Kalsel
Stan Batola Diserbu, Produk Asli Batola Menang Kelas
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Barito Kuala menunjukkan performa cemerlang di Kalsel Expo 2025 yang digelar dari 10 hingga 15 Agustus 2025 di Komplek Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan.
Melalui Dekranasda Batola, kabupaten ini sukses meraih predikat Juara 3 meskipun hanya mengoperasikan satu stan pameran. Pencapaian ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kualitas produk lebih penting daripada kuantitas.
Menurut Wahyu Adi Bawono, Kepala Dinas Kopperindag Batola, stan Dekranasda Batola merupakan inisiatif penuh dari pengurus. “Kami cuma punya satu stan, tapi kreasi ini murni dari pengurus Dekranasda Batola sendiri. Hasilnya, stand kami sangat ramai dikunjungi dan banyak barang yang terjual,” tutur Wahyu.
Kesuksesan ini tidak lepas dari daya tarik produk-produk yang dijual, yang semuanya merupakan produk asli Barito Kuala. Mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan, setiap barang memancarkan keunikan dan kualitas yang luar biasa. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa produk-produk lokal Batola memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas. “Dan tak kalah pentingnya, dukungan Ketua Dekranasda Batola Ny Noor Hayati Bahrul ilmi dan stakeholder lainnya menjadi pelecut semangat pengurus untuk memberikan yang terbaik”, pungkas Wahyu. (adv/kb).
Banjarbaru
Banjarbaru Jadi Titik Ketiga Safari Ramadan Pemprov Kalsel
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Kompleks Bumi Cahaya Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, Jumat (6/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby, unsur Forkopimda Banjarbaru, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Suasana kebersamaan terasa hangat saat masyarakat berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari silaturahmi, penyerahan bantuan, hingga berbuka puasa bersama.
Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setiap tahun.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama adinda Hasnur bisa hadir langsung di Banjarbaru bersama masyarakat. Insya Allah besok pak Wakil Gubernur akan melanjutkan Safari Ramadan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya.
Banjarbaru menjadi titik ketiga dalam rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan tahun ini. Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Kabupaten Banjar yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Barito Kuala yang dihadiri langsung oleh Gubernur.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin turut menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Ikhlas agar dapat terus dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka Safari Ramadan di Kota Banjarbaru.
Ia juga mengucapkan terima kasih karena Banjarbaru dipilih sebagai salah satu lokasi Safari Ramadan tahun ini. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi semangat bagi pemerintah kota dan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.
Lisa juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, baik berupa paket sembako bagi masyarakat maupun bantuan dana untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga serta mendukung peningkatan sarana ibadah di Kota Banjarbaru. (adv/kb).
Banjarmasin
Perkuat Sinergi Pembangunan, IKA Unair Kalsel Jalin Kerja Sama Strategis
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik kerja sama yang dijalin antara Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Wilayah Kalimantan Selatan dengan Bank Kalsel dan Amanah Group.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Miftahul Chair pada acara penandatanganan kerja sama yang dirangkai dengan buka puasa bersama IKA Unair Wilayah Kalsel di Aula Sasangga Banua, Banjarmasin, Jumat (6/3/2026) sore.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi berharap kerja sama tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu diwujudkan dalam langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini benar-benar menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi, menghadirkan inovasi, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, jaringan intelektual dan profesional yang dimiliki para alumni perguruan tinggi merupakan potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka ruang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.
Ia menyebut kerja sama tersebut berpotensi memperkuat sinergi di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan. Bahkan, Pemprov Kalsel juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan IKA Unair Wilayah Kalsel.
Momentum Ramadan, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua IKA Unair Wilayah Kalsel drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selain menjadi ajang silaturahmi juga menjadi langkah memperkuat komitmen alumni dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Kegiatan ini menjadi penguat komitmen alumni Universitas Airlangga di Banua melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Kalsel dan Amanah Group,” ujarnya.
Acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta tausiah oleh Mujiburrahman. Dalam kesempatan tersebut, IKA Unair Wilayah Kalsel turut menyerahkan tali asih kepada pengurus serta anak-anak dari Panti Asuhan Harapan Ibu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. (adv/kb).
Banjarmasin
Kelurahan Pelambuan Bagi Takjil Gratis, Berkah Ramadhan
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Lurah Pelambuan beserta isteri dan staf serta TP PKK kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin mengadakan kegiatan sosial berbagi takjil pada Kamis (05/03/26).
Kegiatan yang digelar di depan Kantor Kelurahan ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, warga sekitar, serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Lurah Pelambuan Junaidi menerangkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan pemerintah kelurahan terhadap masyarakat.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Junaidi.
Pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai membantu mereka yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan Pelambuan dalam membangun solidaritas dan kedekatan serta kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” tambah Junaidi.
Lurah Junaidi berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dapat berlanjut di masa depan.
“Dengan adanya kegiatan pembagian takjil ini, semoga dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat kelurahan Pelambuan dan sekitarnya,” Harap Junaidi. (Rachamd).
Banjarmasin
Lurah Pelambuan Kunjungi Stand UP2K TP PKK di Festival Pasar Wadai Ramadan 1447 H
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Lurah Pelambuan Junaidi, S.Hut bersama Ketua TP PKK dan staf Kelurahan Pelambuan mengunjungi stand UP2K TP PKK Kecamatan Banjarmasin Barat pada Festival Pasar Wadai Ramadan 1447 H di kawasan Taman Siring Nol Kilometer Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) merupakan kegiatan ekonomi yang dijalankan keluarga, baik secara perorangan maupun kelompok, dengan tujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
UP2K adalah salah satu program Tim Penggerak PKK yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga. Program ini memfasilitasi pelaku usaha kecil dan menengah melalui bantuan permodalan, pelatihan keterampilan, serta pengelolaan kelompok usaha guna menumbuhkembangkan kegiatan ekonomi keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan berinteraksi langsung dengan para penjaga stand yang secara bergiliran berasal dari berbagai kelurahan. Mereka menjajakan beragam menu berbuka puasa hasil olahan dari program UP2K TP PKK.
Selain menyapa, berdialog, dan bersilaturahmi dengan para pelaku usaha, rombongan juga membeli sejumlah produk yang dijual sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal yang berpartisipasi dalam Festival Pasar Wadai Ramadan 1447 H.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Festival Pasar Wadai Ramadan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat usaha kecil dan menengah selama bulan Ramadan. (Rachmad).
Banjarmasin
Pemprov Kalsel Perkuat Ketahanan Keluarga
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menilai berbagai program prioritas pembangunan keluarga saat ini telah memberikan kerangka yang jelas dalam memperkuat ketahanan keluarga di daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. M. Muslim pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (5/3/2026).
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta penguatan peran lanjut usia dalam keluarga.
Rakorda tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari perwakilan Forkopimda Kalimantan Selatan, TP PKK Provinsi Kalsel, instansi vertikal, SKPD lingkup Pemprov Kalsel, mitra kerja strategis, DPRD kabupaten/kota se-Kalsel, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakorda yang dinilai menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.
“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mengevaluasi dan merumuskan program yang taktis serta strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berfokus pada keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan demografi ke depan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia pada 2045 diperkirakan mencapai sekitar 65,82 juta jiwa, yang menandakan Indonesia mulai memasuki fase penuaan penduduk.
Karena itu, transformasi kebijakan yang dilakukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dinilai menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan keluarga.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah peningkatan kualitas gizi keluarga melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting, terutama pada fase 1.000 hari pertama kehidupan.
Meski dalam lima tahun terakhir penanganan stunting menunjukkan progres yang baik, Gubernur berharap melalui Rakorda ini dapat lahir berbagai program dan rencana aksi baru untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kalimantan Selatan.
“Melalui rakor ini diharapkan muncul berbagai langkah kolaboratif dalam menurunkan angka stunting di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” harapnya.
Usai pembukaan kegiatan, Gubernur melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat turut menyaksikan penyerahan sejumlah bantuan dari para pemangku kepentingan serta pemberian Genting Award 2025 dan penghargaan lainnya terkait Program Bangga Kencana.
Selain itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Tahun 2026 antara Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Farah Adibah dengan 13 kepala SKPD kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang membidangi kependudukan dan pembangunan keluarga. (adv/kb).
Kalsel
Wisata Bawah Jembatan Barito Resmi Dibuka
MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meresmikan kawasan wisata bawah Jembatan Barito yang berada di wilayah Barito Kuala, Kamis sore (5/2/2026).
Peresmian dilakukan dengan prosesi pemotongan pita bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dan Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Iwan Fitriady, yang sekaligus menandai dibukanya kawasan tersebut sebagai destinasi wisata baru bagi masyarakat.
Usai peresmian, Gubernur Muhidin meninjau area Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi bagian dari kawasan wisata tersebut. Ia juga sempat naik ke lantai dua bangunan baru untuk menikmati panorama senja di sekitar Jembatan Barito.
Dalam keterangannya, Muhidin menyampaikan bahwa kawasan wisata tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan luas sekitar 1,5 hektare.
“Hari ini kita meresmikan bangunan RTH di bawah Jembatan Barito bersama Bupati Barito Kuala sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Peresmian tersebut juga menandai penggunaan perdana fasilitas yang baru selesai dibangun. Pada kesempatan itu, Gubernur turut menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya kawasan wisata tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan kawasan wisata tersebut, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat.
Kawasan wisata bawah Jembatan Barito menawarkan ruang publik terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas. Di lokasi tersebut tersedia fasilitas bermain anak di area ruang terbuka hijau, serta bangunan yang disiapkan untuk restoran.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.
“Silakan masyarakat datang dan menikmati fasilitas yang telah disediakan,” ajak Muhidin.
Dengan hadirnya kawasan wisata ini, diharapkan mampu mendorong pengembangan pariwisata daerah sekaligus menjadi ruang rek.
reasi baru bagi masyarakat. (adv/kb).
Banjarmasin
Wagub Kalsel Tekankan Peran Dunia Usaha Saat Buka Puasa Bersama Amanah Group
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara buka puasa bersama Keluarga Besar Amanah Group yang digelar di Jalan Dahlia II No. 29, Banjarmasin, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005–2015 Rudy Ariffin, Anggota Komisi III DPR RI Dapil II Kalsel Endang Agustina, Wali Kota Banjarmasin M. Yamin HR, serta Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi. Hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz dan anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Timur Achmad Roziqi bersama tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Amanah Group yang dinilai berperan aktif dalam membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian daerah.
“Kami mendoakan semoga Amanah Group semakin maju dan berkembang serta terus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.
Ia juga menilai berbagai kegiatan sosial dan aksi berbagi yang dilakukan perusahaan tersebut telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Wagub menambahkan, momentum Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat semangat kebersamaan. Ia menegaskan kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Dalam rangkaian acara, KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan tausiyah tentang keutamaan malam Lailatul Qadar dan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib dan Isya berjamaah yang berlangsung khusyuk.
Pada kesempatan tersebut, Amanah Group juga menyerahkan zakat maal kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Selain itu, santunan diberikan kepada anak-anak panti asuhan sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi penerima manfaat sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus semangat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. (adv/kb).
Banjarmasin
Menjaga Kedaulatan Pers di Tengah Perjanjian Dagang Indonesia–Amerika Serikat
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington, D.C. pada 19 Februari 2026, menyisakan satu klausul yang patut menjadi perhatian serius insan pers nasional.
Dalam Lampiran III Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital, disebutkan bahwa Indonesia harus menahan diri untuk tidak mewajibkan penyedia layanan digital Amerika Serikat mendukung organisasi berita dalam negeri melalui lisensi berbayar, pembagian data pengguna, maupun model bagi hasil keuntungan.
Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar klausul teknis dalam dokumen perdagangan. Namun bagi kami, pelaku usaha media online, ini adalah persoalan keberlanjutan ekosistem pers nasional.
Antara Liberalisasi Digital dan Kedaulatan Informasi
Kita tidak menolak perdagangan bebas. Kita juga tidak anti terhadap platform global.
Namun perlu ditegaskan: pers bukan sekadar komoditas ekonomi. Pers adalah pilar demokrasi.
Selama satu dekade terakhir, platform digital global telah menjadi gerbang utama distribusi informasi.
Mereka memonetisasi konten, menguasai data audiens, dan mengendalikan algoritma distribusi.
Sementara itu, media lokal menanggung biaya produksi jurnalistik—gaji wartawan, verifikasi fakta, liputan investigasi, dan risiko hukum.
Ketika klausul perjanjian dagang membatasi kewajiban platform untuk berbagi nilai ekonomi dengan penerbit berita, maka yang dipertaruhkan bukan hanya neraca bisnis media, tetapi kualitas demokrasi itu sendiri.
Publisher Rights yang Terancam Mandek
Upaya membangun regulasi publisher rights selama ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara platform dan perusahaan pers.
Model seperti di Australia atau Kanada menunjukkan bahwa negara bisa hadir untuk memastikan jurnalisme tetap hidup di tengah dominasi teknologi global.
Namun dengan adanya pembatasan dalam perjanjian dagang tersebut, ruang negosiasi pemerintah terhadap platform asal Amerika Serikat menjadi lebih sempit.
Artinya, kita tidak bisa lagi menggantungkan masa depan industri pers pada skema lisensi wajib atau pembagian keuntungan semata.
Adaptasi adalah Keniscayaan
Sebagai pelaku usaha media online, saya memandang ini sebagai momentum transformasi, bukan sekadar ancaman.
Media harus berhenti bergantung sepenuhnya pada:
– Traffic berbasis algoritma
– Pendapatan iklan programatik
– Distribusi melalui platform asing
Kita harus mulai membangun:
– Audiens langsung (direct audience)
– Database pelanggan dan komunitas pembaca
– Model membership dan subscription
– Event, forum diskusi, dan monetisasi berbasis komunitas
– Kerja sama langsung dengan brand tanpa perantara platform
Media yang hanya mengejar klik akan rentan. Media yang membangun kepercayaan akan bertahan.
Perlunya Sikap Kolektif Industri Pers
Industri pers tidak boleh bergerak sendiri-sendiri. SMSI, AMSI, SPS, dan seluruh organisasi perusahaan pers harus duduk bersama menyusun langkah strategis.
Kita perlu mendorong:
1. Transparansi penuh atas implikasi perjanjian tersebut.
2. Regulasi turunan yang tetap melindungi industri pers nasional.
3. Insentif fiskal bagi media lokal.
4. Dana abadi jurnalisme untuk mendukung liputan berkualitas.
5. Perlindungan data nasional yang tidak merugikan kepentingan media dalam negeri.
Jika ruang publisher rights menyempit dalam konteks perjanjian dagang, maka negara harus menghadirkan alternatif kebijakan yang memperkuat media nasional dari sisi lain.
Jangan Reaktif, Tapi Jangan Diam
Kita harus bersikap kritis, namun tetap profesional. Pers tidak boleh anti terhadap investasi dan kerja sama internasional. Namun kita juga tidak boleh membiarkan ekosistem jurnalisme nasional melemah secara struktural.
Perjanjian dagang ini bukan akhir dari perjuangan membangun pers yang sehat. Ini adalah ujian kedewasaan industri media Indonesia.
Apakah kita akan terus bergantung pada algoritma global?
Ataukah kita akan membangun kekuatan berbasis komunitas dan kepercayaan publik?
Banjarmasin
BANJARMASIN, onlinekoranbarito.com – Menandai hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalsel menggelar tadarusan Al-Qur’an di Aula Sasangga Banua Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Kamis (19/02/2026). Wakil Ketua TP PKK Kalsel drg Ellyana Trisya Hasnuryadi dan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kalsel Hj Masrupah Syarifuddin, beserta kader TP PKK lainnya, bergiliran membaca ayat Alquran. Ellyana Trisya menyampaikan rasa syukur seluruh pengurus dan anggota TP PKK dapat berkumpul dalam suasana Ramadan. “Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama orang-orang yang memuliakan Ramadan dan ayat-ayat suci Al-Quran. Semoga setiap langkah dan bacaan kita menjadi amal ibadah yang diridhai Allah SWT,” ujarnya. Dikatakan, PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang beriman dan berakhlak mulia. Ellyana menekankan bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari kebiasaan seorang ibu yang membaca dan mencintai Al-Quran, akan lahir generasi yang juga mencintai kitab suci tersebut. “Dari lisan seorang ibu yang terbiasa membaca Al-Quran akan lahir generasi yang cinta Al-Quran. Dari rumah yang dihiasi ayat-ayat suci, Insya Allah akan tumbuh keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmat,” ucapnya. Mengangkat tema “Ramadan Bersama Al-Quran, Menguatkan Iman, Mempererat Persaudaraan, Meraih Keberkahan dan Keampunan”, menurut Ellyana Trisya memiliki makna mendalam karena Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Quran sebagai pedoman hidup. “Al-Quran adalah cahaya yang menuntun langkah kita sekaligus penyejuk hati. Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kita dengan Al-Quran, bukan hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ucapnya lagi. Ellyana mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan ampunan. Setiap ayat yang dibaca dan setiap huruf yang dilafalkan bernilai pahala. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota TP PKK untuk menjadikan momentum tadarus sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat niat, serta menjaga kedekatan dengan Al-Quran meski Ramadan telah berlalu. “Semoga kegiatan tadarus ini menjadi gerakan bersama untuk membiasakan membaca dan memahami Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” harapnya. (adv/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional6 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Kalsel7 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng6 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau6 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel7 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
