Connect with us

Kalteng

Kompetisi Positif dan Sportif dalam Lomba Desa dan Kelurahan

Published

on

MUARA TEWEH, onlinekoranbarito.com – Banyak desa yang tersebar di seluruh nusantara dan setiap desa memiliki potensi yang berbeda-beda dengan tantangan dan kebutuhan yang juga berbeda-beda. Pada dasarnya membangun desa merupakan tugas yang penting untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Hal ini ada hubungannya dengan pembangunan desa yang merupakan suatu proses pengembangan dengan melibatkan berbagai aspek kehidupan di desa yang kedepannya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan mencakup peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemerataan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Dalam rangka mewujudkan Desa dan Kelurahan di lingkungan suatu wilayah yang mandiri dan sejahtera, maka diperlukan evaluasi perkembangan untuk percepatan kemajuan Desa dan Kelurahan secara berkala melalui penyelenggaraan Lomba Desa dan Kelurahan.

Lomba Desa adalah bentuk pembinaan dan pengawasan pemerintah dengan melakukan penjaringan desa dan kelurahan. Dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan yang didalamnya juga memastikan bahwa Desa dan Kelurahan yang diikutsertakan dalam Lomba telah dilakukan analisis dan validasi data berdasarkan aplikasi dengan kategori “Berkembang” dan “Cepat Berkembang”.

Pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan juga untuk mendorong ruang kompetisi yang positif dan sportif kepada Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam perencanaan dan pelaksanaan program atau kegiatan pemerintah, pembangunan pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa dan Kelurahan.

Desa Berkembang atau Desa Madya merupakan Desa potensial menjadi desa maju, yang memiliki sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, akan tetapi belum secara maksimal mengelolanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan. Sedangkan Desa Cepat Berkembang merupakan desa yang dekat atau mudah berhubungan dengan kota.

Adapun kegiatan ekonominya tidak tergantung pada sektor primer atau agraris saja, masyarakatnya menunjukkan perubahan dalam adat dan kebudayaan. Hal ini erat kaitannya dengan pengembangan desa menuju pada proses yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di desa. Kedepannya konsep pengembangan desa memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan antara desa dan kota.

Kompetisi positif merupakan persaingan dalam kebaikan atau adu kemampuan yang bertujuan untuk mencapai hasil yang positif dan menguntungkan bagi individu maupun kelompok. Kompetisi sportif diartikan sebagai sikap mental yang menunjukkan martabat ksatria dan nilai sportif melandasi pembentukan sikap yang menjadi landasan perilaku.

Manfaat selalu sportif nantinya akan menjadikan seseorang lebih peka pada potensi diri dan menjadi pribadi yang lebih tanggap serta kedepannya menjadi sosok yang lebih memahami perjuangan dalam mendapatkan sesuatu yang baik, terutama sosok individu Pemerintahan Desa dan Kelurahan dalam berproses membangun Desa dan Kelurahan.

Adapun tujuan pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan antara lain :

(1) Menganalisis dan menilai tingkat perkembangan Desa dan Kelurahan;

(2) Mengetahui kinerja Pemerintahan Desa dan Kelurahan dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan program atau kegiatan di Desa dan Kelurahan;

(3) Memotivasi Desa dan Kelurahan untuk senantiasa meningkatkan kinerja serta inovasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan pelayanan publik.

Capaian output Desa dan Kelurahan yaitu menghasilkan Desa dan Kelurahan yang berprestasi, maju, inovatif, mandiri dan sejahtera. Selain itu, kompetisi ini juga dapat membuka peluang baru, meningkatkan relasi, serta memberikan kepuasan dan apresiasi atas diri sendiri dalam bermasyarakat dan alat ukur kemampuan seorang Kepala Desa dan jajarannya.

Sebagai indikator Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan meliputi capaian nilai hasil evaluasi perkembangan Desa dan Kelurahan. Evaluasi bidang pemerintahan Desa dan Kelurahan, evaluasi bidang kewilayahan Desa dan Kelurahan, Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Indeks Desa Membangun, tersedianya Peraturan Desa tentang Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa, serta pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan).

Selain indikator tersebut, diharapkan nantinya Desa dan Kelurahan dapat memublikasikan berbagai macam terobosan dan inovasi sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, kemampuan memperkuat menjaga stabilitas ekonomi dan sosial dalam menghadapi terpaan dinamika dan tantangan yang terjadi saat sekarang hingga di masa yang akan datang sebagai bentuk mampu dalam beradaptasi kedepannya.

Dalam lomba Desa dan Kelurahan yang kental sekali dengan kompetisi positif dan sportif di dalamnya memuat menilai kinerja pemerintahan kelurahan dan desa dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan serta mengetahui capaian kelurahan dan desa selama satu tahun dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, dimana setelah dilakukan penilaian evaluasi akan diperolah status tingkat perkembangan desa dan kelurahan. (adv/kb).

 

 

 

 

 

 

 

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Putra Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membimbing serta memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang di daerahnya sendiri.

“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Johansyah, Jumat (3/4/2026).

Ia menekankan bahwa status sebagai putra daerah tidak hanya sekadar identitas, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak dan langkah konkret dari pemerintah dalam membina masyarakat.

Oleh karena itu, Johansyah menilai pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan kesempatan kerja yang adil dan merata.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Jika diberdayakan secara optimal, putra daerah akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Murung Raya,” pungkasnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Prioritaskan Putra Daerah, DPRD Murung Raya Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membimbing dan memberdayakan masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berkembang.

“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Imanudin, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, status sebagai putra daerah tidak hanya sebatas identitas, tetapi harus tercermin dalam kebijakan serta langkah konkret pemerintah dalam membina masyarakat.

Karena itu, pemberdayaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan kesempatan kerja yang adil.

Dengan langkah tersebut, masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi lebih mandiri serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. demikian, pungkas Imanudin. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Bupati Murung Raya Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng sebagai Bukti Akuntabilitas

Published

on

By

Palangka Raya, onlinekoranbarito.com – Bupati Murung Raya Heriyus menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah di kantor BPK Palangka Raya, Rabu (01/04/2026)

Penyerahan dilakukan langsung kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono, mewakili Kepala BPK Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar.

Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo bersama jajaran Pemkab Mura dan beberapa stakeholder terkait. Proses berlangsung tertib sebagai bagian siklus pemeriksaan reguler.

Heriyus menyatakan LKPD disusun mengacu pada peraturan perundang- undangan demi transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar pengelolaan keuangan memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Murung Raya.

Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas fiskal daerah terus dijaga melalui tata kelola yang terbuka serta pengawasan internal yang ketat.

Bupati menyebut pemeriksaan BPK sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Pemkab siap menindaklanjuti rekomendasi untuk menyempurnakan sistem keuangan.

Ia mengapresiasi jajaran BPK Kalteng yang menerima dokumen, menegaskan bahwa akuntabilitas publik adalah fondasi kepercayaan masyarakat.

Dengan penyerahan ini, Pemkab Murung Raya berharap LKPD 2025 menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. (asd/kb).

Continue Reading

Puruk Cahu

Pemkab Murung Raya Tuai Apresiasi Kementerian atas Upaya Tekan Pengangguran

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka pengangguran. Hal ini tercermin dalam kegiatan Zoom Penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang digelar, Rabu (1/4/2026), di Aula Setda A Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta Bapperida. Acara dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo.

Dalam pemaparannya, Rahmanto menegaskan bahwa penanganan pengangguran tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbanyak program padat karya dengan dukungan APBD sebesar Rp466 miliar guna membuka lapangan kerja langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Murung Raya menghadirkan inovasi melalui program Kartu Hebat Pra Kerja yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Pemerintah daerah juga memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya pada bidang keterampilan menjahit dan tata boga. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memiliki keahlian praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.

Lebih lanjut, Pemkab Murung Raya tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan alat berat seperti Hitachi dan Komatsu untuk membuka pelatihan operator alat berat. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi sektor pertambangan dan konstruksi di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Upaya tersebut mendapat penilaian positif dari pihak kementerian. Program dan strategi yang dijalankan dinilai tepat sasaran serta menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkab Murung Raya tidak hanya mengidentifikasi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Murung Raya Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Korpri VIII Kalteng, Digelar 23–28 Juni 2026

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Puruk Cahu pada 23–28 Juni 2026.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengatakan jadwal pelaksanaan telah ditetapkan usai audiensi dan koordinasi antara Pemkab Murung Raya bersama panitia pelaksana dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (31/3/2026).

“Waktu pelaksanaan sudah ditentukan setelah dilakukan audiensi dan koordinasi dengan Pemprov Kalteng,” ujar Dina.

Ia menjelaskan, rombongan Pemkab Murung Raya dan panitia yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, di kantor Setda Provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak provinsi memberikan arahan sekaligus meminta agar dalam waktu maksimal dua minggu segera dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan antara panitia provinsi dan kabupaten guna mematangkan persiapan teknis kegiatan.

“Selain itu, kami juga telah melaporkan kesiapan sebagai tuan rumah. Meski di tengah efisiensi anggaran, kegiatan tetap akan dilaksanakan secara maksimal, khidmat, serta menyambut seluruh kafilah dari kabupaten/kota dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sementara itu, Sarwo Mintarjo menegaskan bahwa persiapan MTQ Korpri tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, MTQ Korpri bukan sekadar ajang lomba keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia serta kuatnya nilai-nilai religius di Kabupaten Murung Raya.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana promosi daerah, baik dari sisi pariwisata maupun peningkatan ekonomi melalui bazar UMKM selama pelaksanaan,” jelas Sarwo.

Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, Murung Raya ingin menampilkan penyelenggaraan yang profesional dengan pelayanan yang ramah serta berstandar baik.

“MTQ Korpri tingkat provinsi ini bukan hanya soal mencari yang terbaik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagaimana kita mampu menunjukkan tata kelola yang baik, keramahan, dan standar penyelenggaraan yang berkelas,” tandasnya.

Audiensi dan koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala BKD Provinsi Kalteng Lisda Ariani, Karo Kesra Husaini, Kepala Kantor Kemenag Murung Raya H. Marzuki Rahman, Kepala Dinas P3ADalduk KB Murung Raya Firman Prihatin, serta panitia pelaksana lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Ketua DPRD Murung Raya Dorong Prioritas Infrastruktur pada Musrenbang RKPD 2027

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meminta agar pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam perencanaan tahun 2027.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Aula Bapperida, Puruk Cahu, Selasa (31/3/2026).

Menurut Rumiadi, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat yang harus segera ditangani secara serius oleh pemerintah daerah.

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Laung Tuhup yang meski jalannya mengalami kerusakan, masih dapat dilalui. Namun, di daerah pemilihan (Dapil) III, terdapat wilayah yang hingga kini belum memiliki akses jalan penghubung.

“Contohnya dari Kelurahan Tumbang Lahung menuju Kelurahan Tumbang Kunyi, sampai saat ini belum ada akses jalan,” ujarnya.

Selain itu, Rumiadi juga menyoroti masih adanya warga di Dapil III yang belum menikmati layanan listrik. Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Rumiadi menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam Musrenbang RKPD sudah memahami tugas dan fungsi masing-masing, sehingga tinggal melakukan penajaman program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Ia juga mendorong para pengambil kebijakan untuk aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan dukungan anggaran. Menurutnya, langkah tersebut telah terbukti berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

“Awalnya APBD 2026 mereka hanya Rp1,4 triliun, namun setelah melakukan komunikasi, anggarannya meningkat,” jelasnya.

Rumiadi juga mengingatkan agar setiap usulan dalam Musrenbang benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, bukan sekadar keinginan.

“Jika usulan itu merupakan kebutuhan, maka harus diprioritaskan. Namun jika hanya keinginan, harus dijelaskan maksud dan tujuan program tersebut,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 ini di buka Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, di hadiri sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Peran Orang Tua Penting, DPRD Murung Raya Ajak Perketat Pengawasan Pergaulan Anak

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito com – Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, mengajak para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurut Lita, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi membawa dampak positif sekaligus negatif bagi generasi muda. Tanpa pengawasan yang optimal, anak berisiko terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat.

“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, baik di lingkungan nyata maupun di dunia digital,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama dalam mencegah perilaku menyimpang. Orang tua tidak hanya dituntut memberi batasan, tetapi juga perlu memahami kondisi serta kebutuhan anak.

Selain itu, Lita mengingatkan pentingnya penanaman nilai moral dan agama sejak dini sebagai benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Dengan bekal nilai-nilai yang kuat, anak akan lebih mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif dan menghindari hal-hal yang merugikan,” tambahnya.

Ia berharap adanya sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat agar generasi muda di Kabupaten Murung Raya dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, cerdas, dan bertanggung jawab. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

DPRD Murung Raya Apresiasi Kinerja ASN Pasca Idulfitri

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Murung Raya, Fredrich D Yoga, S.H.,M.H, mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

Menurut Fredrich Yoga, dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“ASN telah menunjukkan dedikasi tinggi, kejujuran, serta tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, seiring dengan semakin kompleksnya tuntutan pelayanan publik saat ini.

Yoga menegaskan, peningkatan kapasitas dan profesionalisme ASN menjadi hal penting guna mendorong optimalisasi kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan yang diberikan ASN mencerminkan komitmen dan kerja keras dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kita harus terus berupaya meningkatkan kemampuan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Murung Raya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat. (asd/kb).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Murung Raya

Likon Ajak Masyarakat Bijak Saring Informasi di Era Digital

Published

on

By

PURUK CAHU, onlinekoranbarito.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Murung Raya, Likon, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks.

Menurut Likon, arus informasi yang begitu cepat melalui media sosial dan aplikasi pesan instan sering kali tidak disertai sumber yang jelas. Kondisi ini dinilai berpotensi menyesatkan dan memengaruhi pola pikir masyarakat.

Ia menegaskan bahwa hoaks dapat memicu perpecahan serta menimbulkan keresahan di tengah kehidupan sosial. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang diterima.

“Hoaks bisa memecah belah masyarakat dan menimbulkan keresahan. Karena itu, kita semua harus lebih cermat dan tidak mudah percaya sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Likon menekankan pentingnya melakukan verifikasi informasi dengan cara mengecek sumber resmi atau membandingkan dengan pemberitaan dari media yang kredibel sebelum membagikannya kepada orang lain.

Ia pun mengingatkan bahwa sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran hoaks. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (asd/kb).

Continue Reading

Populer