Kalsel
Batola Gelar Diklat Koperasi, Dorong Transparansi dan Profesionalisme
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopperindag) melaksanakan pembukaan Program Pendidikan dan Pelatihan Pengkoperasian dengan tema “Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Melalui Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Koperasi yang Efektif”.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Kuala yang diwakili oleh Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Wahyu Adibawono, S.Hut, serta menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetya Wibawa, S.Kom, di Aula Mufakat, Rabu (12/11/2025).
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme pengurus koperasi dalam mengelola aspek keuangan agar koperasi dapat beroperasi secara efektif, efisien, dan berkelanjutan sesuai prinsip dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Sebanyak 30 peserta dari koperasi aktif di Kabupaten Barito Kuala mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala melalui Asisten III M. Wahyu Adibawono menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kopperindag atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti diklat tersebut.
“Pemerintah pusat maupun daerah menaruh perhatian besar terhadap perkembangan koperasi. Koperasi merupakan satu-satunya entitas usaha dengan prinsip demokrasi ekonomi, di mana kekuatan utamanya terletak pada para anggotanya, bukan pada modal. Karena itu, Pemerintah Daerah selalu berupaya membina dan mengawal perkembangan koperasi melalui kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa koperasi didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal penting dalam setiap laporan pertanggungjawaban.
“Tanpa laporan yang transparan dan akuntabel, anggota akan kesulitan memahami kondisi keuangan dan mengawasi kinerja pengurus. Hal ini bisa menimbulkan rumor dan menurunkan kepercayaan anggota. Melalui diklat ini, diharapkan pengurus koperasi dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme dalam pengelolaan manajemen keuangan, pemasaran, dan aspek legalitas koperasi,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, serta mendorong peningkatan manajemen dan tata kelola koperasi yang kuat, sinergis, dan berdaya saing.
“Saya mengingatkan para pengurus koperasi agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan pembukuan yang tertib. Dengan demikian, koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan anggota serta berkontribusi dalam mengurangi pengangguran. Koperasi harus dikelola secara akuntabel, mandiri, dan profesional agar mampu menghadapi tantangan ekonomi pasar bebas yang dapat menggeser nilai-nilai kekeluargaan,” katanya.
Di akhir sambutannya, ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini untuk kemajuan koperasi di daerah masing-masing.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menambah wawasan bagi kita semua. Saya berharap para peserta bisa menjadi agen perubahan dalam memajukan koperasi di Kabupaten Barito Kuala,” pungkasnya (adv/kb).
DPRD Kabupaten Barito Kuala
Kunker ke Bartim, Komisi III DPRD Batola Kaji Jejaring Digital dan Aplikasi Tamu Pemerintahan
Kunjungan tersebut bertujuan studi komparatif penerapan Jejaring Digital Komunitas Informasi Masyarakat (JEDI-KIM) dan Aplikasi Digitalisasi PencatatanTamu (DIGANTA).
“Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan jadwal kegiatan DPRD bulan November 2025 yang telah ditetapkan melalui Keputusan Ketua DPRD Batola Nomor: 33/2025, tanggal 22 Oktober 2025,” ujar Ketua Komisi III DPRD Batola Saleh dalam siaran pers.
Menurut Saleh, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk mempelajari strategi dan inovasi Diskominfosantik Bartim dalam membangun jejaring informasi publik berbasis komunitas melalui JEDI-KIM serta digitalisasi layanan tamu pemerintahan melalui aplikasi DIGANTA.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Diskominfosantik Bartim. Dua program ini bisa menjadi contoh baik dan semoga dapat kami adopsi di Kabupaten Batola ke depan,” ungkap Saleh.
Kegiatan studi komparatif itu, harap dia, dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan masyarakat dalam meningkatkan efektivitas diseminasi informasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Sementara, Kepala Diskominfosantik Bartim Dwi Aryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi III DPRD Batola.
“Kami merasa terhormat atas kehadiran rekan-rekan DPRD Batola. Silakan menggali informasi lebih jauh tentang penerapan JEDI-KIM dan DIGANTA yang kami kembangkan di Bartim,” ujar Dwi.
Rombongan DPRD Batola dipimpin Saleh selaku Ketua Komisi III didampingi para anggota komisi Syarif Faisal, Nanang Kaderi, Suparman, H. Murjani, Akhmad Bani dan Jauhar Arif.
Rombongan tersebut disambut hangat Kepala Diskominfosantik Bartim Dwi Aryanto bersama Sekretaris Dinas Limer, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Wayan Cakre, Kepala Bidang E-Government Fredisen Madianu, serta jajaran pegawai Diskominfosantik Bartim. (adv/kb).
Banjarmasin
Kelurahan Pelambuan Salurkan 69 Mesin Pemotong Rumput untuk Dukung Kebersihan Lingkungan
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kota Banjarmasin. Karena itu, Kelurahan Pelambuan bersama seluruh masyarakat berkomitmen untuk mendukung penuh program tersebut.
Sebagai bagian dari tanggung jawab bersama, Kelurahan Pelambuan dan warganya terus berupaya mengutamakan kebersihan serta menjaga keindahan lingkungan, khususnya di wilayah Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat pemotong rumput kepada 69 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Pelambuan. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat (12/12/25).
Bantuan diberikan secara bertahap. Pada tahap pertama disalurkan 40 unit alat pemotong rumput kepada 40 RT, dan tahap kedua sebanyak 29 unit kepada 29 RT yang tersisa. Pendanaan kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan Pelambuan.
Lurah Pelambuan, Junaidi S.Hut, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu warga dalam membersihkan dan menjaga keindahan lingkungan di wilayah masing-masing.
“Bantuan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengatasi pertumbuhan rumput liar yang sering menjadi masalah di sekitar permukiman,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bukti nyata dukungan Kelurahan Pelambuan terhadap kerja sama masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, asri, dan sehat.
Sementara itu, Ketua RT 19 Pelambuan, Rachmad, salah satu penerima bantuan pada tahap kedua, menyampaikan terima kasih kepada Lurah Pelambuan. Ia menegaskan bahwa mesin pemotong rumput tersebut akan digunakan dan dirawat dengan baik untuk menjaga kebersihan serta keindahan wilayahnya. (Rahmad).
Banjarmasin
Johansyah Hadiri Pelantikan ICDN Kalsel, Hasnuryadi Resmi Nahkodai DPW
Banjarmasin, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menghadiri pelantikan Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) se-Kalimantan Selatan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (06/12/2025) malam. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPN ICDN, Dr. Ir. Willy M. Yoseph, M.M.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPW ICDN Kalsel. Prosesi pelantikan juga diikuti oleh para pengurus ICDN dari 12 kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi langkah awal dalam memperkuat peran ICDN di Kalimantan Selatan.
“Konsolidasi akan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran ICDN di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya persatuan serta pelestarian lingkungan hidup, merujuk pada pengalaman banjir besar 2021 yang menjadi pelajaran penting mengenai kerusakan alam.
Sementara itu, Ketua Umum DPN ICDN, Ir. Dr. Willy M. Yoseph, menegaskan bahwa ICDN merupakan wadah strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus pelestarian kearifan lokal Dayak.
“ICDN adalah tempat menyatukan pemikiran. Kita memperjuangkan SDM Dayak sekaligus menjaga pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan,” katanya.
Usai pelantikan, Johansyah menyampaikan ucapan selamat kepada Hasnuryadi dan mengapresiasi suksesnya acara tersebut.
“Semoga kepemimpinan beliau mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan membawa ICDN semakin berperan dalam pemberdayaan masyarakat Dayak,” ujarnya.
Johansyah menilai ICDN memiliki peran penting dalam memperkuat jaringan pemikiran serta identitas budaya Dayak. Ia berharap organisasi ini dapat menjadi jembatan kolaborasi antarwilayah, termasuk antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
“Kami berharap ICDN mampu menghadirkan gagasan strategis bagi pengembangan SDM dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Menurut Johansyah, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat kontribusi cendekiawan Dayak dalam pembangunan daerah.
“Kami siap bersinergi mendukung program positif ICDN demi kemajuan masyarakat Dayak dan kesejahteraan warga Kalimantan,” tegasnya. (asd/kb).
Kalsel
Mahasiswa UNISKA Edukasi Warga Belandean Cegah Pinjol Ilegal
MARABAHAN, onlinesinarbarito.com — Sosialisasi literasi keuangan dengan fokus pencegahan pinjaman online (pinjol) ilegal digelar di Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (1/12/2025) sekitar pukul 09.30 WITA. Kegiatan yang mengangkat tema “Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Desa Belandean melalui Edukasi dan Komunikasi Efektif untuk Mencegah Jeratan Pinjaman Online” tersebut diikuti puluhan warga dengan antusias.
Program ini merupakan inisiatif mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi kelas 5B Reguler Pagi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Belandean serta menghadirkan pemateri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banjarmasin.

Ketua pelaksana kegiatan, Evelyn Sule, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilatarbelakangi rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan prosedur pinjaman online ilegal.
“Pengetahuan warga mengenai pinjol ilegal di Desa Belandean masih sangat terbatas. Itu alasan kami memilih melakukan sosialisasi ini di sini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya dijalankan oleh mahasiswa, namun turut melibatkan dukungan pihak desa dan lembaga resmi.
“Kepala desa memfasilitasi tempat, sedangkan materi disusun berdasarkan sumber dari OJK Banjarmasin,” jelasnya.
Peserta kegiatan merupakan warga Desa Belandean, terutama mereka yang masih minim literasi keuangan dan rentan terjerat pinjol ilegal. Respons warga juga dinilai sangat baik.
“Alhamdulillah respon peserta sangat bagus, mereka sangat antusias,” tambah Evelyn.
Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, panitia menyebarkan kuesioner evaluasi kepada peserta setelah acara berlangsung.

Sementara itu, Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya menilai kegiatan ini sangat bermanfaat. Banyak warga yang sebelumnya tidak tahu kini menjadi paham fungsi OJK dan bahaya pinjol ilegal,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya literasi keuangan demi meningkatkan kesejahteraan serta mencegah masalah sosial akibat pinjaman ilegal.

Dari OJK, Senior Manager Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen, Andhika Pras setia, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan komitmen OJK dalam mengedukasi masyarakat mengenai keuangan digital.
“Saat ini kami sudah memblokir lebih dari 2.227 aplikasi pinjaman online ilegal, sedangkan yang berizin hanya 96,” tuturnya.
Andhika juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam pinjaman online karena dapat menimbulkan kerugian.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian lembar evaluasi. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Belandean semakin bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal. (adv/kb).
Kalsel
Mahasiswa UNISKA Edukasi Warga Soal Bahaya Pinjol
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pagi itu, suasana Desa Belandean lebih hidup dari biasanya. Puluhan warga berkumpul di balai desa, mata mereka berbinar penuh antusiasme, siap menyimak materi yang bagi sebagian dari mereka terasa baru literasi keuangan dan risiko pinjaman online ilegal.
Kegiatan bertajuk “Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Desa Belandean melalui Edukasi dan Komunikasi Efektif untuk Mencegah Jeratan Pinjaman Online” ini digelar Sabtu, 1 Desember 2025, sekitar pukul 9.30 WITA.
Inisiatif unik ini lahir dari kolaborasi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banjarmasin, serta dukungan penuh Pemerintah Desa Belandean.
Ketua pelaksana, Evelyn Sule, menceritakan latar belakang kegiatan ini. Menurutnya, banyak warga di desa masih awam tentang prosedur pinjaman online dan bahayanya jika terjebak pinjol ilegal.
“Pengetahuan warga mengenai pinjol ilegal di Desa Belandean masih sangat terbatas. Itu alasan kami memilih melakukan sosialisasi ini di sini,” ujar Evelyn.
Evelyn menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seminar formal. Mahasiswa berperan aktif sebagai fasilitator, menghadirkan materi yang dirancang sederhana namun padat, memudahkan warga memahami risiko keuangan yang sering luput dari perhatian mereka.
Di sisi lain, Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai sosialisasi semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama mereka yang rentan terhadap jebakan pinjol ilegal.
“Saya menilai kegiatan ini sangat bermanfaat. Mungkin banyak warga yang sebelumnya belum paham kini menjadi tahu peran OJK serta bahaya pinjol ilegal,” kata Elly.
Suasana hangat dan interaktif terasa sepanjang acara. Warga antusias bertanya, berbagi pengalaman, bahkan beberapa mengaku baru sadar bahwa pinjaman online bisa menjadi bencana bila tidak bijak. Untuk mengukur pemahaman peserta, panitia menyediakan kuesioner evaluasi, sekaligus menjadi cerminan keberhasilan sosialisasi ini.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan pembagian lembar evaluasi. Dari sana, terlihat harapan besar masyarakat Desa Belandean kini memiliki bekal pengetahuan untuk mengelola keuangan secara lebih bijak, serta kemampuan mengenali jebakan pinjaman ilegal.
Melalui kolaborasi akademisi, lembaga resmi, dan pemerintah desa, literasi keuangan bukan lagi sekadar istilah, melainkan langkah nyata menuju masyarakat yang lebih cerdas dan tangguh dalam menghadapi arus digital ekonomi modern. ***
Oleh, Eka Sri Tanjung Jaya
Mahasiswi FISIP Jurusan Komunikasi (Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari)
Kalsel
Wabup Resmikan Candi Bentar Kahyangan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, menghadiri perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan sekaligus meresmikan Candi Bentar Kahyangan di Balai Adat Desa Dwipasari, Sabtu (29/11/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Herman Susilo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk hadir dan meresmikan bangunan adat tersebut.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena telah dipercaya untuk menghadiri acara ini. Jika kita diundang oleh para tokoh di sini, artinya kita dihormati, dan itu saya banggakan. Saya sangat menghargai undangan ini karena merupakan wujud silaturahmi yang semakin erat. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama memikirkan dan mencari solusi atas berbagai permasalahan, khususnya di desa ini. Selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan selamat atas berdirinya Candi Bentar ini,” ucapnya.
Herman juga menyampaikan kebanggaannya terhadap kerukunan dan pelestarian budaya masyarakat Bali di Desa Dwipasari.
“Saya bangga karena di Desa Dwipasari ini terjalin silaturahmi yang kuat. Hubungan antarumat beragama berjalan baik. Saya juga bangga dengan adat Bali. Setiap pagi saya melihat anak-anak memakai kebaya, itu luar biasa. Saya sejalan dengan keinginan Pak Kades untuk menjadikan desa ini sebagai desa wisata. Namun yang paling penting adalah menjaga budaya dan warisan yang ada. Jangan sampai hilang—baik tariannya, makanannya, maupun permainan tradisionalnya,” tuturnya.
Ia turut mengingatkan pentingnya melestarikan bahasa Bali di kalangan generasi muda.
“Ibu dan Bapak sekalian, ajari anak-anak bahasa Bali agar tidak hilang. Jangan sampai sudah besar, tetapi tidak tahu bahasa Bali, padahal identitas itu harus kita jaga. Ini tanggung jawab kita terhadap anak-anak dan generasi penerus,” tambahnya.
Herman juga menyinggung pentingnya menjaga budaya agar tidak punah.
“Jangan sampai budaya di sini mengalami hal yang sama. Saya secara pribadi, dan mungkin juga pemerintah daerah, siap mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di sini. Kita harus memahami permasalahan bersama, menjalin interaksi sosial, tidak hanya dengan tokoh masyarakat tetapi juga dengan pihak perusahaan. Karena kenyamanan warga, kegiatan, dan ibadah akan berdampak pada terciptanya keamanan wilayah,” jelasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Camat Wanaraya, Danramil, Kapolsek Wanaraya, Kepala Desa Dwipasari, seluruh kepala desa se-Kecamatan Wanaraya, ketua adat, serta tokoh masyarakat Dwipasari.
Kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan pita dan penandatanganan peresmian Candi Bentar oleh Wakil Bupati Barito Kuala. (adv/kb).
Kalsel
Senam Bersama Meriahkan HUT DWP Batola
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Kuala, digelar acara senam bersama dengan tema “Sehat dan Bugar Bersama DWP” di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Jum’at (28/11/2025).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias, dengan kehadiran ratusan peserta yang memadati. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Barito Kuala beserta istri, Wakil Bupati Barito Kuala, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD beserta istri, pejabat vertikal yang mewakili, serta Plt. Pimpinan Bank Kalsel Cabang Marabahan.
Ny. Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor dalam laporannya menyampaikan bahwa derajat kesehatan masyarakat hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen turut berperan dalam upaya kesehatan, terutama dengan memprioritaskan langkah promotif dan preventif. Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan pilihan tepat dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan bugar.
“Atas dasar itu, untuk memelihara kondisi kesehatan agar tetap prima, DWP Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan kegiatan senam bersama yang melibatkan para penasehat DWP, pengurus DWP kabupaten, serta ketua unsur pelaksana se-Kabupaten Barito Kuala,” ujar Ketua DWP.
Selanjutnya, Bupati Barito Kuala selaku Penasehat DWP Barito Kuala memberikan sambutan. Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi kontribusi DWP yang selama ini berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, serta terus menjalin sinergi dalam membangun masyarakat Barito Kuala yang berkualitas.
“Selamat ulang tahun ke-26 untuk DWP. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan dengan kegiatan senam ini, tubuh kita menjadi lebih bugar serta semangat semakin meningkat,” ucap Bupati.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu instruktur. Suasana yang penuh energi terlihat dari antusiasme peserta mengikuti setiap gerakan senam. Selain meningkatkan kebugaran, momen ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP dan jajaran pemerintah daerah.
Kemeriahan acara semakin bertambah dengan pengundian doorprize yang disambut gembira oleh seluruh peserta. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan sebagai penutup peringatan HUT DWP ke-26 tingkat Kabupaten Barito Kuala. (adv/kb).
DPRD Kabupaten Barito Kuala
APBD 2026 Disahkan, DPRD–Pemkab Batola Targetkan Visi Misi Bupati Terealisasi
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Barito Kuala bersama Pemkab Batola menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang ditandai dengan penandatangan berita acara persetujuan bersama di Gedung DPRD setempat.
Bersamaan itu juga ditetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah atau Propemperda Kabupaten Batola Tahun 2026.
“Alhamdullillah kita hari ini telah melakukan penetapan APBD 2026 dan penyampaian beberapa buah raperda dari Pemkab Batola,” ujar Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, selepas rapat paripurna, Jumat (28/11/2025).
Menurut kader Golkar Batola itu, dengan adanya penetapan tersebut, maka akan dilanjutkan ke provinsi untuk dievaluasi Gubernur Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan dengan penetapan ini di tahun 2026 semua kegiatan dan visi misi Pak Bupati bisa berjalan baik dan lancar,” harapnya.
Diutarakan Ayu Dyan, anggaran APBD Batola 2026 telah disepakati Pemkab dan DPRD Batola sebesar Rp1,9 triliun.
“Kita berharap ke tahap berikutnya berjalan lancar dan di 2026 visi misi dan kegiatan Pak Bupati terlaksana,” harapnya.
Sementara, Bupati Batola H Bahrul Ilmi bersyukur telah terlaksananya rapat paripurna persetujuan APBD Batola Tahun Anggaran 2026.
“Mudah-mudahan dengan hati yang tulus kita bisa membangun Kabupaten Batola yang lebih baik,” tegas bupati. (adv/kb).
Kalsel
DWP Batola Gelar Lomba Fashion Sasirangan
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Kuala menggelar Lomba Fashion Show Busana Sasirangan bagi anak anggota DWP serta Lomba Kreativitas Menghias Tas Purun dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan tahun 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Selidah pada Kamis (27/11/2025) dan dibuka secara resmi oleh Penasehat DWP sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, didampingi laporan oleh Ketua DWP Kabupaten Barito Kuala, Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor.
Kegiatan yang digelar menjadi ajang edukasi bernilai budaya bagi anak sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal. Selain itu, meningkatkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anak-anak anggota DWP yang berbakat di bidang modeling.
Mempromosikan tas purun sebagai produk bernilai estetis sehingga semakin mudah dipasarkan, sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM dan pengrajin daerah. Mendorong inovasi serta kreativitas anggota Dharma Wanita Persatuan.
Kemeriahan acara diranaikan pula dengan lomba Fashion Show Busana Sasirangan, Kreativitas Menghias Tas Purun.
Dalam sambutannya, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Barito Kuala merupakan daerah yang kaya akan tanaman purun, bahkan satu-satunya daerah yang memiliki purun tikus.
“Kerajinan anyaman purun bukan hanya sekedar produk keterampilan tangan, tetapi juga cerminan dari kearifan lokal, ketekunan, dan kreativitas masyarakat. Di tengah arus globalisasi, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kerajinan ini tidak punah,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui lomba menghias tas purun, anggota DWP dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas sehingga menghasilkan produk inovatif dan berdaya saing tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangkitkan semangat wirausaha dan memperkuat identitas budaya daerah.
Terkait Lomba Busana Sasirangan, Noor Hayati menyebut kegiatan ini bertujuan menggairahkan dunia fashion anak berbahan lokal serta meningkatkan kecintaan terhadap produk UMKM daerah.
“Tunjukkan bakat serta kemampuan terbaik kalian, karena lomba ini merupakan kesempatan untuk menyalurkan minat modeling sekaligus mengukir prestasi gemilang,” pesannya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan terima kasih atas kerja sama panitia dan seluruh pengurus DWP yang terus memberikan dukungan bagi kemajuan organisasi serta masyarakat Barito Kuala. (adv/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional4 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng1 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Kalteng4 bulan agoWakil Bupati Murung Raya Hadiri Rakor Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kantor Gubernur
-
Kalsel4 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalsel4 bulan agoBupati Inginkan Kolaborasi Sukseskan Tabalong Smart
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau4 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau4 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Kalteng3 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
