Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Kalsel

Komisi II DPRD Kalsel Perkuat Langkah Lawan Karhutla

Oleh Ikhsan · 4 September 2026 · 3 menit baca · 3 views

TANAH LAUT, onlinekoranbarito.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak bisa hanya dihadapi ketika api telah membesar. Pencegahan, kesiapan peralatan dan kekuatan koordinasi menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman yang terus datang setiap musim kemarau.

Persoalan itu menjadi perhatian Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan saat melakukan monitoring penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Tanah Laut.

Komisi II DPRD Kalsel mengunjungi Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut untuk melihat dan mendiskusikan langkah pengendalian karhutla bersama jajaran terkait, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Jahrian, S.E.

Dalam pertemuan itu, rombongan DPRD berdialog dengan jajaran KPH Tanah Laut dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Berbagai pandangan dan masukan mengemuka, terutama mengenai langkah yang harus diperkuat agar penanganan karhutla tidak hanya bersifat reaktif ketika kebakaran telah terjadi.

H. Jahrian mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat dalam menghadapi persoalan karhutla.

“Kami ingin bersosialisasi, bertukar pendapat, dan berkolaborasi bagaimana tindakan pemerintah bersama DPRD serta masyarakat dalam mengatasi persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terus menjadi perhatian bersama,” ujar Jahrian.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan sistem yang terukur serta dukungan nyata bagi petugas yang bekerja di lapangan.

Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kalsel pun menyampaikan masukan mengenai perlunya penyediaan titik-titik pompa air di kawasan rawan kebakaran.

Selain itu, koordinasi lintas sektor dan ketersediaan sarana serta prasarana menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperkuat.

“Kami mengharapkan adanya sistem yang terukur dan terkendali. Dukungan anggaran dan fasilitas juga perlu diperkuat agar penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala KPH Tanah Laut Heru Wibowo, S.P., menyambut baik perhatian yang diberikan Komisi II DPRD Kalsel terhadap upaya pengendalian kebakaran hutan.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi tambahan bagi petugas dalam menjalankan tugas pengawasan dan penanggulangan kebakaran.

“Kami berterima kasih kepada Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang memberikan perhatian terhadap KPH Tanah Laut dalam penanganan kebakaran. Kami berharap dukungan ini dapat membantu memperkuat kebutuhan peralatan dan anggaran demi menjaga kelestarian hutan kita,” ujar Heru.

Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Alif yang berharap sinergi dan dukungan DPRD terus berlanjut.

Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah pengendalian karhutla secara maksimal demi menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Banua.

Pertemuan di Kantor KPH Tanah Laut itu menjadi bagian dari upaya mencari langkah bersama sebelum api kembali meluas.

Sebab menjaga hutan bukan hanya soal memadamkan kobaran ketika sudah muncul. Lebih dari itu, kesiapan sejak awal, dukungan peralatan, anggaran dan kerja sama lintas sektor menjadi benteng penting agar ancaman karhutla dapat ditekan.

Di tengah musim kemarau, menjaga hutan berarti menjaga ruang hidup. Dan dari Tanah Laut, Komisi II DPRD Kalsel kembali mengingatkan bahwa melawan api membutuhkan kerja bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri. (adv/kb).

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak