Connect with us

Marabahan

Bahrul Ilmi dan Herman Susilo Resmi Pimpin Batola Periode 2025-2030

Published

on

JAKARTA, onlinekoranbarito.com – Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Herman Susilo, bersama Bupati H. Bahrul Ilmi, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upacara pelantikan yang digelar di Istana Merdeka. (20/2/2025).

Usai pelantikan, Herman Susilo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran prosesi tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Batola atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya dan H. Bahrul Ilmi.

“Terima kasih kepada seluruh warga Batola yang telah memberikan dukungan. Kami berkomitmen untuk bekerja keras demi mewujudkan Batola yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Herman Susilo.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam memimpin Kabupaten Batola selama periode 2025-2030. Oleh karena itu, ia bersama Bupati H. Bahrul Ilmi siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan daerah berjalan dengan optimal.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah, dan sektor lainnya agar pembangunan Batola dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, Herman Susilo juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program pembangunan yang akan dijalankan selama masa kepemimpinan mereka.

“Kami berharap seluruh masyarakat Batola dapat mendukung dan bersama-sama mewujudkan Batola yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya. (adv/kb).

Kalsel

Sulaiman Belajar Keteladanan Sosok Sang Guru Majelis Allam Larut Merangkul Semua Umat

Published

on

Keterangan Foto : Dari kiri baju putih M. Jaya atau sering disapa Sulaiman foto tengah baju hitam Anang Rapel mantan Kades Sungai Seluang selama 12 tahun sesepuh atau paman dari Guru Syarwani yang akrab di sapa Guru Isar Sahibol Majelis Allam Larut atau Mahabbaturrasul

Penulis: Al-Faqir (Ihsan)

 

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Malam itu menggigil lebih dalam dari biasanya. Rintik hujan turun perlahan, membasahi dedaunan yang bergoyang pelan diterpa angin. Jalanan lengang, hanya suara serangga malam yang sesekali memecah sunyi, seolah menjadi latar alami bagi sebuah perjalanan yang tak sekadar berpindah tempat, tetapi juga menyusuri ruang batin.

Foto baju putih M. Jaya sering disebut Sulaiman bersama Guru Syarwani atau Guru Isar Sahibol Majelis Mahabbaturassul atau Allam Larut di Sungai Pantai Desa Samuda, Kecamatan Belawang, Barito Kuala Marabahan

Dari sudut Komplek Batola Residence, Handil Pinang RT 12, Desa Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, langkah itu dimulai. Sabtu malam (2/5/2026), rombongan PT Barito Media Jaya Group bergerak perlahan meninggalkan halaman rumah.

Tanpa hiruk pikuk, tanpa gemuruh keramaian hanya deru mesin mobil yang mengiringi perjalanan penuh tujuan.
Arah mereka jelas sebuah Majelis Sholawat dan Zikir bernama “Allam Larut” di Desa Samuda, Kecamatan Belawang.

Perjalanan malam itu bukan tanpa ujian. Jalanan gelap membentang, diapit pepohonan tinggi yang menjulang seperti lorong sunyi.

Namun, justru dalam keheningan itulah makna perjalanan terasa semakin dalam setiap kilometer yang ditempuh seakan menjadi bagian dari laku spiritual, perjalanan yang melibatkan hati, bukan sekadar raga.

Nama majelis yang dituju, “Allam Larut”, menyimpan filosofi mendalam Aku Lahir Lantaran Abah Mama, Larut Aku Didalam Roh Ketuhanan. Sebuah makna yang mencerminkan perjalanan kembali kepada asal, kepada Sang Pencipta.

Setibanya di lokasi, suasana berubah drastis. Kehangatan langsung terasa. Keakraban menyambut, menggantikan dingin malam yang sebelumnya menyelimuti. Rombongan yang dipimpin Sulaiman disambut Sohibul Majelis, Ustad Syarwani, bersama para jamaah dan tamu undangan.

“Ulun (saya)besok tidak bisa berhadir, jadi ulun sempatkan malam ini,” ujar Sulaiman dengan suara rendah namun sarat ketulusan.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Ustad Syarwani sempat mengenang sosok M. Jaya di masa lalu. Ia menyebut, kedatangan M. Jaya dahulu jauh dari kesan formal hanya mengenakan pakaian sederhana. Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan kedermawanan yang membekas.

“Beliau ini sangat dermawan. Setiap acara majelis sering memberikan beras. Alhamdulillah, jamaah di sini merasakan manfaatnya,” tutur Ustad Syarwani kepada para khadam.

Ia menegaskan, nilai seseorang tidak terletak pada penampilan fisik semata, melainkan pada pancaran batin yang diyakini sebagai tajalli dari akhlak Nabi Muhammad SAW.

Kini, perjalanan hidup itu memasuki babak baru. M. Jaya telah berganti nama menjadi Sulaiman meninggalkan identitas lama yang pernah melekat.

“Ulun sudah berganti nama, diberi gelar oleh abah angkat di Kalua,” ucap Sulaiman dengan senyum lirih, menandai transformasi yang tak hanya bersifat lahiriah, tetapi juga batiniah.

Kehadiran rombongan malam itu juga bertepatan dengan undangan walimatul urus (resepsi perkawinan) putra keempat Sohibul Majelis yang akan digelar keesokan harinya. Namun lebih dari sekadar memenuhi undangan, pertemuan tersebut menjelma menjadi ruang silaturahmi yang sarat makna.

Percakapan mengalir alami. Dari sekadar sapaan, berkembang menjadi diskusi tentang ilmu ma’rifat. Ditemani secangkir kopi hangat, suasana perlahan berubah hening. Bukan karena kehabisan kata, melainkan karena setiap kalimat yang terucap mengandung kedalaman makna.

Waktu berjalan tanpa terasa. Malam pun mencapai sepertiganya. Perjalanan harus berlanjut. Rombongan kembali bergerak menuju tujuan berikutnya Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin. Rasa lelah mulai terasa, namun tak satu pun mengeluh. Seolah perjalanan ini telah menjadi bagian dari pengabdian.

Langkah akhirnya terhenti di Masjid Keramat Baitun Nur, Sungai Rutas RT 07. Tempat sederhana itu menjadi persinggahan memberi ruang istirahat, bukan hanya bagi tubuh, tetapi juga bagi jiwa.

Malam semakin larut. Sunyi kembali menyelimuti.Namun kali ini, sunyi itu tidak lagi kosong.Ia telah terisi oleh pengalaman, oleh makna, dan oleh perjalanan yang tak hanya ditempuh dengan langkah, tetapi juga dengan hati. (“”).

Continue Reading

DPRD Kabupaten Barito Kuala

DPRD Batola Sampaikan Empat Rekomendasi Krusial atas LKPJ Bupati

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, menyampaikan keputusan rekomendasi empat poin krusial di Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Batola Tahun Anggaran (TA) 2025 dalam Rapat Paripurna, di Gedung DPRD setempat, Kamis (30/4/2026).

Anggota DPRD Batola Basrin yang menyampaikan rekomendasi mengatakan, DPRD Batola menekankan beberapa poin krusial yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pertama, sebut dia, kepada Pemerintahan dan Kesra, dewan meminta akselerasi nyata dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem dan stunting melalui program unggulan, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Program Makan Gratis Bergizi (MBG).

“Selain itu, peningkatan IPM melalui program “Sekolah Rakyat” menjadi prioritas,” ujar Basrin. Baca juga: Bupati sampaikan LKPj TA 2025 ke DPRD Batola

Kedua, ucap dia, untuk ekonomi keuangan, SKPD yang tidak mencapai target pendapatan diminta untuk segera dievaluasi.

“Dewan mendorong digitalisasi UMKM, kemudahan perizinan investasi sektor unggulan serta pengoptimalan peran BUMD/BUMDes untuk mendongkrak PAD,” ungkapnya. Ketiga, tegasnya, efisiensi anggaran sesuai UU No. 1 Tahun 2022, DPRD memberikan peringatan keras terkait porsi belanja pegawai yang harus dirasionalisasi maksimal 30 persen dari total APBD secara bertahap hingga tahun 2027, guna menjamin kesehatan fiskal daerah.

Keempat, sambung Basrin, untuk mitigasi bencana, Pemkab didesak segera menyusun Raperda Penanggulangan Bencana dan membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Kader PDI-P Batola itu menegaskan, seluruh poin rekomendasi yang belum terealisasi wajib dimasukkan kembali dalam tindak lanjut LKPJ Tahun Anggaran 2026 mendatang.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, didampingi unsur pimpinan dewan.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Batola H Bahrul Ilmi, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala SKPD serta para camat se-Kabupaten Batola (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

DWP Batola Dukung Visi Daerah Lewat Program Kerja

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kab. Barito Kuala menggelar Rapat Kerja DWP Tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penasihat DWP Ny. Hj. Noorhayati Bahrul Ilmi, bertempat di Aula Selidah, Senin (27/4/2026).

Kegiatan diawali dengan laporan sekaligus sambutan dari Ketua DWP Ny. Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor, dan dilanjutkan dengan paparan mengenai internalisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Barito Kuala oleh Sekda H. Zulkipli Yadi Noor.

Dalam laporannya, Ketua DWP Ny. Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor menyampaikan bahwa DWP Kab. Barito Kuala sebagai organisasi sosial memiliki peran domestik dan peran publik yang dilaksanakan secara seimbang.

“Peran domestik berkaitan dengan peran istri dan ibu dalam keluarga, sedangkan peran publik melibatkan partisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, dengan berperan sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” jelasnya.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa RPJMD menjadi salah satu pedoman dalam penyusunan landasan strategis DWP tahun 2025–2029. Program kerja tahun 2026 yang telah dimulai dalam Renstra DWP akan disempurnakan melalui rapat kerja dengan memperhatikan hasil atau capaian dan evaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025.

Tujuan utama dari rapat kerja ini adalah untuk:
1. Mengevaluasi, membahas, mengkoordinasikan, menyalurkan persepsi, serta mengintensifkan atau menetapkan program kerja dan pelaksanaannya sesuai dengan kehidupan organisasi yang telah ditetapkan.
2. Menetapkan program kerja tahun 2026.
3. Menetapkan acuan atau pedoman dalam pelaksanaan kegiatan DWP Kabupaten dari kepala, dan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja unsur pelaksana DWP Kabupaten.

Penasihat DWP selaku Ketua TP PKK, Ny. Hj. Noorhayati Bahrul Ilmi, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum untuk mengevaluasi capaian dan merancang langkah strategis ke depan. Beliau menekankan pentingnya peran DWP dalam mendukung tugas suami sebagai ASN sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga.

“Dalam menyusun program kerja, saya sangat mengharapkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, pastikan program kerja yang disusun selaras dengan visi dan misi pusat maupun daerah kita. Buat program kerja yang nyata, yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat,” tegas Noorhayati.

Beliau juga berpesan agar rapat dilaksanakan dengan keterbukaan, jujur, dan realistis dalam menyusun target kerja dengan mengutamakan kualitas daripada kuantitas kegiatan.

Rangkaian acara diakhiri dengan sesi diskusi yang dipandu oleh panitia pelaksana dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kekompakan organisasi. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Batola Dorong Kemandirian Daerah Lewat Otoda

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Barito Kuala) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXX tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Barito Kuala pada Senin pagi (27/4/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Barito Kuala.

Dalam amanatnya, Bupati H. Bahrul Ilmi membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal guna mendukung visi besar bangsa.

“Otonomi daerah adalah sarana mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati saat membacakan sambutan Mendagri.

Mendagri melalui Bupati juga menekankan beberapa poin strategis yang harus menjadi fokus pemerintah daerah ke depan, di antaranya:
• Kedaulatan Pangan & Energi: Mewujudkan swasembada pangan dan energi serta pengelolaan sumber daya air.
• Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan pemerintahan yang terbuka, melayani, dan bebas korupsi.
• Kualitas Hidup: Peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan yang merata, serta pengembangan kewirausahaan.
• Reformasi: Penguatan reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

Momentum hari bersejarah ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada insan-insan terbaik di lingkungan Pemkab Barito Kuala. Bupati menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya sebagai apresiasi atas dedikasi ASN, yang diberikan kepada:
1. Muryanti, A.Md.Keb. (Satyalancana 30 Tahun)
2. Hery Sasmita, S.STP., M.A.P. (Satyalancana 20 Tahun)
3. Roni Faslah, S.I.Kom. (Satyalancana 10 Tahun)

Selain penghargaan perorangan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan kinerja terbaik. Dinas PUPR meraih penghargaan capaian tertinggi berdasarkan kontribusi keuangan dengan realisasi retribusi daerah 55,21% dari target Triwulan 1 tahun 2026 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) berhasil meraih penghargaan persentase tertinggi realisasi retribusi daerah 79,91% dari target Triwulan 1 tahun 2026.

Upacara ditutup dengan harapan agar semangat otonomi daerah terus memacu inovasi di Bumi Ije Jela demi mewujudkan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Disdukcapil Batola Gandeng 13 SKPD Kelola Data

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memperkuat sinergi antarperangkat daerah melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Data Kependudukan. Kegiatan yang melibatkan 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini berlangsung di Aula Selidah, Kamis (23/4/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para pimpinan SKPD, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Kuala, H. Arief Wisuda Wardana, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Ia menjelaskan bahwa data yang dikelola Disdukcapil memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan. Pelaksanaan kegiatan ini didasari oleh UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Permendagri Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan, serta Surat Persetujuan Dirjen Dukcapil Kemendagri tertanggal 30 Maret 2026.

“Melalui PKS ini, SKPD dapat mengakses sembilan elemen data kependudukan melalui web portal, mulai dari Nomor Kartu Keluarga, NIK, nama lengkap, hingga alamat,” ucap Arief. Adapun 13 SKPD tersebut terdiri dari 9 SKPD baru yang melaksanakan PKS dan 4 SKPD yang melakukan perpanjangan karena pergantian kepala instansi.

Dalam sambutannya, Sekda Batola H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan bahwa data kependudukan adalah “jantung” dari seluruh pelayanan publik. Tanpa data yang akurat, program yang dirancang tidak akan membuahkan hasil maksimal bagi masyarakat.

“Saya tidak ingin PKS hanya menjadi dokumen pajangan di lemari arsip saja. Optimalkan data tersebut untuk validasi bantuan sosial, peningkatan PAD melalui pajak, hingga sinkronisasi data Dapodik,” tegas Sekda.

Secara khusus, Sekda menginstruksikan 5 dari 9 SKPD baru untuk segera menjalankan pemanfaatan data sesuai peruntukannya:
– Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan: Validasi penerima hibah sarana perikanan.
– RSUD H. Abdul Aziz: Percepatan verifikasi data pasien BPJS UHC agar masyarakat tidak perlu lagi membawa fotokopi berkas.
– Bapperida: Verifikasi status kemiskinan dan perencanaan pembangunan.
– Dinas Nakertrans: Verifikasi data penerima jaminan sosial ketenagakerjaan DBH Sawit dan pekerja rentan.
– BKPP: Sinkronisasi NIK dan NIP untuk merapikan database kepegawaian ASN.

Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan sistem dan data. Ia meminta Dinas Kominfo memberikan dukungan infrastruktur penuh melalui jaringan tertutup VPN (Virtual Private Network) sesuai mandat undang-undang demi mencegah kebocoran data dan menjamin kelancaran teknis.

“Akses sudah dibuka, kuncinya ada di tangan bapak dan ibu sekalian. Pemanfaatan data ini akan menjadi salah satu indikator kinerja yang akan saya pantau secara berkala,” tutup Zulkipli.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi penandatanganan kerja sama antara Disdukcapil dengan para kepala SKPD yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Wabup Batola Resmi Buka Sertifikasi Konstruksi

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Herman Susilo, secara resmi membuka kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur pendidikan dibangun oleh tenaga ahli yang kompeten.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas PUPR Batola, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha Balai Pelaksanaan dan Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Kalsel dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalsel.

Dalam sambutannya, Herman Susilo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Bina Konstruksi atas terselenggaranya sertifikasi ini. Ia menekankan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Pemkab Batola untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Fasilitas ini meliputi asrama, ruang kelas, hingga laboratorium. Mengingat fungsinya yang krusial, pembangunannya harus memenuhi standar kualitas terbaik. Sertifikasi ini adalah wujud nyata komitmen kita meningkatkan kompetensi pekerja lokal,” ujar Herman.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa pengembangan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah fondasi utama menuju Visi Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia. Di tengah tantangan geografis Barito Kuala, ketersediaan tenaga terampil menjadi kunci utama pembangunan yang berkualitas.
Sertifikasi ini mendesak dilakukan agar:
1. Meningkatkan daya saing pekerja lokal di tengah meningkatnya nilai investasi sektor konstruksi.
2. Menjamin mutu produk konstruksi yang tepat guna dan berhasil guna melalui tiga unsur utama: pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja.
3. Memenuhi standar keamanan, sehingga bangunan sekolah nantinya aman, nyaman, dan tahan lama bagi para siswa.

Sebelum menutup sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada para peserta agar mengikuti uji kompetensi dengan sungguh-sungguh demi menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Kepada panitia, ia meminta agar proses asesmen dilakukan secara objektif untuk melahirkan tenaga konstruksi yang benar-benar andal.

Setelah membuka acara secara resmi, Herman Susilo didampingi jajaran undangan lainnya melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembuatan Sekolah Rakyat untuk memantau perkembangan di lapangan. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Bupati Bahrul Ilmi Buka Klinik Utama Setara

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala resmi mengoperasikan Klinik Utama Setara yang berlokasi di kawasan Handil Bakti, Kecamatan Alalak. Peresmian ini ditandai dengan pembukaan selubung papan nama serta pemotongan tumpeng oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Rabu (22/4/2026)

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala, Kepala BPJS Kesehatan, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, serta para camat terkait.

Dalam sambutannya, H. Bahrul Ilmi menyampaikan bahwa kehadiran klinik tersebut menjadi solusi atas kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Alalak. “Selama ini, warga setempat kerap harus dirujuk ke RS Ansari Saleh karena keterbatasan fasilitas kesehatan yang lebih dekat, sehingga memerlukan waktu tempuh yang cukup jauh,” sebutnya.

Ia menegaskan, dengan beroperasinya Klinik Utama Setara, masyarakat kini dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih cepat dan terjangkau tanpa harus keluar daerah. Pemerintah daerah pun berharap fasilitas ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat sistem rujukan di wilayah Barito Kuala.

Sementara itu, penanggung jawab klinik, dr. Yancy Cristiana menjelaskan bahwa Klinik Utama Setara telah dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, poli umum, poli gigi, laboratorium, serta poli spesialis kebidanan dan kandungan yang telah beroperasi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, khususnya dalam penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, klinik ini juga berencana menambah layanan poli spesialis anak yang ditargetkan mulai beroperasi pada Mei 2026, setelah proses perizinan praktik dokter selesai.

Dengan hadirnya Klinik Utama Setara di bawah naungan UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Utama Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, diharapkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Alalak, semakin meningkat dan merata, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan terintegrasi dengan sistem jaminan kesehatan nasional. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Sekda Batola Buka Turnamen Bulutangkis SKPD

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Batola yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar-SKPD dan Instansi Vertikal di Gedung Ije Jela, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digagas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan program “Barito Kuala Bersinar” (Bersih Narkoba) Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Zulkipli menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membangun fisik yang sehat, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarpegawai. Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin sekaligus melahirkan atlet berprestasi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Kepala BNNK Barito Kuala, Iskandar Adam, selaku ketua pelaksana melaporkan bahwa kejuaraan yang digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, diikuti sebanyak 105 peserta. Rinciannya, 27 pasangan ganda putri dan 78 pasangan ganda putra.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pengadilan Negeri dan PBSI Batola, serta didukung secara swadaya oleh sejumlah instansi dan sektor perbankan.

“Kejuaraan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam semangat Batola Bersinar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Batola, di antaranya Kepala Kementerian Agama, Sekretaris DPRD, serta para kepala dinas dari berbagai SKPD, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Kominfo, serta undangan lainnya. (adv/kb).

Continue Reading

Kalsel

Barito Kuala Jadi Tuan Rumah Hari Kartini ke-147

Published

on

MARABAHAN, onlinekoranbarito.com – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Barito Kuala berlangsung meriah dan sarat makna. Kegiatan yang digelar pada Selasa (21/4/2026) itu dirangkai dengan pertemuan rutin empat bulanan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, menghadirkan semangat baru bagi para kader perempuan.

Marabahan yang dikenal sebagai “Bumi Ije Jela” dipercaya menjadi tuan rumah, sekaligus ajang silaturahmi dan penguatan peran PKK dalam pembangunan daerah.

Rombongan TP PKK Provinsi Kalsel bersama para ketua dan pengurus kabupaten/kota disambut hangat melalui penampilan Tari Bakantan dan Tari Mahelat Lebo yang memikat.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan tersebut.

Ia menilai momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi program.

“Melalui kegiatan ini, kita diharapkan semakin bersemangat dalam memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh kader untuk terus bergerak aktif dan adaptif dalam menjalankan program kerja, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya peran perempuan dalam berbagai lini kehidupan.

“Semangat Kartini harus diwujudkan melalui aksi nyata. Perempuan memiliki peran sentral sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia pun berpesan agar perempuan Kalsel terus mengembangkan diri menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan kreatif, tanpa meninggalkan nilai budaya dan keagamaan.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan sejarah singkat R.A. Kartini, serta sejumlah aksi sosial seperti penyaluran bantuan sembako, santunan bagi ibu hamil dan menyusui, hingga penayangan video ucapan Hari Kartini dari seluruh ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian doorprize yang menambah keakraban antar pengurus PKK, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat. (adv/kb).

Continue Reading

Populer