Connect with us

Banjarbaru

Ketika Senja Menjadi Saksi, Ilmu Mengalir dari Sandi Firly 

Published

on

Penulis : Ikhsan wartawan / (onlinekoranbarito.com)

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Senja perlahan merayap di langit Kota Banjarbaru, Jum’at (10/04/2026) sore.

Angin berembus lembut, seakan mengiringi langkah para insan pers menuju sebuah sudut tenang tempat di mana cerita, pengalaman, dan ilmu bertemu dalam balutan kehangatan.

Bukan kunjungan biasa. Ia menjelma menjadi silaturahmi yang sarat makna, menuju kediaman seorang wartawan senior yang jejaknya telah lama terpatri dalam dunia jurnalistik.

Di sebuah rumah sederhana di Komplek Mekatamaraya 1 Guntung Manggis, Banjarbaru, sosok itu menyambut dengan senyum hangat.

Berbalut kaos putih oblong, tampil bersahaja. Namun dari sorot matanya, terpancar perjalanan panjang penuh warna.

Dialah Sandi Firly, seorang wartawan, penulis, sekaligus seniman, yang telah menorehkan jejak melalui karya jurnalistik, cerpen dan novel, kelahiran tanah Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kami diajaknya ke rooftop rumahnya yang diteduhi kerindangan cabang-cabang berdaun lebat ketapang kencana dan sebatang pohon mangga. Di sana ada satu meja kecil dengan dua kursi. Ia segera mengambilkan sejumlah kursi lagi buat kami yang datang berlima.

Ditemani aroma kopi yang diseduhnya sendiri dari mokapot, seakan menghangatkan senja yang baru saja habis dibasuh hujan. Langit kian temaram.

Selayaknya kopi yang disesap pelan-pelan, perbincangan dan diskusi mengalir pelan saja, penuh inspirasi, serta menggugah semangat para pegiat jurnalistik muda seperti kami.

Sesekali gelak tawa memecah suasana. Pria yang menamatkan S1 Jurusan Komunikasi itu mulai membuka lembaran kisahnya tentang jatuh bangun di dunia jurnalistik dan kepenulisan kreatif, hingga akhirnya memilih lebih sering berbagi ilmu kepada generasi muda.

Tidak hanya di kota tempat tinggalnya di Banjarbaru, melainkan juga di kota-kota lain di Provinsi Kalsel, bahkan hingga nasional.

“Saya dulu memulai di media Barito Post. Alhamdulillah, perjalanan itu membawa saya sampai di titik sekarang. Saat ini, saya lebih fokus berbagi ilmu jurnalistik kepada para siswa,” tuturnya ringan.

Selanjutnya ia pun sekilas bercerita perjalanan jusrnaliktik di Radar Banjarmasin, Radar Bandung, Media Kalimantan, hingga sekarang mengelola media asyikasyik.com yang lebih banyak memuat tulisan sastra, seni, dan budaya.

Sementara perjalanan kepenulisannya di bidang sastra, ia telah melahirkan sejumlah novel, di antaranya Lampau, dan terakhir MAY yang berhasil masuk dalam nomine Sayambara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

Sejumlah cerpennya kerap menghiasi koran KOMPAS, dan masuk dalam Buku Cerpen Pilihan koran bergengsi ibukota itu.

Tidak ingin menyia-nyiakan momen pertemuan itu, sebagai wartawan pemula kami manfaatkan untuk menimba ilmu lebih dalam, terutama terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 nanti.

Keberanian pun muncul. Salah satunya dari Eka Sri Tanjung Jaya yang melontarkan pertanyaan tentang mekanisme dan persiapan menghadapi UKW.

Dengan gaya khasnya yang lugas, Sandi sebagai pemegang UKW Utama ini menjelaskan pengalamannya.

Dikatakan, bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan tempat pembuktian kapasitas diri seorang jurnalis.

“Dasarnya tetap 5W + 1H. Ada tiga jenjang UKW yakni Muda, Madya, dan Utama. Untuk lolos, kalian harus punya kemampuan menulis yang baik. Untuk jenjang Muda, harus memahami penulisan straight news, untuk Madya sudah harus bisa menulis feature, dan Utama mesti memiliki kemampuan managerial keredaksian. Dan yang tidak kalah penting membangun jaringan. Minimal punya kontak narasumber yang bisa diandalkan,” jelasnya tanpa terkesan menggurui.

Nasihat itu sederhana, namun seakan menghunjam. Menjadi wartawan, katanya, bukan saja soal kemampuan merangkai kata, tetapi juga melibatkan kepekaan, relasi, dan integritas.

Senja pun akhirnya luruh, digantikan temaram malam. Lampu-lampu gantung berwarna kuning di rootrof dinyalakan.

Suasana terasa semakin syahdu, seperti di kafe yang sadar estetika. Pertemuan memang telah berakhir, namun jejaknya tertinggal dalam ingatan.

Itulah momen serupa percikan kecil yang menyalakan kembali semangat menghidupkan idealisme yang mungkin sempat redup dalam perjalanan panjang dunia jurnalistik.

Sandi Firly menjadi satu sosok yang hingga kini terus bertahan dan bersetia dalam dunia kewartawanan dan kepenulisan, sekalipun zaman terus berubah, bahkan ketika era koran di mana ia cukup lama berkecimpung di sana, kini kian senyap dan banyak menghilang.

Perbicangan singkat di rooftop rumahnya itu takkan mudah terlupakan.

Senja boleh tenggelam, tetapi kenangannya selamanya kan tersimpan. (***)

Banjarbaru

H. Bahrul Ilmi Tandatangani Kerjasama PSEL Banjarmasin Raya

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menegaskan komitmennya dalam mendukung penanganan sampah berkelanjutan melalui proyek pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Aglomerasi Banjarmasin Raya, Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri penandatanganan kerja sama pembangunan PSEL yang digelar di Gedung Idham Khalid, Kamis (9/4/2026).

Menurut Bahrul Ilmi, proyek ini menjadi langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di daerah, khususnya di Kabupaten Barito Kuala.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kesepakatan penandatanganan terkait penanggulangan sampah. Mudah-mudahan program dari kementerian ini bisa terwujud dan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia juga menilai, pembangunan PSEL tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.

Proyek ini melibatkan tiga daerah utama, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala, sebagai bagian dari kerja sama regional dalam pengelolaan sampah terpadu.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, yang hadir mewakili Menteri LHK, menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan proyek tersebut.

“Kita melihat komitmen daerah dalam penyediaan lahan, pasokan sampah, serta dukungan lainnya. Program ini dirancang untuk jangka panjang, sekitar 30 tahun, sehingga harus masuk dalam perencanaan daerah masing-masing,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi lintas daerah dan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Kalimantan Selatan. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Musrenbang RKPD 2026 Dorong SDM Unggul dan Infrastruktur Berkualitas

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tahapan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026), ini mengangkat tema penguatan sumber daya manusia dan investasi pada sektor unggulan dengan dukungan infrastruktur yang berkualitas.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Sementara itu, arahan dari pemerintah pusat disampaikan secara virtual oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Akhmad Wiyagus, mewakili Menteri Dalam Negeri.

Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan bahwa capaian pembangunan Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Sejumlah indikator kinerja daerah bahkan disebut melampaui target nasional, sehingga menjadi pijakan penting dalam merancang arah pembangunan ke depan.

Ia menegaskan, perencanaan pembangunan daerah akan terus diselaraskan dengan kebijakan nasional, termasuk melalui sinkronisasi RKPD Tahun 2027.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan program pembangunan berjalan terpadu, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi proyek-proyek strategis daerah. Menurutnya, keberadaan proyek tersebut tidak hanya mendorong masuknya investasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat infrastruktur serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perencanaan melalui Musrenbang ini harus mampu menghasilkan kebijakan yang terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, turut menyampaikan sejumlah usulan prioritas daerah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pelebaran ruas jalan Marabahan–Gampa yang dinilai sangat vital sebagai akses penghubung hingga ke wilayah Kabupaten Tapin.

Ia menjelaskan, kondisi jalan saat ini sudah tidak lagi memadai untuk menampung tingginya mobilitas, terutama kendaraan bertonase besar. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan menghambat kelancaran distribusi.

Melalui Musrenbang ini, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat segera direalisasikan, khususnya dalam peningkatan infrastruktur jalan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.

Musrenbang RKPD 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, terarah, dan berkelanjutan bagi seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Menyerap Inspirasi di Rooftop Kala Senja bersama Secangkir Kopi

Published

on

Penulis : Ihsan, Aqmar, dan Eka

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Senja perlahan merayap di langit Kota Banjarbaru, Jumat (10/4/2026) sore.

Angin berembus lembut, seakan mengiringi langkah para insan pers menuju sebuah sudut tenang tempat di mana cerita, pengalaman, dan ilmu bertemu dalam balutan kehangatan.

Perjalanan yang dipimpin Sulaiman Alaihissalam atau yang kerap dipanggil Muhammad Jaya sebagai CEO dari empat perusahaan media onlinekoranbarito.com,onlinesinarbarito.com, suluhbanua.news, dan baritobersinar.news.

Ini bukan kunjungan biasa. QIa menjelma menjadi silaturahmi yang sarat makna, menuju kediaman seorang wartawan senior yang jejaknya telah lama terpatri dalam dunia jurnalistik.

Setelah terkendala macet dan hujan saat melewati kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, dan mobil kami sempat diarahkan google map ke jalan yang tidak layak dilalui, akhirnya kami berhasil juga menemukan rumah sosok yang hendak kami jumpai.

Di sebuah rumah sederhana di Komplek Mekatamaraya 1 Guntung Manggis, Banjarbaru, sosok itu menyambut dengan senyum hangat. Berbalut kaos putih oblong, tampil bersahaja. Namun dari sorot matanya, terpancar perjalanan panjang penuh warna.

Dialah Sandi Firly, seorang wartawan, penulis, sekaligus seniman, yang telah menorehkan jejak melalui karya jurnalistik, cerpen dan novel, kelahiran tanah Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kami diajaknya ke rooftop rumahnya yang diteduhi kerindangan cabang-cabang berdaun lebat ketapang kencana dan sebatang pohon mangga.

Di sana ada satu meja kecil dengan dua kursi. Ia segera mengambilkan sejumlah kursi lagi buat kami yang datang berlima.

“Di sini saya lebih fokus bekerja, sekaligus tempat santai,” ujarnya.

Sebelumnya kami juga sempat melihat ruang kerjanya berupa loteng yang dipenuhi buku-buku serta lukisan. Loteng itu sejurus dengan rooftop tempat kami kemudian duduk-duduk santai berbincang.

Ditemani aroma kopi yang diseduhnya sendiri dari mokapot, seakan menghangatkan senja yang baru saja habis dibasuh hujan. Langit kian temaram.

Selayaknya kopi yang disesap perlahan, perbincangan dan diskusi mengalir pelan saja, penuh inspirasi, serta menggugah semangat para pegiat jurnalistik muda seperti kami.

Sesekali gelak tawa memecah suasana. Pria yang menamatkan S1 FISIP Komunikasi – Jurusan Komunikasi UNISKA Banjarmasin itu mulai membuka lembaran kisahnya tentang dunia jurnalistik dan kepenulisan kreatif, hingga akhirnya memilih lebih sering berbagi ilmu kepada generasi muda.

Tidak hanya di kota tempat tinggalnya di Banjarbaru, melainkan juga di kota-kota lain di Provinsi Kalsel, bahkan hingga nasional.

“Saya dulu memulai dimedia Barito Post. Alhamdulillah, perjalanan itu membawa saya sampai di titik sekarang. Saat ini, saya lebih fokus berbagi ilmu jurnalistik kepada para siswa,” tuturnya ringan.

Selanjutnya ia pun sekilas bercerita perjalanan jurnalistik di Radar Banjarmasin, Radar Bandung, Media Kalimantan, hingga sekarang mengelola media asyikasyik.com yang lebih banyak memuat tulisan sastra, seni, dan budaya.

Sementara perjalanan kepenulisannya di bidang sastra, ia telah melahirkan sejumlah novel, di antaranya Lampau, dan terakhir MAY yang berhasil masuk dalam nomine Sayambara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

Sejumlah cerpennya kerap menghiasi koran KOMPAS, dan masuk dalam Buku Cerpen Pilihan koran bergengsi ibukota itu.

Tidak ingin menyia-nyiakan momen pertemuan itu, sebagai wartawan pemula kami manfaatkan untuk menimba ilmu lebih dalam, terutama terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 nanti.

Keberanian pun muncul. Salah satunya dari Eka Sri Tanjung Jaya yang melontarkan pertanyaan tentang mekanisme dan persiapan menghadapi UKW.

Dengan gaya khasnya yang lugas, Sandi sebagai pemegang UKW Utama ini menjelaskan pengalamannya. Dikatakan, bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan tempat pembuktian kapasitas diri seorang jurnalis.

“Dasarnya tetap 5W + 1H. Ada tiga jenjang UKW yakni Muda, Madya, dan Utama. Untuk lolos, kalian harus punya kemampuan menulis yang baik. Untuk jenjang Muda, harus memahami penulisan straight news, untuk Madya sudah harus bisa menulis feature, dan Utama mesti memiliki kemampuan manajerial keredaksian. Dan yang tidak kalah penting membangun jaringan. Minimal punya kontak narasumber yang bisa diandalkan,” jelasnya tanpa terkesan menggurui.

Nasihat itu sederhana, namun seakan menghunjam. Menjadi wartawan, katanya, bukan saja soal kemampuan merangkai kata, tetapi juga melibatkan kepekaan, relasi, dan integritas.

Senja pun akhirnya luruh, digantikan temaram malam. Lampu-lampu gantung berwarna kuning di rootrof dinyalakan. Suasana terasa semakin syahdu, seperti di kafe yang sadar estetika. Pertemuan memang telah berakhir, namun jejaknya tertinggal dalam ingatan.

“Terima kasih atas ilmu yang dibagikan kepada wartawan muda kami, semoga mereka bisa mengikuti jejak Bang Sandi,” ucap Sulaiman, yang selalu berpeci dari bahan rotan ini, sembari mengulurkan tangan tanda pamitan.

Itulah momen serupa percikan kecil yang menyalakan kembali semangat menghidupkan idealisme yang mungkin sempat redup dalam perjalanan panjang dunia jurnalistik.

Sandi Firly menjadi satu sosok yang hingga kini terus bertahan dan bersetia dalam dunia kewartawanan dan kepenulisan, sekalipun zaman terus berubah, bahkan ketika era koran di mana ia cukup lama berkecimpung di sana, kini kian senyap dan banyak menghilang.

Perbicangan singkat di rooftop rumahnya itu takkan mudah terlupakan. Senja boleh tenggelam, tetapi kenangannya selamanya kan tersimpan. (***)

Continue Reading

Banjarbaru

Kontrak Jembatan Pulau Laut Rp5,9 Triliun Resmi Ditandatangani

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Penandatanganan kontrak pembangunan Jembatan Pulau Laut Kabupaten Kotabaru dengan skema tahun jamak digelar di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (30/3/2026), disaksikan langsung Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.

Gubernur didampingi Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin. Penandatanganan kontrak dilakukan antara Bambang Asmoro dan Yusdiantoro selaku kuasa Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Kepala Dinas PUPR Kalsel Muhammad Yasin Toyib sebagai pengguna anggaran.

Proyek pembangunan jembatan senilai Rp5,9 triliun tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan konektivitas wilayah di Kalimantan Selatan. Pembangunan juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru yang masing-masing berkontribusi sebesar Rp100 miliar melalui APBD daerah.

Gubernur H. Muhidin meminta pihak pelaksana proyek segera memulai pekerjaan agar serapan anggaran dapat berjalan lebih cepat dan pembangunan dapat selesai sesuai target.

“Diharapkan tahun 2028 jembatan penghubung ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Muhidin menegaskan bahwa kelanjutan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Bupati Kotabaru Muhammad Rusli atas komitmen mendukung penyelesaian proyek strategis tersebut.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan kontrak, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Rakhman Taufik, Tim Ahli Gubernur Kalsel, jajaran pejabat Pemprov Kalsel, serta pihak terkait lainnya.

Gubernur menjelaskan, jembatan penghubung yang ditargetkan rampung pada 2028 tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah, mempercepat arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Jembatan Pulau Laut memiliki total panjang sekitar 3.750 meter dengan bentang utama cable stayed sepanjang 350 meter dan lebar 24 meter. Pembangunan bentang tengah mendapat dukungan dana pemerintah pusat sebesar Rp3 triliun, serta dukungan dari APBD provinsi dan kabupaten.

Pengerjaan proyek dilakukan secara bertahap sejak Januari 2026 dan ditargetkan selesai pada 2028. Sejumlah kontraktor besar yang terlibat antara lain PT Adhi WSKT KSO, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Asri Praya KSO, PT Pandji Bangun Persada, serta PT Adhi Karya.

Sementara itu, perencanaan proyek dilakukan oleh PT Pemetaan Engineering System KSO, PT Anugerah Kridpradana, dan PT Widyadaya Bandaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Muhidin juga menyampaikan sejumlah proyek strategis lain dalam visi misinya, seperti pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), stadion internasional terpadu dengan kawasan hutan lindung, serta pembangunan jalan poros sekitar 30 kilometer yang menghubungkan Banjarbaru dengan kawasan Banua Anam. (adv/kb)

Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Muhidin Lantik 54 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB

Published

on

Acara pelantikan Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB Negeri di lingkup Pemprov Kalsel di Gedung DR KH Idham Chalid, di Banjarbaru, Senin (16/3/2026) pagi.

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Sebanyak 54 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M. Syarifuddin di Gedung DR KH Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (16/3/2026) pagi.

Pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses rotasi, mutasi, dan pengangkatan yang telah memenuhi persyaratan serta melalui tahapan pelatihan BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah).

Dalam sambutan tertulis Gubernur H. Muhidin yang dibacakan Sekdaprov M. Syarifuddin, disampaikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, sekaligus pesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Kepala sekolah memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam memajukan pendidikan, memimpin proses pembelajaran, sekaligus menjadi figur yang menentukan arah dan budaya kerja di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi. Seluruh kepala sekolah yang dilantik juga telah melalui tahapan pelatihan BCKS, sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

Selain itu, para kepala sekolah diminta untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan proses yang tidak sesuai dengan aturan, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membangun budaya kerja profesional, mengembangkan inovasi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.

Ia turut mengharapkan kepala sekolah mampu membangun kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta dunia usaha dan dunia industri guna meningkatkan mutu pendidikan.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja satuan pendidikan serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.

Ia menjelaskan, rata-rata lama sekolah di Kalimantan Selatan saat ini masih berada di kisaran 8,6 hingga 9 tahun. Oleh karena itu, kepala sekolah diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi pendidikan dan mengajak masyarakat untuk kembali bersekolah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga ahli gubernur, serta pejabat eselon di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Ratusan Warga Serbu Bazar Murah dan GPM

Published

on

Warga antusias menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazar Murah di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, pada Senin (16/3/2026).

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Ratusan warga memadati kegiatan Bazar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejak pagi, warga telah memadati lokasi. Antusiasme terlihat saat kegiatan dibuka, masyarakat langsung berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M. Syarifuddin, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel Masrufah Syarifuddin. Turut hadir Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, jajaran Forkopimda, mitra kerja, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan TP PKK Provinsi Kalsel.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan cenderung meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Idulfitri kerap dimanfaatkan sebagai peluang pasar oleh produsen dan pedagang. Namun di sisi lain, kondisi tersebut dapat membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Karena itu, Gubernur mengimbau para produsen dan pedagang untuk tetap mematuhi harga acuan dan harga eceran tertinggi guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar tidak memicu lonjakan harga.

“Kami ingin berkah Ramadan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Kebutuhan pokok yang bergizi harus tetap terjangkau agar ibadah puasa dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi dan mitra, di antaranya DPKP Provinsi Kalsel, Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, Bank Indonesia, Bank Kalsel, PT Bangun Banua, serta TP PKK Provinsi Kalsel.

Kepala DPKP Provinsi Kalsel Syamsir Rahman mengatakan, pasar murah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sesuai arahan Gubernur H. Muhidin, kegiatan ini untuk membantu masyarakat agar bisa menyambut Idulfitri dengan gembira. Harga yang ditawarkan bahkan ada yang didiskon hingga 50 persen, dan sebagian bantuan juga diberikan secara gratis,” jelasnya.

Selain bahan pangan, kegiatan ini juga menyediakan layanan penukaran uang dari perbankan guna memudahkan masyarakat menjelang Lebaran.

Salah satu warga, Wati (35), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengaku bisa membeli kebutuhan dengan harga yang jauh lebih murah dari pasaran.

“Tadi beli ayam satu ekor seharga lima puluh ribu. Sayur juga banyak yang murah. Alhamdulillah sangat membantu,” ujarnya. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Amankan Arus Mudik, Polda Kalsel Siapkan 3.740 Titik Pengamanan

Published

on

Gelar apel operasi “Ketupat Intan 2026” di Banjarbaru, Kamis (12/03/2026) sore.

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar apel Operasi Ketupat Intan 2026 di Banjarbaru, Kamis (12/03/2026) sore, guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan aparat keamanan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan terus bersinergi dengan kepolisian dan TNI untuk memastikan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri di wilayah hukum Polda Kalsel.

Dalam Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalsel menyiapkan pengamanan di 3.740 titik yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.

“Untuk mendukung pengamanan tersebut disiapkan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam operasi ini pihaknya melibatkan sebanyak 2.189 personel, yang terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai instansi terkait.

Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur mudik, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.

Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya, termasuk aksi balap liar.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Banjarbaru Jadi Titik Ketiga Safari Ramadan Pemprov Kalsel

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman beserta Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby saat menyerahkan bantuan untuk Masjid Al-Ikhlas di Kompleks Bumi Cahaya Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, Jumat (6/3/2026) malam.

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Kompleks Bumi Cahaya Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, Jumat (6/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby, unsur Forkopimda Banjarbaru, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Suasana kebersamaan terasa hangat saat masyarakat berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari silaturahmi, penyerahan bantuan, hingga berbuka puasa bersama.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setiap tahun.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama adinda Hasnur bisa hadir langsung di Banjarbaru bersama masyarakat. Insya Allah besok pak Wakil Gubernur akan melanjutkan Safari Ramadan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya.

Banjarbaru menjadi titik ketiga dalam rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan tahun ini. Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Kabupaten Banjar yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Barito Kuala yang dihadiri langsung oleh Gubernur.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin turut menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Ikhlas agar dapat terus dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kemasyarakatan.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka Safari Ramadan di Kota Banjarbaru.

Ia juga mengucapkan terima kasih karena Banjarbaru dipilih sebagai salah satu lokasi Safari Ramadan tahun ini. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi semangat bagi pemerintah kota dan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.

Lisa juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, baik berupa paket sembako bagi masyarakat maupun bantuan dana untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga serta mendukung peningkatan sarana ibadah di Kota Banjarbaru. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Transparan Soal Pangan, DPKP Kalsel Diganjar Predikat Top Influencer

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Pada malam penganugerahan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK)  yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, instansi ini meraih Penghargaan Top Influencer yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin diwakili Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada SKPD yang aktif memberikan informasi pembangunan daerah secara terbuka, cepat, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, pertama kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang tiada henti memberikan rahmat kepada kita semua. Malam hari ini kami kembali mendapatkan anugerah sebagai terbaik pertama,” ujarnya.

Syamsir menegaskan, prestasi ini bukan hanya milik dirinya, tetapi buah kerja keras seluruh jajaran di DPKP Kalsel. Mulai dari sekretariat, para kepala bidang, kepala UPT, hingga tim humas yang setiap hari bekerja memastikan informasi pembangunan pertanian tersampaikan kepada publik.

“Ini tidak lain adalah dukungan dari semua pihak. Setiap hari kami mengabarkan perkembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, baik keberhasilan maupun hambatan. Semua harus transparan karena ini kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur Kalsel secara langsung mengikuti laporan-laporan yang disampaikan DPKP, sehingga menjadi dorongan tersendiri agar penyampaian informasi dilakukan secara cepat dan akurat.

Lebih lanjut ia menyampaikan memaparkan capaian sektor pertanian Kalsel. Tahun ini, produksi padi Kalimantan Selatan mencatat rekor dengan angka 1.163.000 ton, tertinggi di regional Kalimantan.

“Kebutuhan Kalsel hanya sekitar 600 ribu ton. Artinya, separuh dari produksi kita ikut menyuplai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelas Syamsir.

Beberapa provinsi lain di regional Kalimantan mengalami fluktuasi, bahkan penurunan produksi, namun Kalsel berhasil mempertahankan tren positif.

“Apalagi Prestasi besar juga diraih Kalsel pada tingkat nasional. Setelah tiga tahun berturut-turut ditempati Bali, tahun ini Kalimantan Selatan berhasil menjadi Juara 1 Nasional Ketahanan Pangan,” bebernya.

Syamsir menyebut capaian tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor, terutama dengan TNI, Polri, dan Badan Intelijen Daerah (Binda) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

“Ini adalah upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terpenuhi. Ketersediaan pangan kita aman. Ketika daerah lain kekurangan, kita justru berlebih, dan itu harus kita syukuri sambil tetap waspada,” ucapnya.

Syamsir mengajak kepada seluruh SKPD agar terus meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Kita adalah pembantu-pembantu pimpinan daerah. Informasi tentang pembangunan harus tersampaikan kapan saja, siang maupun malam,” ujarnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Distan Kalsel untuk terus memperkuat komunikasi publik, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Banua. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).

Continue Reading

Populer