Banjarbaru
Kalsel Luncurkan Informatika Digital “DALAPAN”
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Kalimantan Selatan (Adpim Kalsel) menerapkan inovasi layanan informatika berbasis digital bernama Digitalisasi Layanan Permintaan Pidato Pimpinan (DALAPAN). Kepala Biro Adpim Provinsi Kalsel Berkatullah, Kamis (24/10/2024) mengatakan inovasi DALAPAN sebagai upaya bersama agar dalam penyusunan naskah pidato pimpinan dapat optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pidato yang baik harus mampu memberikan inspirasi, memberitahukan kepada masyarakat tanpa meninggalkan esensi dari pesan yang ingin disampaikan untuk mewujudkan itu semua diperlukan sinergi kolaborasi seluruh SKPD di lingkup Pemprov Kalsel,” kata Berkatullah.
Berkatullah pun menegaskan penyediaan naskah pidato pimpinan harus memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun narasi positif sehingga berbagai informasi maupun keberhasilan pembangunan di “Banua” atau Kalsel dapat diterima masyarakat.
Pada kesempatan itu, Biro Adpim Provinsi Kalsel juga mengadakan Workshop Penyusunan Naskah Pidato Pimpinan bagi perwakilan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Provinsi Kalsel.
“Tujuan kegiatan ini yakni sinergi bersama menyampaikan pesan yang sudah kita siapkan kemudian penyusunan naskah pidato pimpinan, dan pesan strategis pada kepemimpinan dapat disampaikan kepada masyarakat dengan baik dan benar,” ucap Berkatullah.
Workshop yang mengangkat tema “Membangun Narasi Positif Daerah melalui Pidato yang Berkualitas dan Terintegrasi” tersebut diungkapkan Berkatullah, agar aparatur sipil negara (ASN) dapat menggali lebih dalam penyusunan pidato berkualitas dan memiliki narasi positif yang berdaya saing dengan narasi positif dan inspiratif.
Setiap SKPD Pemprov Kalsel Peserta mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti pelatihan naskah pidato pimpinan tersebut. Kemudian, Biro Adpim Provinsi Kalsel menghadirkan nara sumber, yakni Kasubbag Materi Rapat Bagian Penyiapan Materi Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Jenderal Kemendagri Wildan Fathurrahman.
Kemudian, Pengelola Data Bagian Penyiapan Materi Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Jenderal Kemendagri Isyraqi Aufar Suseno, dan Pejabat Utama Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Kalsel. (adv/kb).
Banjarbaru
Kontrak Jembatan Pulau Laut Rp5,9 Triliun Resmi Ditandatangani
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Penandatanganan kontrak pembangunan Jembatan Pulau Laut Kabupaten Kotabaru dengan skema tahun jamak digelar di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (30/3/2026), disaksikan langsung Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.
Gubernur didampingi Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin. Penandatanganan kontrak dilakukan antara Bambang Asmoro dan Yusdiantoro selaku kuasa Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Kepala Dinas PUPR Kalsel Muhammad Yasin Toyib sebagai pengguna anggaran.
Proyek pembangunan jembatan senilai Rp5,9 triliun tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan konektivitas wilayah di Kalimantan Selatan. Pembangunan juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru yang masing-masing berkontribusi sebesar Rp100 miliar melalui APBD daerah.
Gubernur H. Muhidin meminta pihak pelaksana proyek segera memulai pekerjaan agar serapan anggaran dapat berjalan lebih cepat dan pembangunan dapat selesai sesuai target.
“Diharapkan tahun 2028 jembatan penghubung ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Muhidin menegaskan bahwa kelanjutan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Bupati Kotabaru Muhammad Rusli atas komitmen mendukung penyelesaian proyek strategis tersebut.
Turut hadir menyaksikan penandatanganan kontrak, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Rakhman Taufik, Tim Ahli Gubernur Kalsel, jajaran pejabat Pemprov Kalsel, serta pihak terkait lainnya.
Gubernur menjelaskan, jembatan penghubung yang ditargetkan rampung pada 2028 tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah, mempercepat arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.
Jembatan Pulau Laut memiliki total panjang sekitar 3.750 meter dengan bentang utama cable stayed sepanjang 350 meter dan lebar 24 meter. Pembangunan bentang tengah mendapat dukungan dana pemerintah pusat sebesar Rp3 triliun, serta dukungan dari APBD provinsi dan kabupaten.
Pengerjaan proyek dilakukan secara bertahap sejak Januari 2026 dan ditargetkan selesai pada 2028. Sejumlah kontraktor besar yang terlibat antara lain PT Adhi WSKT KSO, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Asri Praya KSO, PT Pandji Bangun Persada, serta PT Adhi Karya.
Sementara itu, perencanaan proyek dilakukan oleh PT Pemetaan Engineering System KSO, PT Anugerah Kridpradana, dan PT Widyadaya Bandaran.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Muhidin juga menyampaikan sejumlah proyek strategis lain dalam visi misinya, seperti pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), stadion internasional terpadu dengan kawasan hutan lindung, serta pembangunan jalan poros sekitar 30 kilometer yang menghubungkan Banjarbaru dengan kawasan Banua Anam. (adv/kb)
Banjarbaru
Ratusan Warga Serbu Bazar Murah dan GPM
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Ratusan warga memadati kegiatan Bazar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejak pagi, warga telah memadati lokasi. Antusiasme terlihat saat kegiatan dibuka, masyarakat langsung berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M. Syarifuddin, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel Masrufah Syarifuddin. Turut hadir Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, jajaran Forkopimda, mitra kerja, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan TP PKK Provinsi Kalsel.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan cenderung meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Idulfitri kerap dimanfaatkan sebagai peluang pasar oleh produsen dan pedagang. Namun di sisi lain, kondisi tersebut dapat membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Karena itu, Gubernur mengimbau para produsen dan pedagang untuk tetap mematuhi harga acuan dan harga eceran tertinggi guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar tidak memicu lonjakan harga.
“Kami ingin berkah Ramadan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Kebutuhan pokok yang bergizi harus tetap terjangkau agar ibadah puasa dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi dan mitra, di antaranya DPKP Provinsi Kalsel, Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, Bank Indonesia, Bank Kalsel, PT Bangun Banua, serta TP PKK Provinsi Kalsel.
Kepala DPKP Provinsi Kalsel Syamsir Rahman mengatakan, pasar murah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Sesuai arahan Gubernur H. Muhidin, kegiatan ini untuk membantu masyarakat agar bisa menyambut Idulfitri dengan gembira. Harga yang ditawarkan bahkan ada yang didiskon hingga 50 persen, dan sebagian bantuan juga diberikan secara gratis,” jelasnya.
Selain bahan pangan, kegiatan ini juga menyediakan layanan penukaran uang dari perbankan guna memudahkan masyarakat menjelang Lebaran.
Salah satu warga, Wati (35), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengaku bisa membeli kebutuhan dengan harga yang jauh lebih murah dari pasaran.
“Tadi beli ayam satu ekor seharga lima puluh ribu. Sayur juga banyak yang murah. Alhamdulillah sangat membantu,” ujarnya. (adv/kb).
Banjarbaru
Gubernur Muhidin Lantik 54 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Sebanyak 54 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M. Syarifuddin di Gedung DR KH Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (16/3/2026) pagi.
Pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses rotasi, mutasi, dan pengangkatan yang telah memenuhi persyaratan serta melalui tahapan pelatihan BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah).
Dalam sambutan tertulis Gubernur H. Muhidin yang dibacakan Sekdaprov M. Syarifuddin, disampaikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, sekaligus pesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Kepala sekolah memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam memajukan pendidikan, memimpin proses pembelajaran, sekaligus menjadi figur yang menentukan arah dan budaya kerja di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi. Seluruh kepala sekolah yang dilantik juga telah melalui tahapan pelatihan BCKS, sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Selain itu, para kepala sekolah diminta untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan proses yang tidak sesuai dengan aturan, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.
Gubernur juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membangun budaya kerja profesional, mengembangkan inovasi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.
Ia turut mengharapkan kepala sekolah mampu membangun kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta dunia usaha dan dunia industri guna meningkatkan mutu pendidikan.
Sementara itu, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja satuan pendidikan serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.
Ia menjelaskan, rata-rata lama sekolah di Kalimantan Selatan saat ini masih berada di kisaran 8,6 hingga 9 tahun. Oleh karena itu, kepala sekolah diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi pendidikan dan mengajak masyarakat untuk kembali bersekolah.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga ahli gubernur, serta pejabat eselon di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. (adv/kb).
Banjarbaru
Amankan Arus Mudik, Polda Kalsel Siapkan 3.740 Titik Pengamanan
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar apel Operasi Ketupat Intan 2026 di Banjarbaru, Kamis (12/03/2026) sore, guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan aparat keamanan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan terus bersinergi dengan kepolisian dan TNI untuk memastikan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri di wilayah hukum Polda Kalsel.
Dalam Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalsel menyiapkan pengamanan di 3.740 titik yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.
“Untuk mendukung pengamanan tersebut disiapkan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam operasi ini pihaknya melibatkan sebanyak 2.189 personel, yang terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai instansi terkait.
Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur mudik, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.
Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya, termasuk aksi balap liar.
Ia mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. (adv/kb).
Banjarbaru
Banjarbaru Jadi Titik Ketiga Safari Ramadan Pemprov Kalsel
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Kompleks Bumi Cahaya Bintang, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, Jumat (6/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby, unsur Forkopimda Banjarbaru, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Suasana kebersamaan terasa hangat saat masyarakat berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari silaturahmi, penyerahan bantuan, hingga berbuka puasa bersama.
Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setiap tahun.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama adinda Hasnur bisa hadir langsung di Banjarbaru bersama masyarakat. Insya Allah besok pak Wakil Gubernur akan melanjutkan Safari Ramadan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya.
Banjarbaru menjadi titik ketiga dalam rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan tahun ini. Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Kabupaten Banjar yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Barito Kuala yang dihadiri langsung oleh Gubernur.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin turut menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Ikhlas agar dapat terus dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka Safari Ramadan di Kota Banjarbaru.
Ia juga mengucapkan terima kasih karena Banjarbaru dipilih sebagai salah satu lokasi Safari Ramadan tahun ini. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi semangat bagi pemerintah kota dan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.
Lisa juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, baik berupa paket sembako bagi masyarakat maupun bantuan dana untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga serta mendukung peningkatan sarana ibadah di Kota Banjarbaru. (adv/kb).
Banjarbaru
Transparan Soal Pangan, DPKP Kalsel Diganjar Predikat Top Influencer
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Pada malam penganugerahan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK) yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, instansi ini meraih Penghargaan Top Influencer yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin diwakili Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada SKPD yang aktif memberikan informasi pembangunan daerah secara terbuka, cepat, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah, pertama kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang tiada henti memberikan rahmat kepada kita semua. Malam hari ini kami kembali mendapatkan anugerah sebagai terbaik pertama,” ujarnya.
Syamsir menegaskan, prestasi ini bukan hanya milik dirinya, tetapi buah kerja keras seluruh jajaran di DPKP Kalsel. Mulai dari sekretariat, para kepala bidang, kepala UPT, hingga tim humas yang setiap hari bekerja memastikan informasi pembangunan pertanian tersampaikan kepada publik.
“Ini tidak lain adalah dukungan dari semua pihak. Setiap hari kami mengabarkan perkembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, baik keberhasilan maupun hambatan. Semua harus transparan karena ini kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur Kalsel secara langsung mengikuti laporan-laporan yang disampaikan DPKP, sehingga menjadi dorongan tersendiri agar penyampaian informasi dilakukan secara cepat dan akurat.
Lebih lanjut ia menyampaikan memaparkan capaian sektor pertanian Kalsel. Tahun ini, produksi padi Kalimantan Selatan mencatat rekor dengan angka 1.163.000 ton, tertinggi di regional Kalimantan.
“Kebutuhan Kalsel hanya sekitar 600 ribu ton. Artinya, separuh dari produksi kita ikut menyuplai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelas Syamsir.
Beberapa provinsi lain di regional Kalimantan mengalami fluktuasi, bahkan penurunan produksi, namun Kalsel berhasil mempertahankan tren positif.
“Apalagi Prestasi besar juga diraih Kalsel pada tingkat nasional. Setelah tiga tahun berturut-turut ditempati Bali, tahun ini Kalimantan Selatan berhasil menjadi Juara 1 Nasional Ketahanan Pangan,” bebernya.
Syamsir menyebut capaian tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor, terutama dengan TNI, Polri, dan Badan Intelijen Daerah (Binda) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Ini adalah upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terpenuhi. Ketersediaan pangan kita aman. Ketika daerah lain kekurangan, kita justru berlebih, dan itu harus kita syukuri sambil tetap waspada,” ucapnya.
Syamsir mengajak kepada seluruh SKPD agar terus meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Kita adalah pembantu-pembantu pimpinan daerah. Informasi tentang pembangunan harus tersampaikan kapan saja, siang maupun malam,” ujarnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Distan Kalsel untuk terus memperkuat komunikasi publik, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Banua. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).
Banjarbaru
PASI Kalsel Gelar Pelatihan Pelatih Atletik Level 1 Nasional
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Atletik Level 1 Tingkat Nasional pada akhir tahun 2025. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dan beberapa peserta dari Kalimantan Tengah.
Ketua PASI Kalsel, Said Subari, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan para pelatih atletik di daerah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pelatihan nasional yang akan terus berlanjut.
“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi para pelatih, sehingga pembinaan atletik di Kalsel dapat dilakukan secara lebih profesional dan terstandarisasi,” ujarnya.
Instruktur Pengurus Besar PASI, Moh. Nanang Himawa Kusuma, menjelaskan bahwa materi pelatihan mengadopsi kurikulum resmi World Athletics (Federasi Atletik Dunia). Seluruh konten yang berbahasa Inggris telah disesuaikan dan disampaikan dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami peserta.
Pelatihan mencakup sesi teori, praktik lapangan pada seluruh 16 nomor atletik, hingga ujian praktik. Menurut Nanang, keseluruhan materi diberikan secara seimbang untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun pengetahuan pelatih.
Nanang menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan standardisasi pelatih atletik di Indonesia. World Athletics mewajibkan seluruh pelatih memiliki sertifikasi minimal Level 1 Internasional, namun kendala bahasa masih menjadi hambatan besar di Indonesia.
“Melalui pelatihan ini, kami memetakan pelatih-pelatih potensial dari daerah. Selanjutnya akan didorong untuk mengikuti sertifikasi Level 1 Internasional agar kualitas pembinaan atletik Indonesia dapat setara dengan standar dunia,” jelasnya.
Ia berharap melalui pelatihan ini akan muncul pelatih berkualitas yang mampu meningkatkan prestasi atletik di Kalimantan Selatan maupun nasional. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).
Banjarbaru
Layanan 5 Rajab, Disbunnak Siapkan Makanan Pos Kesehatan dan Area Istirahat Nyaman
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Menyambut Momen 5 Rajab yang menjadi agenda keagamaan besar di Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan kembali ditunjuk oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai salah satu titik penyedia layanan jemaah. Penunjukan ini menegaskan konsistensi Disbunnak dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik pada kegiatan keagamaan berskala besar.
Pelayanan akan mulai dibuka pada 27 Desember, sesuai arahan pimpinan. Layanan utama berlangsung sejak H-1 pada 28 Desember hingga puncak Momen 5 Rajab, 29 Desember.
Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan layanan yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk para jemaah Momen 5 Rajab yang singgah di pusat layanan kami,” ujar Suparmi.
Di titik layanan yang berlokasi di Disbunnak Kalsel, jemaah akan disambut dengan berbagai fasilitas yang didesain untuk kenyamanan perjalanan ibadah, di antaranya menu makanan utama, aneka jajanan, dan minuman hangat maupun dingin, pos kesehatan, Area istirahat yang nyaman serta tempat salat, lengkap dengan fasilitas untuk mengikuti salat berjamaah secara live dari lokasi utama Momen 5 Rajab.
Tahun ini, pelayanan semakin diperkuat melalui dukungan lintas instansi. Beberapa dinas dan lembaga yang ditugaskan Gubernur untuk bersinergi dengan Disbunnak di titik layanan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami didukung banyak instansi. Semua bergabung bersama Disbunnak untuk memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik,” kata Suparmi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat baik dari Kalimantan Selatan maupun luar daerah untuk mampir dan memanfaatkan layanan yang telah disiapkan.
“Kami berharap informasi ini sampai kepada masyarakat luas. Silakan singgah di titik layanan kami di Dinas Perkebunan dan Peternakan. InsyaAllah kami siap melayani jamaah Momen 5 Rajab dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Disbunnak Kalsel optimistis dapat memberikan layanan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh jamaah Momen 5 Rajab tahun ini. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).
Banjarbaru
Empat Tahun ke Depan, Disbunnak Kalsel Fokus Hilirisasi Kelapa dan Penguatan Karet
BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Sosialisasi Program dan Kegiatan Prioritas Tahun 2026 hingga 2029 bersama awak media sebagai bentuk penyampaian resmi arah pembangunan perkebunan dan peternakan di Banua. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Disbunnak Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, yang memaparkan secara komprehensif strategi, target, dan capaian bidang perkebunan serta peternakan selama empat tahun ke depan.
Dalam paparannya, Suparmi menegaskan bahwa pembangunan peternakan tidak berdiri sendiri, tetapi harus ditopang oleh komoditas pendukung, salah satunya kelapa.
“Kalsel ini ditunjukkan karena kebutuhan kita bukan hanya protein hewani, tetapi juga pendukungnya, yaitu kelapa,” ujar Suparmi.
Tahun 2025 menjadi masa persiapan pengembangan kelapa, termasuk peninjauan lapangan dan penerimaan CP/CR dari kabupaten yang memiliki potensi besar, khususnya untuk varietas kelapa genjah entok—jenis kelapa pendek dengan produktivitas tinggi yang cocok untuk wilayah Kalsel.
Kabupaten Barito Kuala ditetapkan sebagai lokus utama dengan alokasi pengembangan seluas 3.000 hektare untuk periode 2026–2029.
“Kenapa 3.000 hektare, Karena itu luas minimal yang layak untuk dibangun satu pabrik hilirisasi kelapa,” jelasnya.
Disbunnak bersama Komisi II DPRD Kalsel telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemkab Barito Kuala dan Tapin, termasuk penunjukan calon lokasi pabrik industri kelapa.
Suparmi menekankan bahwa hilirisasi kelapa diarahkan untuk pasar ekspor. Tidak hanya mengekspor kopra, tetapi kini fokus pada coconut milk yang sedang digemari dunia. Sekarang banyak kafe yang sudah beralih dari susu sapi ke coconut milk sebagai campuran minuman,” ungkapnya.
Target ekspor coconut milk dinilai sejalan dengan tren global yang terus meningkat, sehingga membuka peluang besar bagi pekebun dan industri kelapa di Kalsel.
Selanjutnya, Program unggulan Bangsibun Bekaret tetap menjadi prioritas karena karet merupakan komoditas terbesar kedua setelah sawit di Kalsel. Program ini sebelumnya mengantarkan Kalsel meraih Juara 3 Nasional.
“Harga karet sekarang bagus. Stimulus yang kami berikan selama tiga tahun berturut-turut membuat harga kembali naik,” tutur Suparmi.
Dengan harga yang kondusif, pekebun kini mampu memenuhi kebutuhan sarana produksi secara mandiri. Disbunnak tetap memberikan pendampingan dan pembinaan melalui kemitraan strategis dengan GAPKI untuk sawit dan GAPKINDO Kalsel untuk karet.
Untuk komoditas kopi, Disbunnak tetap melanjutkan pembangunan sektor hilir melalui penguatan penangkar benih lokal. Hasil pendampingan Disbunnak telah mengantarkan salah satu pemipit kopi di Kabupaten Tanah Laut memperoleh Izin Usaha Benih (IUB) resmi.
Pendampingan dilakukan bersama JPN, SUPD, serta perangkat teknis terkait untuk memastikan mutu benih kopi terstandar. (adv/kmfksl/Aqmar/kb).
-
Nasional3 tahun agoSambut Tahun Baru 2023, IOH Region Kalisumapa Siapkan Command Center
-
Nasional3 tahun agoEvaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari
-
Nasional7 bulan agoAkhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Kalteng2 tahun agoPj Bupati Murung Raya Buka Forum Komunikasi Implementasi Pencapaian UHC
-
Kalsel8 bulan agoBupati H Fani Ingin Wujudkan Tabalong Religius
-
Kalteng7 bulan agoBupati Heriyus Kunker ke PT Adaro Minerals, Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemda untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoKoperasi Merah Putih Dianggap Strategis Bangun Ekonomi Lokal
-
DPRD Kabupaten Pulang Pisau7 bulan agoFraksi DPRD Pulpis Sepakat Bahas Revisi Perda OPD
-
Nasional3 tahun agoRekomendasi 5 HP Vivo Dual Kamera Harga Murah Januari 202
-
Kalsel8 bulan agoTabalong Wujudkan Program Satu Desa Satu Pendakwah
