Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Kalsel

Empat Kecamatan di Batola Dapat Bantuan Turunkan Stunting

Oleh Admin onlinekoranbarito.com · 2 Juli 2023 · 3 menit baca · 0 views
Empat Kecamatan di Batola Dapat Bantuan Turunkan Stunting

MARABAHAN, koranbarito.com – Penjabat Bupati Barito Kuala (Batola), Mujiyat menyambut kegiatan Program Sosial Bank Indonesia Dedikasi untuk Negeri di Kabupaten Batola. Bantuan sosial itu berupa dukungan percepatan  di lokasi fokus stunting di empat kecamatan, yaitu Tabunganen, Alalak, Belawang dan Tabukan.

Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat merasa senang kolaborasi dari perbankan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di lokasi fokus percepatan . Menurutnya, sekitar sebulan yang lalu bersama melakukan aksi Semesta Mencegah Stunting bersama  BPost dan Bank Kalsel serta BKKBN.

Kemudian, upaya dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, diantaranya pemberian makanan ibu hamil dan balita melalui program Permata Bunda. Mujiyat optimis melalui kegiatan sistematis, terencana, sinergis saling berkolaborasi untuk mewujudkan kualitas hidup sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Barito Kuala, akan tercapai

“Semoga bantuan dari Bank Indonesia semakin menambah semangat dan motivasi serta kepercayaan diri dalam upaya penurunan stunting,” katanya di Kantor Kecamatan Tabunganen, Senin (29/5/2023). Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah mengapresiasi bantuan yang disalurkan Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan.

Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Selatan itu tak menyangka sarannya untuk membantu penurunan angka stunting di Kalimantan Selatan diwujudkan pihak Bank Indonesia. Menurutnya, kasus stunting di Kalimantan Selatan itu adalah hilirnya, sebab di Kecamatan Tabunganen ternyata sentra padi dan ikan.

Perlu dilakukan aksi di wilayah Hulu, bagaimana pola asuh dan pola makan anak itu yang menjadi sasaran aksi. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan itu meminta agar dana pemberian makanan tambahan dan penyuluhan di Posyandu diperhatikan agar tingkat kunjungan ibu hamil tinggi.

“Saya ini hanya penyambung lidah kader PKK dan kader Posyandu,” ujarnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Wahyu Pratomo menyampaikan bantuan sosial yang diserahkan sudah dilakukan survei langsung ke lapangan pada akhir Maret 2023 lalu.

“Bantuan total nilai bantuan Rp230 juta, intervensi spesifik berupa susu formula dan bantuan intervensi sensitif berupa alat permainan edukatif dan alat kesehatan untuk empat kecamatan. Wahyu Pratomo mengakui penanganan stunting harus bersama-sama dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kontribusi Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan secara langsung maupun tidak langsung adalah menekan inflasi. “Jadi inflasi rendah dan terkendali, maka uang yang dimiliki bisa dibelanjakan untuk makanan sehat,” katanya.

Hadir dalam kegiatan itu, Pj Ketua PKK Kabupaten Barito Kuala Suharyanti, Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Saleh, Dandim 1005 Barito Kuala, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Barito Kuala, para Camat yang wilayahnya penerima bantuan di lokasi fokus stunting. (adv/kb).

 

 

 

 

 

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak