain itu, Dina juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta kontingen Murung Raya yang akan mengikuti FBIM di Palangka Raya agar tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap para peserta mampu membawa nama baik Kabupaten Murung Raya melalui penampilan terbaik dan prestasi yang membanggakan.
“Berjuanglah secara maksimal. Ingat, perjuangan ini membawa nama daerah kita. Semoga seluruh usaha yang dilakukan mendapatkan hasil terbaik,” katanya.
Menurut Dina, Festival Budaya Isen Mulang tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni dan budaya, tetapi juga sarana mempererat persatuan serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Tekankan Hasil Rakerda TP-PKK Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah menegaskan bahwa hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat penutupan Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Selasa (12/5/2026).
“Besar harapan kita semua, hasil Rakerda TP-PKK ini dapat memberikan pemahaman, edukasi, sekaligus menambah wawasan dan pengalaman bagi seluruh kader PKK, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa,” ujar Dina.
Ia menegaskan, Rakerda bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial, melainkan momentum penting dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Rakerda tahun ini memfokuskan sejumlah program prioritas, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, pengembangan usaha ekonomi kreatif bagi kelompok perempuan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan sanitasi lingkungan.
“Kita tidak boleh hanya berbicara tentang program dan rencana kerja di atas meja. Seluruh hasil yang telah disepakati dalam Rakerda ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat Murung Raya, khususnya ibu-ibu, anak-anak, dan keluarga kurang mampu,” tegas Wakil Ketua I DPRD Murung Raya tersebut.
Dina menilai, hasil Rakerda harus dapat diimplementasikan secara maksimal agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari camat, kepala desa, pengurus TP-PKK di semua tingkatan hingga para pemangku kepentingan lainnya, untuk mendukung pelaksanaan program-program TP-PKK di lapangan.
“Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan optimal. Keberhasilan program TP-PKK tidak bisa dicapai sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah, tokoh masyarakat, hingga pihak swasta untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi rumah tangga.
“Melalui kerja sama dan komitmen bersama, TP-PKK Kabupaten Murung Raya diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya. (asd/kb).
Kalteng
Kontingen Murung Raya Siap Berlaga di FBIM 2026, Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Murung Raya untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya pada 17–23 Mei 2026.
Kegiatan pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Puruk Cahu, Rabu (13/5/2026). Turut hadir Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Heriyus meminta seluruh kontingen menjaga kesehatan agar dapat tampil maksimal saat mengikuti perlombaan.
“Saya ingin keberangkatan kalian bukan hanya soal meraih juara. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan semangat juang, sportivitas, disiplin, dan kerja keras yang menjadi ciri khas daerah kita tercinta Murung Raya,” kata Heriyus.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta tetap bersemangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku selama mengikuti festival.
“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dan berjuang dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Heriyus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya tetap berkomitmen berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tingkat provinsi meski saat ini menghadapi efisiensi anggaran.
“Kami akan terus berpartisipasi dalam kegiatan provinsi. Tahun 2026 ini, selain mengikuti festival budaya, Murung Raya juga telah mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprov serta menjadi tuan rumah MTQ Korpri tingkat provinsi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Putu Suranta menyampaikan, jumlah peserta lomba dari Murung Raya yang mengikuti FBIM sebanyak 118 orang.
Jumlah tersebut ditambah pelatih, official, dan OPD pendamping, sehingga total kontingen yang diberangkatkan mencapai 225 orang.
“Karena memerlukan persiapan matang untuk mengikuti lomba pawai budaya, sebagian tim sudah lebih dahulu berangkat. Adapun jumlah cabang lomba yang diikuti Murung Raya pada FBIM tahun ini sebanyak 12 cabang,” ujar Putu.
Menurutnya, keikutsertaan Murung Raya dalam FBIM tidak hanya untuk memeriahkan festival, tetapi juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan budaya dan olahraga tradisional, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. (asd/kb).
Kalteng
Gerimis Malam Iringi Langkah Sulaiman Jenguk Wartawan Bartim Yang Sedang Sakit
Penulis : (Al-Faqir) Ihsan
TAMIANG LAYANG, onlinekoranbarito.com – Rintik hujan malam berpadu dengan suara jangkrik dan deru suara mobil yang melintasi jalanan Mungkur Ju’ung, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kamis (14/5/2026) malam.
Di tengah suasana sederhana yang diselimuti udara dingin itu, sekelompok insan media melangkah perlahan menuju sebuah rumah yang menyimpan jejak panjang perjalanan dunia jurnalistik.
Rombongan terdiri dari sejumlah rekan media bersama CEO PT Barito Media Jaya Group , PT Media Jaya Bersinar, PT Suluh Nusantara Jaya dan PT Sinar Borneo Irawan serta beberapa sahabat lainnya. Perjalanan malam itu dipimpin Sulaiman A.S., sosok yang akrab disapa M Jaya.
Tujuan mereka bukan sekadar bertamu. Malam itu menjadi ruang silaturahmi untuk menjenguk wartawan senior Jurnal TV, H. Suriansyah, yang kini lebih banyak beristirahat di rumah akibat penyakit pengapuran tulang yang dideritanya.
Di sela perjalanan, rombongan sempat singgah di sebuah stand sederhana. Hangat wedang jahe dan gorengan menjadi teman obrolan ringan di tengah dinginnya malam. Di tempat itu pula mereka bertemu Usuf, Pembantu Bendahara BKPSDM, yang turut berbincang santai sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
Sesampainya di kediaman H. Suriansyah di kawasan Jalan BKD, Desa Matabu, tepat di seberang Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Tamiang Layang, pintu rumah dibukakan langsung oleh sang istri, Hj. Arbayati. Dengan ramah, ia mempersilakan seluruh tamu masuk ke ruang tamu sederhana yang malam itu terasa hangat oleh suasana kekeluargaan.
Pertemuan diawali dengan doa selamat yang dipimpin Sulaiman. Bagi dirinya, membaca doa saat bertamu bukan sekadar tradisi, melainkan ikhtiar memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT.
“Mohon maaf Abang Haji Suriansyah ulun tidak bisa mengangkat telepon karena terkena stroke. Alhamdulillah ulun sudah mulai sehat. Makanya malam ini ulun menyempatkan diri untuk silaturahmi langsung ke sini. Mudah-mudahan p cepat pulih kembali dan mohon sama-sama kita saling mendoakan,” ucap Sulaiman lirih penuh hormat.
Percakapan kemudian mengalir hangat. Kenangan demi kenangan tentang perjalanan jurnalistik masa lalu kembali dihidupkan. Sesekali tawa kecil pecah di ruang tamu itu, seolah membawa mereka kembali pada masa-masa ketika tugas peliputan menjadi bagian dari perjuangan bersama.
Di sela obrolan, Hj. Arbayati turut mengenang pengalaman spiritualnya saat menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Dengan mata berbinar, ia menceritakan suasana Makkah dan Madinah yang membekas di hati.
Tak lama kemudian, ia memandang Sulaiman sambil tersenyum.
“Kayanya Jaya ini ada ciri-cirinya untuk berangkat umrah, dilihat dari peci yang dikenakannya,” ujarnya disambut senyum hangat seluruh tamu.
Mendengar doa itu, Sulaiman hanya tersenyum kecil. Dengan penuh harap, ia mengamini ucapan tersebut dan berharap suatu hari nanti dapat menjejakkan kaki di Tanah Suci bersama rekan-rekannya.
“Mudahan ada jalan dan rezekinya. Kalau niat baik, mudah-mudahan semua rekan juga bisa ikut,” katanya.
Di tengah perbincangan, H. Suriansyah juga berbagi kisah pengalamannya saat menunaikan ibadah umrah. Meski sebelumnya membawa banyak obat-obatan karena kondisi kesehatan, ia mengaku justru merasa sehat selama berada di Tanah Suci.
“Obat-obatan yang saya bawa tidak saya minum. Di sana rasanya sehat, tidak ada penyakit,” tutur pria kelahiran 1953 itu dengan
wajah tenang.
Malam kian larut. Gerimis masih turun perlahan di luar rumah. Namun di dalam ruang tamu sederhana itu, hangat silaturahmi, doa, dan harapan terasa hidup.
Pertemuan malam itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah perjalanan hidup yang terus berubah, persaudaraan dan kepedulian tetap menjadi ikatan yang tak lekang oleh waktu. (***)
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional9 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel9 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng8 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel9 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
