Adventorial
DPRD Batola Sahkan Raperda RTRW 2025–2045
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Paripurna ke-6 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026, Rabu (28/01/2026).
Dalam rapat tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025–2045.
Rapat paripurna ini menjadi momentum penting bagi arah pembangunan daerah, karena RTRW akan menjadi dokumen utama yang mengatur perencanaan dan pemanfaatan ruang wilayah Kabupaten Barito Kuala selama dua dekade ke depan.
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menegaskan, Raperda RTRW merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata ruang wilayah yang tertib, terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
“Raperda RTRW ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam memastikan penataan ruang wilayah berjalan secara terarah. Peraturan daerah ini nantinya menjadi dasar hukum dalam perencanaan pembangunan serta pengelolaan tata ruang di daerah,” ujar Bahrul Ilmi.
Menurutnya, keberadaan RTRW sangat penting untuk mengatur pengembangan wilayah, mengendalikan pemanfaatan ruang, serta menyelaraskan pembangunan lintas sektor, sehingga pertumbuhan daerah dapat berjalan seimbang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Batola atas dukungan serta kerja sama yang diberikan selama proses pembahasan hingga Raperda tersebut dapat disetujui bersama.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Batola yang telah memberikan perhatian dan kontribusi pemikiran dalam setiap tahapan pembahasan hingga Raperda ini dapat disepakati bersama,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, penetapan RTRW Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025–2045 memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dalam jangka panjang, sekaligus menjadi pedoman bagi pemerintah maupun investor dalam memanfaatkan ruang wilayah secara bijak.
Dengan adanya RTRW tersebut, diharapkan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain persetujuan Raperda RTRW, rapat paripurna juga dirangkaikan dengan penyampaian Raperda tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Bupati menjelaskan, perubahan regulasi tersebut dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap perkembangan kebijakan nasional serta kebutuhan daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui perubahan regulasi tersebut, pemerintah daerah berharap pengelolaan pajak dan retribusi dapat berjalan lebih optimal, transparan, serta mampu mendukung peningkatan kapasitas fiskal daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Rapat paripurna ini sekaligus menegaskan komitmen DPRD dan Pemkab Barito Kuala dalam memperkuat kebijakan pembangunan daerah melalui regulasi yang berpihak pada tata kelola wilayah yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv/kb).
Adventorial
Pemkab Batola Perkuat Penataan Wilayah Lewat Perda RTRW 2025–2045
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batola Tahun 2025–2045. Kebijakan strategis ini menjadi pijakan utama dalam mengatur arah pembangunan daerah selama 20 tahun ke depan.
Bupati Batola, Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa Perda RTRW merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola ruang wilayah yang lebih tertib, terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
“Perda RTRW ini menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah dalam merencanakan dan mengelola tata ruang wilayah Kabupaten Barito Kuala secara lebih terarah,” ujar Bahrul Ilmi di Marabahan, Kamis (29/01/2026).
Menurutnya, penetapan RTRW Batola 2025–2045 memiliki arti strategis karena akan menentukan arah pembangunan daerah dalam jangka panjang, mulai dari pengembangan kawasan, investasi, hingga pengendalian pemanfaatan ruang.
Ia berharap dokumen tata ruang tersebut dapat menjadi pedoman penting dalam mengendalikan pemanfaatan lahan dan pengembangan wilayah, sekaligus memastikan sinkronisasi pembangunan lintas sektor.
Dengan demikian, lanjutnya, pembangunan daerah dapat berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Batola yang telah berperan aktif dalam proses pembahasan hingga pengesahan Raperda RTRW menjadi Perda.
Persetujuan bersama DPRD terhadap Raperda RTRW Kabupaten Batola Tahun 2025–2045 tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung DPRD Batola.
Dengan disahkannya Perda RTRW ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. (adv/kb).
Adventorial
Ikan Mati Massal di Sungai Barito, Puluhan Pokdakan Batola Menjerit Rugi
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Kematian massal ikan budidaya di Sungai Barito membuat puluhan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, mengalami kerugian besar. Rabu (28/01/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batola mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera menyalurkan bantuan bagi para pembudidaya yang terdampak.
Wakil Ketua I DPRD Batola, Harmuni, mengatakan sejumlah warga dan pembudidaya ikan datang langsung ke kantor DPRD untuk menyampaikan keluhan mereka terkait kerugian akibat kematian ikan secara massal di Sungai Barito.
“Warga tadi datang ke sini menyampaikan kerugian yang mereka alami. Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah daerah, provinsi, bahkan pemerintah pusat,” ujar Harmuni usai menggelar pertemuan dengan dinas terkait untuk membahas penyebab kematian ikan tersebut.
Politisi PPP Batola itu menjelaskan, persoalan tersebut sudah dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Batola dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Kepala DKPP Batola Suwartono Susanto mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan sementara, sedikitnya 25 Pokdakan terdampak akibat kejadian tersebut. Kelompok pembudidaya yang mengalami kerugian tersebar di Kecamatan Marabahan, Bakumpai, serta sebagian wilayah Kecamatan Kuripan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel serta tim dari Balai Perikanan Air Tawar Mandiangin. Mereka juga sudah turun langsung ke lapangan, dan kami sudah mengajukan proposal bantuan,” jelas Suwartono.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Batola Sugimin menyampaikan, ikan yang mati masih dapat dikonsumsi selama kondisi tubuh ikan masih segar dan belum membusuk.
Terpisah, Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan PDAM Batola Nizirni menjelaskan bahwa beberapa wilayah di Batola menggunakan air baku dari Sungai Barito, di antaranya Marabahan, Bakumpai, Cerbon, Rantau Badauh, Belawang, Wanaraya, dan Anjir. Sementara itu, wilayah Alalak menggunakan sumber air baku dari Sungai Pinang.
Pemerintah daerah saat ini masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan tersebut, sekaligus mencari langkah penanganan agar kejadian serupa tidak kembali merugikan para pembudidaya ikan di wilayah Batola. (adv/kb).
Adventorial
NPC Batola Dorong Kesetaraan Bonus Atlet Paralympic dengan KONI
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com — National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, mengusulkan agar bonus bagi atlet paralympic disamakan dengan bonus yang diterima atlet Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Komisi II DPRD Batola dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola.
Kepala Disporbudpar Batola H. Sirpan mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan dan prestasi para atlet NPC yang telah mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat internasional.
“Hari ini kami melakukan pertemuan bersama Komisi II DPRD Batola dan NPC untuk membahas perkembangan olahraga paralympic di daerah. Kami sangat bangga karena atlet NPC Batola atas nama Fauzi berhasil meraih dua medali, yaitu emas dan perak pada ajang ASEAN Para Games di Thailand tahun 2026,” ujarnya di DPRD Batola, Rabu (28/01/2026).
Menurut Sirpan, dalam pertemuan tersebut NPC Batola menyampaikan harapan agar para atlet paralympic mendapatkan perhatian yang sama, termasuk dalam hal pemberian bonus prestasi.
“Kami berharap dengan dukungan pemerintah daerah dan DPRD, khususnya Komisi II, para atlet NPC juga bisa mendapatkan penghargaan yang setara karena mereka telah membawa nama baik daerah,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui kondisi keuangan daerah saat ini menjadi salah satu pertimbangan. Hal itu menyusul adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp260 miliar.
“Kondisi ini tentu menjadi perhitungan bagi pemerintah daerah. Meski begitu, kami berharap ada solusi terbaik agar harapan para atlet tetap bisa terpenuhi,” jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Batola Hasimudin mengungkapkan bahwa NPC Batola sebelumnya telah mengajukan anggaran bonus untuk para atlet paralympic. Namun, saat penetapan anggaran, jumlah yang disetujui hanya sekitar 50 persen dari usulan.
Karena itu, pihak NPC meminta DPRD Batola untuk kembali memperjuangkan tambahan anggaran tersebut melalui APBD Perubahan.
“Mereka berharap bonus atlet NPC bisa setara dengan atlet KONI. Kami akan membicarakan hal ini dengan bupati agar bisa mendapatkan perhatian,” ujar Hasimudin.
Menurutnya, para atlet paralympic juga merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah berjuang membawa nama daerah di ajang olahraga internasional sehingga layak mendapatkan apresiasi yang setara. (adv/kb).
Adventorial
Merangkul Semua di Usia 66 Tahun: Semangat Batola Menatap Pembangunan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com -Pagi itu, Lapangan 5 Desember Marabahan dipenuhi wajah-wajah ceria. Masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Barito Kuala (Batola) berkumpul, menyatu dalam suasana perayaan Hari Jadi ke-66 daerah mereka, Minggu (4/01/2026). Bendera dan dekorasi warna-warni menghiasi area lapangan, menambah semarak momentum yang bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang Batola dalam membangun daerah.
Di tengah kemeriahan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Hasnuryadi Sulaiman hadir membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Muhidin. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan.
Menurut Hasnuryadi, meskipun setiap daerah memiliki visi dan misi masing-masing, tujuan besar yang ingin dicapai tetap sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal tersebut juga sejalan dengan misi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
Ia menilai Kabupaten Barito Kuala memiliki posisi yang sangat strategis. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah serta menjadi bagian dari kawasan Banjarbakula menjadikan Batola memiliki peluang besar untuk berkembang lebih cepat.
“Posisi strategis Batola ini akan semakin memperkuat peran Kalimantan Selatan sebagai pusat pertumbuhan di Pulau Kalimantan,” ujarnya.
Dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan di Batola juga diwujudkan melalui berbagai program, terutama di bidang infrastruktur. Di antaranya peningkatan Jalan Anjir Pasar–Wanaraya serta perbaikan Jalan Wanaraya–Marabahan yang diharapkan dapat memperlancar konektivitas masyarakat dan distribusi ekonomi.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan pada penanganan kawasan permukiman kumuh serta bantuan rumah tidak layak huni bagi masyarakat. Di sektor pertanian, pemerintah provinsi turut mendorong pengembangan budidaya kelapa genjah yang direncanakan mencapai ribuan hektare.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan daerahnya. Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman, Ketua TP-PKK Kalsel Hj Fathul Jannah, Ketua GOW Kalsel, serta seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir memeriahkan peringatan hari jadi tersebut.
Bagi Bahrul Ilmi, peringatan hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui bersama.
“Ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT atas berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat berkat kerja sama semua pihak,” ungkapnya.
Pada usia ke-66 tahun ini, Kabupaten Barito Kuala mengusung tema “Merangkul Semua, Membangun Batola.” Tema tersebut menggambarkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun dengan semangat keterbukaan, kebersamaan, dan persatuan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Bahrul Ilmi, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak agar Batola mampu berkembang dan bersaing dengan daerah lain.
“Tema ini adalah seruan gotong royong. Semua pihak harus bahu-membahu membangun Barito Kuala agar semakin maju,” tegasnya.
Di tengah tantangan pembangunan, termasuk adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD), pemerintah daerah tetap berupaya mencari berbagai solusi agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
Di bawah langit Marabahan yang cerah pagi itu, semangat kebersamaan terasa begitu kuat. Usia ke-66 menjadi penanda bahwa Batola terus melangkah, merangkul semua pihak, dan menatap masa depan dengan harapan baru. (adv/kb).
Adventorial
Komisi I DPRD Bahas Raperda Lingkungan Batola
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batola mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Tahun 2023–2053 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batola.
Usulan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Batola yang digelar di Gedung DPRD Batola, Rabu (28/01/2026).
Kepala DLH Batola Abdi Maulana mengatakan, Raperda RPPLH nantinya akan menjadi pedoman penting bagi arah pembangunan daerah sekaligus sebagai dasar pemantauan pengelolaan lingkungan hidup di Batola.
“Perda ini nantinya akan dijadikan pedoman dalam pembangunan dan pengawasan agar seluruh kegiatan pembangunan tetap berwawasan lingkungan,” ujar Abdi Maulana usai rapat.
Ia menjelaskan, penyusunan dokumen RPPLH membutuhkan proses panjang karena harus dilengkapi dengan kajian akademik dan berbagai tahapan analisis lingkungan.
Menurutnya, proses penyusunan dokumen tersebut telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan akhirnya rampung pada 2025.
“Alhamdulillah penyusunan sudah selesai dan mudah-mudahan bisa segera ditetapkan menjadi perda,” jelasnya.
Abdi menambahkan, keberadaan RPPLH sangat penting karena setiap daerah diwajibkan memiliki dokumen tersebut sebagai dasar kebijakan pengelolaan lingkungan hidup, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Dengan adanya perda ini nantinya, berbagai aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan, mulai dari pembangunan perumahan, kawasan industri hingga kegiatan usaha lainnya, harus mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Batola Sarifuddin mengatakan, draf Raperda RPPLH yang diajukan DLH Batola bersama Bagian Hukum Setda Batola masih akan dibahas lebih lanjut dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
“Draf raperda ini tentu akan kami kaji bersama, termasuk meminta masukan dari dinas-dinas lain yang memiliki keterkaitan, seperti BPBD dan instansi terkait lainnya,” katanya.
Sarifuddin mengapresiasi langkah DLH Batola yang menginisiasi Raperda RPPLH tersebut. Menurutnya, regulasi ini sangat penting sebagai landasan pembangunan daerah yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Raperda ini sangat strategis, karena menjadi acuan dalam penataan pembangunan perumahan, perusahaan, kawasan industri dan kegiatan lainnya agar tetap berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (adv/kb).
Adventorial
Masyarakat Mura Gelar Deklarasi Dukung Gus Imin Jadi Capres 2024
PURUK CAHU, koranbarito.com – Bertempat di aula lantai III Hotel Family kota Puruk Cahu, Minggu (20/8/2023), Ratusan masyarakat Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi Kalimantan Tengah terdiri dari barisan pemuda lintas tokoh agama, tokoh masyarakat menggelar deklarasi, mendukung Muhaimin Iskandar calon Presiden RI Tahun 2024 mendatang.
Deklarasi yang digelar itu, terlihat antusias ratusan masyarakat dan tokoh agama dan tokoh masyarakat Murung Raya menyatakan dukungan Muhimin Iskandar yang dikenal dengan Gus Imin untuk menjadi calon Presiden (Capres) di Pilpres tahun 2024.
Dalam deklarasi di Hotel Family itu dihadiri ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Murung Raya, Rahmanto Muhidin, SHI. MH, dan dua orang koordinator relawan, Rivanie Lesmana dan Rulianto.
Rahmanto Muhidin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, mengatakan dalam kegiatan deklarasi itu di hadiri ratusan orang relawan yang ada di Murung Raya, dan mereka serentak untuk menyatakan dukungan terhadap Gus Imin sebagai calon Presiden RI.
“Deklarasi itu bukan tanpa alasan, seluruh relawan mengetahui bahwa sosok Muhaimin Iskandar (Gus Imin) adalah seseorang yang membangun Indonesia dari Desa. Sehingga, apabila terpilih sebagai Presiden atau Wakil Presiden yang akan datang maka yang paling diperhatikan Gus Imin adalah desa,” kata wakil ketua II DPRD Mura.
Lanjut, Rahmanto menerangkan, program yang akan dijalankan oleh Gus Imin nanti, ketika terpilih menjadi Capres atau Cawapres visi dan misi utama menaikan dana desa yang saat ini hanya 1 miliar sampai 1,5 miliar perdesa dan akan dinaikan menjadi 5 miliar lebih perdesa,” ungkap Rahmanto saat wancara awak media.
Dirinya, berserta seluruh relawan yang ada mendukung Gus Imin, menyebutkan bahwa salah satu kader bangsa Indonesia yang lahir dari seorang kiai, bekerja sebagai petani adalah Muhaimin Iskandar (Gus Imin) lebih responsif dan memiliki perhatian lebih besar untuk Indonesia.
“Kita bersama relawan saat ini terus bergerak untuk kemenangan Gus Imin dengan target relawan berjumlah kurang lebih 1000 orang di seluruh desa, Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Murung Raya,” sebut ketua DPC PKB Murung Raya.
Rahmanto, menuturkan sebanyak 80 relawan terdiri dari lintas agama, suku dan wilayah akan membentuk tim relawan lagi ditingkat Kecamatan, Kelurahan dan desa dalam waktu beberapa yang akan datang.
“Relawan Gus Imin Presiden 2024 ini akan terus terbuka untuk siapapun, baik anak muda dan seluruh warga Murung Raya untuk bergabung bersama-sama di relawan Gus Imin dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita bangsa maju kedepan nanti,” Pungkas Rahmanto (asd/kb).
Adventorial
Usai HUT-RI ke 78; Pemkab Murung Raya Gelar Ramah Tamah di GPU
PURUK CAHU, koranbarito.com – Bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Kota Puruk Cahu, Kamis (17/8/2023), Pemerintah Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah menggelar ramah tamah dengan Veteran, Purnawirawan, Wredatama, Warakawuri dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Murung Raya.
Dalam kegiatan ramah tamah itu, Bupati Murung Raya Dr. Drs. Perdie M. Yoseph, M.A, memberikan bonus kepada Paskibraka terdiri dari siswa dan siswi di Murung Raya yang telah berhasil melaksanakan tugas dangan baik saat penaikan bendera merah putih hingga penurunan pada upacara peringatan HUT-RI ke 78 tahun 2023 yang dilaksanakan di halaman hijau kantor bupati.
“Kepada anggota Paskibraka saya akan kasih bonus tambahan masing-masing untuk satu orang diluar uang yang telah dianggarkan, karena kalian telah berhasil menjalankan tugas dengan baik” kata bupati.
Dalam sambutannya juga, Bupati Murung Raya mengingatkan kepada anak muda, khusunya di Kabupaten Murung Raya ini agar menghargai dan menghormati para pejuang dan pahlawan.
Selain itu, Bupati Perdie juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua panitia dan pihak lainnya yang telah mensukseskan acara kegiatan tersebut.
Usai kegiatan ramah tamah, dilanjutkan dangan acara penutupan, penyerahan bingkisan kepada Veteran, Purnawirawan, Wredatama, Warakawuri.
Dalam acara itu turut hadir wakil Bupati, Rejikinnor, Polres Murung Raya, perwakilan kajari Murung Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga sejumlah unsur Forkopimda setempat. (asd/kb).
Adventorial
Wabup Murung Raya Resmi Tutup Pameran Mura Expo 2023
PURUK CAHU, koranbarito.com – Wakil Bupati Murung Raya Rejikinnor, S.Sos, resmi menutup kegiatan Mura Expo yang di selenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Murung Raya selama 7 hari di alun-alun jorih jerah kota Puruk Cahu.
Menurut Wakil Bupati mengatakan, tujuan Pemerintah Murung Raya melalui Dinas perindagkop UKM mengadakan Mura Expo ini bermaksud dilaksanakan sebagai rangkaian dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Murung Raya ke- 21 tahun dan sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.
“Pameran Mura Expo ini dibuka selama satu minggu sejak tanggal 13 sampai 19 Agustus hingga sampai puncak penutupan malam ini, dan kita semua melihat cukup berhasil karena hampir kualitas yang disajikan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pelayanan dunia usaha lainnya mampu menggaet hati masyarakat untuk bisa berkunjung ke alun-alun ini,” ungkap Rejikonnor.
Ia menyampaikan, dalam pelaksana kegiatan pameran ini menggambarkan dalam proses sebuah pembangunan, tentu ini dalam rangka peningkatan usaha menengah ataupun usaha kecil menengah yang ada di kabupaten Murung Raya.
“Kenapa kami katakan berhasil dengan baik karena sampai saat ini masyarakat mengunjungi pameran berbelanja di tempat yang telah disiapkan, mereka terlihat gembira menikmati suasana yang sangat meriah ini,” terang Rejikinnor.
“Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah mengucapkan berterima kasih kepada dinas terkait yang telah menyiapkan dan memfasilitasi acara ini dengan baik. Dan ini, berkat kerjasama semua perangkat daerah sehingga rangkaian kegiatan Mura Expo tahun 2023 ini terlaksana dengan lancar,” ucap wakil bupati ketika memberikan kata sambutan di penutupan Mura Expo, Sabtu (19/8/2023) pkl. 19.00 WIB malam.
Dalam kesempatan itu, Rejikinnor berharap, kegiatan Mura Expo ini tidak sampai disini mudah-mudahan di tahun akan yang akan datang tetap berjalan seperti ini. Menurutanya, siapapun nanti pemimpin Murung Raya kita semua berharap agar terus dilaksanakan tiap tahun karena melalui kegiatan tersebut menggambarkan keberadaan Murung Raya sesungguhnya.
Pada acara penutupan Mura Expo, di hadiri semua unsur Forkopimda Murung Raya dan pihak keamanan TNI-POLRI, Kecamatan, masyarakat dan semua pihak yang sudah ambil andil dalam mengisi kesemarakkan Mura Expo tahun 2023 tersebut. (asd-sb).
Adventorial
Pemkab Mura Gelar Hiburan Malam Meriahkan HUT RI ke 78 Tahun
PURUK CAHU, koranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara hiburan malam dalam rangka meriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indenesia ke 78 di panggung alun-alun jorih jerah kota puruk cahu, Kamis (17/8/2023) malam.
Hiburan rakyat itu, Pemerintah Daerah menghadirkan artis ibu Kota Palangka Raya, Intan Aiswara sebagai rangkaian dari memeriahkan HUT RI ke -78.
Sebelum di gelar acara hiburan, Bupati Murung Raya, Dr. Drs. Perdie M. Yoseph didampingi Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor menyampaikan dalam sambutanya, mengucapkan terima kasih atas partisipasi dukungan masyarakat dalam rangka turut memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 tahun.
“Kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari aspek penyelenggaraan Pemerintah saja melainkan juga diukur dari tingkat partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kemajuan pembangunan daerah merupakan suatu perpaduan dan kerja keras dan karya bersama antara Pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat, seperti beberapa penghargaan yang di terima Pemerintah Daerah Murung Raya dari Pemerintah Pusat selama ini.
“Salah satunya keberhasilan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan 8 kali beturut- turut. Dengan, keberhasilan capaian itu tentu kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga pencapaian itu dapat diraih,” ucap Bupati Perdie.
Bupati Perdie juga berpesan agar capaian yang telah diraih dapat dipertahankan, terlebih dapat ditingkatkan lagi. Adapun berbagai kekurangan atau permasalahan yang masih dihadapi harus dievaluasi dan diperbaiki ke depanya. Demikian pesan bupati. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional6 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng1 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Kalsel7 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng6 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau6 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel7 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
