Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Banjarbaru

Kalsel Upayakan Sektor Pertanian Satu Juta Ton Padi 2024

Oleh Admin onlinekoranbarito.com · 18 Januari 2024 · 2 menit baca · 1 views
Kalsel Upayakan Sektor Pertanian Satu Juta Ton Padi 2024

BANJARBARU, onlinekoranbarito.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengupayakan sektor pertanian dapat satu juta ton gabah kering hasil panen padi 2024 ini dengan berbagai langkah kebijakan.  Kelapa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, Kamis (18/1/2024), menyampaikan, bahwa upaya itu tengah disiapkan Pemprov Kalsel dengan kebijakan membantu petani.

Di antaranya, ungkap dia, kebijakan Pemprov Kalsel akan memberikan bantuan kepada para petani dengan target luas lahan 50 ribu hektar. “Ini berupa bantuan bibit, pupuk, obat-obatan, termasuk sarana prasarananya seperti mengatur infrastruktur lahannya ada pintu air, ada tanggul dan lainnya,” kata Syamsir.

Menurut dia, bantuan ini masuk ke kelompok tani di provinsi ini, utamanya di daerah yang luas lahan pertaniannya. Karena harus diberikan perhatian di wilayah ini, seperti Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan lainnya sebagai daerah penyangga pangan di provinsi ini, hingga hasil pangan Kalsel tetap menjadi andalan nasional.

“Sehingga pertanian tetap menjadi andalan Provinsi Kalsel sebagai penyangga pangan nomor 12 se-Indonesia, posisi ini tidak pernah bergeser,” ujarnya. Karenanya, tegas dia, target hasil pertanian di provinsi ini tetap satu juta ton gabah kering giling tahun 2024.

Karena Kalsel memiliki luas lahan pertanian mencapai 358.235 hektar di 13 kabupaten/kota, dan ini terus diupayakan meningkatkan. Dia pun meminta pemerintah kabupaten/kota untuk saling bersinergi mewujudkan Kalsel sebagai daerah swasembada pangan, khususnya di sektor pertanian padi.

“Saya minta sport kepada bupati dan walikota, karena kebutuhan daerah masing-masing harus diperhitungkan betul, apalagi daerah yang tidak banyak memiliki lahan pertanian,” tuturnya. Sehingga, semua daerah harus saling mendukung satu sama lainnya, sehingga kebutuhan pangan bisa dicukupi, demikian kata pria yang juga sebagai Pejabat Bupati Tanah Laut tersebut. (adv/kb).

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak