Meminimalisir Kecelakaan Lalulintas Kalangan Pelajar, Ini Harapan Doni

PURUK CAHU, koranbarito.com- Upaya sinergi antara pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, dan DPRD di Murung Raya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib di Ralan Raya, terutama bagi para pelajar yang menjadi fokus utama dalam upaya ini.
Ketua DPRD Murung Raya, Dr. Doni, SP., M.SI, menyambut baik inisiatif Dinas Perhubungan dalam menyediakan sarana transportasi. “ Ini merupakan langkah yang positif untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor roda dua oleh anak-anak pelajar yang belum memenuhi syarat,” ujarnya.
Doni, ini juga menghimbau kepada orang tua murid agar tidak memperbolehkan anak- anak mereka membawa sepada motor yang masih berstatus pelajar atau dibawah umur. Himbauan ini demi keselamatan anak mereka di Jalan Raya dan juga keselamatan bagi orang lain.
“Mereka masih di bawah umur dan belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam berlalu lintas. Kita harus prioritaskan keselamatan mereka,” terang Ketua DPRD, Sabtu 7 Oktober 2023.
Kasat Lantas Polres Murung Raya, Ipda Andre Wicaksono, S.Sos, menyatakan pentingnya pendekatan persuasif dalam penegakan hukum. terutama kepada anak-anak pelajar.
Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk membangun kesadaran dan ketaatan terhadap hukum lalu lintas di jalan raya. Sosialisasi telah dijalankan ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah.
“Kita memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai ketentuan-ketentuan berlalu lintas dan mengapa sepeda motor tidak boleh digunakan oleh mereka yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” kata Kasatlantas Ipda Wicaksono.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Murung Raya, Putu Suranta, menjelaskan rencana pihaknya untuk menyediakan sarana angkutan berupa Bus Sekolah beserta supirnya. Hal ini bertujuan untuk mengatasi kebutuhan transportasi darat, khususnya para pelajar.
“Kami akan meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana berupa Bus Sekolah untuk antar jemput siswa-siswi pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menentukan sekolah mana yang memerlukan layanan ini,” demikian Putu Suranta. (asd-kb).
