Connect with us

Kalsel

Diskominfo Tabalong Perkuat Barisan Media dan KIM, Siap Hadapi Tantangan Informasi 2026

Published

on

TANJUNG, onlinekoranbarito.com – Komitmen memperkuat arus informasi yang sehat dan kredibel kembali ditegaskan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabalong melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kerja Sama Media Tahun Anggaran 2026 yang dirangkai dengan Workshop Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Kegiatan strategis ini digelar di Aula Diskominfo Tabalong, Selasa (27/1/2026), pukul 10.00 WITA.

Sejak pagi, suasana aula terasa dinamis. Puluhan insan pers dan pengelola KIM dari berbagai penjuru daerah berkumpul, menyatukan visi menghadapi tantangan informasi di era digital yang kian kompleks.

Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, S.Sos., MA, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media bukan lagi sekadar hubungan formal kerja sama publikasi, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga ruang informasi publik tetap sehat.

“Kerja sama media bukan sekadar publikasi. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan informasi pembangunan tersampaikan secara akurat, berimbang, dan mencegah disinformasi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, peran media lokal menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Sekretaris Diskominfo Tabalong, Rully Febriansyah, S.I.Kom., M.I.Kom, menambahkan bahwa rakor ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi terkait pola dan mekanisme kerja sama media tahun 2026.

“Forum ini penting agar komunikasi yang terjalin semakin efektif, transparan, dan profesional. Kita ingin kerja sama ini tidak hanya administratif, tetapi juga substantif dan berdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diskominfo Tabalong, Eka Rismawina, menegaskan bahwa Workshop KIM menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem informasi hingga ke tingkat akar rumput.

Menurutnya, Komunitas Informasi Masyarakat harus mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Pengelola informasi di masyarakat perlu dibekali kemampuan menyaring, mengolah, dan menyebarluaskan informasi yang positif, edukatif, dan terpercaya,” katanya.
Kegiatan yang diikuti 32 media cetak dan online, baik lokal maupun regional, serta KIM se-Kabupaten Tabalong ini berlangsung melalui pemaparan materi, diskusi terbuka, hingga sesi evaluasi mendalam mengenai skema kerja sama sepanjang 2026.

Rakor dan workshop ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis membangun ekosistem informasi daerah yang tangguh, kredibel, dan berkelanjutan. Di tengah tantangan era digital, Diskominfo Tabalong dan insan pers sepakat: informasi yang benar adalah fondasi pembangunan yang kuat. (eka/kb).

Hukum dan Kriminal

Oknum Habib dan Istri Diduga Curi Uang Warga Anjir

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Kasus dugaan pencurian yang sempat viral di Jalan Trans Kalimantan Anjir Km 20, Kabupaten Barito Kuala akhirnya terungkap. Pasangan suami istri (pasutri) terduga pelaku diamankan aparat di kawasan Binuang, Jumat (13/2/2026) sore.

Peristiwa terjadi Rabu (11/2/2026) saat korban didatangi seorang pria berinisial AAS bersama istrinya NU. Keduanya diduga berpura-pura menumpang berteduh dan salat di rumah warga kawasan Anjir.

Setelah itu korban menyadari uang tunai sekitar Rp6 juta hilang. Sempat beredar kabar perhiasan emas dan berlian senilai Rp100 juta juga raib, namun belakangan dipastikan tidak benar.

Diketahui AAS merupakan oknum habib asal Pasuruan dan berdomisili di Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.

Mewakili habaib di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf menegaskan pihaknya tidak mentolerir tindakan tersebut.

Ia membenarkan pelaku merupakan oknum habib, namun menegaskan perbuatannya tidak mencerminkan ajaran habaib.

“Kami mengutuk keras perbuatan tersebut. Kami tidak melindungi pelaku dan langsung menyerahkan kepada Kepolisian untuk diproses sesuai hukum,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Ia juga menyebut istri pelaku bukan dari kalangan habaib dan penangkapan terjadi berkat koordinasi dengan aparat.

“Kami merasa tercoreng dan memohon maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini,” tambahnya.

Kedua terduga pelaku dijemput tim Macan Bahalap Satreskrim Polres Batola pada dini hari dan kini ditahan di Polres Barito Kuala untuk proses hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Barito Kuala AKP Marum membenarkan penanganan kasus tersebut.

“Dalam laporan, hanya uang Rp6 juta yang hilang. Perhiasan senilai Rp100 juta tidak benar, karena masih ditemukan terselip,” tegasnya.

Kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. (eka/kb). 

Continue Reading

Banjarmasin

Bang Dhin: Atlet E-Sport Kalsel Harus Kompak dan Visioner

Published

on

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Angin segar bagi perkembangan olahraga elektronik di Kalimantan Selatan. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap para atlet E-Sport, khususnya yang menekuni game Honor of Kings.

Dukungan tersebut disampaikan saat pertemuan bersama para atlet di GBK Tower, Lantai 2, Jalan Ahmad Yani Km 6,5, RT 01/RW 01, Kelurahan Kertak Hanyar I, Kabupaten Banjar, Selasa (10/2/2026) sore.

Pertemuan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan wakil rakyat dengan generasi muda pegiat E-Sport.

Pria yang akrab disapa Bang Dhin itu menegaskan bahwa dukungannya lahir dari komitmen murni untuk kemajuan anak muda daerah, tanpa kepentingan tersembunyi.

“Kami pribadi, selama tujuannya baik, akan selalu men-support untuk menjembatani dan meningkatkan relasi. Tidak ada embel-embel apa pun,” tegas Bang Dhin.

Tak sekadar memberi dukungan moral, politisi dari partai berlambang banteng tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang kekompakan tim. Menurutnya, solidaritas adalah fondasi utama dalam meraih prestasi.

“Kalian semua harus kompak dan solid antara satu sama lain. Kekompakan itu yang nantinya akan berbuah manis di kemudian hari,” ujarnya.

Lebih jauh, M. Syaripuddin mengingatkan bahwa E-Sport bukan hanya soal bermain gim, tetapi juga tentang membaca peluang di era digital. Ia berharap para atlet mampu menjadikan E-Sport sebagai pintu masuk menuju dunia kreatif dan bisnis digital.

“Di era digital ini, jangan hanya bermain game. Kawan-kawan harus bisa membaca peluang-peluang bisnis yang ada,” harapnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para atlet. M. Aqmar Sharaya, salah satu atlet E-Sport, mengaku lega dan bangga atas perhatian yang diberikan wakil rakyat kepada komunitas mereka.

“Alhamdulillah, saya mewakili teman-teman sangat berterima kasih kepada Bang Dhin yang sudah berkenan memfasilitasi serta mendengarkan keluhan kami,” ungkap Aqmar.

Pertemuan ini menjadi simbol bahwa E-Sport kini semakin diakui sebagai bagian dari olahraga dan industri kreatif yang memiliki masa depan cerah.

Dukungan dari DPRD diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi atlet E-Sport Kalimantan Selatan untuk terus berprestasi, mengharumkan daerah, dan mandiri di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. (adv/kb).

Continue Reading

Banjarmasin

Eks Karyawan Grand Mentari Hotel Demo Tuntut Pesangon Tak Dibayar Sejak 2021

Published

on

By

BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Sejumlah eks karyawan Grand Mentari Hotel menggelar aksi demonstrasi di depan Hotel Grand Mentari, Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Sabtu (3/1/2026).

Dalam aksi tersebut, para eks karyawan menuntut pembayaran pesangon yang hingga kini belum mereka terima sejak tahun 2021 dari pihak manajemen hotel.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Supono, mendesak pihak Grand Mentari Hotel agar segera melunasi kewajiban pesangon kepada para mantan karyawan.

“Kami menuntut pihak Hotel Mentari segera membayarkan pesangon yang telah kami ajukan sebelumnya, terlebih sudah ada putusan Mahkamah Agung pada 4 Desember 2025 yang menolak kasasi dari pihak Hotel Mentari,” ujar Supono.

Selain itu, Supono juga meminta perhatian dan bantuan dari pemerintah serta aparat terkait agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Kami berharap pemerintah dan aparat terkait mau mendengar dan membantu memperjuangkan hak-hak kami,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen Grand Mentari Hotel terkait tuntutan para eks karyawan tersebut. (Rachmad).

Continue Reading

Kalsel

SMSI Kalsel Bagikan Sajadah dan Kopiah Kepada Jemaah 5 Rajab

Published

on

MARTAPURA, onlinekoranbarito.com – SMSI Kalsel turut menyambut kegiatan 5 Rajab atau haul Guru Sekumpul dengan membagikan bingkisan sovenir kepada jemaah yang melintas di Jalan A Yani KM 15, Gambut, Minggu (28/12/2025).

Sedikitnya ada 100 sovenir berisikan sajadah dan kopiah langsung dibagikan oleh Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah dan Sekretarisnya, Hamdani serta Pengurus SMSI Kalsel.

Kata Anang, pembagian sajadah dan kopiah sebagai bentuk apresiasi SMSI kepada jemaah 5 Rajab yang jauh-jauh datang dari berbagai daerah di Kalsel dan luar Kalsel.

Sovenir yang dibagikan tersebut, hasil dari patungan antar anggota SMSI Kalsel.

“Alhamdulillah ini bisa kita laksanakan, mudahan berkah SMSI turut menyambut pelaksanaan 5 rajab dan menyambut baik para tamu-tamunya. Mudahan barang yang diberikan bermanfaat,” ucapnya.

Mengapa sajadah dan kopiah yang dibagikan bukan makanan kemasan. kata Anang, itu dilakukan sebagai upaya mendukung ramah lingkungan.

Dengan pembagian barang tersebut tentu akan berdampak kepada pengurangan sampah plastik.

“SMSI Kalsel juga mendukung ramah lingkungan, mengurangi sampah plastik,” tutupnya.

Continue Reading

Banjarbaru

Transparan Soal Pangan, DPKP Kalsel Diganjar Predikat Top Influencer

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Pada malam penganugerahan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK)  yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, instansi ini meraih Penghargaan Top Influencer yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin diwakili Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada SKPD yang aktif memberikan informasi pembangunan daerah secara terbuka, cepat, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, pertama kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang tiada henti memberikan rahmat kepada kita semua. Malam hari ini kami kembali mendapatkan anugerah sebagai terbaik pertama,” ujarnya.

Syamsir menegaskan, prestasi ini bukan hanya milik dirinya, tetapi buah kerja keras seluruh jajaran di DPKP Kalsel. Mulai dari sekretariat, para kepala bidang, kepala UPT, hingga tim humas yang setiap hari bekerja memastikan informasi pembangunan pertanian tersampaikan kepada publik.

“Ini tidak lain adalah dukungan dari semua pihak. Setiap hari kami mengabarkan perkembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, baik keberhasilan maupun hambatan. Semua harus transparan karena ini kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur Kalsel secara langsung mengikuti laporan-laporan yang disampaikan DPKP, sehingga menjadi dorongan tersendiri agar penyampaian informasi dilakukan secara cepat dan akurat.

Lebih lanjut ia menyampaikan memaparkan capaian sektor pertanian Kalsel. Tahun ini, produksi padi Kalimantan Selatan mencatat rekor dengan angka 1.163.000 ton, tertinggi di regional Kalimantan.

“Kebutuhan Kalsel hanya sekitar 600 ribu ton. Artinya, separuh dari produksi kita ikut menyuplai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelas Syamsir.

Beberapa provinsi lain di regional Kalimantan mengalami fluktuasi, bahkan penurunan produksi, namun Kalsel berhasil mempertahankan tren positif.

“Apalagi Prestasi besar juga diraih Kalsel pada tingkat nasional. Setelah tiga tahun berturut-turut ditempati Bali, tahun ini Kalimantan Selatan berhasil menjadi Juara 1 Nasional Ketahanan Pangan,” bebernya.

Syamsir menyebut capaian tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor, terutama dengan TNI, Polri, dan Badan Intelijen Daerah (Binda) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

“Ini adalah upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terpenuhi. Ketersediaan pangan kita aman. Ketika daerah lain kekurangan, kita justru berlebih, dan itu harus kita syukuri sambil tetap waspada,” ucapnya.

Syamsir mengajak kepada seluruh SKPD agar terus meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Kita adalah pembantu-pembantu pimpinan daerah. Informasi tentang pembangunan harus tersampaikan kapan saja, siang maupun malam,” ujarnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Distan Kalsel untuk terus memperkuat komunikasi publik, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Banua. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

PASI Kalsel Gelar Pelatihan Pelatih Atletik Level 1 Nasional

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Atletik Level 1 Tingkat Nasional pada akhir tahun 2025. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dan beberapa peserta dari Kalimantan Tengah.

Ketua PASI Kalsel, Said Subari, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan para pelatih atletik di daerah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pelatihan nasional yang akan terus berlanjut.

“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi para pelatih, sehingga pembinaan atletik di Kalsel dapat dilakukan secara lebih profesional dan terstandarisasi,” ujarnya.

Instruktur Pengurus Besar PASI, Moh. Nanang Himawa Kusuma, menjelaskan bahwa materi pelatihan mengadopsi kurikulum resmi World Athletics (Federasi Atletik Dunia). Seluruh konten yang berbahasa Inggris telah disesuaikan dan disampaikan dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami peserta.

Pelatihan mencakup sesi teori, praktik lapangan pada seluruh 16 nomor atletik, hingga ujian praktik. Menurut Nanang, keseluruhan materi diberikan secara seimbang untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun pengetahuan pelatih.

Nanang menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan standardisasi pelatih atletik di Indonesia. World Athletics mewajibkan seluruh pelatih memiliki sertifikasi minimal Level 1 Internasional, namun kendala bahasa masih menjadi hambatan besar di Indonesia.

“Melalui pelatihan ini, kami memetakan pelatih-pelatih potensial dari daerah. Selanjutnya akan didorong untuk mengikuti sertifikasi Level 1 Internasional agar kualitas pembinaan atletik Indonesia dapat setara dengan standar dunia,” jelasnya.

Ia berharap melalui pelatihan ini akan muncul pelatih berkualitas yang mampu meningkatkan prestasi atletik di Kalimantan Selatan maupun nasional. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Layanan 5 Rajab, Disbunnak Siapkan Makanan Pos Kesehatan dan Area Istirahat Nyaman

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Menyambut Momen 5 Rajab yang menjadi agenda keagamaan besar di Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan kembali ditunjuk oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai salah satu titik penyedia layanan jemaah. Penunjukan ini menegaskan konsistensi Disbunnak dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik pada kegiatan keagamaan berskala besar.

Pelayanan akan mulai dibuka pada 27 Desember, sesuai arahan pimpinan. Layanan utama berlangsung sejak H-1 pada 28 Desember hingga puncak Momen 5 Rajab, 29 Desember.

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan layanan yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk para jemaah Momen 5 Rajab yang singgah di pusat layanan kami,” ujar Suparmi.

Di titik layanan yang berlokasi di Disbunnak Kalsel, jemaah akan disambut dengan berbagai fasilitas yang didesain untuk kenyamanan perjalanan ibadah, di antaranya menu makanan utama, aneka jajanan, dan minuman hangat maupun dingin, pos kesehatan, Area istirahat yang nyaman serta tempat salat, lengkap dengan fasilitas untuk mengikuti salat berjamaah secara live dari lokasi utama Momen 5 Rajab.

Tahun ini, pelayanan semakin diperkuat melalui dukungan lintas instansi. Beberapa dinas dan lembaga yang ditugaskan Gubernur untuk bersinergi dengan Disbunnak di titik layanan.

“Alhamdulillah, tahun ini kami didukung banyak instansi. Semua bergabung bersama Disbunnak untuk memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik,” kata Suparmi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat baik dari Kalimantan Selatan maupun luar daerah untuk mampir dan memanfaatkan layanan yang telah disiapkan.

“Kami berharap informasi ini sampai kepada masyarakat luas. Silakan singgah di titik layanan kami di Dinas Perkebunan dan Peternakan. InsyaAllah kami siap melayani jamaah Momen 5 Rajab dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Dengan sinergi yang semakin kuat, Disbunnak Kalsel optimistis dapat memberikan layanan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh jamaah Momen 5 Rajab tahun ini. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).

Continue Reading

Banjarbaru

Empat Tahun ke Depan, Disbunnak Kalsel Fokus Hilirisasi Kelapa dan Penguatan Karet

Published

on

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Sosialisasi Program dan Kegiatan Prioritas Tahun 2026 hingga 2029 bersama awak media sebagai bentuk penyampaian resmi arah pembangunan perkebunan dan peternakan di Banua. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Disbunnak Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, yang memaparkan secara komprehensif strategi, target, dan capaian bidang perkebunan serta peternakan selama empat tahun ke depan.

Dalam paparannya, Suparmi menegaskan bahwa pembangunan peternakan tidak berdiri sendiri, tetapi harus ditopang oleh komoditas pendukung, salah satunya kelapa.

“Kalsel ini ditunjukkan karena kebutuhan kita bukan hanya protein hewani, tetapi juga pendukungnya, yaitu kelapa,” ujar Suparmi.

Tahun 2025 menjadi masa persiapan pengembangan kelapa, termasuk peninjauan lapangan dan penerimaan CP/CR dari kabupaten yang memiliki potensi besar, khususnya untuk varietas kelapa genjah entok—jenis kelapa pendek dengan produktivitas tinggi yang cocok untuk wilayah Kalsel.

Kabupaten Barito Kuala ditetapkan sebagai lokus utama dengan alokasi pengembangan seluas 3.000 hektare untuk periode 2026–2029.

“Kenapa 3.000 hektare, Karena itu luas minimal yang layak untuk dibangun satu pabrik hilirisasi kelapa,” jelasnya.

Disbunnak bersama Komisi II DPRD Kalsel telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemkab Barito Kuala dan Tapin, termasuk penunjukan calon lokasi pabrik industri kelapa.

Suparmi menekankan bahwa hilirisasi kelapa diarahkan untuk pasar ekspor. Tidak hanya mengekspor kopra, tetapi kini fokus pada coconut milk yang sedang digemari dunia. Sekarang banyak kafe yang sudah beralih dari susu sapi ke coconut milk sebagai campuran minuman,” ungkapnya.

Target ekspor coconut milk dinilai sejalan dengan tren global yang terus meningkat, sehingga membuka peluang besar bagi pekebun dan industri kelapa di Kalsel.

Selanjutnya, Program unggulan Bangsibun Bekaret tetap menjadi prioritas karena karet merupakan komoditas terbesar kedua setelah sawit di Kalsel. Program ini sebelumnya mengantarkan Kalsel meraih Juara 3 Nasional.

“Harga karet sekarang bagus. Stimulus yang kami berikan selama tiga tahun berturut-turut membuat harga kembali naik,” tutur Suparmi.

Dengan harga yang kondusif, pekebun kini mampu memenuhi kebutuhan sarana produksi secara mandiri. Disbunnak tetap memberikan pendampingan dan pembinaan melalui kemitraan strategis dengan GAPKI untuk sawit dan GAPKINDO Kalsel untuk karet.

Untuk komoditas kopi, Disbunnak tetap melanjutkan pembangunan sektor hilir melalui penguatan penangkar benih lokal. Hasil pendampingan Disbunnak telah mengantarkan salah satu pemipit kopi di Kabupaten Tanah Laut memperoleh Izin Usaha Benih (IUB) resmi.

Pendampingan dilakukan bersama JPN, SUPD, serta perangkat teknis terkait untuk memastikan mutu benih kopi terstandar. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Kunker ke Bartim, Komisi III DPRD Batola Kaji Jejaring Digital dan Aplikasi Tamu Pemerintahan

Published

on

Kunjungan tersebut bertujuan studi komparatif penerapan Jejaring Digital Komunitas Informasi Masyarakat (JEDI-KIM) dan Aplikasi Digitalisasi PencatatanTamu (DIGANTA).

“Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan jadwal kegiatan DPRD bulan November 2025 yang telah ditetapkan melalui Keputusan Ketua DPRD Batola Nomor: 33/2025, tanggal 22 Oktober 2025,” ujar Ketua Komisi III DPRD Batola Saleh dalam siaran pers.

Menurut Saleh, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk mempelajari strategi dan inovasi Diskominfosantik Bartim dalam membangun jejaring informasi publik berbasis komunitas melalui JEDI-KIM serta digitalisasi layanan tamu pemerintahan melalui aplikasi DIGANTA.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Diskominfosantik Bartim. Dua program ini bisa menjadi contoh baik dan semoga dapat kami adopsi di Kabupaten Batola ke depan,” ungkap Saleh.

Kegiatan studi komparatif itu, harap dia, dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan masyarakat dalam meningkatkan efektivitas diseminasi informasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Sementara, Kepala Diskominfosantik Bartim Dwi Aryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi III DPRD Batola.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran rekan-rekan DPRD Batola. Silakan menggali informasi lebih jauh tentang penerapan JEDI-KIM dan DIGANTA yang kami kembangkan di Bartim,” ujar Dwi.

Rombongan DPRD Batola dipimpin Saleh selaku Ketua Komisi III didampingi para anggota komisi Syarif Faisal, Nanang Kaderi, Suparman, H. Murjani, Akhmad Bani dan Jauhar Arif.

Rombongan tersebut disambut hangat Kepala Diskominfosantik Bartim Dwi Aryanto bersama Sekretaris Dinas Limer, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Wayan Cakre, Kepala Bidang E-Government Fredisen Madianu, serta jajaran pegawai Diskominfosantik Bartim. (adv/kb).

Continue Reading

Populer