Puruk Cahu
Bupati Murung Raya Terima Kunjungan Tim BPK RI
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya, Heriyus menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan berlangsung di aula Cahai Ondhui Tingang, gedung B kantor Bupati, Senin (6/4/2026). Turut hadir Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin dan Sekda, Sarwo Mintarjo, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Murung Raya, Heriyus menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim BPK RI Perwakilan Prov. Kalteng atas kehadirannya di Kabupaten Murung Raya dalam rangka melaksanakan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan daerah.
Heriyus mengatakan, pemeriksaan ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Lebih lanjut disampaikannya, sebelumnya Tim BPK RI telah melaksanakan pemeriksaan pendahuluan atas LKPD Kabupaten Murung Raya tahun anggaran 2025 selama 30 hari, terhitung sejak 5 April hingga 4 Mei 2026.
Bupati juga menjelaskan, tujuan utama laporan keuangan adalah untuk menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, arus kas, serta perubahan ekuitas yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan dan evaluasi penggunaan sumber daya.
Heriyus menegaskan kepada seluruh Perangkat Daerah agar mendukung penuh proses pemeriksaan dengan menyiapkan seluruh dokumen, data dan informasi yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
DPRD Murung Raya Dukung Penguatan Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian di daerah.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, di Puruk Cahu, Selasa (7/4/2026).
Menurut Dina, langkah yang diinisiasi Bupati Murung Raya dalam pengembangan sektor pertanian patut diapresiasi karena mampu mendorong semangat petani untuk mengelola lahan persawahan secara lebih produktif.
“DPRD sangat mendukung strategi yang telah ditetapkan kepala daerah terkait sektor pertanian. Sektor pangan tidak hanya menjadi mata pencaharian utama masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat program ketahanan pangan melalui tiga pilar utama, yakni dukungan anggaran, penyusunan kebijakan yang berpihak kepada petani, serta pengawasan langsung di lapangan.
“Kami berkomitmen mendorong kesejahteraan petani Murung Raya. Karena itu, DPRD akan terus mengawal setiap kebijakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dina juga mengungkapkan, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari target peningkatan luas areal tanam serta produktivitas padi yang diproyeksikan tercapai pada 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengembangan sektor pertanian berjalan ke arah yang tepat.
Ia berharap, momentum positif ini dapat terus berlanjut sehingga Murung Raya tidak hanya mampu menekan defisit beras, tetapi juga berpeluang menjadi daerah surplus beras di masa mendatang. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Johansyah Dorong Pemkab Murung Raya Perkuat Sektor Pertanian
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Johansyah, S.E., M.I.P., mendorong pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai potensi utama daerah.
Hal tersebut disampaikan mengingat luasnya lahan pertanian di Kabupaten Murung Raya yang dinilai masih sangat potensial, termasuk lahan milik masyarakat yang perlu mendapat dukungan optimal dalam pemanfaatannya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya itu juga menekankan agar pengembangan sektor pertanian difokuskan pada desa-desa yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
“Sektor pertanian di wilayah pedesaan diharapkan dapat berkembang dan menjadi salah satu lumbung pangan daerah,” ujar Johansyah, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Johansyah mendorong Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan aksesibilitas melalui pembangunan dan pembenahan jalan usaha tani.
Menurutnya, peningkatan jalan usaha tani merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.
Ia berharap perbaikan tersebut dilakukan secara bertahap agar dapat menjangkau seluruh sentra pertanian di 10 kecamatan serta desa-desa yang menjadi pusat kegiatan pertanian.
“Peningkatan jalan usaha tani bertujuan memudahkan petani dalam beraktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,” jelasnya.
Johansyah juga mengapresiasi peran Distanik Kabupaten Murung Raya yang dinilai telah berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan.
“Di antaranya melalui penyaluran bantuan bibit padi kepada kelompok tani, dukungan di bidang perikanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya penyuluh pertanian lapangan,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Tegaskan Komitmen Kawal Hasil Musrenbang
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) secara bertahap dengan mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Ke depan, kami berharap pembangunan di Murung Raya berjalan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Rumiadi menjelaskan, sejumlah usulan prioritas yang belum terakomodasi akan menjadi perhatian utama DPRD dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami harus memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“DPRD akan terus memantau dan mengawal pelaksanaan pembangunan agar tetap sejalan dengan perencanaan serta kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Dengan komitmen tersebut, diharapkan pembangunan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Dorong Peserta UPPKA Naik Kelas Ikuti Pelatihan dengan Serius
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), menyampaikan motivasi kepada para peserta pelatihan UPPKA Naik Kelas agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan komitmen.
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelatihan bersama anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, di Aula Baperidda, Senin (6/4/2026).
Dina menilai program UPPKA Naik Kelas merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan kapasitas perempuan, khususnya dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga.
Menurutnya, pelatihan yang disertai pendampingan selama tiga bulan menjadi peluang besar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kepercayaan diri peserta.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga dilengkapi pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Ini kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia mengajak peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan secara serius, mulai dari pelatihan, penugasan, hingga evaluasi bersama mentor. Ia menegaskan, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga kesungguhan menjalani proses.
“Seluruh proses selama tiga bulan ini penting untuk membentuk keterampilan dan pola pikir kewirausahaan. Peserta harus aktif, terbuka untuk belajar, serta tidak ragu bertanya dan mencoba hal baru,” katanya.
Dina juga menyoroti besarnya potensi perempuan sebagai pelaku usaha. Namun, menurutnya, potensi tersebut kerap terkendala keterbatasan pengetahuan, akses, dan rasa percaya diri.
“Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari yang ada, lalu kembangkan secara bertahap. Yang penting adalah kemauan untuk terus belajar,” tuturnya.
Selain itu, ia mendorong peserta untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk.
“Digital marketing sangat penting saat ini. Dengan strategi yang tepat, produk bisa menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan nilai jual,” jelasnya.
Sebagai Ketua GOW, Dina menegaskan komitmennya mendukung program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Murung Raya. Ia meyakini perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, keluarga menjadi lebih kuat dan sejahtera. Dampaknya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun berpesan agar peserta tetap konsisten, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan usaha.
“Saya berharap setelah mengikuti program ini, peserta tidak hanya berkembang dalam usaha, tetapi juga semakin mandiri dan percaya diri dalam membangun ekonomi keluarga,” tandasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dewan Norfiana Dukung Program UPPKA Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Program UPPKA Naik Kelas terus mengalir. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan tersebut selama tiga bulan ke depan.
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri bersama Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah dalam pelatihan dan mentoring peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha pemula di Kantor BAPERINDA, Senin (6/4/2026).
Dalam keterangannya, Lita mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta. Ia menilai kehadiran peserta yang membawa produk UMKM masing-masing menjadi bukti keseriusan dalam mengembangkan usaha.
“Antusiasme peserta hari ini luar biasa. Kami mendukung penuh kegiatan ini, termasuk pendampingan selama tiga bulan ke depan. Mereka juga sudah membawa produk masing-masing, dan ini sangat membanggakan,” ujarnya.
Ia juga mengaku telah membeli sejumlah produk yang dipamerkan karena dinilai memiliki harga terjangkau serta cita rasa khas daerah.
“Saya membeli cukup banyak produk karena harganya terjangkau dan rasanya khas. Ini perlu terus didorong agar penjualannya meningkat dan mampu bersaing dengan produk luar,” tambahnya.
Menurut Lita Norfiana, produk UMKM Murung Raya memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi oleh-oleh khas daerah yang diminati para pendatang.
“Kita berharap produk-produk ini bisa menjadi incaran para pengunjung. Jadi, setiap orang yang datang ke Murung Raya wajib membawa oleh-oleh dari UMKM lokal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan, termasuk melakukan monitoring terhadap perkembangan peserta selama masa pelatihan.
“Selama tiga bulan ke depan, kami akan ikut memantau. Evaluasi bisa dilakukan setiap minggu, serta pertemuan bulanan untuk melihat perkembangan usaha mereka,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta dari tiga kecamatan, dengan mayoritas peserta merupakan pelaku usaha perempuan.
Lita juga mengaku terkesan dengan ragam produk yang ditampilkan, mulai dari berbagai jenis keripik hingga olahan lainnya yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Ke depan, kita akan melihat peningkatan mereka, baik dari segi kualitas pengolahan maupun kemasan, sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Anggota DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Fasilitas Publik
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat berbagai fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.
Menurut Bebie, fasilitas publik seperti taman, tempat ibadah, sarana pendidikan, hingga fasilitas olahraga merupakan aset penting daerah yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Fasilitas publik dibangun menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari masyarakat. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap dalam kondisi baik serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, rasa memiliki terhadap aset daerah perlu diperkuat agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan manfaatnya.
Bebie juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam menjaga fasilitas umum. Ia menilai, keterlibatan anak muda sangat penting dalam membangun kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, kita bisa memastikan fasilitas publik tetap terawat, nyaman digunakan, dan mampu menunjang berbagai aktivitas masyarakat,” tandasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Tingkatkan Keterampilan dan Inovasi
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi agar mampu bersaing di era modern.
Menurut Rumiadi, perkembangan zaman yang kian pesat menuntut generasi muda tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Generasi muda harus terus mengasah keterampilan dan kreativitas. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai peluang pelatihan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta, sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.
Selain itu, Rumiadi juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak takut mencoba hal-hal baru, termasuk di bidang kewirausahaan.
“Kreativitas dan inovasi menjadi kunci penting. Anak muda harus berani menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan,” tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui program-program yang berkelanjutan.
Ia berharap, dengan peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi, generasi muda di Murung Raya dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (asd/kb).
Puruk Cahu
Pemkab Murung Raya Siap Terapkan WFH ASN, Soroti Efektivitas di Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi memberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut mengatur ASN bekerja dari rumah satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat.
Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang mengedepankan efisiensi dan modernisasi. Aturan tersebut juga telah dituangkan secara rinci dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Langkah ini diambil sebagai upaya penghematan energi, menyusul tingginya harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan siap melaksanakan dan menyesuaikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pihaknya akan mengikuti skema yang telah ditentukan.
“Pada prinsipnya, pemerintah daerah akan mengikuti apa yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat. Terkait teknis pelaksanaannya, tentu akan kami sesuaikan dengan kondisi di daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).
Namun demikian, Rahmanto menilai penerapan WFH di Murung Raya memiliki tantangan tersendiri. Ia menyoroti kondisi geografis dan sosial masyarakat yang berbeda dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Menurutnya, jarak tempuh ASN dari rumah ke kantor di wilayah Murung Raya, khususnya di Kota Puruk Cahu, relatif dekat, hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Kondisi ini berbeda dengan kota besar yang waktu tempuhnya bisa mencapai lebih dari satu jam.
“Sehingga, penerapan WFH di Murung Raya tidak terlalu berdampak signifikan terhadap efisiensi bahan bakar. Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan menyesuaikan kebijakan tersebut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa efisiensi tidak hanya terbatas pada penggunaan bahan bakar, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain dalam pelaksanaan pekerjaan yang dinilai masih boros.
Lebih lanjut, Rahmanto memastikan bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik, terutama layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sektor-sektor seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta dinas teknis lainnya dipastikan tetap berjalan normal.
Terkait tantangan pelaksanaan, Rahmanto menyebut tidak ada kendala berarti, kecuali untuk wilayah kecamatan yang cukup jauh seperti Uut Murung dan Seribu Riam. Di wilayah tersebut, tidak semua pegawai setiap hari berada di ibu kota kabupaten.
“Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan dalam menentukan persentase kegiatan, sehingga efisiensi penggunaan BBM di tingkat kecamatan tetap dapat dilakukan,” pungkasnya. (asd/kb).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kemajuan Pembangunan Daerah
PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat.
“Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Semua pihak harus memiliki peran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, jumat (3/4/2026).
Sutrisno menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas, katanya.
Selain itu, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan agar situasi daerah tetap aman dan nyaman, sehingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas pembangunan.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat daerah dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (asd/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional7 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel8 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng7 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau8 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel8 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
