Connect with us

Kalteng

Ini yang dilakukan Pemerintah dalam upaya Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Kepala Dinas Lingkyungan Hidup Kabupaten Barito Utara, (Kadis LH Barut) Ir Inriaty Karawaheni menjelaskan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup diatur dengan UU nomor 32 tahun 2009.

“Menurut ketentuan peraturan UU 32 tahun 2009 ini, salah satu instrumen yang dipergunakan dalam upaya pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan yang dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya untuk memastikan kondisi tersebut adalah dengan melaksanakan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS),” kata Kadis LH, Inriaty Karawaheni saat memberikan sambutan pada acara konsultasi publik II, di aula Senyiur Muara Teweh, Kamis (19/9/2024).

Dikatakannya, pelaksanaan KLHS secara rinci dijelaskan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib melaksanakan KLHS kedalam penyusunan atau evaluasi rencana tata ruang wilayah (RTRW), rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) dan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota serta kebijakan, rencana,  dan/atau program yang berpotensi menimbulkan dampak dan/atau resiko lingkungan hidup.

Dijelaskan Kadis LH, pengintegrasian prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dari pilar pembangunan lingkungan, ekonomi dan sosial budaya serta hukum dan tata kelola kedalam dokumen RPJMD menjadi hal yang sangat penting dan mendasar, untuk meminimalisir dampak negatif yang muncul dalam implementasi pembangunan.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa KLHS merupakan pendekatan strategis jangka panjang dan menengah dalam pengelolaan lingkungan hidup untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara,” kata dia.

Menurut Kadis LH Barito Utara Inriaty Karawaheni, penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Barito Utara tahun 2025-2029 ini merupakan pekerjaan swakelola tipe II (dua) yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara dengan LPPM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan jangka waktu selama 6 (enam) bulan dengan sumber dana alokasi umum (DAU) pada APBD Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara tahun 2024.

Diungkapkannya, bawa kegiatan penyusunan KLHS RPJPD ini dilakukan dalam beberapa tahapan yang meliputi, pengkajian pembangunan berkelanjutan, perumusan skenario pembangunan berkelanjutan, penjaminan kualitas dan pendokumentasian.

“Maksud dari penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025-2029 ini adalah untuk meningkatkan kualitas RPJMD dengan memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dan telah terintegrasi kedalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana dan/atau program dengan memperhatikan kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan nantinya RPJMD yang disusun menjadi pedoman calon kepala derah menyusun visi, misi dan program dalam mengikuti Pilkada Serentak pada tahun 2024,” imbuhnya.

Sedangkan kata dia tujuan dari penyusunan KLHS RPJMD Barito Utara ini adalah:

1) Sebagai pedoman untuk memberikan arah terhadap kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan pembangunan daerah tahun 2025-2029,

2) Sebagai pedoman bagi seluruh organisasi perangkat daerah (opd) dalam penyusunan rencana strategis antara tahun 2025-2029,

3) Sebagai pedoman dalam penyusunan KUA dan PPAS, RAPBD Tahun 2025-2029,

4) Sebagai tolok ukur dalam mengukur dan melakukan evaluasi kinerja tahunan setiap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun 2025-2029,

5) Sebagai instrument untuk memudahkan seluruh perangkat daerah pemerintah kabupaten barito utara dalam mencapai tujuan dengan cara menyusun program dan kegiatan secara terpadu, terarah dan terukur, dan

6) Sebagai instrument untuk memahami secara utuh dan memudahkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi seluruh perangkat daerah Pemkab Barito Utara dalam mengimplementasikan kebijakan, program dan kegiatan operasional tahunan menuju masyarakat sejahtera dan berakhlak mulia.

“Kegiatan konsutasi publik yang kita laksanakan pada hari ini diikuti sebanyak 50 orang peserta untuk mendapatkan isu-isu utama dan proritas isu utama pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara dan menetapkan isu-isu prioritas pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara untuk periode selama 5 (lima) tahun untuk RPJMD Kabupaten Barito Utara tahun 2025 sampai dengan 2029,” kata Inriaty Karawaheni.(adv/kb).

 

 

 

DPRD Kabupaten Murung Raya

Anggota DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Fasilitas Publik

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat berbagai fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.

Menurut Bebie, fasilitas publik seperti taman, tempat ibadah, sarana pendidikan, hingga fasilitas olahraga merupakan aset penting daerah yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Fasilitas publik dibangun menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari masyarakat. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap dalam kondisi baik serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, rasa memiliki terhadap aset daerah perlu diperkuat agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan manfaatnya.

Bebie juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam menjaga fasilitas umum. Ia menilai, keterlibatan anak muda sangat penting dalam membangun kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah.

“Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, kita bisa memastikan fasilitas publik tetap terawat, nyaman digunakan, dan mampu menunjang berbagai aktivitas masyarakat,” tandasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Tingkatkan Keterampilan dan Inovasi

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi agar mampu bersaing di era modern.

Menurut Rumiadi, perkembangan zaman yang kian pesat menuntut generasi muda tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Generasi muda harus terus mengasah keterampilan dan kreativitas. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai peluang pelatihan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta, sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.

Selain itu, Rumiadi juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak takut mencoba hal-hal baru, termasuk di bidang kewirausahaan.

“Kreativitas dan inovasi menjadi kunci penting. Anak muda harus berani menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui program-program yang berkelanjutan.

Ia berharap, dengan peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kompetensi, generasi muda di Murung Raya dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Siap Terapkan WFH ASN, Soroti Efektivitas di Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi memberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut mengatur ASN bekerja dari rumah satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang mengedepankan efisiensi dan modernisasi. Aturan tersebut juga telah dituangkan secara rinci dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Langkah ini diambil sebagai upaya penghematan energi, menyusul tingginya harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan siap melaksanakan dan menyesuaikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pihaknya akan mengikuti skema yang telah ditentukan.

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah akan mengikuti apa yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat. Terkait teknis pelaksanaannya, tentu akan kami sesuaikan dengan kondisi di daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).

Namun demikian, Rahmanto menilai penerapan WFH di Murung Raya memiliki tantangan tersendiri. Ia menyoroti kondisi geografis dan sosial masyarakat yang berbeda dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Menurutnya, jarak tempuh ASN dari rumah ke kantor di wilayah Murung Raya, khususnya di Kota Puruk Cahu, relatif dekat, hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Kondisi ini berbeda dengan kota besar yang waktu tempuhnya bisa mencapai lebih dari satu jam.

“Sehingga, penerapan WFH di Murung Raya tidak terlalu berdampak signifikan terhadap efisiensi bahan bakar. Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan menyesuaikan kebijakan tersebut,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa efisiensi tidak hanya terbatas pada penggunaan bahan bakar, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain dalam pelaksanaan pekerjaan yang dinilai masih boros.

Lebih lanjut, Rahmanto memastikan bahwa penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik, terutama layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sektor-sektor seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta dinas teknis lainnya dipastikan tetap berjalan normal.

Terkait tantangan pelaksanaan, Rahmanto menyebut tidak ada kendala berarti, kecuali untuk wilayah kecamatan yang cukup jauh seperti Uut Murung dan Seribu Riam. Di wilayah tersebut, tidak semua pegawai setiap hari berada di ibu kota kabupaten.

“Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan dalam menentukan persentase kegiatan, sehingga efisiensi penggunaan BBM di tingkat kecamatan tetap dapat dilakukan,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kemajuan Pembangunan Daerah

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat.

“Pembangunan daerah akan berjalan optimal jika terjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Semua pihak harus memiliki peran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, jumat (3/4/2026).

Sutrisno menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas, katanya.

Selain itu, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan agar situasi daerah tetap aman dan nyaman, sehingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas pembangunan.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat daerah dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Pemuda Diminta Aktif Berkontribusi Majukan Murung Raya

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengajak generasi muda di Kabupaten Murung Raya untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide segar dan inovatif dalam pembangunan. Karena itu, ia menekankan agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam berbagai sektor.

“Anak muda harus berani tampil dan berkontribusi. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi daerah,” ujar Mahyono, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.

Selain itu, Mahyono juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan. Hal itu, dinilai penting agar generasi muda memiliki daya saing yang kuat di tengah tantangan zaman.

“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan, anak muda akan lebih siap menghadapi tantangan serta mampu menciptakan peluang,” tambahnya.

Mahyono mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berkreasi.

Ia berharap, dengan semangat dan partisipasi aktif generasi muda, Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.

“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.

Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.

“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.

Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Bupati Murung Raya Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng sebagai Bukti Akuntabilitas

Published

on

By

Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya Heriyus menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di kantor BPK Palangka Raya, Rabu (01/04/2026)

Penyerahan dilakukan langsung kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono, mewakili Kepala BPK Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar.

Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo bersama jajaran Pemkab Mura dan beberapa stakeholder terkait. Proses berlangsung tertib sebagai bagian siklus pemeriksaan reguler.

Heriyus menyatakan LKPD disusun mengacu pada peraturan perundang- undangan demi transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar pengelolaan keuangan memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Murung Raya.

Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas fiskal daerah terus dijaga melalui tata kelola yang terbuka serta pengawasan internal yang ketat.

Bupati menyebut pemeriksaan BPK sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Pemkab siap menindaklanjuti rekomendasi untuk menyempurnakan sistem keuangan.

Ia mengapresiasi jajaran BPK Kalteng yang menerima dokumen, menegaskan bahwa akuntabilitas publik adalah fondasi kepercayaan masyarakat.

Dengan penyerahan ini, Pemkab Murung Raya berharap LKPD 2025 menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Tuai Apresiasi Kementerian atas Upaya Tekan Pengangguran

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka pengangguran. Hal ini tercermin dalam kegiatan Zoom Penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang digelar, Rabu (1/4/2026), di Aula Setda A Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta Bapperida. Acara dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo.

Dalam pemaparannya, Rahmanto menegaskan bahwa penanganan pengangguran tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbanyak program padat karya dengan dukungan APBD sebesar Rp466 miliar guna membuka lapangan kerja langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Murung Raya menghadirkan inovasi melalui program Kartu Hebat Pra Kerja yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Pemerintah daerah juga memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya pada bidang keterampilan menjahit dan tata boga. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memiliki keahlian praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.

Lebih lanjut, Pemkab Murung Raya tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan alat berat seperti Hitachi dan Komatsu untuk membuka pelatihan operator alat berat. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi sektor pertambangan dan konstruksi di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Upaya tersebut mendapat penilaian positif dari pihak kementerian. Program dan strategi yang dijalankan dinilai tepat sasaran serta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkab Murung Raya tidak hanya mengidentifikasi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

Populer