DPRD Kabupaten Murung Raya
Pemkab Mura Berangkatkan 59 Peserta STQ XII untuk Ibadah Umrah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menyiapkan pemberangkatan ibadah umrah bagi para juara pertama Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XII tingkat Kabupaten Murung Raya. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Murung Raya di Aula A Kantor Bupati, Jumat (7/11/2025).
Wakil Bupati menegaskan bahwa fasilitasi umrah ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas prestasi qari dan qariah terbaik yang telah mengharumkan nama daerah. “Hadiah ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Rapat turut dihadiri penyedia jasa perjalanan umrah, Ketua Panitia STQ sekaligus Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, serta sejumlah pejabat terkait. Dari hasil pembahasan, sebanyak 59 orang akan diberangkatkan, terdiri dari peserta terbaik, pendamping, dan dewan juri. Pemkab juga membuka kesempatan bagi keluarga peserta untuk ikut serta dengan biaya mandiri.
Untuk memastikan layanan yang optimal, pemerintah menunjuk tiga biro perjalanan, yakni Travel Nawawi, Travel Maa’li, dan Travel Raihan, sebagai pelaksana teknis keberangkatan. Rombongan dijadwalkan berangkat pada Desember 2025, setelah seluruh administrasi dan dokumen perjalanan tuntas.
“Semoga perjalanan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan, serta semakin memperkuat iman dan ketakwaan para peserta,” pungkas Wakil Bupati. (adv/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Mahyono Menilai FBIM 2026 Mampu Gerakkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, menilai pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 mampu menjadi penggerak UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat di Kota Palangka Raya.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Bundaran Besar selama kegiatan berlangsung menjadi peluang besar bagi pedagang kecil, pelaku kuliner, jasa transportasi hingga sektor perhotelan untuk meningkatkan pendapatan.
“FBIM bukan hanya agenda budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung tentu berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas usaha masyarakat,” ujar Mahyono, Senin (18/5/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Murung Raya itu mengatakan, kegiatan budaya berskala besar seperti FBIM perlu terus didukung karena mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka ruang promosi bagi produk lokal Kalimantan Tengah.
Menurut Mahyono, pelestarian budaya yang dikemas melalui festival dapat menjadi kekuatan ekonomi kreatif apabila dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat secara luas.
“Termasuk bagi masyarakat kita Murung Raya ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan produk lokal, kerajinan, kuliner hingga potensi wisata daerah. Efek ekonominya sangat terasa jika kegiatan seperti ini terus dikembangkan,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan ruang promosi bagi produk lokal dalam setiap penyelenggaraan FBIM agar mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari luar daerah maupun mancanegara.
Menurutnya, semakin besar skala kegiatan budaya yang digelar, maka semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Palangka Raya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Murung Raya Dukung Domino Jadi Olahraga Prestasi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti menyatakan dukungannya terhadap Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Murung Raya dalam mendorong domino menjadi olahraga prestasi.
Dukungan tersebut disampaikan Olivia usai mengikuti pertandingan ekshibisi domino bersama pengurus KONI Murung Raya di Puruk Cahu, Selasa (12/5) malam.
“Saya melihat domino sekarang sudah naik kelas. Karena itu, saya mendukung upaya ORADO Murung Raya yang terus melakukan sosialisasi hingga saat ini,” ujar Olivia.
Menurutnya, kehadiran ORADO Murung Raya diharapkan mampu mengalihkan perhatian generasi muda dari aktivitas negatif menuju kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat. Ia optimistis, melalui pembinaan yang tepat, Murung Raya dapat melahirkan atlet domino berprestasi.
“Dengan adanya ORADO dan perkembangan domino saat ini, saya berharap prestasi bisa diraih,” tambahnya.
Olivia menegaskan bahwa domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga resmi dengan aturan permainan yang berbeda dibanding sebelumnya, termasuk format pertandingan beregu serta penggunaan perlengkapan khusus.
Ia berharap masyarakat semakin memahami aturan permainan domino dan terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan yang digelar.
“Masyarakat yang belum ikut diharapkan bisa belajar dari para pemain yang sudah terjun lebih dulu, sehingga ke depan dapat ikut berpartisipasi,” jelas Olivia di hadapan Sekretaris KONI Murung Raya, Bertho K. Kodrat, serta pengurus ORADO Murung Raya.
Olivia juga meminta ORADO Murung Raya terus menggencarkan sosialisasi kepada generasi muda dan rutin menggelar turnamen guna menjaring atlet potensial.
Menurutnya, sosialisasi di coffee shop menjadi langkah tepat karena sesuai dengan kebiasaan anak muda saat ini yang banyak menghabiskan waktu di tempat tersebut.
“Dulu domino hanya dianggap permainan pengisi waktu. Namun sekarang, dengan adanya ORADO, domino semakin berkembang karena sudah memiliki kejuaraan mulai tingkat kabupaten hingga nasional,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Nisha Anggraeni: Pendidikan Harus Jadi Prioritas untuk Tingkatkan SDM Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Nisha Anggraeni menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam program kerja pemerintah daerah. Menurutnya, sektor pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk mendukung kemajuan daerah.
Nisha mengatakan, keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikan masyarakatnya. Karena itu, ia berharap perhatian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Murung Raya terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
“Majunya pembangunan daerah sangat bergantung pada pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, pendidikan di Kabupaten Murung Raya harus terus diperhatikan dan menjadi prioritas,” kata Nisha, Senin (18/5/2026).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Murung Raya itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pelosok perdesaan yang masih membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, dukungan dari semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan sektor pendidikan dapat berjalan optimal dan merata hingga ke desa-desa. Ia menilai, kemajuan daerah hanya dapat tercapai apabila masyarakat memiliki akses pendidikan yang baik dan berkualitas.
Nisha menambahkan, DPRD Murung Raya akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh wilayah kabupaten. Dengan demikian, diharapkan kualitas SDM masyarakat Murung Raya semakin meningkat dan mampu bersaing di masa mendatang. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Fahriadi: Pengembangan Destinasi Wisata Murung Raya Butuh Dukungan Semua Pihak
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Fahriadi, mengatakan pengembangan destinasi wisata merupakan pekerjaan yang tidak mudah karena membutuhkan dukungan tenaga, pemikiran, anggaran, serta kerja sama dari berbagai pihak.
Politikus Partai NasDem tersebut menegaskan, keberadaan destinasi wisata di Kabupaten Murung Raya harus mendapat dukungan bersama, baik dari masyarakat, pemerintah daerah, maupun para pemangku kepentingan lainnya.
“Kalau semua pihak tidak saling mendukung, baik dari segi tenaga, pikiran, anggaran, kerja sama dan lainnya, maka akan sulit mewujudkan destinasi wisata sesuai harapan,” kata Fahriadi, Senin (18/5/2026).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Murung Raya itu menyebutkan, Kabupaten Murung Raya telah memiliki sejumlah destinasi wisata yang berpotensi untuk terus dikembangkan. Bahkan, beberapa di antaranya sudah mendapat perhatian pemerintah daerah, seperti kawasan wisata Pasir Putih yang saat ini mulai dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.
“Sekarang tinggal bagaimana keseriusan kita bersama agar destinasi wisata ini benar-benar bisa maju dan berkembang,” ujarnya.
Menurut Fahriadi, pengembangan sektor pariwisata di Murung Raya juga memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai, fasilitas yang lengkap, serta pelayanan yang baik bagi para pengunjung.
“Untuk mewujudkan tempat wisata yang maju, minimal semua pihak harus memiliki komitmen bersama terlebih dahulu. Kalau komitmen itu sudah ada, saya yakin sektor wisata bisa berkembang,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Gunawan Dukung Peningkatan Sarana Pendidikan hingga Pelosok Desa di Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Gunawan, mendukung langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan hingga ke pelosok perdesaan.
Menurutnya, upaya yang dilakukan dinas tersebut merupakan langkah positif dalam melihat kondisi nyata dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang memiliki berbagai tantangan akses dan fasilitas.
“Kami di DPRD mendukung dan mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang terus memperhatikan dunia pendidikan di pelosok perdesaan. Itu merupakan langkah nyata yang dilakukan dinas,” ujar Gunawan, Senin (18/5/2026).
Ia menilai fokus Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan peran guru dan pengawas sudah tepat untuk menjawab tantangan pendidikan di wilayah pedalaman.
“Kami berharap sektor pendidikan terus ditingkatkan ke depan sebagai tindak lanjut program pemerintah daerah saat ini, terutama dalam peningkatan kualitas guru dan fasilitas sekolah,” katanya.
Gunawan juga mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap menjalankan tugas di daerah terpencil meski dengan keterbatasan akses dan sarana pendukung.
“Guru di daerah terpencil adalah garda terdepan pendidikan. Mereka harus terus didukung agar tetap semangat dalam mendidik anak-anak,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Dorong Kontingen Murung Raya Tampil Maksimal di FBIM 2026
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong kontingen Kabupaten Murung Raya tampil serius dan maksimal dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan pada ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 yang digelar di Kota Palangka Raya pada 17–23 Mei 2026.
Menurutnya, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik agar dapat membawa nama baik daerah serta meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
“Kita ingin kontingen Murung Raya lebih serius lagi agar bisa meraih prestasi maksimal pada perlombaan di festival budaya kali ini,” kata Dina, Minggu (17/5).
Dina yang juga dipercaya sebagai koordinator cabang lomba tari pedalaman Kontingen Murung Raya menyebut keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk konsistensi dalam menjaga dan memajukan budaya Dayak agar tetap eksis dan semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Ia menilai tari pedalaman merupakan bagian penting dari identitas budaya daerah yang harus terus dilestarikan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri budaya.
Sebagai koordinator cabang lomba tari pedalaman, Dina mengaku optimistis Murung Raya mampu kembali meraih prestasi terbaik seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Tentunya sebagai koordinator cabang lomba tari pedalaman, kita ingin bisa meraih juara pertama karena Murung Raya sudah beberapa kali mendapatkan prestasi tersebut. Dengan persiapan matang dan waktu latihan yang cukup, tidak salah jika kita optimistis bisa meraih juara satu,” ujarnya.
Dina juga menegaskan bahwa harapan meraih prestasi maksimal bukan hanya menjadi keinginan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Murung Raya. Karena itu, diperlukan keseriusan dan kerja sama semua pihak agar target tersebut dapat tercapai.
Ia pun mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap kontingen FBIM 2026 yang dinilai sudah cukup maksimal, baik dari sisi persiapan maupun fasilitas pendukung.
“Dukungan dari pemerintah daerah saya lihat cukup maksimal sehingga hasil terbaik juga kita harapkan bisa diraih oleh kontingen kita yang mengikuti 12 cabang lomba,” tandasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Imanudin Dorong Lulusan SMA Murung Raya Lanjutkan Pendidikan Demi Bangun Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Momentum kelulusan siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Murung Raya disambut dengan pesan penuh semangat dari Anggota Komisi A DPRD Murung Raya, Imanudin. Ia menegaskan bahwa ijazah SMA bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan mengabdi kepada daerah.
“Ini merupakan fase penting dalam kehidupan generasi muda. Kalian harus melangkah dengan nalar yang cerdas, hati yang humanis, serta tekad kuat untuk kembali membangun Murung Raya,” ujar Imanudin, Senin (18/5/2026).
Sebagai anggota DPRD yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Imanudin menilai bonus demografi di Murung Raya hanya akan menjadi kekuatan produktif apabila generasi mudanya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama kemajuan daerah. Karena itu, pemerintah perlu terus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui berbagai program, seperti beasiswa daerah, KIP Kuliah, serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan.
Ia menyebut sejumlah bidang pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Murung Raya, di antaranya pendidikan, kesehatan, pertanian modern, teknologi informasi, dan energi terbarukan.
“Kita masih membutuhkan dokter di kecamatan, guru di wilayah pedalaman, serta inovator yang mampu mengembangkan potensi pangan lokal. Kampus adalah tempat untuk menyiapkan solusi atas kebutuhan itu,” tegasnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja, Imanudin juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan akademik dan karakter. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki kemampuan literasi digital, jiwa kewirausahaan sosial, serta kesadaran menjaga kesehatan mental.
Ia turut mengimbau generasi muda agar menjauhi berbagai ancaman sosial, seperti narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan paham intoleran yang dapat merusak masa depan. “Ilmu tanpa adab akan kehilangan makna. Gelar tanpa pengabdian akan terasa hampa. Jadilah sarjana yang membumi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Lebih lanjut, Komisi A DPRD Murung Raya memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas dalam pengawasan anggaran daerah. Berdasarkan data Dapodik 2025, jumlah lulusan SMA di Murung Raya terus meningkat, namun angka partisipasi pendidikan tinggi masih perlu diperkuat.
Karena itu, Imanudin mendorong pemerintah daerah untuk memperluas program beasiswa afirmasi bagi pelajar dari wilayah pedalaman, menyediakan fasilitas asrama mahasiswa Murung Raya di kota-kota pendidikan, serta membuka program magang di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun badan usaha milik daerah (BUMD).
Langkah tersebut dinilai penting agar mahasiswa memiliki pengalaman yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Pergilah menuntut ilmu setinggi mungkin. Namun pulanglah dengan membawa harapan, inovasi, dan semangat pengabdian. Murung Raya membutuhkan generasi muda yang cerdas, humanis, dan berdedikasi untuk membangun masa depan daerah,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Kontingen Murung Raya Tampil Memukau di Karnaval Budaya FBIM 2026
PALANGKA RAYA, onlinekoranbarito.com – Penampilan kontingen Kabupaten Murung Raya pada Pawai Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tampil memukau dan menyedot perhatian di mata masyarakat di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah mengapresiasi penampilan seluruh peserta kontingen Murung Raya dinilai mampu menampilkan kekayaan budaya daerah secara menarik dan penuh semangat.
Kontingen Murung Raya menampilkan berbagai atraksi budaya, mulai dari tarian tradisional, musik etnik, hingga kostum adat kreatif yang menggambarkan identitas dan kearifan lokal masyarakat setempat. Kehadiran miniatur turut menambah daya tarik sepanjang jalur karnaval budaya di kawasan Bundaran kota Palangka Raya.
“Kami mengapresiasi penampilan kontingen dari Murung Raya pada FBIM tahun 2026 ini. Seluruh peserta tampil kompak, penuh semangat, dan mampu memperlihatkan kekayaan budaya daerah dengan sangat baik,” ujar Dina Maulidah saat menghadiri langsung pelepasan oleh Gubernur Kalteng.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti di FBIM memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Dina menilai festival budaya juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah sehingga tetap terjaga dan lestari.
“Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda Murung Raya dapat terus mencintai dan menjaga budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.
Pawai Karnaval Budaya FBIM 2026 dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Murung Raya, Heriyus dan ketua TP TPKK Murung Raya, Wanita Heriyus serts unsur Forkopimda Kabupaten dan Kalteng, kepala perangkat daerah se kabupaten hadir. (asd/kb)
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sutrisno Berharap Kontingen FBIM 2026 Harus Tampilkan Budaya Murung Raya
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Kontingen Kabupaten Murung Raya resmi diberangkatkan untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.
Keberangkatan kontingen disampaikan dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya, Putu Suranta, sebanyak 225 peserta dan pelatih turut ambil bagian dalam ajang budaya terbesar tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026.
Anggota DPRD Murung Raya, Sutrisno, mengatakan Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang untuk memperkenalkan identitas, seni, serta kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Ia berharap seluruh kontingen Murung Raya dapat tampil percaya diri, menjaga kekompakan, dan membawa semangat kehormatan daerah selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Harapan kami, mereka tampil dan menunjukkan bahwa Murung Raya hadir dengan budaya yang kuat, bermartabat, dan membanggakan,” kata Sutrisno kepada awak media, Jumat (15/5/2026).
Pelepasan kontingen, dilepas langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, didampingi Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, di halaman Kantor Bupati, Rabu (13/5/2026). Turut hadir pelepasan keberangkatan itu, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah.
Pelepasan kontingen itu menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah kepada para duta budaya Murung Raya yang akan membawa nama daerah pada ajang budaya tingkat provinsi tersebut. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional9 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel9 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng8 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau9 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel9 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
