Connect with us

Kalteng

Pihak RSUD Muara Teweh Menilai Tarif Parkir Sudah Sesuai dengan Perda Barito Utara

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, dr. Tiur Maida merespons keluhan terkait mahalnya tarif parkir dengan menjelaskan langkah-langkah yang diambil terkait pengelolaan parkir di rumah sakit tersebut.

Tiur Maida menyampaikan bahwa ketika dirinya pertama kali menjabat sebagai direktur RSUD Muara Teweh pada tanggal 30 September 2021, salah satu prioritasnya adalah menyelesaikan masalah parkir. Pada masa sebelumnya, pengelolaan parkir tidak berada di bawah RSUD, melainkan dikelola oleh Dinas Perijinan.

Namun kata dia, setelah berjalan beberapa waktu, pengelolaan parkir akhirnya dilakukan oleh RSUD Muara Teweh. Sebelumnya, pengelola parkir di RSUD Muara Teweh adalah Ibu Marliana, yang dipandang mampu untuk mengelola parkir tersebut. Pada tahun 2021, RSUD Muara Teweh menandatangani MoU dengan Ibu Marliana untuk pengelolaan parkir di lingkungan rumah sakit.

“Dalam MoU tersebut, disepakati bahwa tarif parkir yang berlaku untuk sepeda motor sebesar 2000 Rupiah dan untuk mobil sebesar 5000 Rupiah, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Barito Utara,” kata dr Tiur di ruang kerjanya, Kamis (14/11/2024).

Selain tarif parkir kata Tiur Maida, perjanjian tersebut juga mencakup pembangunan tembok, lemari penyimpanan helm, pembuatan karcis parkir, dan persyaratan bagi para pekerja yang harus menggunakan baju parkir dan ID card.

Tiur Maida juga menegaskan bahwa selama ini pihak RSUD Muara Teweh tidak menerima keluhan atau laporan terkait hilangnya helm atau mahalnya biaya parkir dari masyarakat. RSUD Muara Teweh bahkan telah menyediakan media sosial sebagai sarana untuk menerima keluhan terkait parkir dari masyarakat.

Menanggapi adanya pemberitaan tentang hilangnya helm dan mahalnya tarif parkir, Tiur Maida menyatakan bahwa selama kepemimpinannya, koordinasi dengan Ibu Marliana selaku pengelola parkir berjalan baik dan tidak pernah ada keluhan terkait helm hilang atau sepeda motor tergores.

Meskipun demikian, informasi yang dilaporkan oleh media tersebut menimbulkan kebingungan bagi Tiur Maida. Selain itu, Tiur Maida menjelaskan bahwa RSUD Muara Teweh tidak mencari keuntungan dari pengelolaan parkir, karena sesuai dengan peraturan, RSUD hanya dapat menetapkan tarif parkir sesuai dengan aturan yang berlaku di daerah tersebut.

Tiur Maida juga merencanakan untuk membuat inovasi dengan menggratiskan parkir untuk pendamping pasien sejak ia menjabat sebagai pelaksana tugas (PLT) Direktur rumah sakit.

Terkait usulan tersebut, Tiur Maida juga berencana untuk menghadirkan sistem parkir otomatis melalui dana APBD. Namun, hingga saat ini, usulan tersebut belum direalisasikan, sehingga ia berharap agar rencananya dapat terealisasi di tahun mendatang.

Direktur RSUD juga menyatakan bahwa jika pemerintah daerah bersedia menggratiskan parkir sepenuhnya, pihak RSUD Muara Teweh membutuhkan fasilitas yang memadai dan SDM yang kompeten untuk mendukung hal tersebut.

“Saya selaku Direktur RSUD Muara Teweh mengucapkan terima kasih atas masukan dan kritik yang diberikan, dengan harapan agar RSUD Muara Teweh dapat terus maju dan berkembang ke depannya. (adv/kb).

 

 

 

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.

“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.

Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.

“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.

Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Bupati Murung Raya Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng sebagai Bukti Akuntabilitas

Published

on

By

Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya Heriyus menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di kantor BPK Palangka Raya, Rabu (01/04/2026)

Penyerahan dilakukan langsung kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono, mewakili Kepala BPK Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar.

Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo bersama jajaran Pemkab Mura dan beberapa stakeholder terkait. Proses berlangsung tertib sebagai bagian siklus pemeriksaan reguler.

Heriyus menyatakan LKPD disusun mengacu pada peraturan perundang- undangan demi transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar pengelolaan keuangan memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Murung Raya.

Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas fiskal daerah terus dijaga melalui tata kelola yang terbuka serta pengawasan internal yang ketat.

Bupati menyebut pemeriksaan BPK sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Pemkab siap menindaklanjuti rekomendasi untuk menyempurnakan sistem keuangan.

Ia mengapresiasi jajaran BPK Kalteng yang menerima dokumen, menegaskan bahwa akuntabilitas publik adalah fondasi kepercayaan masyarakat.

Dengan penyerahan ini, Pemkab Murung Raya berharap LKPD 2025 menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Tuai Apresiasi Kementerian atas Upaya Tekan Pengangguran

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka pengangguran. Hal ini tercermin dalam kegiatan Zoom Penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang digelar, Rabu (1/4/2026), di Aula Setda A Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta Bapperida. Acara dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo.

Dalam pemaparannya, Rahmanto menegaskan bahwa penanganan pengangguran tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbanyak program padat karya dengan dukungan APBD sebesar Rp466 miliar guna membuka lapangan kerja langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Murung Raya menghadirkan inovasi melalui program Kartu Hebat Pra Kerja yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Pemerintah daerah juga memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya pada bidang keterampilan menjahit dan tata boga. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memiliki keahlian praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.

Lebih lanjut, Pemkab Murung Raya tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan alat berat seperti Hitachi dan Komatsu untuk membuka pelatihan operator alat berat. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi sektor pertambangan dan konstruksi di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Upaya tersebut mendapat penilaian positif dari pihak kementerian. Program dan strategi yang dijalankan dinilai tepat sasaran serta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkab Murung Raya tidak hanya mengidentifikasi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Murung Raya Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Korpri VIII Kalteng, Digelar 23–28 Juni 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Puruk Cahu pada 23–28 Juni 2026.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengatakan jadwal pelaksanaan telah ditetapkan usai audiensi dan koordinasi antara Pemkab Murung Raya bersama panitia pelaksana dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (31/3/2026).

“Waktu pelaksanaan sudah ditentukan setelah dilakukan audiensi dan koordinasi dengan Pemprov Kalteng,” ujar Dina.

Ia menjelaskan, rombongan Pemkab Murung Raya dan panitia yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, di kantor Setda Provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak provinsi memberikan arahan sekaligus meminta agar dalam waktu maksimal dua minggu segera dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan antara panitia provinsi dan kabupaten guna mematangkan persiapan teknis kegiatan.

“Selain itu, kami juga telah melaporkan kesiapan sebagai tuan rumah. Meski di tengah efisiensi anggaran, kegiatan tetap akan dilaksanakan secara maksimal, khidmat, serta menyambut seluruh kafilah dari kabupaten/kota dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sementara itu, Sarwo Mintarjo menegaskan bahwa persiapan MTQ Korpri tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, MTQ Korpri bukan sekadar ajang lomba keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia serta kuatnya nilai-nilai religius di Kabupaten Murung Raya.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana promosi daerah, baik dari sisi pariwisata maupun peningkatan ekonomi melalui bazar UMKM selama pelaksanaan,” jelas Sarwo.

Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, Murung Raya ingin menampilkan penyelenggaraan yang profesional dengan pelayanan yang ramah serta berstandar baik.

“MTQ Korpri tingkat provinsi ini bukan hanya soal mencari yang terbaik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagaimana kita mampu menunjukkan tata kelola yang baik, keramahan, dan standar penyelenggaraan yang berkelas,” tandasnya.

Audiensi dan koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala BKD Provinsi Kalteng Lisda Ariani, Karo Kesra Husaini, Kepala Kantor Kemenag Murung Raya H. Marzuki Rahman, Kepala Dinas P3ADalduk KB Murung Raya Firman Prihatin, serta panitia pelaksana lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Infrastruktur pada Musrenbang RKPD 2027

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meminta agar pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam perencanaan tahun 2027.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Aula Bapperida, Puruk Cahu, Selasa (31/3/2026).

Menurut Rumiadi, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat yang harus segera ditangani secara serius oleh pemerintah daerah.

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Laung Tuhup yang meski jalannya mengalami kerusakan, masih dapat dilalui. Namun, di daerah pemilihan (Dapil) III, terdapat wilayah yang hingga kini belum memiliki akses jalan penghubung.

“Contohnya dari Kelurahan Tumbang Lahung menuju Kelurahan Tumbang Kunyi, sampai saat ini belum ada akses jalan,” ujarnya.

Selain itu, Rumiadi juga menyoroti masih adanya warga di Dapil III yang belum menikmati layanan listrik. Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Rumiadi menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam Musrenbang RKPD sudah memahami tugas dan fungsi masing-masing, sehingga tinggal melakukan penajaman program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Ia juga mendorong para pengambil kebijakan untuk aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan dukungan anggaran. Menurutnya, langkah tersebut telah terbukti berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

“Awalnya APBD 2026 mereka hanya Rp1,4 triliun, namun setelah melakukan komunikasi, anggarannya meningkat,” jelasnya.

Rumiadi juga mengingatkan agar setiap usulan dalam Musrenbang benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, bukan sekadar keinginan.

“Jika usulan itu merupakan kebutuhan, maka harus diprioritaskan. Namun jika hanya keinginan, harus dijelaskan maksud dan tujuan program tersebut,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 ini di buka Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, di hadiri sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Peran Orang Tua Penting, DPRD Murung Raya Ajak Perketat Pengawasan Pergaulan Anak

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito com – Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, mengajak para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurut Lita, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi membawa dampak positif sekaligus negatif bagi generasi muda. Tanpa pengawasan yang optimal, anak berisiko terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat.

“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, baik di lingkungan nyata maupun di dunia digital,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama dalam mencegah perilaku menyimpang. Orang tua tidak hanya dituntut memberi batasan, tetapi juga perlu memahami kondisi serta kebutuhan anak.

Selain itu, Lita mengingatkan pentingnya penanaman nilai moral dan agama sejak dini sebagai benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Dengan bekal nilai-nilai yang kuat, anak akan lebih mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif dan menghindari hal-hal yang merugikan,” tambahnya.

Ia berharap adanya sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat agar generasi muda di Kabupaten Murung Raya dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, cerdas, dan bertanggung jawab. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Apresiasi Kinerja ASN Pasca Idulfitri

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Murung Raya, Fredrich D Yoga, S.H.,M.H, mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

Menurut Fredrich Yoga, dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“ASN telah menunjukkan dedikasi tinggi, kejujuran, serta tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, seiring dengan semakin kompleksnya tuntutan pelayanan publik saat ini.

Yoga menegaskan, peningkatan kapasitas dan profesionalisme ASN menjadi hal penting guna mendorong optimalisasi kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan yang diberikan ASN mencerminkan komitmen dan kerja keras dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kita harus terus berupaya meningkatkan kemampuan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Murung Raya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Likon Ajak Masyarakat Bijak Saring Informasi di Era Digital

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Murung Raya, Likon, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks.

Menurut Likon, arus informasi yang begitu cepat melalui media sosial dan aplikasi pesan instan sering kali tidak disertai sumber yang jelas. Kondisi ini dinilai berpotensi menyesatkan dan memengaruhi pola pikir masyarakat.

Ia menegaskan bahwa hoaks dapat memicu perpecahan serta menimbulkan keresahan di tengah kehidupan sosial. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang diterima.

“Hoaks bisa memecah belah masyarakat dan menimbulkan keresahan. Karena itu, kita semua harus lebih cermat dan tidak mudah percaya sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Likon menekankan pentingnya melakukan verifikasi informasi dengan cara mengecek sumber resmi atau membandingkan dengan pemberitaan dari media yang kredibel sebelum membagikannya kepada orang lain.

Ia pun mengingatkan bahwa sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran hoaks. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (asd/kb).

Continue Reading

Populer