Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Nasional

Ketua Melingai Banjarmasin Komitmen Selamatkan SDA

Oleh Admin onlinekoranbarito.com · 21 Mei 2024 · 2 menit baca · 3 views
Ketua Melingai Banjarmasin Komitmen Selamatkan SDA

BALI, onlinekoranbarito.com – Komunitas Peduli Sungai (KPS) Melingai Kota Banjarmasin bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan memamerkan upaya menyelamatkan sumber daya air pada ajang World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Provinsi Bali.

Melingai dan ULM di bawah binaan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III secara pentahelix mengkampanyekan peduli sumber daya air, melestarikan hutan, dan reklamasi lahan dengan menanam pohon yang memiliki nilai ekologi dan ekonomi, seperti pohon gaharu.

Ketua Melingai Banjarmasin Mohammad Ary, Selasa (21/5/2024), mengatakan pihaknya berkomitmen menyelamatkan sumber daya air sesuai Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) yang dideklarasikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) April 2005.

Ary menuturkan Melingai dan ULM juga membuka stan pameran selama WWF berlangsung dengan mengkampanyekan pelestarian lahan basah agar rawa, danau, dan sungai tetap menyimpan air untuk kelangsungan kehidupan makhluk hidup.

Ary mencontohkan tanaman air, seperti purun merupakan salah satu tanaman yang dapat mewakili kelestarian ekosistem rawa. “Apabila tanaman ini punah pertanda ekosistem rawa sudah rusak,” ujar Ary.

Melingai dan ULM pun menampilkan aneka kerajinan terbuat dari tanaman purun, seperti bakul, butah, topi, dan jintingan. Selain itu, terdapat pula produk pupuk organik berupa kompos dan produk olahan dari tanaman gaharu, seperti teh gaharu.

Pada kesempatan itu, Melingai mendukung Banjarmasin menjadi kota sungai terindah di Indonesia dengan mengusulkan keberadaan Pemangku Sungai untuk memelihara 290 sungai di Kota Banjarmasin. Melingai bersama Komunitas Eco Enzym memanfaatkan limbah buah-buahan menjadi cairan yang “menyehatkan” air sungai.

Seperti gulma eceng gondok yang hanyut ke Sungai Martapura dimanfaatkan menjadi kompos sebagai media gizi tanaman dan media tanam pohon penghijauan. Khusus penanganan sampah sungai, Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 3 menyediakan satu unit kapal penangkap sampah sungai, satu unit ekskavator di Unit Pusat Daur Ulang milik Pemkot Banjarmasin, dan tiga unit truk pengangkut. (adv/kb).

 

 

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak